
sekitar jam 7 malam aku baru sampai dirumah, aku melihat ada mobil edward terparkir dihalaman rumahku dan ternyata dia ada didalam mobil
"mas edward" gumamku terkejut
mengapa dia ada disini?
edward keluar dari mobilnya, dan berjalan menuju kearahku
wajahnya terlihat dingin dan menatapku
"untuk apa kamu kemari? Tanyaku
edward pun bertanya "mengapa kamu tidak menjawab telpon dari saya dan mengapa handphone mu tiba tiba tidak bisa dihubungi? "handphone ku lowbet dan aku tadi sedang diperjalanan, "ucapku memalingkan wajah
"din,apakah kamu marah pada saya? Tanyanya
"tidak,untuk apa aku marah! Kataku berbohong
"maafkan saya yang telah membatalkan pertemuan kita sore tadi, saya harap kamu tidak marah"ucapnya
aku menatapnya dan tersenyum " tidak,aku biasa saja, jika tidak ada hal penting yang ingin disampaikan,kembalilah" usirku halus
"tolong jangan pernah mengabaikan telpon ku karena aku mengkhawatirkanmu"ucap edward sungguh sungguh
"kamu tidak perlu mengkhawatirkanku,aku tidak apa apa kok, aku mau masuk ingin membersihkan diri dan langsung beristirahat.jadi tolong kembalilah,," edward tak mendengarkanya tiba tiba ia menarikku dalam pelukannya aku membeku terkejut dalam dekapannya
"please,I'am sorry dinda...
saya sangat mengkhawatirkanmu "ucapnya dalam pelukan"
"baiklah, tapi....
__ADS_1
pelukanmu begitu erat sekali,bisakah kamu lepaskan!! kataku sambil tersenyum
edward spontan melepaskan pelukannya
"maafkan saya tidak sadar..."ucapnya grogi
"hem baiklah ku pinta kamu kembali pulang dulu,karena aku begitu lelah hari ini,"pintaku
Edward mendekat dan langsung menciumku
"Cup" satu kecupan mendarat dikeningku
aku terdiam dan mengerakkan jariku menyentuh keningku
aku tersadar dan membukatkan mata
"Kau? Aku langsung menjewer telinga edward
Aku pun langsung berlari masuk kedalam tanpa berpamitan padanya benar benar memalukan!
"nyonya sudah pulang mau bibi buatkan minuman hangat atau air hangat untuk membersihkan diri," kata bi surti yang mengejutkanku
"terima kasih bi, tolong buatkan saya coklat susu hangat ya! Pintaku
aku berjalan menuju sofa,lalu ku hempaskan bokong ini disofa
aku memegangi keningku dan merenungkan ucapan edward
"ada apa dengan dirinya ya,kenapa dia begitu mengkhawatirkanku,bukankah dia sudah memiliki pasangan "tanyaku heran
tak lama bi surti datang membawa pesananku
__ADS_1
"terima kasih bi. Aku langsung menyeruput minuman hangatku "Oh iya dimana yuni
bisakah bibi memanggilnya kemari,"
"dia sedang didapur. Sebentar bibi panggilkan dia? Kata bi surti
bi surtipun memanggil yuni didapur lalu yuni pun bergegas menghampiriku
"nyonya ada yang bisa yuni bantu?
"bagaimana info hari ini, apa kau mengetahuinya
"oh itu nyonya. Nona mila dari pagi tadi tidak keluar dari kamarnya,dia hanya memanggil saja jika ingin makan
dan tuan dia masih terbaring lemah dikamarnya.
"bagus kamu selidiki terus mereka,jika bisa kamu harus mengambil foto mereka berdua ketika sedang berselingkuh,
"baiklah nyonya
"silahkan beristirahat.
"terima kasih nyonya! Yuni pun langsung pergi menuju kamarnya
aku pun menuju kekamarku bergegas aku membersihkan diri ini lalu memakai piyama, dan duduk bersender diranjangku
melihat pesan edward yang menanyakan aktivitasku setelah bertemu tadi
lagi lagi aku tersenyum membayangkan ucapan dan kecupannya
ya sangat memabukkan! Namun aku harus menjaga diri agar tidak terpesona dan terlena dan jatuh hati padanya.
__ADS_1