SURATAN TAKDIR ( Menikah dengan orang yang menyebabkan suamiku meninggal )

SURATAN TAKDIR ( Menikah dengan orang yang menyebabkan suamiku meninggal )
Sarapan yang indah


__ADS_3

Pagi yang cerah dengan kicauan burung yang beterbangan membuat pagi itu begitu indah, di sebuah desa yang sejuk dan damai tanpa ada polusi kendaraan lalu lalang seperti yang ada di jalanan kota.


Salma salsabila 21 tahun seorang gadis sholeha , cantik, dengan senyuman manisnya yang dapat memikat hati seorang angga syah putra , yang mengajar SMA di kota , dia orangnya sholeh , ramah dan baik hati, betapa beruntung dan bahagianya salma ketika menikah dengan angga syah putra, cinta masa kecilnya, walau pun dia orang biasa juga tapi salma sangat bahagia dan bangga di persunting oleh nya.


Dalam menjalani bahtera rumah tangganya, tak terasa udah 13 tahun lamanya,, berjalan dengan penuh kebahagiaan, mereka di karuniai anak perempuan yang saat ini udah tumbuh menjadi gadis kecil yang baru lulus SD , dan baru masuk sekolah SMP islam di pesantren yang tak jauh dari desanya.


Keluarga kecil yang bahagia, Walaupun salma menikah dengan orang biasa, kehidupannya yang sederhana dan tinggal di desa, dia tidak berkecil hati dan tidak banyak menuntut tapi dia justru amat bersyukur dalam kehidupannya saat ini, biar pun bisa membangun rumah mungil dan sederhana hasil tabungan mereka.


Di sela2 sarapan paginya angga dan salma sambil di selingi ngobrol dan candaan.


" Mas.. gimana sarapannya enak... ?? " Tanya salma menatap angga, yang terlihat begitu lahap memakan sarapannya pagi ini.


"Hemm.. enak sekali sayang, masakan bunda emang lezat sekali tiada duanya, membuat aku selalu ketagihan" jawab angga tersenyum melihat salma.


salma begitu bahagia dengan jawaban suaminya itu, sambil memakan sarapannya


" Oh ya sayang,, gimana kalo kita bikin adek buat Naura,, biar bunda ada temennya gak kesepian lagi kalo Naura ada di pesantren,, lagian naura dari dulu minta adek kan bun..? " imbuhnya penuh harap, membuat salma mengernyit heran


" Gak biasanya mas angga bahas menginginkan soal anak lagi " gumam salma dalam hati.


" inginnya kan seperti itu mas,, tapi kan Allah belum memberikan kepercayaan lagi kepada kita, sabar ya sayang" jawab salma tersenyum, membuat angga gemas mencubit pipinya yang merah


"Ya sayang gak apa2, aku cuma gak mau kamu kesepian saja di rumah" Salma menggangguk paham atas penuturan suaminya


Memang dari 5 tahun yang lalu setelah salma keguguran anak yang kedua, dia belum di kasih momongan lagi sampai naura lulus SD


Angga melihat istrinya dengan senyuman di wajahnya " Bunda.."


"Ya mas.. " Sambil mengunyah makanan dan melihat angga menunggu lanjutan ucapan suaminya


" Kalo aku udah gak ada di samping bunda,, jaga Naura dengan baik ya bun.. ?" Kata angga menatap salma dengan teduh


"Uhuk uhuk.. " Salma langsung kaget tersedak, soalnya gak biasanya suaminya berbicara seperti itu

__ADS_1


Angga langsung bangun memberikan air minum untuk salma dan menepuk punggung salma dengan pelan


"Kamu ini bicara apa sih mas,, kita akan selalu bersama sama menjaga Naura sampai kita tua nanti dan sampai Naura menikah dan bahagia" ucap salma penuh keyakinan.


Angga mengangguk dan tersenyum bahagia mendengar jawaban istrinya, dia memeluk dan menciumi pucuk kepalanya berkali kali sambil berkata " Aku sangat mencintaimu"


Entah apa yang ada di pikiran salma saat ini, dia merasa suaminya sangat aneh


"Aku juga sangat mencintaimu mas" membalas pelukan suaminya dengan erat,


lalu mereka duduk lagi menyelesaikan sarapannya


*****


Setelah selesai sarapan salma membereskan piring piring kotor ke dapur untuk mencucinya,, di saat mau mencuci piring , angga dengan senyum jahil menghampiri istrinya memeluknya dari belakang membuat salma kaget


"Aw.. maaas" rengek salma


"Kaget ya sayang.. ?"


" Maaf sayang,, " mengecup pipi salma sambil terkekeh.


"Udah berangkat sana nanti keburu siang loh.. ! " Seru alma.


"Siap bos.. " Angga meletakkan tangan kanannya ke kepala seperti memberi hormat, membuat salma tertawa geli di buatnya.


angga pergi ke kamar mengambil tas kerja, lalu mengambil motor kesayangannya.


*****


Sebelum salma selesai cuci piring tinggal satu piring lagi angga pamit, sebagai istri yg baik, salma meninggalkan piring itu dulu membilas tangannya lalu berjalan mengekori angga ke halaman rumah.


Salma mencium tangan suaminya di susul Angga memeluk dan mencium kening istrinya, rasanya tidak ingin ia lepaskan.

__ADS_1


"Aku berangkat dulu sayang,, jangan lupa jaga Naura untukku.. " kata angga lagi.


" Naura kan ada di pesantren,, insya allah di sana kan udah terjaga dengan baik" Pikir salma dalam hati.


"Iya mas.. " dengan senyum manisnya


membuat angga mengecup bibirnya dengan gemas, lalu angga memeluk lagi dengan erat.


"Sudah mas lepaskan nanti telat sayang... " ucap salma dengan manja.


angga melapaskan pelukannya dan hendak pergi, rasanya enggan untuk berlalu meninggalkan istrinya.


"Assalamu'alaikum "


"Wa'alaikum salam"


Angga berlalu pergi meninggalkan salma dengan tersenyum, begitu pula salma dia masih menatap suaminya, sampai hilang dari pandangannya.


"Aku sangat bersyukur dan beruntung sekali memilikimu mas.. " ucap salma dalam hati.


salma kembali masuk kedalam dan mau melanjutkan cuci piring kotor yang tinggal satu tadi, ketika mengambil piring itu tiba tiba tanpa sengaja piringnya jatuh ke lantai dan pecah berserakan, salma kaget sambil berkata "Ada apa ini,, kenapa jantungku berdebar sangat kencang, semoga tidak ada hal buruk yang akan terjadi.. "


Salma membersihkan pecahan piring tadi dengan meninggalkan pikiran buruknya, lalu beres beres dan mengerjakan pekerjaan rumah dengan baik.


.


.


.


.


.

__ADS_1


*Maaf ya teman teman ini karyaku yg pertama, maaf kalo ada kesalahan karna masih baru *



__ADS_2