
Tak terasa waktu cepat berlalu,sekarang sudah pukul tiga sore,aku harus pulang karena ada yang harus ku lakukan dirumah, yaitu menghukum dua binatang yang sudah mencuri mobilku.
setelah membantu edward mencuci alat makan, aku bersiap pergi" mas edward aku pulang dulu ya,terima kasih lo atas jamuannya hari ini,"ucapku mengambil tas
edward berdiri dan meraih kunci mobil
"biar saya mengantarmu".
"tidak perlu,aku akan naik taksi"tolakku
"saya yang membawaku kesini,berarti saya juga yang akan mengantarmu pulang,ayo
"ajaknya menarikku pelan.
aku mengeleng kepala"dasar keras kepala" gumamku
....
sesampainya dirumah,aku mengucapkan terima kasih pada mas edward didalam mobil lalu membuka pintu dan keluar dari mobil,edward melambaikan tangannya sebelum melajukan mobilnya,aku tersenyum membalas lambaiannya
Aku masuk kedalam rumah,keadaan masih sepi seperti pagi tadi hanya para pelayan yang sedang bekerja
"apa mila dan adit belum juga pulang? tanyaku pada pelayan
"sudah nyonya,tapi mereka pergi lagi menggunakan mobil nyonya? "kata pelayan
"Apa? Aku menarik nafas dengan kesal,berani sekali mereka menggunakan mobilku 2kali"geramku mengepalkan tangan
Pukul 07.00malam akhirnya mereka pulang, aku duduk disofa sembari melipat tangan,menunggu mereka masuk.pintu akhirnya terbuka mila dan aditpun masuk, dan mila melihatku disofa
"mbak sudah pulang? Sapa mila
"mbak lihatlah aku membelikanmu tas baru untukmu?
mila mencoba mendekatiku namun aku langsung mengangkat tangan menyuruhnya berhenti melangkah,
mila pun kaget"ke-kenapa mbak?
apakah kau marah padaku? Ucapnya"
aditpun mendekati mila
"sayang kamu kenapa?lihat mila membekikanmu tas baru,kau malah diam saja tak meresponnya,keterlaluan sekali kau dinda"ucap adit dengan nada kesal.
dasar brengsek mereka bahkan tak menyadari kesalahannya aku menarik nafas seraya menahan emosi
"bukankah kalian dari semalam tidak pulang?
"tanyaku
mila dan adit tersentak
__ADS_1
"i-itu sebenarnya semalam hujan lebat aku dan mas adit menginap dihotel,ta tapi kami memesan kamar yang berbeda kok mbak?ini buktinya! Mbak jangan salah paham ya! Ucapnya
aku tersenyum kesal "apa kalian pikir aku akan percaya? Lalu apa yang kalian lakukan ini, berbelanja berdua menikmati kencan kalian ha? Tanyaku menatap tajam
mereka berdua nampak terkejut mendengar perkataanku
"ap-apa kau cemburu sayang sampai menuduh kamu sembarangan"ucap adit
"mbak keterlaluan sekali kau menuduh kami" balas mila
aku mendekati mereka"keterlaluan bagaimana maksudmu ha?? Kalian pergi berdua menginap dihotel dan berbelanja bersama siapa yang keterlaluan ha? Apa kamu menginginkan suamiku mila? Seruku
mila terdiam membeku
"apa apaan kamu dinda, menuduh kami tanpa bukti. Perkataanmu sangat menyakitkan sungguh keterlaluan,apakah kau waras? Apa kau cemburu melihat kami,aku akan menjelaskannya padamu"ucapnya lagi
dasar brengsek sialan jelas jelas ia telah berselingkuh dibelakang aku
adit memegang bahuku,seraya menenangkanku
kemudian aku menepisnya" sayang tolong lah jangan pakai emosi ,nanti aku jelaskan kita kekamar sebentar yuk! Ajak nya meraih tanganku lalu lagi lagi kutepis tangannya
"tidak. Serahkan dompet dan handphone kalian padaku"ucapku dingin
mereka menuruti dan memberikannya padaku
"sudah tenangkah kamu sayang?percayalah pada suamimu ini," bujuk adit
"apa maksudmu?
"kau tidak menyadari kesalahan kalian?
"apa? Sudah kukatakan kami hanya memesan hotel,itupun dengan kamar yang berbe-
"cukup"aku memotong kalimat adit
"aku tidak perduli dengan itu.,namun kenapa kau lancang sekali memakai mobilku ha?
adit tertawa sambil merogoh kantong
"mobil,hanya karena mobil kau begitu sangat marah sayang? Lalu ia menyerahkan kunci mobil ditelapak tanganku
aku menggenggam erat kunci mobilku yang sudah terkontaminasi oleh meraka yang hina ini
"PLAKkk" tamparan keras melayang dipipi adit, iya ini yang kuinginkan
mila dan adit tercengang membisu
"kau tau aku harus naik taksi disaat aku mempunyai meeting besar dan akhirnya aku telat karena terkena macet, dan kau tidak meminta izin padaku dari semalam kalian memakai mobilku, lalu pergi lagi sampai sekarang kalian pulang lalu apa katamu, kalau hujan pun kalian itu menggunakan mobil,jadi tidak kebasahan bukan, apa tidak ada alasan lain yang masuk akal ha?"geramku padanya
" ddengar du-lu sa-sayang,kau terlalu berlebihan sekali
__ADS_1
"berlebihan katamu ?" aku mengambil tongkat kayu disamping pintu. Lalu aku lempar ponsel mereka bersamaan dan menghancurkannya dengan tongkat itu, kutunjukkan namanya berlebihan?
"Mbak !!! Teriak mila terkejut
"dinda apakah kau sudah gila,apa yang kau lakukan!adit tak kalah terkejut
aku menoleh tajam padanya
"Gila?kau yang gila adit,kau yang berbohong dan menipuku,kau tega menyuruhku naik taksi dengan terburu buru untuk ke kantor sedangkan kalian pergi jalan jalan menggunakan mobilku!mobilku bukan mobilmu"
"tenanglah mbak! Ucap mila
" Diam kau mila, hangan kira kau tidak bersalah,Dasar Murahan!!!
seruku menghinanya
"dinda jaga perkataanmu! ucap adit
"apa ha? dasar bajingan hina,benalu,pengkhianat,! Biar kubunuh kau sekarang? ucapku emosi terus memukul adit menggunakan tongkat
"mbak hentikan,mas adit bisa mati! Mila menahan tongkatku
"suami tak tahu diri,hidup menumpang dasar benalu, kalau bukan karena unagku,kalian tak akan mampu hidup enak seperti ini,bajingan kalian! Celaku memukulinya
"to-tolong maafkan aku
he-hentikanlah," rintihnya memohon
aku mengumpulkan rasa sakitku saat awal aku mengetahui perselingkuhannya lalu kutinju wajahnya dengan penuh amarah kemudian adit pingsan
"BUGH"
bogem pertama yang kuberikan pada adit
yang kutahan selama ini
aku berdiri ngos'ngosan,kukirik mila yang gemetar ketakutan
"Mbak!
"Apa ha. Kau mau kupukul juga"kataku
"maafkan aku mbak! Ucapnya dengan sura bergetar
"aku sudah memblokir kartu kreditmu dan adit,juga kartu debitmu akan ku sita,ponselmu sudah kuhancurkan,kau tak boleh memakai uangku sepeser pun, kau mengerti ! mila mengangguk
"kembali kekamarmu! Titahku tegas
aku menghela nafas danmenyandarkan diriku disofa, ku ambil dompet mereka lalu kusimpan dengan begini mereka tidak bisa berghuru hara lagi
aku pergi kekamar untuk membersihkan diriku dan berganti pakaian , moodku terasa membaik setelah melampiaskan amarah ini pada adit
__ADS_1
setelah surat resmi perceraian kami ituu tiba,aku akan mengusir adit kejalanan,tanpa bisa menuntut hak harta sedikitpun,karena memang ia tak berhak atas hartaku,dia tak memiliki apa apa hanya beberapa helai pakaian yang dibawanya dan mobil sedan yang ia punya,aku yang telah memungutnya dan dia dengan teganya berkhianat dengan adikku, kebutuhan hidupnya selama ini bergantung padaku, baru kusadari selama ini dia hanya benalu bagiku , tidak pernah memberiku uang nafkah lahir , memanfaatkan hasil kerja kerasku, sedangkan dia sudah beberapa bulan ini tidak pernah berangkat kerja lagi ntah kenapa akupun tak tahu bodohnya aku tertipu dengan dia.