
saat sedang menikmati mie instan, tak sengaja aku melihat mila turun tangga membawa kotak p3k,aku meliriknya sebentar benar benar simpanan yang perduli
mila yang melihatku dimeja makan,ia menyerahkan kotak p3k itu pada pelayan,dan dia menghampiriku
"mbak! Sapanya dengan raut sedih
"maafkan aku,ini semua salahku, apalagi kami terjebak hujan malam tadi,sehingga membuat mbak jadi salah paham,
aku miriknya sinis, apaan si ****** rupa ini,
"baguslah kalau kau tahu diri kalau kau merasa bersalah ,karena ulahmu aku dan adit bertengkar hebat, apa kau tak tahu malu mengajak suami orang menginap dihotel lalu berbelanja bersama tanpa sepengetahuanku"kataku dingin
mila tercengang mendengar perkataanku
"sudah sana pergi,kau merusak selera makanku."ucapku mengusirnya
*******/
Esok harinya aku berangkat ke kantor seperti biasa, namun lagi lagi edward mengabariku melalui sms katanya nanti sore dia ingin bertemu denganku ,
suasana hari ini agak berbeda, sunyi tentram tanpa kehadiran brengsek itu, lalu aku pun langsung berangkat ke kantor dengan perasaan lega
beberapa jam aku sibuk berkutat didepan komputer dan berkas dokumen yang tertumpuk diatas mejaku
suara ketukan pintu mengalihkan perhatianku" besti sudah waktunya makan siang? "ujar sela
"ah benarkah !sebentar ya aku hampir selesai menyelesaikan tugas ini "kataku tetap fokus
pada komputer
"baiklah besti aku akan menunggumu" ucapnya
"tidak perlu menunggu,makan sianglah duluan
aku akan menyusulmu."kataku
__ADS_1
"kita makan bersama saja,aku akan tetap setia menunggumu besti"ucap sela
"baiklah ayo kekantin sekarang! Akhirnya aku mengalah.sesampainya dikantin,
kami pun memesan makanan dan menunggu, tak lama pesanan kami pun datang namun beberapa menit ketika kami hendak menyantap makanan,
"aduh, tuan maafkan saya." ucap waiters yang baru saja mengantar makanan kami,sepertinya ia menabrak seseorang
"tidak apa apa, untunglah tidak tumpah ,kamu boleh lanjut pekerjaan mu" ucap roby assisten edward
"bukankah itu sekretaris pak edward ya din?
"tanya sela
mataku mengikuti kemana roby pergi,kulihat ia keluar dari kantin menuju mobil edward dengan membawa 2cup coffe
namun ketika robby mengetuk pintu jendela mobil. kaca mobil itu turun,terlihat ada seseorang wanita cantik didalamnya yang mengambil minuman itu, dan terlihat disampingnya ada seseorang yang sangat kukenal yaitu edward
setelah menerima minuman itu,mobil edward pun berjalan meninggalkan robby.
setelah selesai makan aku dan sela kembali menuju ruangan kami, ya letaknya dilantai atas,zedangkan kantin letaknya dibawah , moodku benar benar buruk setelah melihat edward dengan perempuan itu, rasanya tak bersemangat untuk kembali bekerja
namun tiba tiba ponselku bergetar terdapat pesan masuk dari edward
("maaf sepertinya kita tidak bisa bertemu sore ini,karena saya ada pertemuan penting)
aku terdiam setelah membaca pesan darinya lalu aku langsung mematikan ponselku, aku menghela nafas ,pertemuan penting dengan wanita itu, ya sangat penting
ntah mengapa perasaan ini merasa tidak suka melihat mereka berduan! Lalu
aku pun mencoba untuk fokus mengerjakan pekerjaanku yang tertunda tadi , dan tanpa sadar waktu sudah sore saatnya pulang,
aku pun bergegas membereskan berkas yang ada di atas mejaku
lalu merapikannya, setelah itu aku pun pulang ternyata sela pun telah menungguku didepan
__ADS_1
"din,gue ikut lo ya pulang,soalnya gue ngga bawa mobil" ucap dinda
"oke my besti...
kami pun menuju mobilku, namun ketika aku ingin melajukan mobilku, tiba tiba ponselku berdering panggilan masuk dari edward,aku hanya meliriknya dan mengabaikan telpon darinya,namun beberapa kali dia menelponku akhirnya aku pun meng-nonaktifkan telponku.
aku kembali fokus menyetir, lalu tiba tiba sela kepo
"kenapa tidak dijawab telponnya,bukankah itu pak edward? Ucap sela dengan keponya
"aa tidak penting kok! Jawabku
"lo dengan pak edward sepertinya sangat dekat ya,soalnya udah beberapa kali gue melihat lo pergi dan pulang bareng ama si bos"ucapnya
"apaan sih,lo kepo bangett
"atau jangan jangan lo ada hubungan dengan pak ceo? Wah gue dukung de,dari pada lo masih berhubungan dengan si adit keparat itu, mending lo deketin aja tu pak ceo yang tampan dan mapan,"ucap sela
"jangan konyol sel ,apa lo pikir gue pantas untuknya"
"apa maksud lo din,? secara lo cantik cerdas dan kaya, lo sangat cocok dengan pak edward? Ucap sela dengan semangat
aku menggeleng" selama surat ceraiku belum keluar gue masih berstatus istrinya adit, meskipun juga kami sudah bercerai itupun tak muda bagiku untuk mencari pengganti secepat itu belum lagi efek racun itu, kau tahu sendiri sel, salah satu efek racun itu adalah kemandulan,
gue tak pantas untuknya dia lelaki yang sempurna, apalagi tadi siang gue lihat perempuan bersamanya dimobil sepertinya kekasih pak edward." jelasku
" jangan berpikir seperti itu din, lo nggak boleh patah semangat,
"sudahlah sel,tak perlu ku perjelas lagi,lebih baik lo turun gih, ini sudah nyampe rumah lo!
"usirku
"baiklah thanks'my besti..
see you bye....hati hati
__ADS_1
"pamitnya