Suamiku Selingkuh Dengan Adikku

Suamiku Selingkuh Dengan Adikku
bab.18


__ADS_3

"apa yang kamu lakukan mas?"tanyaku


wajah edward berubah serius dan malah semakin mendekat


aku sangat gugup,kini aku tak bisa mundur lagi,sebab badanku sudah mentok menyentuh dinding


"a-apa yang kamu lakukan mas? Aku akan memukulmu mas kalau kamu berani berbuat macam macam"kata ku sambil menaikan tangan ku hendak memukulnya


wajahnya yang kian mendekat aku pun menutup mata,


"jangan memakai gaun tidur saat menerima tamu,"bisiknya ditelingaku,lalu ia tertawa sembari mencibir


"kamu begitu ketakutan,bukankah kamu yang memancing masalah ya! Edward menjauh dan berbalik.


aku merasa geram dengan tingkahnya, aku menghela nafas sembari melipat tangan


"apa masalahnya,bukankah ini sopan"cetusku dengan nada sinis


"kamu terlihat sangat seksi, sebaiknya kamu gunakan saat bersama suamimu"ia tersenyum seakan mengejekku


lalu duduk disofa kembali


aku menatap sinis padanya,


"oh saya tidak berpikir punya daya tarik sejauh itu "ucapku duduk disofa "suamiku saja tidak melirikku dan dia sering menghabiskan waktu malamnya diruang kerja


aku meraih cangkir teh susu dan menyeruputnya


setelah kupikir pikir, ya walau aku mencintainya dulu aku tak memiliki hasrat menggodanya duluan,ya kemungkinan efek racun yang mereka beri waktu dulu,selama dia tidak meminta,aku pun tak apa dan tak merasa curiga,namun setelah pengkhianatan ini kuketahui ternyata mas adit sudah puas bersama mila


tapi biarlah aku sudah tak perduli,


"maksudmu,kalian pisah kamar?tanya edward


"ya begitulah,awalnya karena kesibukan dia bekerja sampai harus menyelesaikan semuanya dirumah jadi dia selalu mengerjakannya diruang kerjanya


edward mengangguk,


"ternyata begitu! Tapi tak semestinya kamu memakai pakaian seperti itu,apalagi ada tamu laki laki seperti saya"tegas edward


"hem maafkan saya dan baiklah terima kasih saranmu


"ini sudah larut malam,sebaiknya saya pulang kamu hati hati dirumah,jaga diri baik baik "edward pun berdiri hendak pamit


aku pun tersenyum dan mengantarnya hingga keluar pintu ,


Setelah masuk rumah,aku pun langsung pergi kekamar untuk merebahkan diri ini, dan tertidur


hari berganti dengan pagi yang cerah,aku kembali bekerja dikantor seperti biasa, dan aku tak lupa membawa berkas yang diperlukan untuk kuberikan pada pengacara nopri nanti


"Dinda "sapa sela suaranya seperti terdengar sedang tidak bersemangat dan wajahnya tampak murung memasuki ruangan kerjaku


"ada apa sel? Tanyanya


"ini berkas yang harus kamu periksa terlebih dahulu kalau tidak ada masalah langsung saja kamu tandatangani"ucap sela


aku berdiri dan mendekatinya


"apakah kamu memiliki masalah ,tolong ceritakan,sebab ekspresimu menunjukkan kesedihan "ucapku


seketika sela menangis sembari memelukku


"Rizki mau pergi, "ucapnya sambil menangis


"apa maksudmu mau pergi,katakan lebih jelas? Ucapku

__ADS_1


sela pun meredakan tangisannya"ri-rizki akan pergi din,dia akan dikirim pihak kantor keluar pulau, aku-aku ngga mau LDR dinda"jelas sela


aku menghela nafas,aku pikir rizki ingin mengakhiri kisah cinta mereka"pikirku


"sabar sel,mau gimana lagi itu sudah menjadi keptusan perusahaan rizki, dan kita tidak bisa melarangnya,apalagi rizki dia tidak bisa berbuat apa apa,lagian LDR bukanlah hal buruk kalau kalian berjodoh pasti tuhan akan mendatangkannya meskipun jarak kalian jauh apalagi cinta kalian kuat."hiburku


rasanya agak aneh menghibur teman yang sedang galau karena cinta


padahal aku saja gagal dalam menjaga hubungan cintaku yang kuanggap kuat ini,


15menit kemudian, sela pun berhenti menangis dan memperbaiki makeup dan penampilannya


dan dia langsung pergi keruangannya,


aku menghela nafas dan kembali memeriksa dokumenku dan tanpa terasa sudah waktunya makan sian,aku segera bersiap untuk bertemu pengacara nopri di restorab bintang


setibanya sampai direstoran,ku telpon pengacara nopri dan mencari keberadaanya


(hallo pak nopri,saya sudah tiba direstoran,anda dimana)tanyaku melalui telpon


(disini nona,dibekakang anda)sahutnya


dan pak nopri pun melambaikan tangannya padaku,lalu kulangkahkan kaki ini untuk mendatanginya


"sudah lama menunggu?tanyaku sembari duduk didepannya


"tidak,baru saja tiba"jawabnya


Aku mengeluarkan dokumen yang sudah kusiapkan dan menyerahkannya kepada pengacara pak nopri termasuk surat permohonan cerai yang telah ditandatangani oleh mas adit lalu pak nopri langsung mengecek dokumen tersebut.


"baiklah sepertinya ini sudah lengkap


"tolong urus dengan cepat secara diam diam ya"pintaku


aku mengangguk mengerti


"saya percayakan pada anda pak nopri


"namun saya boleh mendengar cerita anda lebih detail penyebab anda ingin menceraikan suami anda?tanyanya


aku pun mengatur tempat duduk,menghela nafas lalu menceritakan semua permasalahan yang terjadi


"tentang masalah racun, apakah nona ingin membawanya keranah hukum?tanya pak nopri


"tidak biarkan saja biar saya sendiri menghukumnya dengan tanganku


"ucapku


"baiklah,jika itu keinginan anda saya hanya menyelesaikan urusan perceraian anda saja,namun jika nona ingin meminta bantuan,silahkan hubungi saya saja


"tuturnya


aku tersenyum dan memikirkan rencana penderitaan mereka selanjutnya


****


sepulangnya dari kantor,


Tiba tiba edward mengirim pesan


'Ting!" tertanda pesan masuk diponselku


"kita akan bertemu dirumahmu sekarang?)


isi pesan dari edward

__ADS_1


apa apan dia ini, seenaknya aja mengatur pertemuan ini, nggak tau apa aku capek banget


setibanya dirumahku, aku melihat mobil edward sudah terparkir didepan rumahku


kuhampiri mobilnya


"sudah lama menunggu bos?tanyaku


"tidak baru saja"jawab edward


lalu ia turun dan langsung masuk kerumah bersamaku


tak sengaja aku melihat tukang kebun rumahku mengarahkan ponselnya sepertinya ia memotret kami secara diam diam


mencurigakan!


"masuklah duluan,saya ada urusan sebentar"ucapku meninggalkan edward


"pak diman?apa yang telah pak diman lakukan?tanyaku


"saya tidak melakukan apa apa non! kata pak diman


"pak diman,serahkan ponselmu? Pintaku


"a-ada apa nyonya? Jawabnya


"bukankah pak diman telah memotret kami,untuk apa?tanyaku


"ti-tidak nyonya, saya hanya memotret rumah nyonya untukku perlihatkan pada istri saya dikampung"dustanya suaranya yang gugup dan tangannya yang bergemetar


"serahkan ponselmu pak, atau saya akan memecatmu?ancamku


pak diman terlihat takut lalu menyerahkan ponselnya padaku


kuraih ponselnya setelah ku cek isi ponselnya ternyata benar ia memotretku dan edward tadi, dan mengecek pesan,terlihat ada pesan mas adit lalu kubuka pesannya terlihat beberapa percakapan mereka,ya pak diman disuruh mas adit untuk mengawasiku secara diam diam dirumah selama mas adit dirumah sakit,


tanganku mengepal, aku menatap pak diman


"berani sekali kamu mengawasiku? kamu pikir siapa yang mengajimu selama ini ha? Geramku


pak diman berlutut


"am-ampun nyonya, maafkan saya,saya tak berani membantah perintahnya"ucapnya memohon


"pak diman sekarang kamu pergi dari sini,saya pecat kamu sekarang "titahku sambil berteriak


"nyon-nyonya? Pak diman mendongak dengan mata melebar


"Dinda? Tiba tiba edward datang menghampiri


"mas edward? Kataku


kamu tidak masuk mas?


"ada apa,suaramu seperti jeritan terdengar dari sana, jadi aku kesini memeriksanya?


tanya edward sembari melirik pak diman


"pak diman tukang kebunku,aku memergokinya memfoto kita saat hendak masuk tadi,lalu ia mengirimkan foto itu dengan mas adit,ternyata mas adit menuruhnya untuk mengawasiku


sangat keterlaluan sekali,,"jelasku maenahan amarah


"begitu rupanya,ternyata ada tikus yang sedang berkeliaran , sebaiknya kamu buang saja tikus nakal itu yang jauh agar tidak mengigitmu "ucap edward melirik pak diman


"

__ADS_1


__ADS_2