Suamiku idola tetanggaku

Suamiku idola tetanggaku
Episode 34


__ADS_3

Episode 34


.


.


.


Angela berjalan sambil mencari kebutuhan dapur yang telah ditulisnya disecarik kertas.


"ini dia keju yang aku cari" gumam angela tersenyum senang setelah menemukannya.


Angela berjalan kekasir untuk membayar semua belanjaannya.


"oke semua beres.. "waktunya pulang" gumam angela


Kruuuuuuuuk (suara perut angela)


"aku lapar.. Aku cari makan dulu deh baru pulang"


Angela berjalan menuju cafe yang paling sepi dari pengunjung karna angela malas menunggu lama.


"oh my god... Itukan steven" ucap angela kaget lalu menutup mulutnya


Angela lalu memutuskan untuk pergi.


"angela.... " teriak steven


Belum lagi membalikkan badan, steven sudah melihatnya. Angela dengan berat hati menyapa steven


" aduh.. Bakal lama pulang nih ceritanya.. Jangan terhasut angela" batin angela


"hai angela... Duduk sini aja bareng aku" ajak steven


Angela menggelengkan kepalanya lalu melihat sekitar mencari tempat yang cocok buatnya. Angela berjalan memilih duduj dipojok dekat pintu keluar, dengan cepat steven menarik tangan angela kearah kursi dipojok dekat jendela kaca.


"huuh..." gumam angela menundukkan kepala pasrah


"kamu kemana aja selama ini.. Aku cariin kamu dan tungguin ditoko ku lo" ucap steven senang


"emang ngapain kamu cariin aku" tanya angela


"mau ajak main game donk" ucap steven


"aku udh tobat main game.. Stop.. Aku lebih baik nonton film drakorku" ucap angela mengeluarkan ponselnya dan memutar filmnya


"apa drakor? Game baru ya? Asyik ga? " tanya steven penasaran


" huuuh... Drama korea" sahut angela dengan nafas panjang dan suara lantang


"oalah.. Kirain game" ucap steven sambil memukul meja.


Steven kembali melanjutkan gamenya dan angela kembali menonton korea.


"mau pesan apa ya mba.. Mas? " tanya pelayan


" nasi goreng sama orange jus" ucap angela


"aku juga sama" ucap steven


"berarti nasi goreng 2 sama orange jus 2 ya mba? " tanya pelayan


" iya "ucap angela


" ada tambahan lain mba? " tanya pelayan cafe


" ga mba.. Itu saja"ucap angela


Setelah pelayan pergi, angela melirik kearah steven yang begitu fokus dengan dunia gamenya.


Angela melanjutkan filmnya tapi kali ini angela tidak bisa menikmati film karna suasana bising di cafe.


Angela mematikan ponselnya dan memilih menatap keluar jendela.


"daripada bengong.. Yuk main! Aku buat kamu langsung masuk timku" ajak steven


"gak mau"


"yakin? "


" lagi seru nih.. Aku butuh bantuan kmu untuk menglahkannya" ucap steven sambil terus menatap ponselnya


"yaaahh kalahkan" ucap steven kesal


"ayolah... Tadi aku hampir menanng.. Okelah 3 kali ikut main setelah ini menang aku ga akan ajak lagi deh janji" ucap steven


"okelah" ucap angela


Angela mengeluarkan ponselnya kembali dan ikut bermain game bersama steven..

__ADS_1


"yes.. Akhirnya menang kan" ucap steven menang


"aku kan udah bilang kamu itu gamers.. Keren banget kamu.. Susah lo menemukan cewe yang pintar main game seperti kamu" ucap steven memuji angela


Angela yang mendapat pujian dari steven membuat hatinya senang dan pipinya merah


"hahahaha.. Ternyata kamu gampang baper ya" ucap steven tertawa


"gak ah.. Perasaan kamu aja mungkin" ucap angela mengelak


"tu pipimu merah" ucap steven menunjuk pipi angela


"masa sih.. " ucap angela lalu memegang kedua pipinya


" main lagi yuk" ajak steven


Angela mengangguk tersenyum


Mereka kembali melanjutkan permainan game bahkan pelayan yang mengantarkan makanannya pun tidak dihiraukan..


"ya ya ya.. Angela hajar dengan senjata batu mu" ucap steven antusias


"iya sabar.. Gimana nih," ucap angela


Steven pindah duduk langsung disebelah angela dan membantunya untuk menekan tombol untuk mengeluarkan senjata angela


"yah kalah.. Kamu sih kelamaan datangnya" ucap angela kesal


"sorry.. Kali ini ga boleh kalah ya" ucap steven


Mereka kembali melanjutkan per.mainan gamenya..


"yee menang" ucap angela senang lalu tanpa sadar memeluk steven


"sorry.. " ucap angela malu


" gak apa-apa.. Sesering-sering mungkin juga bagai anugrah bagiku" ucap steven jail


"ngomong apa sih? Ga jelas" ucap angela menjauhi kursinya dari steven


"udah jam berapa ini? " tanya angela


" jam 20. 30"


"apaaaa?" teriak angela


"pantesan perutku nyeri "


Angela dengan cepat melahap semua makanannya dan menyetel nada dering ponsel dan melihat notification ponselnya..


3 pesan dari kevin


Dan 6 panggilan tak terjawab


Angela membuka pesannya


Bentar lagi aku pulang..


Kamu dimana?


Mama khawatir nyariin kamu, cepat pulang sekarang.


"mama.. Dirumah" gumam angela kuat


"kenapa? "


" aku harus pulang mama nungguin dirumah"


"minta no ponselmu yang aktif donk"


"******234569785"


"oke thank you" ucap steven


Angela lalu bergegas cepat pergi kemobil dan melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang membelah jalan hingga sampai rumah dengan tempo waktu yang lebih cepat dari biasanya.


Raya yang menunggu diluar langsung menyambut angela..


"kamu gak apa-apa kan sayang.. Mama khawatir sekali soalnya ga biasanya kamu lama pulang" ucap Raya langsung memeluk angela


"angela baik-baik saja ma... Mama mau nginap disni ya? " tanya angela


" bentar lagi mama akan pulang dijemput papa dari kantor"


"ayo masuk.. "


" kamu mandi dulu baru makan malam sama mama" ucap Raya


"baik ma" sahut angela lalu berjalan menaiki anak tangga menuju kekamar.

__ADS_1


Ceklek..


Terlihat kevin duduk di balkon sambil memainkan ponselnya.


"darimana saja kamu baru jam segini pulang" ucap kevin menatap tajam angela


"hmm.. Anu anu belanja" ucap angela kikuk


"belanja dari pagi sampai malam ya?emang kamu belanjanya jauh? " tanya kevin


" aku mau mandi dulu gerah" ucap angela meninggalkan kevin


"aduh ****** deh gue malam ini.. Tuhan tolong angela" ucap angela


Angela yang keluar kamar mandi bertepatan dengan raya yang langsung masuk kekamar kevin


"kevin, angela ayo cepat makan malam.. Mama udah siapin makan malam kita dan papa udh sibawah nungguin"


"ma.. Udah berulang kali aku bilang ketuk pintu dulu sebelum masuk ma.."ucap kevin kesal


"baiklah tuan raja" ucap raya tersenyum


Raya menggandeng tangan angela berjalan menuju meja makan.


Raya yang melihat wajah angela murung dan ketakutan dan kembali melirik wajah kevin yang dingin, marah, kesal dan rasa penasaran membuat raya tersenyum.


"ayo kita makan" ucap raya setelah bibi menyiapkan makanna dimeja yang siap untuk dimakan


"angela.. Boleh mama tanya sesuatu tapi kamu jawab jujur ya" ucap raya sambil menyentuh tangan angela


"iya ma" ucap angela menganggukkan kepalanya


"kamu dari mana tadi? " tanya Raya


" belanja ma dimall X" ucap angela singkat


"lalu kemana? Kok lama pulangnya soalnya suamimu khawatir lalu nelpon mama makanya mama kesini" ucap raya melihat kevin diam sejenak menghentikan makanannya melirik angela disebelahnya


" angela dicafe S ma " ucap angela


" ooh.. Ketemu sama teman kamu ya? " ucap raya tenang dan tersenyum


" kalian keasyikan ngobrol ya sampai lupa waktu" ucap raya tertawa sambil melanjutkan makannya


"kalian ngobrol apa nak? Mana tau mama bisa ikut nimbrung " ucap Raya tertawa


" ma ingat usia" ucap suaminya


"ga ada ngobrol cuman aku main game ma.. Lebih asyik main game daripada ngobrol.. Mama mau coba" ucap angela tersenyum


"boleh.. Boleh.. Atur waktunya angela biar kita main game bersama soalnya mama juga butuh refresing sekali sekali" ucap raya


"ma.. Kamu ga malu paling tua dari mereka" ucap suminya


"kan mama masih kelihatan 20 tahun pa" canda raya


Kevin yang mendengar perbincangan mereka tersenyum.


"oh ya.. Tadi berapa orang nak? " tanya raya


" dua orang ma"


"oh kirain rame.. Padahal mama senang yng rame rame gitu" ucap raya sambil minum


"kan kami ketemunya dicafe ma secara tidak sengaja dan dia ajak angela main game awalnya angela nolak cuman lama kelamaan tergiur juga deh"ucap angela tersenyum


"pandai seklai dia menggoda kamu ya seperti papamu saja" ucap raya melirik suaminya


"hahhaa iya ma.. Dia memang begitu ma.. Heboh dan jail " ucap angela kembali tertawa


" cewek itu kerja mana sayang? " ucap raya


" cowok ma bukan cewe" ucap angela tersenyum


Raya memperhatiakan raut wajah kevin berubah merah padam


"jadi kalian berduaan di cafe ya? " ucap Raya meninggikan suaranya memancing emosi kevin


Prangggg


Kevin refleks membanting sendoknya


" sorry.. Aku ngantuk banget, pa ma aku tidur duluan ya hati-hati dijalan aku ga bisa nungguin kalian" ucap kevin menundukkan kepalanya dan pergi menaiki anak tangga


Raya tersenyum senang dengan reaksinya


Sedangkan angela bingung dan takut melihat perubahan reaksi suaminya.


Bersambung....

__ADS_1


Terus dukung author ya guys


3


__ADS_2