
Beberapa hari berlalu sejak terakhir mas edward berkunjung kerumahku.
kami sudah jarang bertemu kemungkinan dia sibuk
dan kemarin aku mendapatkan info dari perawat rumah sakit,katanya mas adit dan mila keadaannya membaik,dan hari ini mereka diperbolehkan pulang,
ternyata duo pengkhianat itu sudah sembuh,lebih cepat dari ekspektasiku,tapi tak apa, yang terpenting aset yang kumiliki sudah terselamatkan dan telah mengganti semu pelayan suruhan mereka, dan aku akan merencanakan kembali misi ku
tiba tiba mas adit menelponku
"(hallo dinda, aku ingin mengabarkan kalau aku dan mila hari ini akan pulang kami sudah sembuh)
(oh begitu,baiklah aku akan menjemput kalian)
(tidak perlu, kami sudah dalam perjalanan,sebenar lagi akan sampai)
(baiklah,hati hati dijalan) ucapku mengakhiri telpon
lalu aku bergegas menyuruh semua pelayan dirumah ini, baik yang baru dan yang lama untuk tidak memberitahukan ataupun menceritakan semua permasalahan pemecatan disini, dan aku pun langsung segera mempersiapkan untuk menyambut kedatangan mereka,ya meskipun enggan,namun aku harus memainkan drama ini,sampai surat resmi perceraianku keluar.
aku menyuruh beberapa pelayan membersihkan kamar 2pengkhianat itu,
__ADS_1
25menit kemudian suara deru mobil terdengar didepan rumah,aku mengintip dari tirai jendela,ku lihat mas adit dan mila turun dari taksi online, aku langsung membukakan pintu dan menyambut mereka
"selamat datang" sambutku
"mbak dinda!"sapa mila
"sayang aku merindukanmu"sahut mas adit
aku menoleh dan tersenyum
"ayo masuk,"ajakku
"kalian ini seperti sudah lama ngga pulang saja,padahalkan hanya 10hari kalian dirawat inap"ucapku
"yang penting sekarang kalian sudah sembuh dari penyakit kulit kalian dan sudah pulang
"ejekku
mila mengangkat bahunya seakan bergidik ngeri dan berucap
"amit amit mbak ,aku nggak mau lagi!! Kata mila"
__ADS_1
"kalian mandi dulu gih yang bersih,jangan sampai kena sakit kulit lagi"ejekku
Mila dan Mas Adit langsung pergi kekamar mereka masing masing untuk membersihkan diri. Aku pun beranjak berdiri menyiapkan hidangan.
setengah jam berlalu setelah menyiapkan makanan,kemudian aku merasa heran pada mas adit dan mila yang tidak kunjung turun,sebenarnya apa yang mereka lakukan diatas.
aku sudah menyuruh pelayan memanggil mas adit dan mila dikamarnya,namun mereka tidak membuka pintu,dan berpesan bahwa mereka tiba tiba tidak enak badan.
aku pun segera mendatangi kamar mila maupun mas adit,
kubuka pintu kamar ternyata tidak terkunci"mas?sayang?panggilku
hening tidak ada tanda tanda keberadaannya
lalu aku pun ke ruang kerja mas adit, hening tak ada siapapun
aku melipat tangan sembari berfikir kemana mas adit? Apakah dia ada dikamar mila?namun aku tak terlalu memikirkannya karena sudah tak penting bagiku, yang ku pikirkan sekarang hanya ingin membalas pengkhianatan ini, lalu aku pun turun kebawah lalu menikmati makanan yang telah terhidang,
oh iya bagaimana kalau aku meminta bantuan edward saja ya, ya aku akan memperkenalkan edward pada mila, kemungkinan mila akan berpaling dari adit sibrengsek.
kemudian menghancurkan mila, ya meski dia adikku, namun rasanya tak ada lagi rasa persaudaraan antara kami. Sebab dia telah mengkhianati dan tega ingin membunuhku,
__ADS_1
ya aku harus menghancurkanmu mila.ayah ibu maafkan aku jika aku tak bisa menjaga mila dengan baik mungkin beginilah caraku agar mila bisa merasakan apa yang kurasakan
.......