Super Sistem Kekayaan Versi Trial

Super Sistem Kekayaan Versi Trial
Episode 55: Pilihan Yuwen


__ADS_3

1 Bulan Kemudian


Saat ini, Aku berada di kamar, setelah baru saja menidurkan, Liu Hongli kecilku yang ada di ranjang tidak jauh dari tempat Aku duduk, setelah merawatnya di rumah selama 1 bulan ini bahkan menyewa seorang bebysister, ternyata tidak mudah untuk membesarkan seorang bayi. Dia masih akan sering rewel di malam hari.


Namun tetap saja, kadang ada sisi menyenangkan, seperti bagaimana melihat anak itu tertawa, atau Ketika dia tidur, terlihat sangat menggemaskan dan manis. Seperti saat ini, aku diam-diam mencoba untuk melihat bayi itu yang saat ini telah tertidur pulas.


"Lihat, ekpersi manis ini, sungguh kelucuan yang menenangkan hati,"


Itu benar 1 bulan ini benar-benar menjadi bulan yang panjang karena terlalu banyak hal yang harus aku urus. Salah satunya adalah untuk mengurus pengambilan Alihan Perusahaan Jiang Lou, bahkan walaupun orang itu sudah meninggal namun urusan-urusan seperti perusahaan yang sudah aku beli tetap harus aku urus pada akhirnya, apalagi Perusahaan dalam kondisi kurang baik.


Aku benar-benar mengatur management professional untuk hal-hal itu, dan akan terus memantau perkembangan perusahaan. Lagi pula aku sibuk juga dengan mengurus masalah perusahaanku sendiri.


Saat ini, Seven Investment Tengah berada di masa jayanya pasalnya investasi yang aku lakukan selama 6 bulan ini akhirnya menunjukkan hasilnya sekarang. Itu benar, untungnya aku tidak buru-buru menjual seluruh portofolioku sebelumnya karena insiden krisis itu.


Dan sekarang, mulai banyak orang yang tertarik untuk berinvestasi dan menjadi klien di perusahaanku. Aku juga berhasil membuat Perusahaan Investasi milik Shen Fai itu sedikit dalam masalah setelah mengambil beberapa klien yang dia miliki.


Satu bulan yang sibuk ini aku benar-benar mempelajari keras tentang bagaimana cara memilih instrumen investasi yang benar terutama untuk memikirkan resiko-resiko yang ada. Aku juga menyewa beberapa ahli investasi profesional dan kali ini aku akan mendengarkan semua pendapat mereka dan juga sekaligus mendapatkan bimbingan mereka.


Rasanya tidak ada hari di mana Aku tidak lembur di kantor, namun seolah semua rasa lelah itu terbayar ketika aku pulang dan menatap, Hongli kecilku.


Aku diam-diam, mencoba untuk mengelus rambut anak itu, pelan-pelan dan memastikan agar anak itu tidak segera bangun.


Beginikan rasanya memiliki seorang Keluarga?


Yah, mungkin karena setelah sekian lama, Aku sendiri akhirnya aku kembali merasakan kehangatan sebuah keluarga. Liu Hongli kecilku, yang lucu dan manis, seolah menghilangkan semua rasa lelah yang ada di hatiku hanya dengan melihatnya saja.


Membuat bahwa keputusanku untuk mengangkat anak itu sebagai Putraku tidak sia-sia, ini sebanding dengan hasil yang aku miliki.


Ya, setidaknya Sekarang aku merasakan bahwa aku tidak lagi sendirian di dunia ini. Terutama sejak bercerai dengan Meilin, jujur jika dikatakan Aku akan merasakan kesepian, hari-hari di mana ketika aku pulang kerumah, tidak ada apa-apa untuk menyambutku.


Memikirkan tentang menikah lagi?


Aku merasa memang itu cukup bagus, namun aku ingin lebih memantapkan dan memaparkan diriku dulu, agar insiden seperti Pernikahan Pertamaku tidak terulang.


Jika ditanya apakah ada seseorang yang ingin Aku kejar?


Ini memang benar, ada, dia adalah cinta pertama ku, Xie Lin. Namum aku menyadari saat ini aku masih jauh untuk bisa mendapatkan dia. Namun tidak berarti sejauh itu.


Ya, saat ini Bisnisku cukup lancar, Aku ingin melangkah lebih tinggi lagi, namun aku tidak buru-buru ingin melangkah sedikit demi sedikit.


Memikirkan itu, Aku segera pergi ke Ruang Tamu lalu mulai menonton berita. Belakangan ada beberapa berita yang tengah populer, ya ini soal salah satu Pengusaha Hebat yang belakangan terlibat dalam bisnis penipuan dan pengelapan dana.


"Saat ini, Tuan Muda dari Keluarga Li, Li Yihan sedang diamankan di kantor kepolisian,"


Aku yang melihat berita itu benar-benar tersenyum senang. Hal-hal yang sebelumnya sudah aku rencanakan dengan Fan Yuan benar-benar berjalan lancar, menemukan bukti-bukti kejahatan si sampah itu.


Dan lagi, Fan Yuan dan Aku juga sempat membuat salah satu bisnisnya mengalami guncangan, sebelum memasukkan orang itu ke kantor polisi.


"Atas kejahatan yang dimilikinya saat ini dia sedang dilakukan pemeriksaan lebih dalam lagi namun dia akan diamankan dalam Sel dulu, sampai semua penyelidikan berlangsung,"


Rasanya aku ingin pergi ke penjara untuk menengok Kakakku itu, melihat bagaimana akhirnya dia terkena karma dari hal-hal yang dia miliki. Selama ini, dia melakukan banyak bisnis kotor untuk mengembangkan perusahaannya itu, yah itu adalah salah satu Cabang Perusahaan Keluarga.


Dia menikmati kesuksesan dari menginjak-nginjak orang yang ada di bawah. Namun sekali lagi melakukan hal-hal kotor dan tidak baik seperti itu suatu hari juga akan terkena karmanya.


Ketika aku menikmati mendengarkan berita itu, aku mendapatkan sebuah telepon, ini dari Fan Yuan. Terlihat suara bersemangat dari ujung telepon.


'Kamu sudah mendengar soal hal-hal yang ada di berita?' katanya antusias.


"Tentu saja, aku sudah melihat bahwa sekarang si sialan itu akhirnya ditangkap,"


'Semuanya benar-benar berjalan lancar sekarang Setelah dia masuk penjara. Lalu sekarang Apa rencana yang kamu miliki?'


Itu benar aku belum terlalu memikirkannya lagi setelah semua rencana balas dendamku.


"Aku mungkin akan fokus untuk mengembangkan bisnis investasi dulu belum mulai lagi terjun dalam bisnis konstruksi mungkin itu hanya akan aku lakukan di masa depan setelah aku benar-benar memahami sektor bisnisnya,"


'Itu bagus aku akan mendukung setiap keputusanmu yang ingin aku katakan adalah Aku harap kamu tidak gegabah dalam mengambil sebuah keputusan, Jangan hanya terpaku bahwa mungkin keuntungan yang dihasilkan banyak namun juga pikirkan juga resikonya,'


"Ya, aku mengerti apa yang kamu maksudkan aku benar-benar sudah belajar banyak dari insiden terakhir itu,"


'Sukurlah Jika kamu sudah belajar dari hal-hal itu, Aku mendoakan agar semuanya berjalan baik untukmu nanti,'


"Tentu saja, terimakasih Yuan,"


'Owh benar, ngomong-ngomong Bagaimana kabar keponakan kecil?'


"Hongli saat ini baik-baik saja dia juga tumbuh dengan baik menurut hasil pemeriksaan terbaru juga semuanya normal,"


'Hmm, syukurlah kalau begitu. Kamu benar-benar sangat baik ingin menerima dan mengangkat anak itu,'


"Ya, mau bagaimana lagi? Aku yang paling mengerti Bagaimana rasanya tidak memiliki siapapun,"


Percakapan itu berjalan cukup lama sampai kita mengakhiri telepon. Fan Yuan juga memiliki kesibukannya sendiri mencoba memperbaiki proyeknya yang kacau itu. Namun untungnya semua itu juga berjalan dengan baik.


Sekarang adalah sebuah hari libur di mana Aku memiliki banyak waktu luang.


Jika aku memikirkannya lagi ini sudah dua bulan sejak kejadian itu...


Artinya waktu sudah dekat untuk aku bertemu dengan Sistem lagi, untuk menentukan pilihan yang akan aku buat.


Aku lalu kembali menatap ke arah ponselku. Sekarang aku baru ingat jika aku memiliki janji dengan Xie Lin untuk mengunjungi panti asuhan.


Yah, benar Aku sampai lupa ingin memberi beberapa oleh-oleh pada anak-anak di sana.


Hmm, apakah membawa Hongli tidak apa-apa?


Namun dia baru saja tidur, Mungkin lain kali jika anak itu sudah agak besar aku akan membawanya ke sana.


####


Sebelum menuju kepanti, tentu saja Aku dan Xie Lin pergi dulu Mall untuk membeli beberapa pakaian atau mainan untuk anak-anak.


Saat ini setelah memilih beberapa hal, Aku siap untuk membayarnya.


"Aku saja, Xie Lin yang membayarnya,"

__ADS_1


"Apakah tidak apa-apa?"


"Biar aku saja yang membelikannya kamu nanti kan bisa memberikan donasi atau apa,"


"Ah, tentu saja,"


Aku segera menuju ke kasir lalu segera menyerahkan kartu hitam milikku.


Ya, Kartu ini, yang akhirnya bisa aku dapatkan dengan susah payah.


Selain karena Uang dari Hasil peninggalan Keluarga itu, memang sangat banyak, karena juga Latar Belakang Keluarga ku sekarang, memiliki hal-hal ini tidak sulit.


ini benar-benar menandakan seberapa baiknya aku saat ini.


"Tentu saja, Terimakasih Tuan Telah berbelanja,"


Pelayan itu, memperlakukanku dengan ramah, ketika aku melihat-lihat sekeliling tiba-tiba aku menemukan hal-hal yang cukup lucu yang di pajang di rak sebelah.


Ini hanya sebuah aksesoris rambut, tiba-tiba memikirkannya sepertinya ini cocok untuk Xie Lin?


Desainnya terlihat sangat cantik, dan anggun.


Sepertinya, tidak terlalu berlebihan memberikan hadiah seperti ini?


"Ini tambakan yang ini, tolong dibungkus, bungkus kado sekalian,"


"Baik, Tuan,"


Karena barang yang dibeli cukup banyak jadi tentu saja untuk menghitungnya akan memakan cukup waktu. Aku menghampiri Xie Lin yang duduk di kursi tunggu disana, mengobrol dengannya sambil menunggu semuanya dibungkus dan dihitung.


"Apakah belum selesai?"


"Itu mungkin karena terlalu banyak hal yang dibeli,"


Kami berdua mulai mengobrol tentang berbagai macam, sangat menyenangkan mengobrol dengan Xie Lin, Dia adalah seorang gadis yang cerdas, yang paling bisa membuat topik pembicaraan.


Sampai akhirnya Pelayan di Toko memanggilku, aku segera ke sana, dan menyuruh Bodyguard untuk membawa semua barang-barang kami ke mobil.


Setelah itu kami berdua segera menuju ke panti asuhan


"Kak Yuwen!"


"Kak Xie Lin!"


Begitu Kami sampai di sana anak-anak yang sedang bermain di halaman segera mengerubungi kami. Aku senang melihat bagaimana anak-anak itu terlihat sangat ceria, dan energik.


"Kalian tidak perlu buru-buru pasti semuanya akan mendapatkan hadiah,"


"Kenapa Kak Yuwen dan Kak Xie Lin sering datang bersama? Apakah kalian berdua berkencan?"


Pertanyaan dari salah satu anak itu membuat aku ataupun Xie Lin menjadi malu.


"Hey, kamu masih anak-anak Bagaimana kamu tahu kosakata semacam itu?"


Astaga, mendengar kata-kata polos anak itu aku menjadi malu sendiri namun segera aku menengok ke samping untuk melihat ekspresi Xie Lin, takut jika Gadis itu marah jika di pasangkan denganku.


Namun aku tidak melihat ekspresi kemarahan di sana hanya melihat bagaimana gadis itu memiliki pipi memerah. Terlihat sangat manis,


"Lihat, Kak Yuwen memperhatikan Kak Xie Lin!"


"Kalian itu jangan menggodaku,"


Setelahnya kami berdua mulai membagikan hadiah, dan aku diam-diam menatap kearah Xie Lin yang sangat akrab dengan anak-anak melihat adegan itu membuat perasaan dan hatiku terasa hangat.


Seolah perasaanku semakin meluap.


Sampai akhirnya, anak-anak masuk kedalam untuk makan siang, dan sekarang tinggal kami berdua duduk di taman. Aku memikirkan Apakah ini saatnya untuk memberikan hadiahku padanya?


"Xie Lin, Aku memiliki sesuatu untukmu,"


Aku menyerahkan kotak itu dia segera menunjukkan ekspresi terkejut ketika melihatnya.


"Ini...."


"Yah, anggap saja hadiah? aku kebetulan melihat hal-hal itu aku pikir kamu akan sangat cocok memakainya,"


Xie Lin, lalu membuka hadiah itu dan terlihat sangat menyukai hal-hal itu.


"Ini sangat cantik,"


Xie Lin mencoba untuk memakai hiasan rambut itu di rambutnya, Namun karena tidak ada cermin dia memakainya sedikit miring jadi aku secara tidak sengaja membenarkan bagaimana dia memakai hiasan rambut itu.


Sekarang tatapan kami begitu dekat, Aku tidak tahu ada setan apa yang merasukiku, ketika tiba-tiba saja mendekatkan wajahku padanya, dan mengecup bibirnya ringan, itu hanya terjadi selama 2 detik.


Hatiku benar-benar meledak, dan merasa sangat malu setelah melakukannya, takut Xie Lin akan marah, namun sekali lagi Tidak ada kemarahan ketika aku menatap matanya. Seolah-olah perasaan kami terhubung.


Apakah itu artinya kami memiliki perasaan yang sama?


Aku sebagai laki-laki jelas harus memulainya lebih dulu apakah ini tidak terlalu buru-buru?


"Bagaimana jika kita mencobanya? Untuk berkencan,"


Xie Lin, terkejut dengan kata-kataku tiba-tiba namun dia segera mengangguk.


"Ya, tidak apa-apa,"


"Tapi Aku seperti ini, hanya seorang Duda belum lagi memiliki anak,"


"Aku selalu suka anak-anak,"


Ini sebuah awal baru, untuk kita, Sayangnya kita tidak banyak membicarakannya karena anak-anak segera datang menyusul kami dan membawa kami masuk ke dalam.


Ini tidak buru-buru bukan?


Hanya saja, tiba-tiba aku menjadi sangat senang karena perubahan situasi ini.

__ADS_1


Yah, sampai di Rumah, aku masih tidak percaya dengan hal-hal yang aku alami, tentang bagaimana, Xie Lin memiliki perasaan yang sama denganku.


"Hongli, aku merasa kamu adalah dewa keberuntunganku,"


Aku langsung memasuki kamar Hongli, begitu sampai di rumah, anak itu yang tidak tahu apa-apa hanya tersenyum ke arahku dan mulai sedikit berguma,


"Ba.. ba..."


Ya, dia masih terlalu kecil untuk bisa berbicara, hanya gumaan seperti itu tidak apa-apa.


Namun sekali lagi aku masih memiliki hal-hal yang harus aku urus dan putuskan hari ini.


[Apakah kamu akhirnya membuat keputusan?]


Aku mendengar suara dari sistem yang sudah 2 bulan ini tidak aku dengar.


Aku mulai memejamkan mataku memikirkan semua yang terjadi. Sejak Aku bertemu Sistem. Sejujurnya Aku mengucapkan banyak terima kasih pada Sistem ini, dia yang membawaku sampai kepada saat ini.


"Terimakasih Sistem atas semuanya,"


Aku mengatakannya itu, namun tidak ada balasan dari sistem itu.


"Aku sudah memutuskannya, Aku tidak akan melanjutkan mengunakan Sistem, cukup dengan Sistem Versi Trial ini,"


[Apakah kamu yakin dengan semua keputusanmu? Jika Kamu melanjutkan versi penuh kamu akan mendapatkan keuntungan lebih banyak, kemampuanmu akan di upgrade, dan kamu akan mendapatkan poin lebih banyak dari misi dan pertukaran,]


"Aku tahu itu,"


Ya, Sistem ini cukup baik, namun setelah semua aku teringat sebuah peringatan dari Kakekku, untuk berhati-hati.


Tidak berarti aku percaya sepenuhnya kepada semua ucapannya.


Namun aku sudah banyak belajar, sejak Insiden tempo hari, bahwa Aku tidak boleh menjadi begitu serakah. Keserakahan hanya akan membawa seseorang dalam situasi yang tidak menguntungkan.


Lihat saja aku sebelumnya karena serakah karena keuntungan yang akan aku dapatkan Aku akhirnya mengalami begitu banyak kerugian.


Aku tahu, dengan sistem, mungkin saja aku bisa melangkah lebih tinggi untuk mendapatkan kekayaan.


Namun saat ini, Aku sudah merasa cukup dengan hal-hal yang aku miliki.


Sistem sudah membantuku untuk menemukan keluarga asliku, dia juga sudah membantuku untuk mendapatkan kekayaanku sampai saat ini, membantu mengembangkan Perusahaanku, membuatku melangkah sampai sejauh ini.


Namun aku tidak ingin serakah.


Setengah dari Hidupku


Aku tidak tahu seberapa lama aku bisa hidup, namun sekarang setelah aku menemukan hal-hal yang berharga, seperti Liu Hongli, seorang anak yang ingin aku besarkan, ya Aku ingin memiliki waktu selama mungkin untuk bisa melihat anak ini tumbuh.


Sesuatu yang tidak bisa aku tinggalkan begitu saja.


Seorang anak berharga, Kelurgaku, Liu Hongli.


Uang dan Kekayaan, terkadang bukan semuanya, yang dibutuhkan untuk bahagia. Terkadang ada hal-hal yang lebih berharga dari semua itu, yaitu Keluarga.


Lebih penting lagi, Aku juga baru saja mendapatkan gadis yang aku cintai, Xie Lin. Aku ingin menghabiskan lebih banyak waktu temannya, sampai kita menikah memiliki anak bahkan sampai kita memiliki cucu.


Siapa yang tahu, begitu Aku mengambil Sistem ini, Aku akan pergi dengan cepat?


Ya, Sistem tidak akan memberikan informasi tentang seberapa banyak setengah itu setelah semua.


Aku juga tidak ingin terlalu serakah, dan mensyukuri apa yang aku miliki saat ini. Aku tidak tahu di masa depan akan seperti apa jika aku tidak memiliki sistem. Setidaknya, sekarang Aku juga cukup Kaya, lebih dari cukup untuk bisa aku nikmati saat ini dan beberapa puluh tahun ke depannya.


Namun tidak apa-apa, setidaknya aku akan mencoba mempertahankan apa yang saat ini aku miliki.


Aku sudah mendapatkan cukup banyak hal saat ini, lebih dari cukup malah.


[Kamu yakin dengan keputusan yang kamu buat?]


"Ya, Aku yakin,"


[Kamu tidak bisa merubah keputusanmu ini]


"Tidak apa-apa,"


Kemudian ada sebuah layar transparan di depanku.


[Apakah Kamu Yakin akan berhenti Berlangganan Super Sistem Kekayaan?]


Setelah menarik nafas dalam-dalam aku dengan pasti menekan tombol ya.


Segera terjadi sedikit guncangan dalam tubuhku yang membuat aku sedikit pusing.


Lalu, ada sebuah pemberitahuan,


[Selamat Tinggal, Pelanggan Liu Yuwen. Terima kasih telah bersama sistem, dan mencoba Versi Trial ini]


"Ya, Selamat Tinggal, Seven,"


Ini adalah sebuah perpisahan, namun aku juga tidak menjadi begitu sedih. Mungkin aku bisa saja menyesali keputusanku hari ini.


Namun tidak apa-apa, semua hal terus terjadi, dan waktu terus berjalan.


Sekarang, adalah saatnya aku mencoba untuk mandiri tanpa bantuan sistem.


Memulai kembali hidupku, Awal baru menantiku. Aku yakin akan bisa menemukan kebahagiaanku bahkan tanpa Sistem.


Selamat Tinggal Sistem.


...****************...


...TAMAT...


...****************...


...****************...

__ADS_1


__ADS_2