
Aku beranjak membuka pintu kamarku
"mbak ngapain sih,kok lama banget buka pintunya"tanya mila
kulihat penampilannya cantik menggunakan dress mini pink blink blink, mau kemana dia malam malam begini
"aku sedang istirahat,ada apa? Jawabku acuh
"ada hal apa kau kesini? Ketusku sambil melipat tangan
mila mendekatiku dengan tersenyum lalu merangkul lenganku
"jangan ketus begitu donk mbak
ayo kita pergi karaoke bersama? Ajak mila
aku melepas rangkulannya dan melangkah menjauh darinya
"tidak, aku sedang tak enak badan,aku mau istirahat ,kalian tak perlu mengajakku,kalian saja "tolakku
"tapi ga seru dong mbak "renggeknya mengerutkan bibir
"keluarlah mila,kau sangat menganggu isrirahatku "balasku dingin
mila menatapku dan langsung pergi
aku langsung menutup dan mengunci pintu kamarku
.......
keesokan harinya aku bersiap pergi kekantor dan buru buru menuruni tangga, aku tak melihat batang hidung suami dan adikku
pagi ini,
"dimana mila dan adit"tanyaku pada pelayan
"sepertinya nona dan tuan belum pulang dari semalam nyonya? Jawab pelayan itu
aku mengangkat bahu,malas memikirkannya
"oh begitu baiklah,aku akan pergi kekantor tolong awasi mereka baik baik ya"titahku sebelum pergi
aku berjalan menuju mobilku, namun alangkah terkejutnya aku melihat mobil kesayanganku tidak ada ditempat,
aku menarik nafas karena geram,kucek kegarasi mobil adit,ternyata mobilnya ada namun bannya kempes,
begitupun mila mobilnya sedang dibengkel dari 2hari yang lalu
2binatang itu telah membawa mobilku semalam!
tanganku mengepal dengan keras,
"beraninya mereka menyentuh mobilku,awas saja kuberi perrhitungan kalian berdua
aku berjalan mengambil linggis dan memukul kaca mobil adit,biar saja rusak sekalian
dasar benalu brengsek! Setelah ini akan ku pastikan akan menghentikan kartu kredit mereka juga
lalu aku pun memesan taksi menuju kantorku
__ADS_1
dan akhirnya sampai
namun aku bertemu edward diluar kantor
"kamu kok ada disini mas? Tanyaku heran
"tidak apa apa hanya ingin memastikan kamu saja,
apakah tidak apa apa?
"hem iya ya tidak apa apa! Jawabku tersenyum
"dinda kamu itu selalu indah dipandanganku kamu selalu hadir dalam pikiranku
"kata edward
seperti waktu berhenti sesaat aku membeku terbawa suasana ,debaran jantung yang begitu keras rreflek aku memukul tangannya lalu membuang muka
"apaan sih, kamu tidak mendengarnya kan?
edward mengerjitkan dahi
"mendengar apa?tanya edward
syukurlah,kurasa dia tidak mendengar suara jantungku,aku akan malu kalau sampai didengarnya
"tidak apa apa,aku salah bicara" kataku tersenyum canggung"
aku masuk kedalam kantor dulu ya."ucapku lagi dan berjalan meninggalkan edward
"tunggu! panggilnya
"apa?tantyaku
"hari ini kita tidak memiliki jadwal penting bukan,saya ingin mengajakmu kesuatu tempat? Ucapnya
"kemana? terus pekerjaanku
" kesuatu tempat, ikut saja! Edward menarik tanganku
kami menuju mobil edward,tanpa bicara edward menjalankan mobilnya
"mau kemana sih"tanyaku
"kerumahku" jawabnya membuatku shock
"apa?????"
beberapa menit kemudian kami sampai diapartemen besar,edward membukakanku pintu lalu aku turun dari mobil
"ini kamu sebut rumahmu? Aku memperhatikan apartemen mewah didepanku
"iya benar,ini rumahku,aku tinggal sendiri berpisah rumah dengan ayahku
oh ternyata dia tipe pria mandiri dan suka privasi "ayo masuk! Ajaknya menarik tanganku
aku mengikutinya masuk kelobi menuju lift,
sesampainya dilantai tujuan aku begitu terkejut melihat hanya ada satu pintu dilantai ini,seperti lantai pribadi'pikirku
__ADS_1
lalu edward menekan password pintu."klik" pintupun terbuka otomatis
"masuklah"ucapnya
kulangkahkan kakiku untuk masuk, begitu bersih dan luas ruangannya barang barangnya tersusun rapi
"apakah kamu tinggal sendirian?
"iya benar
"lalu siapa yang membersihkan ruanganmu
" petugas kebersihan jika saya butuh saya akan memanggilnya"
"oh begitu" aku mengangguk
"istirahatlah sebentar disana"ucapnya menunjuk sofa
"baiklah"
lalu edward menuju kitchenbar sembari melipat lengan kemejanya,ia mengambil panci dan merebus sesuatu
"kamu sedang apa? Tanyaku
"membuatkan makanan dan minuman untukmu?
sementara edward memasak, aku pun melihat lihat tak sengaja perhatianku tertarik pada sebuah foto dirak ujung
aku mendekati rak itu melihat foto keluarga kecil,mungkinkah anak kecil ini edward,karena sangat mirip dengannya aku tersenyum menatapnya,benar benar tampan sejak kecil
"apakah ini edward kecil yang tampan
"iya sangat tampan , ucapku
aku berbalik
alangkah terkejutnya aku melihat kehadiran edward dibelakangku
" sejak kapan kamu disini
" sejak kamu memandangi foto kecilku" jawabannya
spontan aku merasa salting,
" oh ya bukankah kamu sedang memasak? tanyaku mengalihkan
"iya sudah, ayo kita makan"ajaknya
tercium aroma soto yang sedap, wah cepat sekali dia memasak'pikirku
namun aku terbelalak sembari menahan tawa
dua mangkok mie kuah rasa soto dengan debulan asap yang hangat
"ternyata kamu masak mi instan" ucapku
"apa kamu tidak suka?
"aku sangat suka,ayo kita makan " kataku menahan senyum,
__ADS_1