Super Sistem Kekayaan Versi Trial

Super Sistem Kekayaan Versi Trial
Episode 23: Pesta


__ADS_3

Butuh waktu cukup lama untuk Aku bahkan memilih-milih baju yang akan aku pakai untuk acara malam ini.


Ya, padahal ini harusnya hanya ajakan biasa Karena Xie Lin, mungkin tidak memiliki maksud lain dan hanya ingin meminta tolong padaku.


Hanya, Kenapa aku menjadi begitu gugup untuk bertemu dengannya?


Bahkan aku sempat mengganti bajuku tiga kali karena merasa gugup.


Dan setelah aku kembali menatap kaca dan memastikan kembali penampilanku Aku akhirnya segera menuju ke Cafe tempat kami janji bertemu.


Aku saat ini belum sempat membeli Mobil baru, karena sisa-sisa uang yang aku lakukan aku gunakan untuk Investasi di Perusahaan yang baru saja Aku buat.


Aku sedikit malu untuk datang hanya menaiki taksi.


Namun aku rasa tidak apa-apa jika aku tiba-tiba menunjukkan sebuah mobil mewah, bukankah Xie Lin akan menjadi curiga?


Aku segera memasuki cafe itu, dan segera mengirimkan pesan kepada Xie Lin, untuk bertanya dia ada di mana.


Dan ternyata Xie Lin sudah ada di dalam cafe, dia duduk di dekat pintu masuk melambaikan tangan ke arahku.


Astaga, apakah itu Xie Lin?


Aku sempat pangling dan tidak bisa mengenali Gadis itu itu mungkin karena riasan yang dia pakai.


Bagaimana cara aku menggambarkannya?


Ketika dia mengenakan sebuah gaun yang sangat indah dan dihiasi dengan berbagai macam aksesoris mengkilat, juga gaya rambut yang sepertinya di tata oleh Tim Tata rias Artis, Xie Lin benar-benar terlihat sangat cantik seperti seorang Dewi.


Ya, bahkan dengan pakaian biasa, Xie Lin, sudah menjadi sangat cantik namun penampilannya malam ini benar-benar...


Terlihat lebih cantik dari biasanya.


Kecantikan yang sempat membuatku terdiam.


Seolah kisah lama ketika pertama kali bertemu kembali terulang.


Ya, bahkan walaupun tahun-tahun berlalu, kecantikan Xie Lin tidak berubah.


"Yuwen? Kenapa kamu menatapku Dari tadi apakah ada yang salah dari penampilanku?"


Suara Xie Lin yang mulai berjalan mendekat ke arahku segera membiarkan lamunanku.


Ini tiba-tiba membuatku merasa malu tentang bagaimana Aku terpesona dengan kecantikannya.


"Tidak, tidak. Kamu benar-benar cantik malam ini,"


Xie Lin yang mendengar itu segera tersenyum dan berkata,


"Kamu selalu paling bisa untuk memuji orang, namun kamu hari ini juga memiliki penampilan yang cukup bagus,"


Aku yang tiba-tiba mendengar pujian itu entah kenapa merasa sangat senang.

__ADS_1


Ya, mungkin karena aku benar-benar menyiapkan penampilan malam ini dengan cukup baik?


"Kamu bisa saja,"


Xie Lin, lalu mulai menatapku dari bawah sampai atas segera menunjukkan beberapa keheranan dan binggung.


Aku sendiri yang ditatap seperti itu menjadi cukup bingung.


Tadi bukankah Xie Lin baru saja memuji penampilannya?


Apakah sekarang setelah dilihat dari dekat ada yang salah dari penampilan yang dirinya miliki?


"Apakah ada sesuatu yang salah dengan Penampilan yang Aku miliki?"


Xie Lin, lalu segera berkata dengan canggung,


"Sebelumnya, aku minta maaf jika ini mungkin sedikit menyinggungmu,"


"Kenapa memangnya?"


Aku melihat gadis yang ada di depanku itu segera terlihat gugup ketika menatap ke arahku seolah sedang memikirkan apakah yang akan dia katakan ini cukup layak atau tidak.


"Aku hanya cukup kaget dengan pakaian yang kamu pakai,"


Ah...


Aku mengerti apa maksudnya sekarang.


Namun aku tidak merasa tersinggung karena itu hal yang cukup wajar Untuk ditanyakan.


"Yah... Aku hanya menjalankan beberapa bisnis belakangan dan cukup lancar,"


Xie Lin segera mengaguk paham.


"Jadi begitu rupanya kamu sudah banyak berubah,"


"Waktu benar-benar telah berlalu,"


"Maaf sekali lagi, jika aku sedikit menyinggungmu,"


"Sungguh tidak apa-apa,"


Setelah beberapa percakapan ringan kami berdua segera menuju ke mobil Xie Lin, untuk menuju ke pesta itu.


Sebenarnya tidak banyak topik yang bisa kami bicarakan di dalam mobil karena aku fokus menyetir mobil.


"Pesta milik siapa ini?"


"Ini adalah Pesta Ulang Tahun dari Tuan Muda Shen Fai, Keluarganya memiliki hubungan yang cukup baik dengan keluargaku dan begitulah aku harus datang sebagai perwakilan keluarga ke pesta itu,"


Aku segera mengangguk paham.

__ADS_1


Ini hanyalah semacam pesta sosialita bagi orang-orang Kaya.


Mungkin di masa depan aku juga bisa ikut acara semacam ini nantinya?


Jelas mengikuti acara-acara pesta senajan ini sangat bagus untuk mendapatkan koneksi.


Aku biasanya tidak memiliki kesempatan untuk datang ke pesta semacam ini, karena dari awal yang Aku kenal hanya Fan Yuan yang ada di Luar Negeri, yang sangat sibuk itu.


Dan jelas, Aku tidak sedekat itu dengan Xie Lin.


Kita hanya semacam kenalan atau teman sekelas tidak lebih dan tidak kurang.


Yang itu juga membuat aku penasaran kenapa Xie Lin mengundangku?


Walaupun sudah dijelaskan soal alasannya sebagai alibi atau apapun itu, tetap saja terasa aneh.


Ketika aku sibuk dengan pikiranku ternyata perjalanan kita sudah sampai di lokasi pesta.


Aku menatap sebuah hotel megah yang ada di depanku.


Di tempat parkir aku bisa melihat jejeran mobil mewah.


Dilihat dari ini saja, aku tahu jika orang-orang yang ada di dalam jelas bukan orang biasa.


Ini pastilah kumpulan elit dari elit.


Aku jelas harus menjaga sikap ketika ada di dalam.


Aku segera keluar dari mobil, dan membukakan pintu mobil untuk Xie Lin, lalu dengan canggung mulai mengulurkan tanganku untuk menggandengnya.


Karena ini pesta semacam itu dan aku harus pura-pura jadi pasangannya, bukankah aku juga harus bersikap seperti itu?


Harus mengandengnya masuk?


Namun bagaimana jika aku terlalu berlebihan?


Xie Lin, ternyata langsung menerima uluran tanganku.


Kami berdua pun segera melakukan beberapa prosedur dan mulai memasuki tempat itu.


Sangat sial, ketika kami mulai masuk, aku bertemu dengan sosok-sosok yang familiar.


Itu ternyata, adalah Meilin yang saat ini bersama dengan Jiang Lou.


Aku tidak pernah berpikir untuk bertemu dengan dua orang menyebalkan yang sangat tidak ingin aku lihat.


Meilin, yang pertama sangat kaget ketika menatap ke arahku mulai seolah-olah melihat penampilanku dari atas sampai bawah kemudian mulai menatap ke arah Xie Lin yang ada di sampingku.


Awalnya, Meilin menunjukkan ekspresi kaget namun setelah itu dia segera menunjukkan ekspresi jijiknya.


"Apakah sekarang kamu sudah alih profesi dan menjadi Pria bayaran untuk menggoda wanita-wanita kaya? Astaga lihat penampilanmu sekarang, Hah, aku tidak mengira kamu sampai jatuh ke taraf ini,"

__ADS_1


__ADS_2