SUARA RINDUKU

SUARA RINDUKU
Part 6 | Pertengkaran


__ADS_3

Setelah aku selesai memakai pakaian, aku membawa sebuah buku dan handphone keluar rumah tepatnya menuju ke taman depan. Malam itu suasananya sangat dingin ditemani oleh angin sepoy-sepoy. Aku duduk disebuah kursi dan menaruh handphone disampingku. Aku membuka lembaran buku untuk menulis sebuah puisi. Aku selalu keluar rumah untuk mencari inspirasi. Jika dulu ada Cintya didekatku. Aku langsung bisa menulis puisi tersebut karena dialah sumber inspirasiku. Karena kecantikannya dan wajah yang sangat indah dipandang memudahkan ku dalam merangkai kata-kata bucin.


Tiba-tiba handphone ku berdering dan ternyata itu adalah telepon dari Cintya. Akupun mengangkat panggilan telepon tersebut dan baru aku mengucapkan Hallo ternyata dia langsung marah-marah ga jelas entah apa yang terjadi. Dia pun membahas mengenai kejadian tadi sore.


“Kamu tadi sore kemana aja?”


“Aku ga kemana-mana”


“Bohong” ujar Dewi dengan nada suara ketus


“Bener aku ga kemana-mana” paparku seraya menyakinkan dia


“Kamu tadi sama siapa ujan-ujanan dimotor, pake peluk-peluk lagi?”


“Itu Dewi temen aku dikampus” jawabku untuk menjelaskan


“Kamu pacaran sama dia, kamu selingkuh?”


“Aku ga selingkuh Cin, aku temenan aja sama dia kamu jangan marah-marah dulu, dengerin penjelasan aku”

__ADS_1


“Ga ada yang perlu dijelasin lagi!” ujar Cintya dengan ketus


“Kamu tahu dari mana” aku bertanya heran ia tahu dariman?


“Ada orang yang kirim foto kamu berduaan sama dia”


“Biarin aku jelasin dulu ya, kamu tenang”


“Ga ada yang perlu dijelasin, aku kecewa sama kamu”


Cintya pun menutup teleponku tanpa mendengarkan penjelasanku terlebih dahulu. Aku paham ia marah dan kecewa sehingga aku membiarkannya tenang terlebih dahulu.


****


Aku berhenti terlebih dahulu untuk menghubungi Cintya, karena aku sudah telat kekampus. Mungkin pulang dari kampus aku bisa menghubungi dia lagi dan ia mau memaafkanku.


****


Ketika dikampus aku hanya diam saja memikirkan Cintya, bagaimana ia bisa tahu kemarin aku nganterin pulang Dewi. Aku penasaran dengan orang yang sudah membuat aku dan Cintya bertengkar seperti ini. Tentunya ini bukan hal yang pertama kali aku dan dia bertengkar, ini sudah yang 5 kalinya kita bertengkar sehingga aku tahu betul sifat Cintya jika marah. Ia baru akan menjawab dan membalas pesan 7 hari lagi. Tapi untuk hal ini aku tidak mau menunggu lama. Aku ingin secepatnya mengakhiri ketegangan ini dengan Cintya. Aku ingin kita kembali rukun dengannya.

__ADS_1


Aku selama dikelas hanya bisa melamun dan memikirkan cara agar aku dan Cintya cepat baikan lagi. Aku tidak fokus dalam belajar. Saat dosen sedang menjelaskanpun aku tetap saja memikirkan Cintya. Seperti aku membuat kesalahan besar sehingga aku tidak bisa fokus dan melupakannya. Akupun ditegur dosen karena melamun. Aku berusaha kelar untuk menghilangkan rasa gelisahku. Sehingga aku meminta izin untuk ketoilet sebentar.


Aku berjalan menuju ketoilet untuk cuci muka dan menenangkan diri sejenak. Aku berupaya untuk menghilangkan rasa gelisah dan bersalahku. Aku kembali mencoba menghubunginya lagi. Aku terus berusah untuk menghubunginya. Tapi tak kunjung juga ada jawaban. Akupun memasukan handphone ke kantong celanaku. Dan aku langsung kembali keruang kelasku yang sudah lama aku tinggalkan tadi. Aku kembali dengan rasa yang sama seperti tadi dan kemarin.


****


Aku memutuskan untuk cuti kuliah selama 5 hari. Akupun mengurus berkas-berkas untuk perizinannya. Tekatku telah bulat, aku harus meluruskan semua kesalah pahaman ini agar masalah ini tidak berlarut-larut.


Akhirnya pihak kampus pun memberikanku izin sehingga aku bisa datang ke jogja dan bertemu dengan Cintya. Untung saja aku mencatat alamat kos-kosannya yang ia beri tahu ditelepon, jika aku ingin berkunjung bertemu dengannya aku tidak harus repot lagi menunggunya.


Aku langsung bergegas pulang, dan menaruh tasku, setelah itu aku menuju keterminal bus untuk memesan tiket besok ke jogja.


Aku mempersiapkan segala keperluan untuk berangkat kejogja besok. Aku mengemas beberapa baju ganti, serta membeli cemilan untuk keperluan jika terjadi lapar ditengah jalan dan tidak ada makanan.


****


Pada siang hari dihari sabtu aku langsung menuju keterminal bis. Kurang lebih perjalanan adalah semalaman. Hingga aku tidur didalam bis.


Setelah sampai dijogja aku segera mencari hotel yang dekat dengan kos-kosannya Cintya. Aku terlebih dahulu mencari hotel agar memudahkan ku mengunjunginya. Dan jika hari ini aku tidak bisa bertemu dengannya maka masih ada waktu besok, dan lusa aku bisa bertemu dengannya.

__ADS_1


__ADS_2