
akhirnya gosip itu bisa diatasi.dengan bantuan edward dan temannya,aku bisa memperbaiki nama baikku dan perusahaan.
produk abal-abal hasil mutasi cindy dan rekannya, yang berniat jahat menjatuhkan produk terbaru kami.
aku sangat berterima kasih pada edward,kalau tidak ntah bagaimana nasib pekerjaanku
aku meraih ponselku,dan menghubungi edward tak butuh lama panggilannku terhubung
"hallo mas? Sapaku
"hallo din?ada apa?tanyanya datar
"apa kau sedang sibuk mas?
"oh tidak juga,namun masih ada yang harus aku persiapkan,memangnya ada apa?
"oh tidak mas,rencananya malam ini aku ingin mengajakmu diner dikafetaria
"oh baiklah sa-sayang,aku akan menjemputmu nanti malam?ucapnya masih malu malu
"ya udah ya mas,aku tutup telponnya.
aku langsung mematikan telponnya,dan langsung merapikan semua berkas dimejaku.
tak terasa waktu pulang kerja pun tiba,aku pun membereskan semua dan langsung pulang.
Sesampainya dirumah aku disambut pelayanku,aku pun bergegas masuk dan langsung naik keatas menuju kamarku
"nyonya sudah pulang"sapa pelayanku
"iya,baru saja tiba."balasku dengan tersenyum ramah.
"mau bibi buatkan minuman non
__ADS_1
"oh tidak usah bik,aku mau langsung naik ke atas saja,
"mau bibi siapkan air hangat untuk mandi non?
"hem baiklah,makasih ya bi.
"iya non,"ucapnya sambil berlalu.
aku pun menaiki anak tangga menuju kamarku diatas, kubuka pintu kamarku,lalu menaruh tasku diatas meja,lalu aku bergegas membersihkan diri ini,sebab nanti malam aku ada janji diner dengan edward,sehingga aku mempercantik diri semaksimal dan senatural mungkin.
setelah mandi,aku memakai dress pink yang pernah diberi edward tempo lalu,ketika kami shopping dimall,edward membelikanku baju dress pink,malam ini pertama kali aku memakainya untuk bertemu dengannya.
aku mempoleskan wajah ini senatural mungkin,
sembari menunggu edward,ku sempatkan diri ini melihat kabar mila dan adit melalui mata mataku disana
ternyata keadaannya sudah begitu membaik,banyak perubahaan mereka selama disana,aku sangat bersyukur.
suara ketukan pintu mengalihkan pikirannku,ternyata pelayanku memberitahukan bahwa edward telah tiba dan sedang menungguku disofa ruang tamu,aku pun bergegas menemuinya, penampilannku membuat edward melirikku dari atas tangga ia tersenyum manis menatapku dan ia juga berdiri menyambutku,
"mas,apa kita pergi sekarang?tanyaku dengan wajah merona
"hem tentu sayang? Ayo kita jalan.
kami pun menuju mobil edward yang terparkir dihalamanku,ia membukakan pintu untukku,aku pun tersenyum dan masuk kedalam
ia pun bergegas masuk dan menjalani mobilnya,hingga melaju pelan
selama diperjalanan,kami banyak membahas hal hal menarik, dan sambil tertawa bersama
"mas,kok kita memakai warna pakaian yang sama,padahal kita tidak janjian ya
"iya ya,aku baru sadar lo,sebab dari tadi hanya memandangimu saja.
__ADS_1
"apaan si mas gombal melulu."ucap dinda dengan wajah merona
"serius sayang serius banget,"edward tersenyum melirikku,
setibanya kami dikafetaria,edward bergegas keluar dari mobilnya dan membukakan pintu untukku,
"terima kasih mas"ucapku dengan senyuman manis.
kami bergandengan berjalan masuk ke dalam kafetaria,
"silahkan masuk tuan dan nyonya,selamat menikmati"sambut pelayan kafe,
"terima kasih "ucapku,
lalu edward memesan ruangan khusus,diruangan itu nuansanya begitu berbeda dengan ruangan biasa,
nuansa indah,dengan dihiasi lampu hias,setangkai bunga mawar diatas meja
dan alunan musik indah nan merdu..
"silahkan duduk tuan putriku"ucap edward menarikkan kursi untukku
aku tersenyum"terima kasih mas"
"kamu mau makan apa?"ucapnya memberikan buku menu padaku
"hem,yang ini dan yang ini,pasti enak"jawabku sambil menunjuk gambar dibuku menu
"oke baiklah,"ucapnya sambil memanggil waiters khusus.
"loh mas,mesen apa?tanyaku bingung
"mas,sama seperti kamu sayang?jawabnya
__ADS_1
aku tersenyum mendengarnya.
sembari menunggu pesanan,kami pun menikmati moment romantis ini.