Suamiku idola tetanggaku

Suamiku idola tetanggaku
Episode 36


__ADS_3

Episode 36


.


.


.


DEG.


.


Seperti ada yang aneh dengan perasaan kevin.. Dia seakan sedih mendengar ucapan mama nya.


"maafin kevin ma.. Kevin buat salah sama angela, kevin tau salah tapi bisakah angela tetap disini? " ucap kevin memelas


" maafkan mama nak.. Mama ga bisa berbuat banyak, semua keputusan ditangan angela dan kamu" ucap raya serius lalu memukul pelan pundak puteranya


"angela dimana ma? " tanya kevin


" mungkin di kamar.. Susul saja" ucap raya


Kevin yang hendak ingin menaiki tangga, menghentikan langkahnya melihat angela menurunkan kopernya dengan susah payah.


Wajah kevin berubah seketika pucat dan penuh kecemasan.


"kamu mau kemana? " tanya kevin pelan


Angela tidak menjawabnya dan hanya diam saja, melangkah pelan menuruni anak tangga dengan membawa koper.


" angela.. Aku bertanya kepadamu. Kamu mau kemana? Aku minta maaf buat kesalahan minggu lalu, harus berapa kali aku minta maaf sama kamu" ucap kevin menarik lengan angela agar angela melihatnya


"lepas kan aku.. Aku mau pergi" ucap angela menepis tangan kevin


Raya dan bella yang mendengar suara kegaduhan didekat tangga menghampiri mereka


"kamu mau memaafkan aku kan sayang? " suara lirih kevin menatap kedua mata angela dengan tangan dikedua sisi pipi angela tapi angela menarik paksa tangan kevin untuk melepaskan dirinya dan berjalan membelakangi kevin


"pliss.. Kumohon jangan pergi, jangan tinggalkan aku. Aku salah memperlakukanmu dengan tidak baik minggu lalu karna aku cemburu. Aku mulai menyukaimu" ucap kevin cepat dengan tegas dan lantang


"benarkah? " tanya angela dengan tersenyum dan membalikkan badannya dihadapan suaminya


" coba ulang sekali lagi bagian terakhir" pinta angela senyum sumringah mendekati kevin


"ga ada siaran ulang" ketus kevin kembali dingin


Hahahhaaha


Raya yang mendengar pengakuan cinta anaknya tertawa bahagia.


"mama.. " ucap kevin kaget dengan kehadiran raya


" kalian itu udah seperti di film sinetron kesukaan mama " ucap raya tertawa terbahak-bahak bersama bella


" akhirnya kalian saling mengakui kalo kalian saling mencintai "ucap bella


" apaan sih ma" ucap kevin dengan wajah merah menahan malu dan kesal mengungkapkan perasaan hatinya didepan raya dan bella


Kevin mengangkat kopernya dan hendak berjalan menaiki anak tangga.


"mau dibawa kemana kopernya? "ucap angela menarik kopernya kembali


" kamu ga jadi pergi kan? " tanya kevin


" pergi kemana? Aku mau kasih pak adul pinjam koper ku sayang karna besok pak adul harus ke kampung karna neneknya meninggal" ucap angela


"lalu mama bella dan papa niko kesini bukannya mau jemput kamu pulang ya? " tanya kevin yang bingung


" mama sama papa kesini karna diundang sama mba raya untuk merayakan ulang tahun bibi yang ke 50 nak" ucap bella tersenyum


"emangnya kami ga boleh datang kesini ya? " tanya bella


" bukan begitu ma.. Tapi mama raya membohongiku" ucap kevin kesal menatap sinis mamanya

__ADS_1


"mama... Kenapa mama membohongiku? Apa maksud mama bicara seperti itu? "teriak kevin


" maafkan mama.. Kalo mama ga buat rencana begini mungkin angela ga akan tau isi hatimu" ucap raya kembali tersenyum


*****


Suasana meja makan begitu hangat dan penuh canda tawa merayakan ulang tahun bibi yang bekerja 17 tahun di keluarga sanjaya. Bibi yang merasa minder sesekali meneteskan air mata karna terharu melihat dua keluarga yang memperlakukannya sangat baik.


Raya, bella dan angela mengobrol ria di ruang tamu. Sesekali suara tawa mereka terdengar jelas ditelinga kevin yang duduk memperhatikan bagas dan niko bermain catur.


Kevin kembali ke kamarnya mengambil buku yang belum selesai dibacanya. Selang beberapa jam bukunya sudah selesai dibaca semua, kevin merasa kantuk yang berat. Kevin mengambil ponselnya dan membalas satu persatu pesan yang dibiarkannya sedari tadi.


"kok lama banget sih? Ngapain aja sih dia dibawah" gerutu kevin yang melihat jam sudah pukul 23.00 malam tapi angela belun juga masuk kamar.


Kevin berbaring dan memejamkan matanya berharap dia segera menuju ke alam mimpi tapi kenyataanya malah kevin gelisah seakan ada yang kurang baginya.


Kevin yang frustasi ga bisa tidur beranjak dari ranjangnya dan menyusul angela dibawah.


Kevin yang sampai diruang tamu melihat lampu sudah dimatikan .


"kemana mereka? Bukannya tadi disini ya? " gumam kevin dalam hati


Kevin mengetuk pintu kamar bagas berulangkali tapi tak ada sahutan. Dibukanya pintunya pelan mengintip kedalam dan melihat bagas yang tertidur pulas diatas ranjang sendirian.


Kevin berjalan menuju kamar bella dan berharap akan menemukan angela disana.


Tok.. Tok.. Tok


"ya masuk" suara dari dalam mengizinkannya masuk


"maaf pa menganggu.. Angela ada didalam? " tanya kevin sungkan sambil menggaruk belakang kepalanya


" bentar ya.. "ucap niko kepada orang yang telponan dengannya


" tidak ada.. Bukannya angela sama mama mu ya? Coba lihat mereka dilantai paling atas" ucap niko


"baik pa" ucap kevin lalu niko kembali melanjutkan perbincangannya dengan orang yang ditelpon.


"ah sudahlah.. Ngapain juga aku nyusulin dia " ucap kevin membalikkan badannya berjalan ke kamar dan masih beberapa langkah kevin kembali membalikkan badannya menuju lantai paling atas


" ehhheeeem" kevin berdehem memberitahukan kehadirannya


"kevin buat kaget saja" ucap bella


"maaf ma" ucap kevin


"angela.. "teriak kevin


" ya? " sahut angela kaget


" heheheh... " tawa kevin garing sambil menggaruk-garuk kepalanya


" apasih ga jelas deh.. "ucap angela kembali ingin ngobrol dengan mama bella


" hmmm(sambil berpikir keras) ...... Mana folder file ku yang biru? " tanya kevin


" dikamar donk sayang.. Kan ga mungkin aku bawa kemana-mana" ucap angel


"udah aku cari kemana-mana tapi belum kutemukan besok pagi aku harus serahkan ke client" ucap kevin dingin


"coba kamu liat nak.. Mana tau di sembunyikan tikus" canda raya menahan tawa


"emang tikus bisa sembunyikan barang ya ma? " tanya angela polos


" tikus sekarang cerdik nak" ucap raya


"yaudah angela bantu cari.. Sorry ya mama angela balik kamar duluan" ucap angela


"ya sayang.. Gak apa-apa" sahut bella tersenyum.


***


Angela memeriksa ruangan kerja kevin yang didalam kamar mereka.

__ADS_1


"ini lo filenya sayang"ucap angela langsung membawa file biru


"kamu ganggu aku sama mama aja deh.. File nya kan langsung kelihatan dimeja itu kenapa kamu bilang ga ada " ucap angela kesal


" kamu mau kemana? "tanya kevin


" mau keatas lagi lah ngobrol sama mama" ucap angela


"aww... "teriak kevin


" kenapa sayang? " tanya angela khawatir


" kepala ku sakit.. Tolong pijitin kepalaku" kevin dengan wajah memelas


"yaudah sini"ucap angela memijit kepala kevin dengan lembut.


"masih sakit? " tanya angela


" sudah mendingan" ucap kevin


"baiklah "ucap angela


Angela yang berdiri hendak pergi ditarik kevin kembali duduk dan


CUP


Kevin mengecup bibir angela pelan.


" bayaran karna kamu udah pijitin kepalaku, sayang" bisik kevin ditelinga angela yang membuat bulu nya berdiri. Kevin kembali ******* bibir angela dan angela membalasnya.


Ada rasa haru dan bahagia ketika kevin memanggilnya sayang.


Mereka menghabiskan malam panjang dengan pergulatan dan angela menikmati setiap sentuhan kevin yang membuat hatinha senang dan merasa bahagia melakukan dengan suaminya yang dalam keadaan sadar.


***********


Pagi hari kevin melakukan rutinitas biasanya lari pagi keliling komplek. Kevin berlari sambil mendengarkan musik untuk menghindari mendengarkan suara ibu-ibu komplek yang selalu memanggil atau menyapanya tapi dengan gaya barunya menambah pesonanya


BRUG


Suara wanita yang terjatuh dari balik pohon.. Niatnya ingin menarik perhatian kevin malah diacuhkan kevin yang pura-pura tidak liat dan dengar.


Kevin berlari dengan keringat yang sudah menetes dileher dan keningnya makin menambah pesona dan nafsu wanita untuk mendekatinya.


Kevin tersadar dengan jalan yang dilaluinya adalah jalan yang tidak biasa dilalui ketika lari pagi dan jalan yang membuatnya terhenti didepan rumah mewah.


Kevin terdiam menghadap gerbang yang terbuka dan terlihat jelas wanita paruh baya duduk menikmati keindahan taman didepannya sambil menikmati teh.


Wanita ini melihat kevin dengan mata berkaca-kaca dan beranjak dari tempat duduknya.


"kevin" suara lirih dan berat


Kevin membalikkan badannya menghindari wanita tersebut.


"nak... Tunggu"panggilnya berlari


"kumohon tunggu.. Dengarkan aku dulu nak" panggilnya


Brugh..


Wanita paruh baya terjatuh karena kehilangan keseimbangan ketika mengejar kevin.


"kevin" suara nya memanggil dan tanggisnya pecah


Kevin yang tak tega mendengarnya membalikkan badannya lalu membantu wanita tersebut.


"maafkan aku kevin.. Aku salah.. Maafkan kesalahanku"ucapnya terus meminta maaf


Kevin diam tanpa menjawab sambil membantu wanita tersebut berdiri.


"nak... Maafkan tante, ini salah tante nak"


Ucap tante maya

__ADS_1


Kevin membopong tante maya pelan masuk kedalam rumahnya


"mama.... " teriak wanita darj jauh melihat keadaan tante maya yang jalan terseok-seok dengan lutut berdarah


__ADS_2