
Episode 38
.
.
Hi reader...
Happy Reading🌵🌵
.
.
Cika larut dengan dunia imajinasi permainan bonekanya. 1 jam sudah di bermain membuatnya bosan dan ingin melakukan kegiatan lain.
Cika berlari kekamar dinda.
"mama... " panggil cika berlari lalu memeluk tubuh dinda yang duduk disofa
" iya sayang.. Kamu udah selesai main-mainya? " tanya dinda
" sudah ma.. Ma temani dinda main cooking set" ajak cika
"nanti sore saja ya sayang setelah kamu tidur siang soalnya mama lagi nonton film kesukaan mama"ucap dinda mengelus kepala cika.
Cika menganggukkan kepalanya.
******
Prok prok prok
Semua bertepuk tangan dengan kesuksesan pembangunan Proyek Mall yang dibuat oleh Aryo mewakili Golden Group dan Sanjaya.
"om bangga sama kamu nak.. Diusia mu yang masih muda kamu punya otak yang brilliant sehingga sesukses ini" ucap bagas memukul pundak Aryo
"iya om.. Makasih om.. Ini juga berkat dukungan om"ucap Aryo tersenyum dan membungkukkan badannya memberi hormat.
" om.. Bagaimana kalo kita rayakan kesuksesan ini ? Saya mengajak om dan seluruh keluarga liburan ke villa saya.. Kebetulan villa ini baru dibangun dan mana tau om suka dan lain kali ingin liburan boleh nginap di villa saya ini.. Haha" ucap aryo tertawa
"aryoo.. Aryyo bahkan dalam merayakan kesuksesanmu otak business mu tetap jalan nih" ucap bagas
"iya om.. " tertawa
" nanti saya diskusikan dengan isteri saya dulu" ucap bagas
"hanya isteri saja om? " ucap aryo
" jadi mau sama siapa lagi? " tanya bagas kebingungan
" sama seluruh keluarga besar om juga.. Anak-anak om juga boleh diajak. Saya dengar anak om juga ada yang terjun dalam business. Sekalian kenalan sama anak om "
Ucap Aryo..
" waoo.. Bisa mengeluarkan kocek besar ini saya" tawa Bagas
" jangan pikirkan biaya om.. Semua gratis bahkan tiket pesawat om dan keluarga pun saya yang tanggung.. Om hanya persiapkan keperluan dan ajak keluarga.. Kita liburan bersama soalnya saya pengen refreshing om" tawa aryo
"baik lah bos besar"canda bagas
"jangan gitu donk om"ucap Aryo.
"harus jadi ya om soalnya saya mempersiapkan semuanya special khusus untuk kedatangan tamu yang terhormat yaitu om bagas sanjaya" ucap Aryo
"kamu ini ada-ada saja"ucap Aryo.
*******
Sita memalingkan wajahnya kearah jendela memandang pelangi ya indah sambil memotret pelagi.
"waktu sudah habis.. Kertas ujian sudah bisa dikumpul" ucap kevin
"oh tidak.. Gue belum siap lagi.. Gimana nih" ucap sita
"saya hitung 1 sampe 3.. Saya tidak mau menunggu lama.. 1... 2...3.. Waktu habiss"ucap kevin membereskan kertas ujian
"pak... Tunggu.. "ucap sita
Kevin tak menghiraukan terus menyusun kertas ujian memasukkan keamplop ujian lalu berjalan meninggalkan kelas
" pak.... Pak kevin"teriak sita.
"ini pak kertas ujian saya" ucap sita
"kertas ujian kamu tidak saya terima.. Waktu sudah habis" ketus kevin
"galak amat sih pak" ucap sita
"pak plisss... Terima kertas ujian saya" ucap sita dengan memohon
"tidak bisa "ucap kevin
__ADS_1
" pak.. Saya tidak mau mengulang mata pelajaran bapak.. Pak kumohon"ucap sita
"tidak bisa" ucap kevin berjalan
"pak kevin yang ganteng plisss"rayu sita
"saya bilang tidak bisa ya tidak bisa"bentak kevin
Sita mengalah diam ditempat membiarkan kevin berjalan.
"dasar dosen gilak.. Judes.. Jahat.. Pelit.. Gak punya hati.. Wajah aja ganteng tapi ga punya hati" umpat sita.
"sita pliss.. Pikirin bagaimana caranya kevin mau terima kertas ujianmu, jangan aampe ngulang sita" batin sita sambil menggeleng-gelengkan kepalanya.
Sita kembali mengejar kevin menuju kantor dosen.
Tok tok tok..
"masuk" suara dari dalam ruangan
"pak.. Aku mohon kali ini aja maafkan aku pak.. Tolong terima kertas ujian saya pak" ucap sita
"kamu ngapain lagi kesini? Mengganggu saja" kesal kevin
"pak saya mau mengantarkan kertas ujian saya pak"
"kamu ngerti tidak sih saya bilang tidak bisa.. Cepat tinggalkan tempat ini"ucap kevin
"pak jangan galak-galak donk ntar bapak tua terus wanita yang disamping bapak pergi meninggalkan bapak"ucap sita
Kevin hanya diam dan kembali mengecek kertas ujian mahasiswa
"pak kevin yang ganteng, baik hati, dicintai banyak wanita, rajin menabung, wangi.. Pak kevin yang populer.. Pak kevin cayang akuh celamanyaaaa " celoteh sita tersadar lalu menutup mulutnya dan memukul kepalanya akibat kecerobohannya.
Kevin melototkan matanya" kamu ngomong apa sih? " ucap kevin
" sorry pak.. Saya hanha memuji kegantengan bapak saja. " ucap sita
" pak kevin"panggil sita
"kamu gak nyerah juga ya" kesal kevin
"selama jalur kuning belhm melengkung pak.. Saya tidak akan menyerah" ucap sita
"kamu mau saya usir secara kasar atau lembut? " ucap kevin
" yaudah saya permisi pak.. Mohon maaf telah menganggu bapak"
"kenapa wajah lu kusut amat"ucap viona teman dinda
"kertas ujian gue ga diterima.. Aku takut gagal dalam mata pelajaran yg dibawa pak kevin" sahut sita lesu
"emang udah lu coba rayu dia? " ucap viona
" iya.. Tapi tetap bapak itu ga terima.. Aku sedih"ucap sita mulai mengeluarkan bulir-bulir air mata.
"udah coba bujuk aja lagi sit.. Bila perlu datangi saja rumahnya" ucap viona
"tapi aku ga tau rumahnya" ucap sita
"tenang.. Soal itu aku yang atur" ucap viona
*********
"papa.."sapa kevin
"iya nak" sahut bagas
"papa jam berapa kesini kenapa ga kabari kevin sih pa? " ucap kevin
" ada yang mau papa diskusikan kekamu makanya papa kesini "ucap bagas
" mana mama pa? " tanya kevin
" kemana lagi kalo ga dibelakang sama angela"ucap bagas
"ma.. Mamma" panggil bagas
"ya pa.. " sahutnya
" ayo kesini ma, angela ayo kesini papa mau ngomong sesuatu" ucap bagas
"papa dan teman papa sukses dalam tender kami jadi teman business papa ngajak liburan bersama sekalian melihat villa barunya"ucap bagas
"dimana pa? " tanya raya
" daerah papua ma" ucap bagas
" kapan pa? " tanya raya
" lusa ma.. Kebetulan lusa libur jadi cocok untuk kita liburan. Kebetulan juga kamu kan libur kevin "ucap bagas
__ADS_1
" kevin ga ikut pa"ucap kevin
"kamu ikut donk nak.. Itung-itungan honeymoon gratis biar terus produksj cucu buat mama"cekikik Raya
"mama" serempak bagas dan kevin melotot kearah Raya
"sorry" ucap Raya
"kevin tetap ga ikut pa.. Mending aku baca buku dirumah"ucap kevin
"kamu yakin tidak ikut ya kevin? " tanya Raya
"angela kamu bagaimana? " tanya bagas
Angela melirik kevin seakan ragu menjawab
"kalo angeel kalo angel... Hmmm... Hmm" ucap angel ragu
"kalo Angel pasti ikut donk pa soalnya biar ada teman mama"ucap Raya
"tapi kevin ma? "tanya Angela
" biar aja sayang.. Kevin dirumah aja kan ada bibi nanti lagian kevin dari dulu mandiri.
"tapi ma.. "Raya menyikut angella membuat angela terdiam.
"iya pa" Sahut angela refleks.
"pa kevin mandi dulu ya pa"ucap kevin berjalan
"sayang kamu jangan khawatir nak nanti mama kenalin kamu sama anak teman mama ganteng banget lo tapi kamu jangan naksir ya sama dia "cekikan Raya
Kevin yang mendengar ucapan Raya langsung kesal.
" angel.. Aku mau mandi siapkan pakaianku"ucap kevin jutek
"lembut dikit napa sih nak kalo ngomong sama angela" ucap Raya tidak terima dengan perlakuan kevin
"bentar ya ma"ucap angela
Kevin membersihkan tubuhnya dibawah shower sambil terus berpikir.
Kevin keluar dengan handuk melilit dipinggangnya.
"ih.. Apaaan sih? Kok keluar cuman pake handuk doank" protes angela
"kan kita suami isteri jadi wajar saja sih. Kamu mau kalo aku pake handuk didepan wanita lain" ucap kevin dingin
Seperti ada sesuatu yang mendidih dihati angela sehingga membuatnya reflek melotot kearah kevin.
"jangan sampai kmu pake handuk didepan orang ya"ucap angela ketus.
Kevin sudah mengenakan piyamanya lalu mengambil buku dinakas meja dan duduk disofa.
"kapan kalian pergi? "tanya kevin
" kemungkinan sih lusa makanya mulai malam ini mama memintaku untuk menyusun perlengkapan ku"
"kamu beneran ga ikut? " tanya angela
Kevin hanya terdiam sambil membaca buku.
Angela menyusun pakaiannya, sesekali kevin melirik angela menyusun pakaiannya.
" apaan itu? Jangan bawa baju itu" bentak kevin
"emang kenapa? Kan ga masalah sih yank.. Namanya juga mau berenang " ucap angela
" aku bilang jangan bawa pakaian itu.. " ucap kevin melotot
" jadi kalo aku berenang masa pake baju tidur? Aneh deh kamu" ucap angela menggerutu.
Angela memasukkan perlengkapan make up dan lotion untuk melindungi kulit tubuh dan wajahnya dari paparan sinar matahari secara langsung.
"ngapain kamu bawa alat make up sebanyak itu? Kamu mau undangan atau liburan? " tanya kevin
" mau ketemu pria bule kali aja dia tertarik sama ku" ucap angela
"letakkan!!!.. Jangan bawa itu" ucap kevin penuh penegasan.
"emangnya kenapa sih? Entar kulit ku gosong.. Apaaan sih semua ga boleh dibawa" ucap angela
Angela berlalu didepan kevin sambil menggerutu lalu dengan cepat kevin menarik tangan angela hingga jatuh memeluk dada bidang kevin.
"apaan sih? " ucap angela kesal dan menjauhkan tubuhnya dari kevin namun ditarik kembali oleh kevin
" tenanglah.. Aku mau kamu begini 10 menit saja"ucap kevin tangan kanan memegang buku dan tangan kiri mengelus punggung angela.
Aroma shampo mawar dirambut angela seakan membangkitkan gairah kevin. Kevin terus mengelus punggung angela kadang pindah mengelus rambut angela dan sesekali mencium pucuk rambut angela.
Kevin seakan menyalurkan perasaan yang sulit diungkapkan melalui sentuhan lembut dan belaiannya penuh cinta.
__ADS_1
Angela yang terbuai dengan sentuhan kevin mengeratkan pelukannya dan memejamkan matanya lalu tersenyum sedangkan kevin yang merasakan tubuhnya dipeluk isterinya juga ikut tersenyum dibalik bukunya.