
Baru 5 tahun rumah tangga Ellang dan Eni seperti nya harus menghadapi prahara lagi dari masa lalu yang seperti nya belum usai juga meski Ellang menganggap nya telah usai dan melupakan semua nya dan sedari awal Ellang menganggap nya hanya sekedar tugas tak lebih namun seperti nya ada hati yang benar - benar terpaut kepada Ellang hingga sampai kapan pun akan di kejar dan harus mendapat kan nya.
Memang banyak sekali wanita yang tergait dan jatuh hati pada Ellang tak hanya karena paras nya namun yang utama dari sikap Ellang yang penuh kasih sayang dan perhatian kepada siapa pun hingga hal itu lah membuat nya di kejar - kejar banyak kaum hawa yang terpesona dan ingin memiliki nya dan ternyata wanita itu Eni lah yang beruntung dapat memiliki Ellang seutuh nya dan ternyata tak seindah yang kaum hawa lain nya pikir kan saat benar - benar mendapat kan Ellang.
Begitu banyak sekali masalah, aral melintang, semak belukar yang harus di tembus agar dapat meraih hati Ellang yang perfec di mata kaum hawa seorang laki - laki tampan yang mampu memilah mana masalah kantor dan mana masalah di rumah, bila permasalahan itu di kantor Ellang tak pernah membawa nya sampai ke rumah begitu pun saat ada masalah di rumah tangga nya Ellang tak pernah membawa nya ke kantor, karena sikap Ellang yang seperti itu lah Eni tak pernah mengetahui ada masalah apa di kantor Ellang dan bila di tanya Ellang hanya menjawab semua baik - baik saja.
Setelah makan siang rasa kepala Ellang sangat penat hingga Ellang meninggal kan ruang kerja nya dan berjalan menuju cafe hanya untuk meminum kopi dan menikmati rokok dengan mendengar kan musik yang menenang kan.
"Maaf......bisa saya duduk di sini......?"
Kata wanita cantik kepada Ellang dan Ellang mempersilah kan duduk dengan satu meja.....
"Perkenal kan saya Daniar sepupu Anggi yang tinggal di Toronto......."
Kata wanita itu sambil menyodor kan tangan nya kepada Ellang.......
Saat mendengar nama Anggi reflex Ellang memperhati kan wanita di hadapan nya dan mengingat wanita itu lah yang membawa anak - anak nya waktu itu hingga Ellang kalang kabut mencari di seluruh taman.
"Mau apa kamu menemui ku.......?"
Kata Ellang dengan datar dan makin berkecambuk pikiran dan hati nya......
"Haiiii........tenang bung......saya sudah menemui Anggi di sel dan dia mencerita kan semua tentang mu dan aku sekarang menemui mu untuk bernegosiasi......."
Kata Dinar sepupu Anggi sambil senyum dan memain kan gelas kopi di hadapan nya dan pandangan nya tajam menatap Ellang.........
"Tak ada yang perlu kita bicara kan dan kita negosiasi kan lagi sebab aku sudah menikah dan aku sudah memiliki anak......."
Kata Ellang dengan tegas kepada Dinar tanpa ada senyuman sedikit pun tersirat dari wajah Ellang......
"Anggi satu minggu lagi bebas dari tahanan dan saya akan membawa nya ke Toronto ini alamat apartemen milik saya.........."
Kata Daniar sambil menyodor kan kartu nama yang tertera alamat dan no telefon yang bisa di hubungi.......
"Jangan menghayal aku tak akan menemui Anggi lagi sebab aku sudah menikah faham anda.........!!!!"
Kata Ellang sambil mencoba menahan emosi nya yang mulai terpancing dengan ulah Daniar pada nya........
"Tinggal kan istri mu dan datang di alamat itu atau anda lebih memilih kehilangan ke tiga anak anda yang lucu - lucu......? Ingat keputusan di tangan anda sendiri........."
__ADS_1
Kata Daniar sambil senyum dan meninggal kan Ellang sambil senyum dan menepuk pundak Ellang........
Saat itu pikiran Ellang sangat kalut rasa nya ingin pecah harus bagaimana menyikapi nya sedang kan satu minggu lagi hari pernikahan Ellang dan Eni yang sudah berusia 5 tahun pasti nya seluruh sanak saudara kumpul di party garden yang di ada kan Ellang.
Seperti biasa tepat jam 10 malam Ellang samapai di apartemen nya namun saat itu Ellang tak seperti biasa nya yang langsung masuk kamar dan mandi namun saat itu Ellang memilih duduk di balkon sambil memandang langit sambil hati nya berkecambuk bagaimana menyelesai kan masalah dengan Anggi.
Ya Alloh beri lah hamba petunjuk jalan manakah yang harus hamba pilih sedang kan satu sisi hamba tak mau ke hilangan anak - anak hamba dan hamba pun tak mau kehilangan Eni istri hamba namun saat ini hamba di hadap kan pada suatu masalah yang sangat pelik........
Gumam Ellang dalam hati sambil menahan sesak di dada nya mengingat semua kata - kata Daniar sepupu Anggi saat yang bersamaan tiba - tiba Eni sudah ada di belakang Ellang sambil memijit pundak Ellang dengan lembut sambil berkata - kata dengan mesra.
"Sayang........apa kamu sedang ada masalah kah hingga seperti itu raut wajah mu.......?"
Kata Eni sambil memijit - mijit lembut pundak Ellang......
"Tak kok sayang hanya penat saja aku satu hari ini di kantor jadi ingin rilex sejenak........"
Kata Ellang sambil tersenyum dan memegang telapak tangan Eni yang sedang memijit pundak nya.......
"Kalau begitu lekas mandi lalu aku pijit agar hilang penat mu ya sayang......."
Kata Eni sambil memeluk Ellang mesra dan mencium pipi Ellang........
"Ok.......sayang ku yang cantik aku mandi tolong buat kan aku kopi ya sayang......"
"Iya sayang ku yang ganteng.......sudah lekas mandi biar segar dan fresss......."
Kata Eni sambil senyum dan mendorong punggung suwami nya agar segera mandi.......
Saat membuat kan kopi Eni mulai berfikir ada apa sebenar nya kenapa Ellang berubah sikap nya tak seperti biasa nya? Apakah Ellang akan di PHK? Apakah Ellang akan di mutasi di tempat yang jauh dan pelosok? Apakah mungkin Ellang akan menikah lagi? Ah pikiran konyol apa ini?
Lalu Eni senyum - senyum sendiri dan segera membuat kan kopi untuk Ellang dan membawa ke dalam kamar kemudian menyiap kan baju untuk Ellang dan tak begitu lama Ellang selesai sudah mandi nya dan saat Ellang akan memakai baju untuk tidur Eni memeluk Ellang dari belakang dan memberi sentuhan yang erotis terhadap suwami nya agar suwami nya lebih rilex dan tak kusut seperti baju belum di seterika.
Kemudian sekitar jam 2 dini hari Ellang terbangun dan turun dari ranjang nya dan berjalan mendekati laptop nya yang sedari tadi berkedip - kedip lampu indikator nya menandakan ada email masuk kemudian Ellang segera membuka laptop nya dan melihat siapa gerangan.
"Bagaimana apakah sudah anda putus kan mana yang harus anda pilih......?"
Kata Daniar melalui email sambil disertakan stiker senyum.......
Saat itu sebenar nya Ellang ingin membanting laptop nya namun dia masih berfikir Eni sedang tidur dan anak - anak nya juga masih tidur akhir nya Ellang memutus kan untuk menghapus email itu kemudian mematikan laptop nya kemudian Ellang menuju kamar mandi untuk mandi dan setelah itu Ellang menunaikan shalat tahajud di lanjut kan dengan berdzikir hingga menunggu adzan subuh berkumandang.
__ADS_1
"Sayang bangun sudah adzan subuh itu......"
Kata Ellang sambil mengusap lembut kepala istri nya dan mencium kening nya dengan lembut.......
"Iya sayang..........5 menit lagi........"
Kata Eni masih memejam kan mata dan merangkul leher suwami nya.......
"Sayang jika kamu sedang sakit lalu memohon ke pada Alloh untuk di beri kesembuhan dan Alloh jawab iya 5 menit lagi.......seperti apa rasa nya sayang......?"
Kata Ellang sambil membelai - belai lembut wajah istri nya sambil senyum........
"Iya.......iya sayang aku sudah bangun ini.......itu tadi kan masih mengumpulin nyawa aku sayang yang sedang berkeliling dunia refresing........"
Kata Eni sambil bangun dari tidur nya dan menguncir rambut nya lalu bergegas masuk kamar mandi untuk mandi lalu segera shalat........
Saat itu Ellang hanya tersenyum melihat tingkah laku istri nya yang terkadang masih suka manja pada nya, setelah itu Ellang keluar kamar dan menghirup udara segar di pagi hari melihat matahari yang mulai tersenyum menyapa dunia sambil dalam hati Ellang bergumam..........
Aku bisa hadapi semua ini........aku bisa tahkluk kan dunia.......aku lah pemenang........
Gumam Ellang dalam hati sambil merentang kan kedua tangan nya dan menghirup udara yang masih segar ke dalam rongga dada nya hingga mengisi penuh paru - paru nya dan semua menjadi ringan meski beban seberat apa pun yang sedang menimpa nya namun Ellang masih mampu terus tersenyum menatap dunia penuh dengan harapan.
"Ayah.......ayah..........Anam nanti mau berenang ya Ayah sama mbak......"
Kata Anam putra Ellang yang berlari lalu memeluk kaki Ellang dari belakang sambil tersenyum ceria........
"Hemmmmmm.........anak Ayah yang ganteng saat bangun pagi Ayah mengajar kan apa nak.........?"
Kata Ellang sambil menggendong Anam dan mencubit hidung Anam sebab tak melakukan yang Ellang ajar kan........
"Ooppppssssss.........lupa aku gara - gara di kejar Mama itu tadi..........Assallamuallaikum Ayah......"
Kata Anam sambil menutup mulut nya sebab lupa mengucap salam dan kemudian mencium pipi Ayah nya kanan dan kiri dengan tersirat senyum ceria di wajah nya..........
"Wa'allaikumusallam jagoan Ayah yang ganteng semoga hari - hari mu di penuhi barokhalloh sayang........"
Kata Ellang sambil mencium ke dua mata putra nya dan mencium kening putra nya sambil tersenyum........
Wah........wah..........harmonis nya hubungan Ellang dengan istri dan anak - anak nya namun selalu saja ada yang iri dan dengki dengan kebahagiaan orang lain atau jangan - jangan benar pribahasa iri tanda tak mampu......?
__ADS_1
Jangan pernah lewat kan perjalanan dan ketegaran hati Ellang dan Eni menjalani setiap perjalanan hidup nya petik hal yang positif dan buang yang tak penting.
Selalu dukung author dengan like, komen, rate dan vote agar author makin semangat crezy up 😊🙏