Suamiku idola tetanggaku

Suamiku idola tetanggaku
Episode 31


__ADS_3

Episode 31


.


.


.


Raya dan Bagas menghampiri kevin yang masih sibuk berbincang-bincang dengan rekan bisnisnya


"kevin.. ayok pulang!! sudah mulai larut malam mama sama papa mau pulang nih. oh iya mana angela?" Tanya Raya


"angela.. angela tadi ada disana ma" menunjuk kesembarang arah"


"kamu gimana sih vin? masa gak tau isterinya dimana?" ucap Raya mulai kesal


Kevin berjalan kesegala tempat mencari angela yang sedari tadi hilang dari pandangannya..


Semua tempat dicari olehnya bahkan dia nekat memasuki toilet cewe dengan mata tertutup mencari isterinya.


"Harus kemana lagi aku cari sih" batinnya yang makin kesal belum juga kunjung menemukan angela.


Seorang wanita duduk dibawah pohon rindang ditaman lantai paling atas menikmati udara segar yang membuatnya nyaman jauh dari keramaian.


Angela yang menyadari waktu sudah pukul 11 malam membuatnya tersadar dan beranjak dari tempat duduknya dan kembali kepesta..


"Ponselku mati lagi.. Pasti kevin khawatir... Aa bukan bukan.. Kevin mana mungkin khawatir sama ku dia aja kesal kalo aku nempel samanya tadi" ucap angela seedih


Dengan jalan tertatih tatih angela keluar dari lift dan kembali kepesta dengan lemas, kevin yang berbincang dengan satpam melihat angela langsung berlari dan memeluknya erat.


"Kamu dari mana saja sih sayang.. Aku khawatir" ucapnya dengan nafas tersegal lalu dilepasnya pelukannya


"Kamu baik-baik sajakan?.. Kenapa ku telpon gak bisa ? Kenapa kakimu?"tanya kevin khawatir


"Aku.. Aku... Baru dari atas mencari udara segar dan kakiku sakit karna kelamaan pake heels sayang" ucap angela mulai menitikkan air mata


Kevin yang tidak tega melihat isterinya kesakitan jongkok didepan angela lau melepaskan sepatu angela dan langsung menggendongnya dan membawanya pulang.

__ADS_1


Tanpa mereka sadari ada sepasang mata yang mengawasi mereka dari jauh.


kevin menghubungi supir dan menaikkan angela dikursi penumpang belakang..


"pak.. cepat ya soalnya kaki isteri saya lagi sakit" ucap kevin membuat angela tertegun menatap kevin yang tidak seperti biasanya


"kenapa menatapku seperti itu?" tanya kevin


"kamu kan memanng isteriku kan?"


angela menganggukkan kepalanya memberikan isyarat membenarkan pernyataan kevin


angela mengalihkan pandangannya keluar dibalik kaca mobil sambil tersenyum bahagia mengingat kevin yang memeluknya dan memanggilnya sayang.


"kenapa kamu senyum-senyum?" tanya kevin


"emang salah ya kalo aku senyum?" tanya angela kembali senyum


"kalo senyum senyum sendiri ngeri aja liatnya" ucap kevin


mobil mereka sudah sampai dan langsung disambut oleh bi minah yang memegang P3k ditangannya.


"aduh bu.. ibu kenapa sini bibi obati kakinya" ucap bi minah khawatir


"kaki angela baik-baik aja kok buk cuman lecet dikit aja karna kelamaan pake heels bi"


"bi.. biar aku saja yang obatin kaki angela. bibi buatin coklat panas buatnya" ucap kevin


"aku gak mau diobatin biarin aja kakiku lecet lalu iritasi dan diamputasi" ucap angela membuang muka


kevin tak merespon ucapan angela mengambil kotak P3k lalu mengambil cairan alkohol


"mana kakinya?" tanya kevin yang siap mengobati kaki angela


"kan udah aku bilang.. aku gak mau diobatin sebelum panggil aku sayang" ucap angela tersenyum


"sini kakinya?"

__ADS_1


"aku gak mau" ucap angela seperti anak kecil menutup kakinya dengan bantal sofa


" mau diobatin apa gak.. yaudah kalo gak mau diobatin" ucap kevin kesal lalu beranjak pergi


angela menundukkan kepalanya lalu menangis sedih membuat hati kevin tidak tega melihatnya lalu kembali menghampiri angela


"sayang.. sini kakinya aku obatin" ucap kevin lembut membuat darah angela mendesir dan jantungnya seakan mau lompat keluar


angela langsung tersenyum dan memberikan kedua kakinya yang lecet.


setelah diobatin kevin kembali menggendong angela kekamar


"coba ulangi lagi sayang.. panggil apa tadi" ucap angela senang


"angela"


"yang tadi lo"


"kamu"


"aku BETE.. aku sedih.. ulang lagi donk sayang" ucap angela merengek digendongan kevin


"Sayang " bisik kevin ditelinga angela yang membuat pipinya merona..


bagi angela hal sederhana dan simple yang dilakukan kevin dengan setulus hati jauh lebih berharga dan romantis dari pada barang mewah dengan hati bahagia angela tertawa lalu mencium pipi kevin.


kevin yang melihat tingkah bahagia angela juga ikut tersenyum


Hai readers...


Yuk tinggalkan jejaknya hehe


Like


Vote.


Aatau comment yang membuat author tambah semngat 🌸🌸

__ADS_1


__ADS_2