
Ya aku benar-benar tidak percaya dengan pemandangan yang aku lihat seseorang yang keluar dari mobil adalah wajah yang familiar, wajah seorang Pria yang menyebalkan.
Li Yihan
Seorang Bos Besar dunia bawah, yang belakangan membuat masalah dengan perusahaanku, walaupun dia tidak melakukannya secara langsung namun tetap saja, bawahannya yang melakukannya, dan sebagai atasan, harus bertanggung jawab kepada bawahannya.
"Sistem, kamu tidak membawaku ke tempat yang salah bukan?"
[Tidak, ini adalah tempat di mana kamu berasal, kamu adalah bagian dari keluarga mereka yang hilang]
"Tunggu, apakah Aku pernah diculik atau sesuatu ketika masih kecil sehingga akhirnya dibuang ke panti asuhan? Harusnya jangkauan informasi yang aku dapatkan tidak hanya tentang di mana lokasi keluargaku bukan?"
[Benar, kamu sebenarnya anak di Keluarga itu yang hilang, anak dari Istri Kedua Ayahmu, namun karena sebuah kecelakaan, Ibu kandungmu dalam kondisi buruk namun dia berhasil melahirkanmu dengan selamat, sayangnya dia meninggal setelah melahirkanmu, dan kamu di buang oleh Istri Pertama Ayahmu, sangat beruntung kamu di temukan oleh Ibu Panti, ada sebuah kalung yang membuktikan kamu bagian dari Keluarga ini, kamu masih menyimpan kalung yang diberikan Ibu Panti kan?]
Aku sedikit terkejut ketika mendengar kisah masalaluku, tidak mengira aku memiliki masa lalu semacam itu dan berasal dari keluarga semacam itu.
Aku tentu saja masih ingat tentang kalung berharga yang kata itu panti merupakan kenang-kenangan terakhir dari orang tuaku, aku hanya menyimpannya karena ya mungkin saja di dalam hatiku masih ada harapan jika suatu hari aku bisa bertemu dengan mereka.
Namun ternyata kenyataan yang terjadi lebih buruk daripada yang aku kira.
"Aku di buang oleh Istri Pertama Ayahku? Apakah Ibu Kandungku adalah Istri simpanan atau sesuatu?"
[Itu benar]
Ketika mendengar kenyataan hidup, aku tidak tahu harus merespon seperti apa, apakah aku harus memiliki dendam kepada keluarga itu?
Namun sepertinya ada alasan yang sangat jelas kenapa aku dibuang.
Karena Ayahku Brengsek dan suka bermain wanita sehingga membuat murka Istri Pertamanya?
"Pada akhirnya aku bukanlah anak yang diharapkan,"
[Ayahmu mencari keberadaan mu]
Ketika mendengar informasi ini aku segera diliputi dengan kebingungan.
"Kenapa?"
[Kalung yang kamu miliki merupakan sebuah kalung yang menjadi kunci harta tersembunyi]
Ketika aku mendapatkan informasi ini dengan mataku berbinar karena senang. Itu artinya, ada gunanya mengetahui soal keluarga asliku. Yah, karena bahkan jika aku kembali ke dalam keluarga itu aku hanya akan dimanfaatkan apa gunanya pula kembali memasuki keluarga itu?
Walaupun itu Keluarga Kaya.
"Harta Tersembunyi apakah itu Emas?"
__ADS_1
[Siapa yang tahu?]
"Lokasi?"
[Kenapa tidak mencoba mengunakan kemampuan?]
Hah, kemampuan yang meguras poin, lupakan saja dulu, dan lagi karena level kemampuan masih rendah bisa jadi harta yang aku dapatkan bukanlah apa yang aku cari.
Dan soal masalah Keluarga asliku, aku akan memikirkan hal-hal ini nanti.
Pada akhirnya aku memutar balik mobilku dan menuju kembali ke arah Perusahaan, namun apa yang Aku temukan di Perusahaan?
Kali ini, terlihat ada segerombolan orang yang ingin membuat masalah di depan Perusahaan.
Aku baru saja turun dari mobil, namun rombongan orang mencurigakan itu segera mengeliligiku.
"Apakah kamu Liu Yuwen?"
Ekspresiku segera menjadi buruk ketika melihat orang-orang ini, apakah ini suruhan LY Development lagi?
"Ada urusan apa kamu denganku, apakah masalah tanah?"
Aku bisa melihat wajah orang-orang yang ada di depanku saling menatap seolah bingung tentang apa yang sedang aku bicarakan. Aku segera menjadi binggung setelah membaca ekspresi mereka.
Lalu, jika bukan LY Development siapa musuh yang Aku miliki?
Sialan
Aku mencoba untuk menghindar, namun mungkin karena ada begitu banyak orang yang ada di depanku aku cukup kewalahan.
Sial, aku sebenarnya cukup jago berkelahi jika itu satu lawan satu namun jika dikeroyok seperti ini ini merupakan sebuah masalah.
Setelah Aku menghindar, salah satu Pria di belakangku memukul kepalaku.
Sial, rasanya sangat menyakitkan, namun aku mencoba untuk tetap bertahan sebisaku.
Duakkk
Aku berhasil menendang salah satu orang itu hingga mengenai mobilku dan pingsan, namun masih ada sekitar 5 orang di sana.
Aku terus berusaha untuk membela diriku, dan terus membalas para preman itu.
Namun sekali lagi aku kalah juga, tubuh dan kepalaku juga mulai sakit mungkin itu karena pukulan yang aku terima.
Staminaku terbatas.
__ADS_1
Hey Sistem, apakah kamu tidak mencoba memberiku penawaran kemampuan yang bisa membuatku mengalahkan preman ini?
[Uang, sistem ini hanya bisa memberimu kekayaan dan uang, dan lagi tidak ada masalah di dunia ini yang tidak bisa diselesaikan dengan uang]
Ketika mendengar kata-kata sistem itu aku segera memiliki sebuah ide.
"Tunggu, kalian!! Jangan memukuliku! Jika kalian tidak memukuliku aku pasti akan memberikan kalian bayaran dua kali lipat dari orang yang menyuruh kalian!! Tidak 3x lipat!!"
Salah satu Preman yang mendengar ucapanku itu segera menghentikan pukulannya lalu tertawa dengan merendahkan.
"Ini pasti hanya caramu mengalihkan perhatian, jangan harap kami percaya dengan kata-katamu,"
Tentu saja aku tidak berharap preman-preman yang ada di depanku ini percaya langsung dengan ucapanku, lalu aku mengeluarkan salah satu stok emas batangan kecil yang aku bawa, walaupun ini ukuran kecil namun itu masih 50 gram oke?
Ini adalah salah satu barang yang aku bawa sebagai jimat keberuntunganku, namun aku tidak mengira itu akan bisa digunakan untuk hal-hal seperti ini.
Aku segera melemparkan emas itu kesalah satu Preman, lalu berkata dengan bangga,
"Anggap saja itu adalah uang muka, jika kalian ingin bekerja sama denganku pastinya aku akan memberikan kalian lebih banyak dari itu,"
Salah satu Preman yang menangkap emak yang aku berikan itu segera menatapku dengan heran, selalu mencoba menggigit logam itu memastikan apakah itu benar-benar asli atau tidak. Beberapa Preman itu, lalu mulai berdiskusi satu sama lain sepertinya mulai mencoba memikirkan tawaran yang aku miliki.
Aku benar-benar merasa sangat puas tentang bagaimana mereka terguncang.
Memang, tidak ada yang tidak bisa dilakukan kalau memiliki uang.
"Kenapa kalian masih ragu? Dan lagi jangan pernah berpikir jika kalian memukuliku kalian akan mendapatkan emas milikku, Aku bukanlah seseorang yang bisa kalian peras, aku adalah seseorang yang suka berbisnis itulah kenapa aku menawarkan sebuah penawaran bisnis untuk kalian, tidakkah bayaran yang aku tawarkan jauh lebih tinggi? Kalian pasti sudah sering melakukan bisnis semacam ini, dan aku pikir kalian bukan orang yang cukup setia bukan?"
Salah satu Preman Yang sepertinya pemimpin dari rombongan itu segera tertawa dan berkata dengan nada senang,
"Ya, kamu benar. Kami selalu meminta kepada uang, uang adalah satu-satunya yang bisa di percaya, dan yang memberikan lebih banyak uang adalah orang yang akan kami ikuti,"
Aku benar-benar tersenyum dua setelah mendengar itu, lalu mulai merapikan bajuku.
"Lalu sekarang, coba katakan siapa yang menyuruh kalian melakukan hal ini?"
Para preman itu saling menatap dengan ragu, yah walaupun aku mengajak mereka bekerja sama sepertinya mereka masih tidak mempercayaiku?
Rupanya uang muka masih kurang, segera aku mengeluarkan uang cas di dompetku.
Setelah menerima uang itu, salah satu Preman akhirnya berkata,
"Ini Tuan Jiang Lou,"
Ketika mendengar nama itu aku segera diliputi dengan kemarahan, sepertinya orang brengsek itu masih saja terlalu suka membuat masalah denganku.
__ADS_1
Hah, namun kali ini jelas aku tidak akan membiarkannya lolos dengan mudah, dulu memang dia bisa memperlakukanku dengan buruk, namun tidak untuk sekarang.
Lihat, aku pasti akan memberikan dia pelajaran yang cocok, hal-hal sebelumnya pasti masih kurang, aku pastikan aku akan mengambil lebih banyak uang yang dia miliki dan membuatnya miskin!!