Suamiku idola tetanggaku

Suamiku idola tetanggaku
Chapter 03


__ADS_3

Flashback ON


" mama.. Dinda gak mau nikah sama aryo ma. Dinda gak cinta sama aryo" menangis senggugukan


" tapi Aryo sayang sama kamu nak dan mama sudah berjanji sama sahabat mama alm mama aryo untuk menikahkan kalian


" ma.. Dinda punya pilihan lain ma. Dinda punya pria yang sangat dinda Cintai ma"


" Dinda.. kamu mau milih pacar kamu atau mama. hah?" meninggikan nada suaranya disertai rasa emosi


Akhirnya Dinda mensetujui perjodohan yang dibuat mamanya dan pernikahan pun berjalan dengan lancar tapi disaat yang bersamaan Dinda seperti kehilangan semangat hidup dan hatinya hancur berkeping-keping dengan keputusan yang diambilnya untuk meninggalkan Pria yang dicintainya begitu saja.


" kamu kok masih melamun sih sayang, ini malam pertama kita" ucap aryo menghampiri Dinda dan memegang kedua bahunya


"aku capek yo" melepaskan kedua tangan aryo dan berbaring dikasur.


" tapi mau kapan lagi din.. besok aku harus kembali bekerja dan kemungkinan aku tidak memiliki banyak waktu seperti sekarang ini" ucap aryo.


CUP


aryo mencium bibir dinda dan beralih menaiki tubuh dinda sambil melumat bibir dinda dan beralih ke telinga , leher dan terus turun dengan nafas yang memburu dan suara jantung yang tak beraturan meskipun susah beberapa kali dinda berusaha menolak serangan aryo tapi tidak membuahkan hasil, tenaganya tidaklah cukup untuk menghajar dan melepaskan dirinya dari pelukan suaminya dan akhirnya dinda pasrah dan membiarkan aryo melakukan aktivitasnya karna dinda sadar bahwa itu adalah salah satu kewajibannya sebagai istri. malam itu sepasang suami istri sedang bergulat di ranjang. aryo sudah tertidur pulas memeluk tubuh dinda sedangkan dinda menangis sepanjang malam bukan karna pergulatan mereka tetapi hatinya sakit mengingat pria yang ditinggalkannya begitu saja.


aryo membuka matanya lalu melihat wajah cantik istrinya yang bersembunyi dibalik lehernya. kembali dikecupnya kening dan bibir dinda sehingga membangunkan dinda.


" selamat pagi istriku"


"pagi.. kamu gak kerja, mandi sana" mendorong tubuh aryo


" mandi bareng yuk" menggendong tubuh dinda kekamar mandi dan seakan tak bosan aryo kembali memancing melakukan adegan panas yang telah mereka lakukan disepanjang malam.


keharmonisan Rumah tangga mereka hanya beberapa bulan saja, sejak mengetahui dinda mengandung kini aryo jarang menafkahi dinda secara batin karna terlalu sibuk dengan dunia businessnya.

__ADS_1


aryo adalah pria yang bertanggung jawab dan workholic hampir seluruh kesehariannya habis hanya untuk bekerja baginya bekerja adalah prioritas utama sehingga tak heran mereka memiliki banyak aset berharga dan kekayaan yang melimpah dari hasil kerja keras aryo. dinda bangga akan suaminya yang pekerja keras hingga membuatnya menjadi wanita dihargai dimanapun karna jabatan suami dan kekayaan yang dimilikinya tapi dia masih merasa kurang bahagia meskipun dia bisa membeli apa saja yang dia mau.


Flashback OFF


******************


Aryo keluar dari kamar mandi dengan handuk yanh melilit dipinggangnya dan berjalan mengambil piyama di lemari dan mengenakannya didepan istrinya.


" ma.. ambilin laptop papa donk ditas soalnya aku harus menyelesaikan pekerjaan yang dikantor sempat tertunda"


bergegas ke meja kantor dan memeriksa tas yang dimaksud aryo kemudian membawanya keranjang


"ini mas"


" makasih ma" mengambil laptop lalu mengusap rambut dinda dengan lembut dan menatap wajahnya lekat-lekat


" kok bete sih ma"


" yaudah sini.. aku peluk apa perlu kita buat adik buat cika, hah? aku juga merindukanmu sayang" memeluk dinda dan mencium bibirnya lalu menuntun istrinya ke ranjang dan melanjutkan aktivitas intim bersama istrinya.


*****************


" kevin.. kevin, mana kevin ya? mama udah mau pulang begini bukannya diantarin malah dicuekin sih" berteriak


" bentar ya ma.. biar angel panggilin" berlari kecil menaiki anak tangga


ceklek


pantesan gak dengar ternyata dengerin musik dengan earphone barunya sambil membaca buku. mendengus kesal.


" sayang.. mama nungguin tuh dibawah. mama mau pulang" menggoyang-goyang tubuh kevin duduk disofa menghadap TV.

__ADS_1


tapi kevin tetap gak bergeming dan langsung menarik tangan angela duduk disebelahnya dan memeluknya sambil masih melanjutkan aktivitasnya


angel semakin kesal dengan sikap suaminya lalu dia melepas earphone kevin dan menarik buku yang sedari tadi dibaca oleh kevin.


HEI.. Kembalikan


CUP


kevin mencium bibir angel sehingga membuat jantungnya berdetak kencang tak karuan, sebisa mungkin angel mendorong tubuh kevin tapi tetap saja tidak berhasil karna tubuh kevin lebih besar dan tinggi. kini angel sudah terbaring disofa dan di tindih oleh suaminya dan pelan-pelan tangan kevin menjalar dan mengambil buku dan earphone yang masih digenggam oleh angel.


" Kevin.. ups.. maaf karna mama udah menganggu kalian " Raya tertawa melihat adegan mereka


" mama.. kebiasaan masuk kekamar kevin tanpa ketuk pintu. kevin udah nikah ma dan gak lajang seperti dulu" kevin membenarkan posisinya duduk disofa dengan expresi kesal.


" mama" wajah angel merah merona dan membenarkan pakaian dan rambutnya yang berantakan.


" kok merah begitu pipinya, gel. kamu malu ya? biasa aja lah nak namanya juga sudah SAH suami istri" kembali raya tertawa.


" mama pamit pulang dulu ya soalnya mama juga mau begitu begituan sama papa" tertwa mengejek lalu menutup mulutnya


" mama" teriak kevin kesal


" mama hati-hati ya " angel salim Raya dan diikuti Kevin.


"kevin antar ya ma"


" gak usah repot-repot.. lanjutkan aja permainan kalian " Raya keluar sambil cengegesan


" kamu sih yank" angel memukul lengan kevin


" emangnya kenapa? aku kan suamimu jadi SAH SAH saja kan.. kita lanjutin lagi ya yank" membisik ditelinga angel yang membuat bulu kuduknya merinding dan jantungnya kembali bergedup kencang.

__ADS_1


__ADS_2