Super Sistem Kekayaan Versi Trial

Super Sistem Kekayaan Versi Trial
Episode 35: Kehidupan Baru


__ADS_3

Pada akhirnya, makan malam itu untungnya berjalan dengan tenang, sekian ekpersi tidak suka yang dimiliki oleh ibu diriku tidak banyak hal atau pertengkaran yang terjadi tempat itu benar-benar cukup tenang itu mungkin karena kepala keluarga di rumah ini yaitu ayah kandungku, cukup tegas, jadi benar-benar tidak ada orang yang berani untuk berbuat macam-macam. Setidaknya aku bisa merasa cukup lega.


Dan setelah makan malam itu, Ayahku itu, sempat bertanya soal kegiatan-kegiatan yang aku miliki aku mulai menceritakan tentang bagaimana aku mencoba memulai bisnis Baruku.


"Jadi begitu kamu tertarik dengan hal-hal seperti investasi? Kamu mirip Kakakmu, Yihan. mungkin karena darahku mengalir pada kalian Jadi kalian berdua sama-sama memiliki mata yang bagus soal bisnis investasi itu,"


Tentu saja bukan begitu, Aku yang paling tahu kenapa aku bisa memulai bisnis ini jelas ini semua berkat bantuan sistem namun Mana mungkin aku bisa mengatakannya?


Ya, hanya karena kami memiliki hubungan darah bukan berarti bakat itu mengalir padaku, dan lagi sejujurnya aku tidak menyukai Bagaimana aku merupakan anggota dari keluarga mafia seperti ini yang memiliki bisnis kotor dan menumpuk kekayaan dengan memanfaatkan orang-orang di bawahnya.


Orang boleh menyebutku munafik dan naif, namun tetap saja aku masih berpegang teguh pada prinsip yang aku miliki Setelah semua aku hanya dibesarkan sebagai seorang anak Panti Asuhan miskin dan sebagai orang yang kurang mampu seringkali dijadikan objek oleh orang-orang semacam itu untuk diambil keuntungannya. Padahal orang-orang sepertiku sudah tidak memiliki apapun namun tetap saja diperas.


Seperti bagaimana Perusahaan LY Development itu, mencoba memeras orang-orang dengan mengambil tanah-tanah mereka dan dibeli dengan harga murah. Hanya memikirkannya saja membuat aku kesal dan tujuanku untuk memasuki keluarga ini jelas untuk setidaknya tidak mau berurusan dengan Li Yihan dan anak buahnya, setidaknya karena aku anggota keluarga ini setidaknya Kakakku itu tidak berani untuk menyentuhku dan bisnis ku.


Ya aku juga tidak tertarik untuk membela kebenaran seperti mencoba mengambil alih keluarga atau sesuatu Bukankah hal-hal itu sangat merepotkan?


Lagi pula aku memiliki sistem ini!


Mari, memilih jalan yang paling mudah saja daripada menghabiskan begitu banyak tenaga yang aku butuhkan hanyalah latar belakang tidak perlu meminta lebih. Orang yang serakah pada akhirnya akan memiliki nasib yang kurang baik jadi aku hanya harus berhati-hati dengan apa yang aku miliki, tidak perlu terlalu tamak dan serakah dan ingin mengambil alih keluarga ini.


"Mungkin saja begitu aku juga cukup terkejut,"


Percakapan berjalan dengan baik dengan Ayahku itu, dan Yihan yang mendengarkan juga Mulai ikut menimbung berbicara,


"Bagaimana jika kita saling bekerja sama ini terlihat sangat menarik bukan? Kamu bilang itu perusahaan baru? Aku bisa mulai berinvestasi ke perusahaan barumu itu jika kamu ingin,"


Tawarannya jelas-jelas sangat menggiurkan namun juga terlalu mencurigakan.


"Tidak perlu sejujurnya aku ingin membangun bisnisku ini dengan tanganku sendiri kalian tidak perlu membantuku Aku ingin belajar mandiri dari awal,"


"Jadi begitu, sayang sekali," kata Kakak Tiriku itu terlihat menunjukkan ekspresi kecewa namun jelas sekali aku tahu itu hanya salah satu tipuan dan aktingnya.


Dan setelah beberapa percakapan makan malam segera berakhir aku segera berniat pergi dari sana setelah mengucapkan selamat tinggal. Tentu saja, aku juga akan diantarkan oleh sopir keluarga sampai ke rumahku.


Aku kira semuanya berjalan cukup lancar sampai kemudian ketika aku tiba di tempat parkir aku melihat seorang pelayan.


"Tuan Muda Yuwen, maaf jika sedikit mengganggu waktumu Saya diberikan pesan oleh Tuan Muda Yihan agar anda mau berbicara empat mata dengannya,"

__ADS_1


Aku tahu itu dia pasti jelas ingin melabrakku atau memarahiku atau hal-hal lainnya. Padahal datang ke rumah ini sudah Cukup melelahkan.


"Bilang pada kakakku aku benar-benar minta maaf namun Hari ini aku sedikit tidak enak badan dan ingin segera pulang,"


Pelayan itu, yang awalnya sopan begitu mendengar kata-kataku segera menunjukkan ekspresi tidak senang.


"Kamu hanya anak haram, namun bahkan mulai berani bersikap arogan dan menolak panggilan Tuan Muda Yihan?"


Aku tahu akhirnya pelayan itu mulai menunjukkan wajah aslinya.


"Kamu juga adalah seorang pelayan Jangan bersikap arogan di depanku! dan bilang pada Tuan mudamu ini jika ingin mengundangku pilihlah pelayan yang benar Bukan Pelayan yang tidak sopan dan tidak tahu diri sepertimu!"


Setelah mengatakan itu aku segera memasuki mobilku dan menyuruh sopir untuk segera pergi dari sana. Hal-hal sakit kepala segera lewat.


Hal berikutnya yang terjadi tentu saja masih ada masalah soal Pesta yang akan diadakan dalam waktu dekat, tadi ketika acara makan malam Ayah kandungku itu juga sempat membicarakannya. Kurang lebih ini akan diadakan sekitar satu atau dua minggu lagi.


Hmm, berani masalah beres.


Dan benar saja, setelah itu tidak ada lagi orang-orang yang mulai meneror perusahaanku, atau orang-orang yang ingin mengambil alih tanah-tanah dan bangunan yang aku miliki.


Dan yang paling membuatku terkejut, Aku bertemu dengan wajah familiar disana. Ya, ini bagus jika aku bertemu dengan beberapa orang baik namun sayangnya Hal pertama yang aku lihat ketika memasuki gedung adalah orang yang menyebalkan.


Itu, Meilin mantan Istriku, namun sekarang ekspresi yang dia miliki bukan wajah cemberut dan kesal namun sebuah wajah penuh senyuman mencoba berjalan mendekat ke arahku.


"Apa kabar Yuwen? Sudah lama bukan kita tidak saling bertemu?" Katanya dengan senyuman ramahnya, sebuah senyuman yang dulu pernah dia tunjukkan Padaku yang bisa memikat dan merayu hatiku.


Hanya untuk beberapa detik aku sempat hampir tertipu dengan senyuman itu lagi.


Kalau saja aku tidak ingat tentang apa yang telah dia lakukan padaku....


Namun jelas saja aku tidak bisa menggunakan cara kekerasan.


"Ya, apa kabar Meilin? Aku tentu saja memiliki kabar yang baik, benar-benar sangat baik belakangan seharusnya kamu sekarang sudah tahu tentang identitasku yang sebenarnya bukan?"


Meilin yang mendengar itu segera mendekat ke arahku sambil terus tersenyum.


"Itu benar aku sangat terkejut juga ketika mendengar kabar Jika ternyata kamu itu adalah Tuan Muda Keluarga Li yang hilang,"

__ADS_1


Senyumannya benar-benar penuh tipu muslihat dan kepunahan ketika melihatnya tiba-tiba aku merasa kesal dan muak. aku benar-benar tidak habis pikir Bagaimana bisa wanita yang ada di depanku ini bersikap seolah-olah tidak pernah terjadi apa-apa setelah semua hal yang dia lakukan untuk mempermalukanku selama ini?


Hah, sungguh bagaimana bisa aku dulu jatuh cinta pada wanita ini?


Apakah karena wajahnya?


Hah.


"Itu benar aku benar-benar merasa sangat beruntung untuk bertemu dengan keluarga kandungku Sebenarnya aku merasa belakangan aku sangat beruntung setelah bercerai denganmu, belakangan Aku memikirkan kenapa selama ini nasibku begitu sial dan Malang Apakah itu karena aku memiliki kamu di sekitarku? Sehingga kemalangan yang kamu miliki menyebar ke arahku?"


Meilin yang mendengar kata-kataku itu segera merubah ekspresinya sedikit menunjukkan kekesalan.


Ya, Tentu saja aku tidak akan pernah tertipu untuk kedua kalinya!


Jangan berharap memiliki kesempatan kedua!


Ini adalah saatnya untuk balas dengan dengan Meilin ini!


Sial, Aku tidak pernah mengira jika saat-saat yang bagus segera muncul.


"Yuwen, itu hanyalah masa lalu Mana mungkin aku membawa sial pula? Aku hanya sedikit khilaf di masa lalu, sejujurnya aku merasa cukup menyesal tentang semua perbuatanku setelah Aku merenungkan semua ini,"


"Kamu merenungkan semuanya?"


"Benar sekali selama beberapa bulan ini, tidak bersamamu tiba-tiba rasa kesepian memasuki hatiku, rasanya, kamu selalu bersamaku dan disamping ku dulu, jadi terkadang aku memikirkan betapa aku sekarang sendirian, Aku merasa sedikit merindukanmu dan merasa menyesal atas keputusan yang Aku buat,"


Kata-kata itu benar-benar dikatakan dengan terlihat tulus aku hampir saja tidak tahu apakah itu hanya tipuan atau kenyataan.


Tapi memang benar jika sebelumnya kita selalu bersama sejak kita masih di universitas, ini bukan tahun-tahun yang cukup sebentar.


Tidak!


Kenapa aku jadi mulai terbawa perasaan?


Fokus Yuwen!


Kamu jelas tidak boleh tertipu dengan kata-kata manis dan tipu muslihat itu.

__ADS_1


__ADS_2