SUWAMI KU AGEN NEGARA

SUWAMI KU AGEN NEGARA
BAB 12 EGO


__ADS_3

Pagi ini matahari bersinar begitu cerah hingga masih jam 9 pagi bagai kan sudah jam 12 siang sangat terik sekali seperti nya alam mewakili perasaan Ellang dan Eni hari ini, saat itu kebetulan sekali ada waktu senggang hingga Ellang memutus kan mendatangi rumah eni untuk mengklarifikasi masalah yang ter jadi dan Ellang berniat menjelas kan kondisi yang terjadi meski tak segamblang yang benar - benar terjadi saat ini namun minimal Eni bisa faham meski masih menyisah kan banyak pertanyaan.


Sekitar jam 10 pagi Ellang pergi menuju rumah Eni berharap Eni bisa di beri penjelasan dengan Ellang dan Ellang bisa melihat anak - anak Eni yang begitu dekat dengan Ellang, kurang lebih 30 menit Ellang sampai juga di depan rumah Eni dan kebetulan sekali Eni sedang ada di teras rumah nya sambil melihat tanaman cabe yang sangat lebat buah nya.


"Assallamuallaikum............."


Kata Ellang sambil meletak kan helm nya di atas motor sport nya..........


"Wa'allaikumusallam..........untuk apa kamu kemari?? apa masih kurang puas kamu menyakiti aku??"


Kata Eni dengan nada pelan namun lumayan membuat Ellang merasa sakit dan sesak dada nya.......


"Bukan begitu sayang..........maksud kedatangan ku kemari untuk menjelas kan sama kamu bahwa semua itu tak seperti yang kamu lihat........."


Kata Ellang sambil mengikuti Eni duduk di teras rumah nya.........


"Lalu apa?? lalu sampai kapan kamu bohong pada ku dengan semua ini?? hubungan seperti apa ini yang hanya di isi dengan kebohongan semata??"


Kata Eni dengan nada datar dan pandangan menerawang ke depan dengan tatapan kosong.........


"Iya aku ke mari untuk minta maaf sama kamu memang aku salah tidak memberi tau kamu kalau aku kemari tapi bukan seperti itu maksud aku sayang.........."


Kata Ellang mencoba menenang kan Eni yang pasti nya sedang marah besar pada Ellang saat ini........


"Lalu maksud kamu apa dengan semua ini?? kamu datang ke sini bukan nya kemari memberi tau aku tapi kamu malah asik di restoran dengan wanita lain yang baju nya koyak dan kurang bahan?? sedang kan saat itu kamu lihat aku kenapa kamu tak menegur aku?? apa kamu takut ketahuan dengan pacar baru mu itu bila menyapa ku?? berpura - pura juga mengata kan nama orang lain?? sekarang jelas kan semua itu kalau kamu bisa menjelas kan??"


Kata Eni yang emosi nya mulai memuncak mengingat semua kejadian itu.......


"Tolong kamu faham dan mengerti tentang pekerjaan ku sayang........aku melakukan semua ini demi kita dan masa depan anak - anak dan kamu tau kan apa pekerjaan ku dan aku juga sudah mengatakan semua nya pada mu kamu sendiri juga sudah lihat di tempat kerja ku seperti apa??"


Kata Ellang mencoba menenang kan Eni yang makin tersulut emosi nya.......


"Bapak Ellang Maulana yang terhormat anda sadar berkata - kata itu tadi di sini tidak ada pembangunan apartemen atau pun moll atau bangunan yanh seperti di Jakarta di sini desa sedang kan saya tau kerja anda di proyek pembuatan apartemen lalu mana yang mau anda jelas kan untuk apa anda kemari dan satu lagi sekali nya ada pembangunan pelebaran jalan apa sekarang ganti provesi jadi tukang aspal anda??"


Kata Eni dengan nada sedikit tinggi kepada Ellang dan Ellang mulai memutar otak bagaimana menjelas kan ke Eni agar tidak marah.........


"Iya maaf aku salah dan saat ini memang aku sedang mengerjakan proyek pelebaran jalan di perintah oleh bos dan wanita yang kamu lihat di restoran itu anak bos ku........."

__ADS_1


Kata Ellang sambil menunduk kan kepala sebab menahan gejolak hati nya yang ingin mengatakan sejujur nya namun semua itu tidak mungkin........


"Waooooo...........apa sebenar nya pekerjaan anda Bapak Ellang Maulana?? proyek pelebaran jalan atau kah proyek pelebaran cinta kamu yang setiap wanita bisa kamu dapat kan?? kamu bilang itu anak bos mu lalu apa maksud nya waktu di kolam renang dia duduk di pangkuan mu lalu mencium mu dan kamu diam saja tanpa menghindar?? sungguh memalukan sikap kamu......."


Kata Eni sambil sesekali melihat Ellang yang hanya mampu berkata maaf dan tak memberi penjelasan dengan gamblang.......


"Ini semua resiko pekerjaan ku dan aku mohon kamu faham situasi saat ini dan pasti nya aku masih sayang pada mu dan anak - anak......"


Kata Ellang yang mulai kehabisan kata dan emosi nya mulai tersulut juga namun Ellang menahan semua emosi itu.......


"Kita jalan bersama sudah 3 tahun dan pasti nya bukan waktu yang sebentar bukan?? selama itu aku bertahan dengan semua sikap kamu yang aneh kadang kamu memberi kabar kadang kamu hilang entah kemana namun saat kamu memberi kabar atau chat aku membalas nya lama kamu marah - marah sedang kan aku chat kamu entah tahun berapa kamu balas nya apakah aku marah sama kamu?? tidak aku hanya diam dan berdoa suatu saat kamu sadar dan berubah.........."


Kata Eni mengenang semua perlakuan Ellang pada nya selama berhubungan.......


"Aku marah sama kamu sebab aku tidak seperti orang - orang yang setiap saat bisa chat dan telefon kamu jadi selagi aku ada waktu aku benar - benar memanfaatkan......."


Kata Ellang sambil menahan sesak di dada nya yang rasa nya akan meledak.......


"Oh iya saya lupa pekerjaan anda yang super sibuk hingga lupa ada orang yang sedang menunggu anda dan mengkhawatir kan anda selama ini, coba bila yang anda lakukan di kolam renang itu saya yang melakukan dan saat anda tanya saya jawab seperti yang anda kata kan kepada saya kira - kira apa yang anda laku kan pada saya Bapak Ellang Maulana yang terhormat?? jangan kan sampai seperti itu aku baru lambat chat kamu sebab ada urusan kantor marah mu bisa sampai seminggu........"


Kata Eni dengan senyum sinis kepada Ellang dan sebenar nya Ellang dan Eni sama - sama menahan emosi.........


Kata Ellang yang mulai makin terpancing emosi nya dengan kebenaran yang di ungkap oleh Eni dan Ellang mulai merasa terpojok dengan semua bukti - bukti yang Eni kata kan pada nya........


"Kebaikan..........kebaikan yang mana yang kamu maksud kami di sini kami baik - baik saja dan tidak kurang satu pun?? apa kebaikan semua kebohongan mu itu yang kamu maksud baik?? aku kurang faham seperti apa lagi dengan mu?? butuh kesabaran yang seperti apa lagi untuk menghadapi sikap mu yang super aneh??"


Kata Eni sambil mulai menetes kan air mata nya di pipi nya sebab begitu sesak dada nya...........


"Suatu saat nanti kamu akan tau apa maksud ku kata - kata ku saat ini dan apa yang aku laku kan selama ini demi kebaikan dan keselamatan kalian dan memang di mata kamu aku hanya seorang pembohong tapi suatu saat kamu akan tau kenapa aku berbohong dan apa tujuan ku berbohong pada mu........."


Kata Ellang sambil bangkit dari duduk nya sebab Ellang sendiri sudah makin sesak dada nya dan tak mau sampai Eni tau kalau Ellang menetes kan air mata........


"Trimakasih aku sudah tau semua dengan kejadian di kolam renang itu aku tau dan sadar bahwa kamu tidak akan pernah berubah dan aku juga minta maaf bila selama ini sudah banyak merepot kan kamu nanti setelah aku gajian akan aku kembalikan semua pemberian dari mu........."


Kata Eni sambil menyeka air mata nya yang telah tumpah di pipi nya........


"Tidak perlu kamu kembalikan aku ikhlas memberi nya dan tak pernah aku meminta semua itu kamu kembalikan yang aku harap kamu dari mu hanya kamu faham tentang aku sebab kamu belum tau siapa aku sebenar nya selama ini........."

__ADS_1


Kata Ellang sambil menghela nafas sebab dada nya yang sesak.........


"Bagaimana aku bisa faham bila yang kamu berikan pada ku hanya sebuah kebohongan?? apakah kebohongan itu yang harus aku fahami?? sampai kapan kamu berbohong apa kamu tidak capek hidup dalam kebohongan?? sudah ya sudah cukup jangan kamu tambah lagi luka di hati ku dengan semua pembelaan mu dari kebohongan mu dan seperti nya sudah tidak ada lagi yang perlu kamu jelas kan pada ku sebab aku sudah sangat jelas dan faham apa maksud kamu pada ku, jadi sekarang silah kan kamu pulang sudah masuk jam shalat dhuhur aku mau shalat........."


Kata Eni sambil masih menangis sebab sakit sekali rasa hati nya.........


"Baik aku akan pulang dan ingat bahwa aku masih sayang sama kamu dan anak - anak..........aku pamit pulang dulu assallamuallaikum........."


Kata Ellang sambil wajah nya memerah sebab menahan emosi dan merasakan sakit di dada nya.........


"Wa'allaikumusallam..........."


Kata Eni dengan suara lirih dan menahan semua nya dan mencoba tenang meski air mata nya semakin deras mengucur membasai pipi nya.........


Saat Ellang berjalan meninggal kan Eni dan menaiki motor nya dan akan mengenakan helem nya tiba - tiba kedua anak Eni memanggil Ellang sambil berlari menghampiri Ellang yang sudah ada di atas motor nya.


"Ayah.........ayah........ayah mau kemana lagi??jangan pergi lagi ayah kakak rindu ayah......??"


Kata anak Eni yang besar sambil memegang setang motor Ellang dan Ellang senyum melihat anak yang besar sambil turun dari motor nya dan mengelus kepala anak Eni.......


"Iya Ayah.......jangan pergi lagi dede ingin main sama ayah ingin bobok di temani ayah jangan kerja terus ayah..........dede rindu ayah juga........."


Kata anak Eni yang kecil sambil memegang pundak Ellang dan Ellang pun menggendong nya sambil memeluk dan mencium pipi anak Eni yang kecil..........


"Sayang ayah yang cantik - cantik kalau ayah tidak kerja lalu bagaimana kalian beli mainan dan beli susu sayang.......??"


Kata Ellang sambil mencium dan memeluk kedua anak Eni dan saat itu makin sakit hati Eni melihat semua itu di depan nya sebab tak tega melihat anak - anak nya begitu dekat dengan Ellang dan mereka tau nya Ellang lah ayah kandung mereka...........


"Anak - anak lekas masuk sudah mau waktu shalat dhuhur........."


Kata Eni dengan mencoba tegar menghadapi semua itu meski hancur rasa hati nya......


"Itu lekas masuk dan shalat ya sayang jangan buat mama mu marah ya sayang.......ayah berangkat kerja dulu sayang nanti ayah pulang pasti ayah belikan mainan untuk kalian ya nak.........."


Kata Ellang sambil mencium kening anak Eni bergantian lalu anak - anak Eni pun tersenyum dan berlarian masuk ke dalam rumah sambil di ikuti Eni dari belakang........


Saat itu hancur hati Ellang dan memacu motor sport nya sangat kencang dengan tujuan agar kecelakaan dan berakhir hidup nya agar hilang rasa sakit di dada nya.

__ADS_1


Wahhhhh.........maikin menegang kan saja ini kisah perjalanan Ellang dan Eni, ayo ikuti terus perjalanan cinta mereka dan sepak terjang Ellang dalam menjalan kan tiap misi - misi nya.........


Dan jangan lupa like, komen, rate dan vote untuk selalu dukung author............ :)


__ADS_2