
Namun sejujurnya, hal yang paling membuat aku merasa tidak nyaman sekarang adalah tentang Aku yang merasa membuat malu Xie Lin.
Sungguh aku tidak pernah mengira jika harus bertemu dengan orang-orang kurang ajar itu, yang berani mempermalukanku.
"Tuan Muda Shen jelas, tidak memiliki hak untuk mencampuri urusan pribadiku," kata Xie Lin lagi dengan dingin.
"Ah, maaf jika menyinggungmu, aku benar-benar tidak memiliki maksud apa-apa Nona Xie Lin, Aku hanya memberikan beberapa nasehat kecil,"
Aku melihat sekeliling di mana sepertinya hal-hal ini menjadi semakin buruk jika diteruskan.
Ya, Xie Lin jelas masih membelaku sampai akhir, namun tetap saja jika diteruskan aku merasa ini akan membuat posisi kami menjadi semakin buruk.
Tapi jujur aku bingung harus bagaimana caranya keluar dari situasi ini.
Namun tiba-tiba, ada seseorang yang merangkul pundak ku.
Ini adalah sosok yang aku kenal dengan baik.
"Eh? Kalian ada di sini? Bukankah kita ada janji bertemu? Aku sudah menunggu kalian, dari tadi, ternyata kalian disini,"
Itu adalah kata-kata santai dari pria yang merangkulku tiba-tiba ini.
"Fan Yuan?"
Fan Yuan segera mengedipkan matanya padaku seolah memberi kode bahwa semuanya baik-baik saja dan kita segera bisa pergi dari sini tanpa terlalu menimbulkan banyak masalah.
Fan Yuan segera berkata,
"Maaf, Tuan Muda Shen Aku memiliki beberapa urusan dengan teman dan Mantan Tunanganku ini, ini urusan yang mendesak, jadi Apakah tidak masalah jika aku pergi dengan mereka?"
Ya, itu dikatakan dengan nada santai, namun jelas orang-orang yang ada di sini tidak bisa mengagapinya dengan santai.
Aku bisa melihat perubahan ekspresi baik dari Lou, ataupun Shen sialan itu, bahkan Meilin yang menunjukan keterkejutannya.
Aku melihat Shen itu mencoba untuk bersikap tenang dan berkata,
"Aku cukup terkejut Tuan Muda Fan Yuan kenal dengan pasangan Nona Xie Lin,"
Fan Yuan lalu tertawa dan berkata,
"Ya, ya, jadi Apakah tidak masalah jika kami pergi?"
"Tentu saja, Tuan Muda Fan Yuan,"
Dan begitulah, akhirnya kami bertiga segera lolos dari kekacauan dan pandangan dari orang lain.
Ketika aku pergi, Aku bisa melihat bagaimana Lou dan Shen itu menatapku dengan ekpersi tidak senang.
Hah, semakin aku melihat wajah mereka berdua semakin aku menjadi kesal.
Terlebih setelah melihat Meilin itu, yang hanya mengingatkanku pada kenangan-kenangan buruk.
Tidak mau terlalu memikirkannya, Aku mengikut Fan Yuan yang mulai memasuki sebuah ruangan pribadi yang biasanya digunakan oleh beberapa orang untuk istirahat saat pesta.
Namun yang membuatku terkejut, didalam ruangan istirahat itu, ada sosok seorang wanita yang cukup familiar.
"Astaga, Aku benar-benar cukup terkejut ketika melihat ada keributan ketika Aku datang, dan ternyata itu kalian, astaga, Xie Lin dari semua orang kenapa kamu mengajak Yuwen? Kamu benar-benar membuat masalah untuk Yuwen," kata Fan Yuan terlihat komplain.
"Xie Lin benar-benar tidak membuat masalah untukku, Yuan, ini benar-benar bukan masalah besar,"
"Itu benar, Fan Yuan, Yuwen bahkan tidak masalah kenapa kamu menjadi begitu ribut sendiri?" Kata Xie Lin sambil menatap kearah mantan tunangannya itu dengan ekpersi dingin.
Aku melihat Yuan hanya menghela nafas dan berkata,
"Hah, baik-baik. Aku hanya sedikit terkejut kalian ternyata cukup dekat, sampai datang ke Pesta ini bersama,"
Aku bisa melihat tatapan tajam Yuan kearahku dan Xie Lin.
"Apa? Kami hanya kebetulan bertemu saja setelah sekian lama, dan karena Xie Lin meminta bantuan, Aku hanya membantunya, itu saja, jangan salah paham oke?"
Ya, Aku jelas harus menjelaskannya bukan?
Setelah semua, Xie Lin sejauh ini adalah Tunangan Fan Yuan, bahkan walaupun hanya status, namun Aku sebagai teman Fan Yuan, jika di salah pahami memiliki hubungan semacam itu dengan Xie Lin jelas tidak baik.
Kesannya, seperti aku menikung sahabat sendiri dan ini bukan hal baik.
__ADS_1
[Wow, kamu benar-benar bisa mencari alasan, padahal kamu yang paling senang ketika tahu dua orang itu baru saja membatalkan Tunangannya]
Aku bisa mendengar Bagaimana sistem itu mulai lagi berbicara omong kosong.
Aku jelas menjadi gugup ketika mengatakan itu, namun reaksi yang aku terima adalah Fan Yuan yang tertawa.
"Pfff... Aku hanya bercanda dan membuat lelucon, yah Aku pada dasarnya tahu kenapa Xie Lin mengajakmu, karena ini adalah Pesta Besar Pertama yang Xie Lin hadiri setelah baru putus beberapa bulan lalu, akan terlalu menyedihkan jika dia datang sendiri, terkesan dia baru saja di campakkan,"
Sialan, Aku kira Yuan menuduhku tentang hal yang tidak-tidak, ternyata dia hanya membuat lelucon.
"Hah, kamu benar-benar menyebalkan. Namun Aku kaget kamu menebaknya dengan akurat,"
"Tentu karena Aku berpikir hal yang sama, ah benar Aku juga membawa Pasangan untuk Pesta ini," kata Yuan lalu segera mengandeng An Jia yang dari tadi di ruangan ini.
Ah benar, aku benar-benar sangat kaget ketika melihat wajah Sekertaris An disini.
"Salam kenal, Aku An Jia,"
Aku melihat dia memperkenalkan dirinya didepan Xie Lin.
Dan Xie Lin hanya mengaguk tanpa banyak merespon.
Tatapan Sekertaris An segera menatap kearahku, kita berdua mungkin sama-sama terkejut karena harus bertemu di tempat ini dan malah terjebak dalam hal-hal merepotkan.
Namun kenapa Fan Yuan mengajaknya?
Yah, Aku tahu, Sekertaris An adalah seseorang yang Fan Yuan rekomendasikan.
Seolah membaca tatapan keterkejutan ku, Sekertaris An segera berkata,
"Aku juga hanya membantu Tuan Muda Fan Yuan, untuk menghindari agar Tuan Muda Fan Yuan terlibat masalah yang tidak perlu,"
"Ah, jadi begitu,"
Hmm, Aku hampir berpikir jika dua orang itu memiliki semacam hubungan, lagipula, urusan asmara Fan Yuan terlalu misterius bukan?
Bahkan gadis secantik Xie Lin, tidak sedikitpun menarik perhatiannya.
Sudahlah aku tidak mau terlalu memikirkan urusan cinta Fan Yuan, Aku sendiri memiliki pengalaman cinta yang buruk.
Belum lama bercerai.
Ya, aku sendiri juga sudah terlalu malas untuk berada di pesta itu.
Namun ada beberapa hal yang aku pelajari, bahwa Lou itu memang dekat dengan rombongan dari Shen itu, mungkin rombongan itu juga yang akan melakukan pengorengan saham, hah lihat saja sekarang kalian masih bisa tenang dan tersenyum tertawa seperti ini Namun besok Senin aku pikir mereka tidak bisa lagi tersenyum.
####
Dan akhirnya, Hari Senin segera tiba. Rutinitas pagi, jelas sekali untuk Check in.
[Selamat Kamu mendapatkan 1 Poin dari Check in]
Aku senang ketika mendengar pemberitahuan itu.
Hmm, ada beberapa hal yang harus Aku pastikan hari ini.
Pertama Aku ingin mengecek Jumlah Poin yang Aku miliki.
Ada total 18 Poin
Hadiah dari Check in sekitar 12 Poin, sisanya hadiah dari Prestasi yang ternyata cukup banyak juga dan sebelumnya pernah Aku gunakan untuk melihat harga tanah dan bangunan di masa depan tempo hari, juga melihat masa depan harga-harga saham belakangan ini.
"Tinggal berapa lama jatah Check in ku?"
[Tinggal 6 Hari Lagi]
Aku begitu kaget ketika mendengar hal itu, itu artinya aku sudah bersama dengan sistem ini hampir satu bulan.
Waktu benar-benar sangat cepat berlalu.
Sekitar 3 minggu yang lalu aku ada di titik terendahku, dan sekarang aku hampir mulai bangkit untuk menuju puncak dalam hidupku.
"Baik, mari gunakan kemampuan melihat masa depan,"
Ya, setidaknya perlu untuk memastikan sekali lagi apakah hal-hal berjalan sesuai rencanaku atau tidak.
__ADS_1
[Setelah sekian lama, akhirnya kamu menggunakan poin]
"Tidak masalah, jadi tujukan hal-hal baik, Sistem,"
Aku tahu, hal-hal yang aku lihat cukup random.
Namun kali ini, Aku mulai melihat hal-hal yang Aku inginkan.
Apakah seiring berjalannya waktu kemampuan ini juga semakin meningkat?
[Ya, kemampuan bisa naik jika sudah di gunakan cukup sering,]
Astaga, jadi bahkan tanpa pakai versi penuh ini masih bisa naik?
Namun aku kira tidak semudah itu untuk menaikkan kemampuan ini.
"Kira-kira berapa kali digunakan sampai kemampuan ini naik?"
Aku jelas ingin tahu hal pasti.
[Ini random, tergantung seberapa akurat kamu bisa memanfaatkan kemampuan ini,]
Hah, ini Sistem Kekayaan apa Sistem Gacha?
Semua seperti acak dan random, dan tergantung keberuntungan saja.
"Sudahlah, memang tidak ada gunanya bertanya,"
Aku segera saja menggunakan kemampuan melihat masa depan.
Ya, benar saja, hal yang diperlihatkan padaku saat ini adalah daftar Saham yang naik dan turun hari ini.
Aku cukup terkejut bahwa ternyata hari ini ada sebuah saham yang naik hampir 25%, Aku jelas harus mendapatkan saham-saham ini.
Ini benar-benar banyak untuk satu hari?
Disana Aku juga mulai melihat Saham yang harganya akan turun.
Ya, Saham Perusahaan XY.
Siang ini semuanya akan turun, jadi Pagi ini aku akan memastikan menjual semua porsi yang aku miliki, yang jelas akan menguncang pasar.
Melihat seberapa banyak saham yang aku miliki harusnya ini cukup untuk membuat beberapa orang rugi?
Ya, karena beberapa orang itu, pasti masih berharap jika Saham akan naik ke angka lebih dari 1000, namun Aku pasti akan membuat harga turun drastis sebelum mencapai angka itu.
Hari ini, benar-benar hari yang baik dalam hidupku.
Jadi ketika memiliki uang, hal-hal memang mudah untuk dilakukan, termasuk untuk membalas orang-orang yang aku benci.
Mungkin berikutnya, Aku akan membuat Meilin atau Lou itu bangkrut!!
####
Hari sekali lagi berlalu, ditengah kebahagiaan beberapa orang, terlihat beberapa orang lainnya tengah panik.
"Kakak Shen, bagaimana ini? Saham yang Kakak maksud kemarin malah turun terus, sekarang terkena Auto Reject Bawah, sudah sejak kemarin!! Jika begini terus...."
"Cih, aku merasa ada yang salah tentang hal-hal ini, pasti ada yang mencoba bermain-main dengan kita aku pasti akan mencari tahu siapa ini,"
"Bener, Aku merasa ini aneh pada awalnya, aku tidak mengira jika Senin ini malah jatuh padahal kita sudah membeli begitu banyak saham untuk menaikkannya, dan sekarang jika turun seperti ini kita akan rugi besar,"
"Ya, ini mencurigakan, setelah Aku memperhatikan memang ada beberapa transaksi Mencurigakan. Sialan, kenapa Aku tidak menyadari ini? Sial, Siapa yang berani beraninya bermain-main dengan kita? Kamu yakin tidak membocorkan rencana kita kepada orang lain bukan?"
Lou yang di tanya itu segera panik.
Ya, dia membocorkan hal ini ke beberapa wanita yang dia kencani.
"Itu..."
"Jawab aku dengan jujur!"
"Aku hanya memberitahukan ke beberapa teman dekatku Bukankah Kakak yang bilang aku boleh melakukannya? Aku tidak merasa Jika ada yang salah dengan mereka,"
Shen Fai yang mendengar itu, segera terdiam.
__ADS_1
Lalu, segera menelepon salah satu kenalannya yang berada di Bursa.
"Selidiki Transaksi di Pasar Negosiasi untuk Saham Perusahaan XY, kamu harus menemukan orang yang membuatku rugi banyak ini!"