
tinggalah kami berdua
Ia berdiri dengan nafas mengebu-gebu dan menatapku dengan emosi
"ada urusan apa kau datang jauh jauh kesini? Ucapnya tenang dan menatapnya dingin
dengan mata memerah ia menatapku dan berjalan mendekati mejaku
"katakan? Apa benar kau sudah bertunangan?"ucapnya
"benar,aku sudah bertunangan dan sebentar lagi akan menikah
"menikah? Secepat itu,??
tidak mungkin,kau saja ku kira tak tertarik pada wanita, kau bahkan sempat menolakku saat kita bersama dulu
kau-kau begitu cepat berubah?" ucap cindy
"bukankah sudah pernah kukatakan,aku hanya menganggapmu sebagai teman saja,lagian aku tak pernah melihat kau sebagai wanita"ucapku dingin
"begitukah,lalu seperti apakah wanita menurut pandanganmu?apa dia lebih kuat sepertiku atau rara?
"dia tidak seperti kalian,dia wanita cantik anggun dan gemulay.."ucapku
"kupikir ia memiliki daya tarik yang hebat,
ternyata hanya wanita biasa. Aku penasaran seperti apa?
aku jadi ingin bertemu dengannya? Ucap cindy
__ADS_1
aku beranjak dari dudukku,lalu melangkah pelan mendekatinya"kau ingin bertemu dengan kekasihku?boleh saja,tapi kau harus ingat,awas saja kau melakukan hal buruk padanya?ancamku menatapnya
cindy tertawa garing dan berdecih sembari melipat tangan" kau mengancamku?
"aku serius,jangan pernah menganggap remeh ucapanku
"sangat menakjubkan,anggap saja aku hanya bercanda,seharusnya yang marah itu aku karna kau tidak memberitahukan dan mengundangku dipertunanganmu
Untuk apa mengundangnya jika dia akan merusak hari bahagiaku
"jika kau hadir pasti kau akan menganggunya.jadi memurutku kau tak perlu hadir "ucapku
Cindy menyipitkan matanya,kemudian tertawa
"itu sangat konyol ed,aku tidak mungkin menganggu wanitamu,justru aku ingin mengenalnya,kenapa kau berpikir buruk tentangku?
"cepatlah pergi,aku sangat sibuk!! Ucapku mengusirnya
dan aku tak ingin mengecewakannya
cindy tertawa canggung,matanya mengambarkan kekecewaan padaku aku tak peduli
"baiklah ed,sepertinya kau begitu sibuk
aku permisi dulu" i a tersenyum dan melambaikan tangannya dan berbalik berjalan menuju pintu keluar
"beberapa menit kemudian,
dinda datang menghampiriku, ini pertama kalinya ia mendatangiku
__ADS_1
"apa kau sibuk? Dari tadi aku menelponmu,namun tak terhubung. Jadi aku langsung kesini" ucap dinda
"benarkah? Aku tidak tahu,soalnya tadi rara menelponku,jadi mungkin telponmu tak tersambung."balasku
"hem..mungkin saja,oh ya apa kau sudah makan siang? Aku ingin mengajakmu makan siang bersama,kalau kau tak sibuk" ajak dinda
dengan tersenyum manis
"oh baiklah,aku tidak sibuk,kita bisa pergi sekarang?"ucapku merangkul lengan dinda untuk mengandengnya.
"apa harus seperti ini? Ucap dinda malu malu dengan wajah memerah
"iya,kita kan sudah bertunangan" ucapku tersenyum sambil mengedipkan mata
aku sangat menyukainya, dialah wanitaku pemilik jiwa dan ragaku selamanya...
............
"kamu ingin makan dimana? Tanyaku pada dinda
sesuai keinginan dinda,kami makan direstoran tempat biasa yang tak jauh dari kantor.
aku memesan sama seperti apa yang dinda pesan
"dinda,bagaimana dengan gaun pengantinnya? Apa perlu aku menyiapkannya"tanyaku
"ah tidak, i-itu bisa kita persiapkan bersama nanti."ucapnya
tak lama waiters pun datang membawa pesanan kami
__ADS_1
"terima kasih"ucapku pada waiters
lalu kami pun memyantap menu makan siang kami, begitu enak sekali makan berdua dengan pasangan, meskipun belum halal dan masih terlihat canggung dan malu malu,itu membuatku begitu gemas dengannya