Suamiku idola tetanggaku

Suamiku idola tetanggaku
Episode 04


__ADS_3

Episode 04


.


.


"aku gak mau" ucap angel beranjak dari sofa dan keluar menuruni anak tangga


" mama yakin pulang sendiri, gak mau diantari sama kevin aj ma" tanya angel yang membantu mamanya memasukkan beberapa barang di jok belakang


" gak apa-apa anak mama" ucap Raya lalu mencium kening menantunya dan dilihat oleh wanita yang tinggal di sebelah kanan rumah mereka.


" ma.. kevin antar aja ya " ucap kevin menghampiri mereka mengenakan celana panjang dan hoodie.


" gak usah.. kalian lanjutkan aja yang tadi soalnya mama mau cepat-cepat nimang cucu dari kalian" ucapa Raya tertawa lalu masuk mobil dan menyalakan mesin mobil


" hati-hati ya ma" ucap mereka serempak dan melambaikan tangan lalu menutup gerbang.


" bik.. ganteng banget pria itu, siapa mereka bi? " tanya siska yang berdiri dibalkon rumah menunjuk kearah kevin


" oh itu tetangga baru kita non.. jadi tadi bu Raya mengantar makanan kerumah kita dan menyapa dengan hangat ke bibi dan semua tetangga sekitar sini dan mereka dua sih dengar-dengar anaka ibu itu" ucap pembantunya


" anaknya.. berarti kakak adik ya? bagus deh berarti aku punya kesempatan donk bi" ucapnya tertawa genit.


.


.


Pukul 06.00 pagi pria yang memeluk istrinya membuka matanya dan melihat wanita yang dicintainya begitu menggemaskan tidur pulas dihadapannya lalu diciumnya kening dan sekilas bibir mungilnya.


" selamat pagi sayangku" bisiknya ditelinga istrinya yang masih terlelap dalam mimpi indahnya.


kevin beranjak dari ranjang lalu menuju kamar mandi membersihkan diri lalu turun kebawah mempersiapkan sarapan untuk istrinya.


" eh.. bik minah?" kaget melihat minah yang sibuk memotong bawang sambil menggoreng telur.

__ADS_1


"eh Tuan... tumben cepat banget bangunnya? ada apa ke dapur pagi-pagi ini? apakah tuan butuh sesuatu atau mau minum?" tanya minah pembantu yang dikirim Raya membantu mereka yang kaget melihat kevin yang tidak biasanya bangun cepat.


" ah.. hmm.. gak bik, saya kira hanya kami tinggal berdua dirumah ini makanya mau mempersiapkan sarapan tapi karna bibi sudah disini jadi saya ketaman aja deh sambil jalan pagi dan menghirup udara segar" ucap kevin yang mulai berjalan meninggalkan bik minah yang masih sibuk masak.


kevin membuka pintu lalu berlari mengitari komplek dan menghirup udara segar yang belum tercemar oleh polusi kendaraan.


.


" ah segarnya " gumam kevin yang menikmati hawa dingin dan sejuk karna komplek tersebut masih banyak pohon yang rindang dan dibasahi oleh embun.


.


beberapa penghuni komplek sudah keluar berjalan, joging dan bergegas pergi dengan kendaraan mereka.


BRUGH...


seorang wanita tiba-tiba muncul dibalik pohon dan tanpa sengaja membuat kevin menabraknya.


" maaf mba.. mba gak apa-apakan?" menarik lengan wanita tersebut dan membantunya berdiri


" ah.. aa... gak apa-apa mas" ucap wanita yang melongo menikmati ketampanan pria yang menabraknya.


" gak ah mas.. kalo mas yang nabrak saya sampe 100 kali juga mah saya malah senang banget mas " ucapnya mulai salting dan pipi merah merona.


" yaudah saya lanjut ya mba" ucap kevin lalu melanjutkan perjalanannya pulang dengan lari santai.


" tapi mas.. kita belum berkenalan" ucap wanita itu tapi tak dijawab oleh kevin dan terus berlari kecil dan diikuti oleh wanita itu


sebuah mobil sedan merah yang dikendarai wanita cantik dan seksi berpapasan dengan kevin yang masih berlari seketika rem mendadak.


" apa aku salah liat ya? mirip banget, mungkin halusinasiku saja atau aku masih merindukannya ya" Ucap Dinda terkejut ketika melihat kevin berlari berpapasan dengan mobil sedan merahnya dan menggelengkan kepalanya lalu melanjutkan mengemudi mobilnya.


****************


pukul 07.00 Angela yang sudah bangun meraba-raba disebelahnya seakan ingin menyentuh pria yang kini berstatus jadi suaminya

__ADS_1


angela dengan cepat kekamar mandi membersihkan dirinya lalu menuruni anak tangga mencari keberadaan suaminya.


"bi.. kevin mana ya? tanya angela celinga celinguk memperhatikan dapur dan seisi rumah


" tuan lagi joging non" ucap bik minah yang sudah menata meja makan dengan makanan.


" oh gitu ya... bi jangan panggil aku non donk soalnya aku malas dengarnya" ucap angela


" yaudah saya panggil ibu aja ya soalnya kalo nama kan tidak sopan kedengarannya"


" oke deh bik minah" tersenyum.


ceklek


" sayang.." berlari lalu memeluk suaminya dengan manja


" sayang... aku bosan dirumah jadi boleh ya aku ketemu chila di cafe S untuk nongkrong sambil mikir buat mencari pekerjaan biar aku tidak bengong dirumah aja" ucap angela yang memang anaknya aktif dan suka bekerja


"yaudah.. tapi gak usah bekerja lagi lagian selain kerja dikantor aku udah terima tawaran jadi dosen di kampus milik teman papa jadi aku rasa gajiku cukup untui membiayai kebutuhan kita dan cicilan buat beli rumah" ucap kevin yang menikmati makanan yang sudah disajikan bik minah didepannya.


"tapi aku bosan dirumah.."


" oke.. tapi kamu harus tiba dirumah sebelum aku pulang dari kantor" ucap kevin mengingatkan


" siap Boss"


" ayo siapkan pakaian ku, aku mau mandi dan siap-siap kekantor" menarik pergelangan tangan istrinya dan menaiki anak tangan menuju kekamar


kevin yang membersihkan diri dikamar mandi lalu angela mengambil kemeja warna navy dan jas hitam sudah diletakkan diatas ranjang untuk siap dipakai oleh suaminya.


kevin keluar dari kamar mandi hanya dengan balutan handuk dipinggangnya sambil mengeringkan rambut yang masih meninggalkan bulir bulir air yang menetes membasahi leher dan wajah tampan kevin menambah kadar kegantengannya.


" sayang.. ganteng banget kamu begini.. sexy" ucap angel tertawa


kevin mengenakan kemeja navy dan pakaian yang disiapkan oleh isterinya dan dikenakan jamnya yang kelihatan sangat mahal lalu disisirnya rambutnya dan dikenakan polmade dirambunya menambah ketampanan wajahnya

__ADS_1


" malam ini aku pulang agak malam karna aku hari ini mengajar dikampus jadi kamu boleh tidur duluan" ucap kevin yang berdiri didepan isterinya yang sedang memakainkan dasinya.


" udah siap.. oke yank" ucap angela santai dan tersenyum melihat dasi suaminya sudah rapi.


__ADS_2