Suamiku idola tetanggaku

Suamiku idola tetanggaku
Episode 21


__ADS_3

Epsod 21


.


.


cika seakan malu menunjukkan air mata kekesalannya kepada orang-orang dirumahnya hingga dia memilih berdiri diluar gerbang menunggu bibi menyiapkan box makanan dan menunggu supir mengantarnya kesekolah.


cika mengarahkan matanya jauh kesebelah kirinya dan betapa kagetnya dia menangkap mobil yang tidak begitu asing baginya mengarah kearahnya. cika lalu berjalan mengarah kemobil itu lalu berdiri didepan arah laju mobil menghadang mobil tersebut.


tiiiiin....tiiiiiiin...


"non.. awas ada mobil " bibi yang kaget langsung berlari menarik cika yang hampir tertabrak.


" om tampan... om tampan" panggil cika kegirangan lalu mengusap air matanya lalu berjalan kearah mobil silver tersebut dan mengetuk kaca mobilnya.


" cika... kenapa kamu tiba-tiba berdiri disitu? hampir saja om nabrak kamu" ucap kevin yang berbicara dari dalam mobilnya ketika kacanya terbuka setengah.


" om buka pintunya cika mau masuk" cika lalu masuk dan memasang seatbeltnya


"bi.. sini box makanan ku" menarik box makanannya


" bi... sampaikan ke mama kalo pagi ini aku berangkat sekolah sama om tampan ya dan jangan lupa jemput aku..."


"tapi non..." sahut bibi yang ingin menjawab ucapan cika namun terhenti karna kaca mobil sudah ditutup oleh cika.


"ayo jalan om.." ucap cika yang wajahnya ceria dan bersemangat


cika menghidupkan musik lalu bernyanyi dan cerewet sepanjang perjalanan


"cika lain kali tunggu izin dari papa sama mama dulu baru naik kemobil om.. itu gak sopan lo" kevin melirik kearah cika


cika hanya diam saja dan tak menjawab ucapan kevin.


" cepat kabarin kemamamu pasti dia khawatir" ucap kevin memberikan ponselnya


" mama pasti lupa om.. karna dia lagi sibuk dengan ponsel dan teman-teman arisannya dan tadikan sudah aku kabarin ke bibi jadi dia gak khawatir om" ucap cika membuang wajahnya kejendela mobil lalu menatap jalanan


" yaudah.. kabarin kepapamu saja cika karna papamu kan gak kenal sama om ntar takutnya mereka khawatir"


wajah cika langsung berubah dan air matanya mengalir tanpa suara tangisannya


" kamu menangis cika? tanya kevin khawatir

__ADS_1


" gak om.. aku hanya kelilipan om" ucap cika mengusap air matanya lalu tertawa terpaksa tanpa menoleh kearah kevin


" kamu kelas berapa sih?" tanya kevin yang masih fokus menyetir melihat lurus kedepan


" kelas 4 SD om" ucap cika


" masih kecil tapi tingkahmu seperti orang dewasa saja..cup cup sini peluk om" ucap kevin memeluk bahu cika membuat tangis cika pecah hingga menangis senggugukan seakan menumpahkan kekesalan dan kekecewaannya terhadap orang tuanya.


"cup.. cup.. jangan menangis lagi nanti om akan beli kan kamu ice cream kesukaanmu dan makan sepuasnya" ucap kevin


" benar om.. makasih ya om " ucap cika lalu mencium pipi kevin dan tersenyum bahagia


************


kevin sibuk dimeja kerjanya dan memeriksa tumpukan file dimejanya.


drrt... drrt... ( ponsel bergetar)


angela : *sayang... boleh ya aku keluar makan siang dimall terdekat sama chila sahabatku


kevin : ada cowoknya gak?


angela :gak ada sayang.. hanya aku, chila dan temannya.


angela : oke sayang.. semngat kerjanya ya sayangku.. love you😘*


angela merasa senang mendapatkan persetujuan untuk bisa keluar dari rumahnya.


angela lalu kelemarinya dan memilih baju terbaiknya meskipun hanya makan siang dengan sahabatnya.


*************


angela memasuki restoran tempat mereka akan bertemu dan diliatnya chila duduk tidak seorang diri dipojok dekat kasir.


" sama siapa chilla ngobrol ya ?" batin angela dan berjalan menghampiri


" eh.. ini dia yang ditunggu udah datang.. sini gel.. duduk disebelah gue " ucap chila menggeser kursi disebelahnya.


" oh iya.. masih ingat gak dengan teman-teman aku.. ini dinda dan sita " ucap chila


" iya aku ingat.. sebelumnya ketemu ditempat ini juga kan? .. haii" sapa angela lalu menjabat tangan dinda dan sita , disambut hangat oleh dinda dan sita.


" oh iya.. kami udah pesan makanan duluan jadi karna aku udah tau kesukaan kamu jadi aku pesan makanan kesukaanmu"

__ADS_1


" makasih chilla" ucap angel lalu memeluk sahabatnya


" oh iya.. maaf ya gak mengabarkan kamu sebelumnya kalo aku undang dinda dan sita kepertemuan kita.. mereka lagi butuh bantuan kita buat Vlognya gel, sita mau cover lagu dan kebetulan kan suara kamu juga bagus banget jadi aku rekomendasikan buat kamu ikut, gimana gel? mau kan? habis makan kita latihan lalu take a video" ucap chila panjang lebar


" mau kan angela bantuin kita" pinta sita dengan puppy eyesnya


" yaudah deh"


pelayan datang mengantar pesanan makanan mereka dan mereka menikmati makanan mereka dengan lahap sambil berbincang-bincang untuk job yang akan mereka kerjakan untuk take e video nantinya"


" dimana kita akan kerjakan projeknya guys?" tanya sita


"diapartemen gue aja " ajak chila


" oke deh gue setuju" ucap sita


" aku juga soalnya udah lama gak main ke apartement kamu" ucap angela


" aku ngikut aja" ucap dinda


mereka pun bergegas menuju apartement chila dengan menaiki mobil dinda. sepanjang perjalanan mereka tertawa lepas karna sita yang memang humoris, hangat dan friendly membuat perasaan canggung antar mereka cepat sirna.


"oh iya.. gue penasaran nih sama lu gel..boleh nanya kan ? " tanya chila


" lu udah wik wik gak sih sama sitampan itu? secara kan dia dingin, membatu dan sibuk tiap harinya" tanya chila


" iya.. gimana rasanya ?" tanya sita


" kok nanya aku? kenapa gak tanya sama mbak dinda yang lebih berpengalaman kan sampe punya anak" ucap angela mengeles..


"tapi kan mau tanya kamu yang pengantin baru" tanya sita yang mulai heboh


" ayo donk.. cerita " paksa sita dan chila yang terus heboh


angela melirik kearah dinda yang masih fokus menyetir memelah jalan.


" belum" ucap angela polos dan pasrahnya


" kok bisa belum.. mungkin kamu kurang menarik kali, godain donk sekali-sekali dengan pakaian sexy atau kata-kata romantis dan jangan sampe suami kamu malah dinikmati sama orang lain, mana ada laki-laki normal tahan membiarkan isterinya masih perawan kalo gak karna ada wanita lain " ucap chila


angela hanya diam dan mulai mempertimbangkan ucapan teman-temannya.


" benar gak sih din?" tanya chila

__ADS_1


" bisa jadi.. bisa jadi " ucap dinda lalu tersenyum melihat kearah angela.


__ADS_2