
Dulu ketika ayahku masih ada, beliau sempat menjodohkanku dengan anak temannya, namun karena saat itu aku sudah menjalin hubungan dengan mas adit, sehingga aku menolak perjodohan itu, ya aku ingat ayah pernah mengajakku bertemu dengan sahabatnya, dan bodohnya aku tidak menginggat sosok yang akan dijodohkanku saat itu ternyata bos ku sendiri, dan ayahku pun berpesan saat itu kalau aku tidak menemukan kebahagian bersama mas adit, teman ayahnya pun masih ingin menerima diriku, namun bukan itu maksudku, aku tak ingin dibilang wanita murahan, yang telah menolaknya dan kini mengharapkan cinta nya, ya aku tidak boleh terbawa perasaan,karna tujuanku saat ini ingin mengahncurkan mas adit dan mila
.......
Didalam mobil aku langsung menghubungi edward
setelah dering kedua edward pun mengangkat telponku
("hallo mas edward!)
(hallo dinda, tumben kamu menghubungi saya?) tanya edward
"saya ingin berbicara pada mas edward dan bisakah kita bertemu sekarang? ajakku
sunyi tak ada jawaban,apakah mas edward menolak ajakanku
"tidak bisa, untuk sekarang saya sibuk? jawabnya kau terdiam dan merasa kecewa
"oh begitu baiklah, maaf menganggumu!"jawabku
"tapi malam ini saya bisa bertemu dengan kamu,karena saya tidak sibuk, bagaimana kalau nanti malam saja kita bertemu direstoran permata secret jam 7malam nanti saya tunggu kamu disana ? jelasnya
"ba-baiklah mas, terima kasih"
aku tersenyum bahagia
"ini diner pertama kita, kuharap kamu dandan yang cantik, aku menunggumu"ucap edward mengakhiri telpon
Dinner katanya? haruskah aku berdandan yang cantik seperti yang diinginkannya?
baiklah aku akan menghargainya karena aku yang meminta waktunya
aku melirik jam tanganku, sudah jam 5sore apakah aku sempat pergi kesalon
aku pun bergegas pergi kesalon yang tak jauh dari rumahku ya itu salon langgananku
selain make-up juga menjual dress modern
aku pun tiba disalon langgananku dan memasuki salon itu,
aku tersenyum ketika wanita cantik itu menyapaku mendatangiku,dia adalah raya pemilik salon ini,
"hay mbak dinda, senang sekali bertemu dengan anda, sudah lama mbak kit tidak bertemu
"hy mbak rita"sapaku
baru bulan kemarin saya perawatan disalon ini, namun mbak rita tidak ada, hanya karyawan mbak yang melayani saya
"oh iya saya waktu itu pergi keluar kota
oke baiklah kita lanjutkan
Sejam berlalu, mbak rita sudah mengeksekusiku
"wah lihatlah, mbak terlihat begitu cantik apalagi menggunakan longdress navy ini" ucap mbak rita
__ADS_1
"benarkah! terima kasih atas pujiannya tanganmu ini benar benar ajaib mbak, ini seperti bukan diriku saja"gumamku sambil berkaca
dengan makeup natural dipadukan dengan longdress navy tanpa lengan membuat kulit putihku bersinar dan lekukan tubuhku yang sempurna
"terima kasih ya mbak rita ,yaudah aku pergi dulu bye.
"sama sama my princess
.....
beberapa menit kemudian akhirnya aku sampai direstoran tempat janjian
aku pun keluar dari mobil aku menyerit heran, kenapa para pelayan restoran berbaris diluar seperti menyambutku
"selamat datang nona,apakah nona yang bernama dinda,
pelayan itu menghampiriku ia memintaku untuk mengikutinya"kata pelayan dengan sopan".
aku pun mengangguk lalu mengikutinya
aku berjalan mengiringi sang pelayan dengan perasaan gugup aku sampai diruangan private, lalu pelayan itu mengetuk pintunya
pintu pun terbuka aku terpukau dengan ruangan dengan dekorasi yang elegant,lampu mewah yang bersinar dan meja yang dihiasi dan mataku tertuju pada pria tinggi yang berdiri disana
"mas edward? panggilku dengan perasaan gugup
"mas edward pun menoleh, kilauan penampilannya membuatku terkesima benar benar ketampanan yang haqiqi
hampir saja aku jatuh hati padanya
"Dinda? sapanya
"a-ah ya? kataku
"kamu sangat cantik malam ini dinda"ucap edward
"kamu juga terlihat sangat tampan,dan terlihat berbeda
edward pun tersenyum memalingkan wajahnya
"mas apakah kita akan terus berdiri disini?
"0h iya silahkan duduk"edward menarikkan kursi untukku
"terima kasih" ucapku
begitu banyak hidangan dan wine tersusun dimeja beserta lilin dan bunga mawar
"apa kamu suka? tanya edward
"ya aku suka,ini sangat indah.apakah kamu sengaja menyiapkan semua ini untukku
"benar, kau pintar sekali menebaknya" ucap edward
"begitu rupanya, terima kasih banyak.
__ADS_1
kami menikmati makan malam dengan suasana alunan musik merdu seperti bukan makan malam biasa
ya dia mempersiapkan ini semua kenapa begitu spesial?
sedari tadi mataku menatap mas edward
"apa kamu baik baik saja? kenapa menatapku begitu,
"uhuk!! aku pun tersedak dan merasa malu
wdward pun memberikan gelas mineral padaku
"Ehem, sebenarnya ada uang ingin ku bicarakan "ucapku mengalihkan topik
"ada apa ?
"apakah kamu sudah lama mengenalku?
tanyaku.
"ya bukankah semenjak kamu sudah bekerja diperusahaan saya?
"bukan itu maksudku, apakah kita sudah pernah ketemu 6tahun silam? jelasku
"maksudmu?
"ketika ayahku bertemu dengan ayahmu, bukankah dulu ayahku berteman dengan ayahmu, ya waktu itu mereka mengajak kita juga dan membicarakan tentang perjodohan
"oh iya saya ingat dengan wanita bodoh yang menolakku waktu itu dan menentang keinginan ayahnya ternyata wanita itu kamu
"apaan sih mas edward! wanita bodoh katamu?
"ya wanita yang menentang keinginan ayahnya dan menolak dijodohkan dengan pria ganteng seperti saya dan lebih memilih pria yang akhirnya tega menyakitinya
"namanya takdir tidak ada yang mengetahuinya bukan? termasuk jodoh?
"kamu benar dinda?
"bagaimana permasalahan rumah tanggamu, dan bagaimana kabar ayahmu
"ayahku sudah meninggal 1tahun yang lalu.
dan begini la keadaan rumah tanggaku
aku berniat untuk menceraikan dia
dan membalas dendam mereka
"apakah kamu sudah mengurus perceraianmu? apakah kamu tidak menyesal
"saya sudah mengurusnya ya sella yang membantuku, dan aku tak akan pernah menyesalinya..... mereka saja tega dengan saya, kenapa saya harus menyesalinya bukan
"hem baiklah saya suka prinsip hidupmu,....
kamu wanita kuat dinda, jangan menyerah karena pasti akan ada jodoh terbaik untuk kamu?
__ADS_1
"Terima kasih mas! ucapku