Suamiku Selingkuh Dengan Adikku

Suamiku Selingkuh Dengan Adikku
bab.40


__ADS_3

Pov.Mila


....


"Lepaskan,, aku mohon lepaskan!!!!


lepas kubilang"


aku meronta-ronta,dua lelaki kekar melemparku masuk ke gubuk bambu sangat kumuh,


"a-aku tak ingin disini, to-tolong aku ingin pulang!! " teriakku dengan nafas memburu


"uhuk ... Uhuk" rasa sakit saat batuk begitu menyakitkan,hingga aku merasa ingin muntah "uhuk ...brubh" saat melihat cairan darah dari mulutku tanganku gemetar


"D-darah?? Kepala ku terasa pusing, sampai aku merasa lemas dan terkulai lemah,


"to-tolong aku.,,"ucapku pada dua lelaki kekar itu,


"tolong panggilkan dokter untukku" ucapku lagi...


namun tak berapa lama pelayan datang bersama dokter, namun detik detik aku hampir pingsan,aku merasa dokter itu memberi minuman sesuatu padaku, dan tiba tiba aku pun pingsan.


.....


Percikan air membuatku membuka mata,badanku terasa lemas sekali.


"i-ini dimana,apakah aku masih hidup?"gumamku lemah

__ADS_1


"ya kau masih hidup, tapi hanya beberapa bulan lagi." ujar dokter itu, aku mencoba beranjak bangun


"tetaplah berbaring, setelah saya periksa terdapat penyebaran racun pollonium ditubuhmu, ini sangat berbahaya bagi nyawamu,"jelas dokter


"wanita itu jahat sekali,dengan teganya ia memaksaku meminum racun itu," gumamku dalam hati.


"tapi setelah aku meminum obat dari dokter,tubuhku terasa lebih baik, "lirihku


dokter menggeleng


"maaf nona, itu hanya obat penunda, bukan untuk menyembuhkan, sebab racun itu telah menyebar ketubuh anda,


" tidak, aku tidak ingin mati dok,tolong aku?rintihku


"sebaiknya anda banyak berdoa nona,sebab penyakit itu telah merogoti tubuh anda, dan sebaiknya anda menghabiskan waktu yang positif dengan orang orang yang anda sayangi,dan jangan memikirkan masa hidup yang pendek" pesan dokter sebelum meninggalkanku.


"Argh " wanita sialan!!!


"aku ingin pulang,"teriakku. Keluarkan aku! Teriakku dengan keras.


"Diam,atau kami akan menyumpal mulutmu itu! Ucap lelaki kekar dari luar.


aku pun diam diam keluar lewat jendela samping untuk pergi sebentar menemui adit, dan aku berhasil lolos dari pengawasan mereka, lalu aku menuju kantornya mbak dinda tak sengaja aku melihat keramaian dilobi kantornya, seperti ada kegaduhan disana, dengan rasa penasaran, aku melihat kesana, pemandangan yang begitu menarik


"dinda ditampar oleh mertuanya,


hatiku senang melihatnya, wanita jahat sepertinya sangat pantas didapatkannya.

__ADS_1


tetapi aku terkejut mendengar adit diculik, apakah dinda yang menculiknya,aku terdiam memikirkannya,namun tak lama aku menyadari, mbak dinda melihatku dan menatapku


aku pun buru buru pergi meninggalkan area kantornya menaiki angkot menuju gubuk.


Sesampainya digubuk bambu,aku pun ketahuan oleh lelaki kekar itu,


"dari mana saja kau nona? Ucap lelaki kekar


"ti-tidak, ak-aku hanya dari to-toilet.."ucapku berbohong.


"awas kau kalau berani kabur dari sini,


akan kami patahkan kaki mulusmu itu,"ancam lelaki bertato naga.


ancamannya membuatku takut,kenapa tega sekali mbak dinda mengurungku disini,awas saja aku akan membalaskannya.


"aw sakit ampun, aw sakit,, "rintihku kesakitan mereka menjambak rambutku, lalu menendangku


"sialan,berani beraninya kau kabur dari sini,


"ampun,maafkan aku


aku merintih kesakitan wajah lebamku dan rambutku yang rontok akibat mereka,


"tuhan tolong bantu hambamu ini,


jangan kau biarkan mbak dinda hidup bahagia diatas penderitaanku.."lirihku dalam menangis,

__ADS_1


__ADS_2