
sore ini aku berencana ingin mengunjungi mila di gubuk bambu,aku ingin memastikan apakah ia mengetahui tentang adit,
sebab tadi pagi ku lihat dia berada dikawasan kantorku,
setibanya aku disana, 2orang pesuruhku membukakan pintu
"nyonya, anda kemari, silahkan masuk?ucap lelaki bertato
"bagaimana,kalian sudah memberikan pelajaran padanya,?tanyaku
"sudah nyonya,dia sekarang berada didalam.
"hem bagus.
aku memperhatikan keadaan yang berbeda dengan tempat tinggalku, ku melihat mila sedang menangis dipojok dekat kasurnya,
"hem.. Bagaimana rasanya adikku sayang tinggal disini? Aku mendekati mila
"apakah kau nyaman?
mila mendongakkan kepalanya, dan menatapku kaget
"mbak, mbak ada disini,apakah mbak akan menjemputku pulang?"ucap mila dengan lirih
aku hanya tersenyum,tak menjawab pertanyaannya
"mbak, kenapa kenapa mbak tega padaku,
andai ibu dan ayah ada, pasti mbak tidak akan semena mena seperti ini padaku!!!" ucap mila menyalahkannku.
"Dengar! Kau yang telah tega padaku, kau menghianati kasih sayangku padamu,kurang apa aku merawatmu andai ibu ayah masih ada dan mengetahuinya,mungkin mereka sangat terpukul akan perbuatanmu dan akan begitu menyesal melahirkan kamu,
"ucapku tegas
"tapi mbak,a-aku tudak pernah berkhianat padamu?? Dustanya
"lalu apa, apa lagi yang ingin kau dustakan padaku, aku sudah mengetahui semuanya
tentang kebusukanmu.
"mb-bak, mas adit yang menyuruhku,dia memaksaku,
"apa aku tidak salah dengar, bukankah tempo hari kau sudah mengakuinya, dan aku memiliki bukti cctv pergulatan panas antara kau dan adit,
"ti-tidak mbak,tolong percaya padaku,itu tidak benar mbak,!!!!
"kau adikku mila,aku yang merawatmu setelah ayah ibu pergi meninggalkan kita,namun kau tega berkhianat padaku,kasih sayangku padamu apakah kurang cukup bagimu,hartaku kau juga yang mencicipinya tapi apa balasanmu padaku,kau kau begitu menyakitkan, jangan berani lagi kamu kabur dari sini,sebab,mereka akan membuatmu lebih menderita lagi"ucapku tersenyum sinis padanya
"ti-tidak mbak,jangan sakiti aku,aku tidak betah disini, aku ingin pulang mbak.aku mohon ! Pinta mila
__ADS_1
" kau tahu mila, rasa sakit hati pertama kali mengetahui pengkhianatan kalian begitu menguncang jiwa ku,
""tapi mbak, aku tidak pernah!
"apa,kau masih ingin berdusta mila,
aku memiliki beberapa bukti menyakitkan itu
mila mendorongku,lalu ia menatapku dengan tatapan sadisnya
"kau tega, kau merusak kebahagian hidupku selama ini mbak,aku iri padamu
kau akan merasakan apa yang aku rasakan?ucap mila
"apakah kau tahu mila, hidupmu tak akan lama lagi,jadi sebaiknya manfaatkan kesempatan detik detik terakhirmu.
"kau,kau begitu tega padaku, aku akan mengadukan perlakuanmu pada kak edward.
"apa?edward? Silahkan sayang....
aku tertawa mendengar pengaduannya
"orang baik,dibalas kebaikan mila,namun oang jahat jangan terlalu dibiarkan nantinya seperti mu,
sudah la aku akan pergi, nikmati hari harimu disini ya, jangan lupa untuk makan dan minum seadanya..
"Mmbakk tolong lepaskan aku mbak. Lepaskan lepaskan"jerit mila..
"mobil mas edward? Ada apa ia kemari? aku pun masuk kedalam rumah
dan melihat ia sedang duduk disofa ruang tamu,
"nyonya, ada tamu mencarimu, ia sedang berada diruang tamu,"ucap pelayan yuni
"hem baiklah,
aku berjalan mendekati edward
"mas edward? Sapaku
"hy dinda,kenapa kamu lama sekali pulang kantornya? Ucap edward santai
"oh tidak mas,aku tadi sepulang kerja,langsung melihat mila digubuk bambu
"oh iya,bagaimana keadaanya? Tanya edward
"seperti itulah,aku menghukumnya,tinggal disana, akan lebih baik dia disana,
"oh iya baguslah,
__ADS_1
apakah aku menganggumu? Ucap edward
"tentu tidak , namun sepertinya aku harus membersihkan badannku terlebih dahulu, kalau begitu kamu tunggu sebentar ya..
"pamitku pada edward
"oh tentu dengan senang hati...
"ucapnya tersenyum
Aku pun berdiri berjalan menuju kamarku dilantai atas, aku membersihkan badanku,lalu berpakaian tidur, lalu setelah itu aku menghampiri mas edward yang sedari tadi menungguku.
"mau kubuatkan minuman hangat mas?
"terimah kasih din"ia mengangguk membalas dengan senyuman
"kamu tunggu sebentar ya? Ucapku,aku berdiri dan berjalan menuju dapur. Sengaja aku membuatkannya minuman tanpa menyuruh pelayan.
setelah membawakan 2cangkir coklat hangat dan cemilan,aku menaruhnya diatas meja.
dan duduk disamping mas edward.
"silahkan mas,
"makasih din,
"oh iya ada apa kamu kemari? Tanyaku
"aku hanya mampir saja, kebetulan aku tadi sudah bertemu klien diarah sini sembari melewati arah rumahmu, jadi aku mampir deh,
"oh begitu,..
"sepi sekali keadaan rumahmu,setelah mantan dan adikmu pergi,
"iya mas,hanya ada para pelayan yang menemaiku, semenjak rara pamit pulang,jadi tampak begitu sepi,
"oh namun itu lebih baik dinda,kamu tak usah memikirkan mantanmu itu. Sebab aku sudah mengatasinya
aku hanya tersenyum mendengar penuturan mas edward.
"kalau begitu aku pamit pulang ya
"kok cepet banget mas?
"iya,kamu istirahat saja ...aku masih ada tugas yang harus dikerjakan.
"oh ya sudah kalau begitu hati hati mas
"iya dinda,aku pergi dulu
__ADS_1
aku pun mengantar edward keluar, lalu aku melambaikan tangan,dan ia membalas lambaian tanganku, lalu ia berlalu pergi ...