SUWAMI KU AGEN NEGARA

SUWAMI KU AGEN NEGARA
BAB 3 SALAH FAHAM


__ADS_3

Pagi itu sangat panas rupa nya matahari bersinar lebih cepat hingga masih jam 9 pagi serasa sudah jam 11 siang Ellang pun bekerja sudah mandi keringat dan ingin segera datang jam istirahat.


Akhirnya jam istirahat pun tiba dan segera Ellang menuju lift sebab ingin segera meminum es sebab panas nya sudah tak umum lagi dan Ellang ingin tau bagaimana kabar Eni di sana rasa rindu mulai merasuki hati Ellang mungkin Eni pun begitu namun tak berani mengatakan akhir nya setiap apa yang di rasa kan Eni hanya di sampaika lewat setatus - setatus di fb atau di story wa.


Namun saat pertama Ellang buka hp nya masuk banyak sekali inbox dari eni yang marah - marah sebab habis di inbox seorang gadis bahkan gadis itu mengatakan akan di nikahi Ellang padahal gadis itu adalah target Ellang untuk membongkar kasus curangmor saar itu namun Ellang tak mungkin mengatakan sesungguh nya pada Eni yang ada Ellang bingung sendiri untuk menjelas kan semua itu bahwa yang di hati Ellang hanya lah Eni tak ada yang lain.


"Apa maksud semua ini.....??"(kata Eni dengan menyertakan semua scrinsot pada Ellang)


Saat itu Ellang bagai tersambar petir membaca semua inbox Eni dan semua secrinsot itu.


"Ok........ok......bisa aku jelas kan dan itu semua tak seperti kamu lihat kok"(jawab Ellang sambil mencari cara bagaimana cara menjelas kan ke Eni)


"Apa yang perlu di jelaskan semua sudah jelas kan itu kata - kata kamu kan pada wanita itu??lalu masih mau menyangkal apa lagi sekarang??ternyata semua laki - laki sama semua hanya bisa buat wanita menangis"(kata Eni dengan penuh emosi pada Ellang)


"Pleas dengar dulu itu tak seperti itu fakta nya dan aku jujur cuma kamu yang ada di hati ku tak ada yang lain dan masalah wanita itu dia yang suka sama aku dan itu pun jauh sebelum aku kenal kamu"(penjelasan Ellang berharab Eni percaya)


"Apa kamu bilang itu masa lalu dan itu sudah lama kejadian nya memang kamu pikir aku tak bisa baca itu tanggal berapa dan jam berapa kamu chat sama wanita itu di wa??"(kata Eni yang makin emosi dengan penjelasan Ellang yang tak relefan)


"Ya........ok.....ok......aku salah aku yang salah dan main api tapi asal kamu tau aku serius nya sama kamu bukan sama dia jadi tolong kamu faham itu"(jawab Ellang yang kehabisan kata untuk menjelaskan ke Eni)


"Ingat ya aku juga wanita dan dia juga wanita jadi apa yang dia rasakan aku juga rasa kan, kamu habis beri harapan wanita mau kamu ajak nikah setelah itu kamu buang gitu saja apa kamu tak punya perasaan??"(kata Eni yang masih tersulut emosi)


"Aku tau tapi hati ku sayang nya dan serius nya cuma sama kamu bukan dengan wanita yang lain"(jawab Ellang sambil menahan kepala nya sakit)


"Jangan - jangan selain aku masih ada lagi wanita - wanita yang lain yang kamu beri harapan lalu kamu tinggal begitu saja kamu permainkan sesuka hati mu??"(kata Eni dengan nada curiga)

__ADS_1


"Tak ada dan aku tak pernah permainkan wanita kok??"(jawab Ellang mengelak)


Akhir nya selama jam istirahat Ellang dan Eni adu argumentasi rasa hati Ellang ingin menjerit dan memberi tau Eni siapa dia sebenar nya namun semua itu tak mungkin sebab sumpah pekerjaan nya seperti itu.


Jadi Ellang hanya bisa diam memendam sesak di dada sambil menerima semua cacian dari Eni.


Jam istirahat pun berakhir dan Ellang harus masuk ke proyek lagi selama kerja Ellang tak konsentrasi sama sekali hingga terjatuh dari lantai 4 saat memasang baja ringan sebab pikiran Ellang sedang berkecambuk.


Waktu pulang kerja pun tiba dan Ellang di suruh lembur tapi menolak dengan alasan habis jatuh jadi mau pulang cepat akan segera pijat dan pak Taufik pun mengizin kan Ellang pulang cepat.


Padahal bukan mau pijat Ellang mau mengklarifikasi masalah nya dengan Eni wanita yang sangat dia sayangi dan wanita yang mampu merubah Ellang secara draktis.


Sesampai nya di rumah Ellang segera mandi dan beberes kamar nya yang lumayan berantakan di tambah lagi Ellang sambil merasakan punggung nya sangat sakit sebab habis jatuh, sambil melakukan semua itu Ellang masih memikir kan bagaimana cara menyakin kan Eni bahwa hanya Eni lah yang Ellang sayangi sebab dari percakapan tadi siang di inbox menujuk kan Eni sangat marah dan benar - benar akan meninggal kan Ellang dan hal itu sangat di takuti Ellang sebenar nya.


Di malam itu Ellang berjalan tak tentu arah tujuan sambil terus berfikir bagaimana cara yang tepat untuk menjelaskan ke Eni dan bisa membuat Eni percaya sambil Ellang terus menelfon Eni yang tak di angkat - angkat.


"Pleas sayang angkat telefon ku......aku akan jelas kan semua nya"(kata Ellang di chat wa pada Eni)


"Sudah tak ada lagi yang perlu di jelaskan sebab semua sudah jelas dan tolong jangan ganggu aku"(jawab Eni dengan tegas dan yang sebenar nya Eni pun nyesek dengan semua kejadian itu)


"Aku tau aku salah aku faham semua itu tapi apakah aku tak dapat maaf sama sekali sedang kan Alloh saja maha pengampun pada umat nya??"(kata Ellang menjelaskan di chat)


"Jangan pernah bawa - bawa Alloh dan ingat sudah cukup kamu bohongi aku selama ini"(jawab Eni yang mulai meneteskan air mata merasakan nyesek di dada nya)


"Aku harus bagaimana lagi sih jelasi ke kamu kalau aku itu cuma sayang sama kamu dan aku tak pernah bisa bohong dengan perasaan ku bahwa cuma kamu tak ada yang lain lagi dan masalah cewek - cewek itu cuma masa lalu aku dan kamu lah masa depan ku"(kata Ellang yang mulai kehabisan kata)

__ADS_1


"Iya aku tau semua itu aku pun sudah maafin kamu tapi sudah stop jangan ganggu aku lagi beri aku waktu sendiri untuk menenangkan hati ku atas semua kejadian ini"(jawab Eni yang masih menahan sakit hati)


"Ok........ok........aku beri waktu tapi jangan sampai lama - lama sebab pasti nya aku tak akan bisa lama - lama kamu cuekin"(kata Ellang sambil masih berjalan tak tentu arah)


"Iya.......sudah sana lekas pulang dan istirahat aku pun akan tidur sudah larut pun"(jawab Eni yang ingin segera menyudahi chat nya)


"Aku tak akan pulang sampai kamu berubah kembali seperti biasa nya tak cuekin aku lagi"(kata Ellang sambil duduk di trotar jalan dengan mata sembab dan pandangan bingung)


"Aku kan sudah biasa hanya saja aku butuh menenangkan hati ku saja kok dan kamu tak usah bertindak aneh - aneh"(kata Eni mencoba memastikan bahwa Ellang tak berbuat nekad)


"Aku sudah di atas penyebrangan jalan menunggu kamu berubah dan kembali seperti biasa nya tapi bila sampai jam 8 pagi kamu belum berubah kembali seperti biasa nya aku akan lompat dari atas penyebrangan jalan ini"(kata Ellang mengirimkan foto nya yang sedang berdiri di pembatas fly over sebuah jembatan layang yang di sertai chat)


"Sudah deh stop tak usah ber ulah dan tak usah ngancem - ngancem aku ngapain juga seperti itu tapi kalau memang itu mau mu ya sudah aku cuma bisa doa kan saja"(kata Eni mencoba menggebrak Ellang balik meski di fikiran dan hati Eni pun sebenar nya khawatir juga dengan kata - kata Ellang)


"Ok kalau memang kamu sudah tak perduli lagi sama aku baik lah makasih atas semua waktu mu dan maaf sudah banyak mengganggu mu"(kata Ellang yang mengakhiri chat di Wa)


Saat itu serasa Ellang benar - benar ingin melakukan perbuatan bodoh itu ingin mengakhiri hidup nya dengan cara lompat dari fly over jalan yang begitu tinggi dan di bawah yang lewat semua mobil - mobil besar jadi kemungkinan selamat sangat lah tipis.


Di sisi lain Eni mulai gelisah dengan perkata an Ellang apakah benar Ellang senekad itu tapi Eni pun berfikir kenapa tak di balas lagi chat nya lalu kenapa di telefon juga tak di angkat hingga Eni menghubungi Ellang melalu no telefon manual, WA, inbox semua Eni hubungi tapi hasil nya nihil tak ada satu pun yang di angkat atau pun di balas oleh Ellang, semalaman Eni tak mampu pejam kan mata di pikiran nya begitu banyak pertanyaan yang entah siapa yang mampu menjawab semua pertanyaan Eni bila selain Alloh??


Kemudian Eni pun mengambil air wudhu untuk melaksakan sholat tahajud, setelah melaksakan sholat Eni berdoa mohon petunjuk kepada Alloh sambil mengangkat kedua tangan nya sambil menangis dalam doa Eni sangat lah simpel yang di minta nya.


"Ya......Alloh engkau maha pengampun lagi maha penyayang......Ya Alloh hamba tau ya Alloh segala sesuatu itu datang nya dari Mu......saat ini tolong bantu hamba beri petunjuk ya Alloh apa yang harus hamba lakukan.......ya Alloh bila memang Ellang Engkau kirim kan baik untuk hamba dan agama hamba dekat kan hati kami dan permudah perjalanan kami menuju ridho Mu ya Alloh tapi bila Ellang bukan lah yang terbaik jauh kan kami dan ikhlas kan hati kami ya Alloh.........ROBBANA ATINA FIDYUNA HASANA WAFILL AQIROTI HASANAH WAQINA ADZABANAR......aminnn"(doa Eni yang begitu panjang sambil masih menangis sebab dada Eni sangat nyesek melihat ulah Ellang yang sangat suka mempermain kan hati wanita)


Lalu......apa kah Eni akan menerima Ellang lagi??atau kah Eni akan benar - benar meninggal kan Ellang??atau Ellang akan bunuh diri dan mati sia - sia demi Eni??

__ADS_1


__ADS_2