SUWAMI KU AGEN NEGARA

SUWAMI KU AGEN NEGARA
BAB 2 KERAGUAN.....


__ADS_3

Sore itu Ellang mendapat info dari kantor untuk storing sebab ada beberapa lantai yang besok pagi - pagi harus sudah di acc oleh kontraktor.


Seperti biasa saat - saat ada waktu Ellang selalu menghubungi Eni melalui inbox dan di situ Eni mencoba memahami Ellang yang aneh tiba - tiba hilang beberapa jam dan tau - tau muncul begitu saja tanpa ada konfirmasi tapi hal itu tak begitu membuat Eni penasaran yang membuat Eni sangat penasaran ada 3 hal yaitu apa pekerjaan Ellang sesungguh nya kok tak pernah off FB nya, apa kah Ellang serius dengan nya sebab Eni melihat di FB begitu banyak wanita yang mendekati nya dan orang mana Ellang sesungguh nya??


Setelah sholat magrib Ellang mencoba chat Eni di inbox hanya sekedar ingin tau sedang apakah gerangan?


"Assalamualaikum sedang apa??sibuk ya??"(kata Ellang melalui chat)


"Wa'alaikumussalam tak kok lagi urus anak - anak saja"(jawab Eni pada Ellang)


"Anak........anak siapa ya??"(tanya Ellang dengan nada bingung)


"Anak ku lah memang kamu tak lihat di FB ku kan banyak foto anak - anak ku??"(jawab Eni dengan bingung dan merasa aneh dengan pertanyaan Ellang)


"Ooopppsssss........maaf aku belum sempat melihat semua foto - foto anak mu"(kata Ellang sambil memberi kan stiker senyum)


"Ya itu lah anak - anak ku malaikat kecil ku dan mereka lah yang membuat aku bertahan hidup sampai detik ini"(jawab Eni dengan memberi stiker senyum)


"Emmmmmm.......maaf suwami kamu kemana??"(tanya Ellang dengan sedikit canggung sebab takut nya Eni sudah bersuwami dan Ellang telah salah mengajak Eni menikah)


"Suwami......eeeemmmmm aku sudah pisah dengan suwami ku dan saat ini aku jadi singgel peren untuk membesar kan anak - anak ku"(jawab Eni di inbox)


"Owh begitu cerita nya jadi kamu janda memiliki anak 2 begitu kah??"(tanya Ellang lagi untuk lebih memastikan)


"Iya benar maka nya kan aku bilang ke kamu kemaren seperti itu sebab kamu belum tau status ku seperti apa dan aku juga belum tau setatus mu seperti apa??"(jawab Eni pada Ellang menjelaskan status nya)


"Lo kan aku kemaren sudah bilang kalau aku kerja di proyek jadi kuli bangunan hehehehe"(kata Ellang sambil senyum)


"Aku berkata jujur atas status ku ke kamu jadi kamu pikir - pikir lagi untuk melangkah lebih jauh"(kata Eni pada chat nya)


"Aku menghargai kejujuran mu dan aku sudah berfikir sebelum aku mengajak mu menikah dan aku tak pernah mempersoal kan status mu seperti apa pun aku terima kamu apa ada nya sebab bagi ku menikah itu penyempurna agama bukan sebuah nafsu"(penjelasan Ellang pada Eni dan berharap Eni faham)


Namun Eni di hati kecil nya masih menyimpan sebuah keraguan yang sangat besar pada Ellang sebab bagi Eni Ellang hanya orang aneh dan tak jelas asal usul nya.

__ADS_1


"Ya sudah aku mau temani anak - anak dulu ya"(kata Eni mohon pamit dari inbox pada Ellang)


"Ok......salam kan pada anak - anak mu ya...."(kata Ellang sambil mengakhiri chat dan hanya di balas senyuman oleh Eni)


Setelah itu Ellang pun bergabung dengan kawan - kawan nya yang sedang memasang ac, lampu sorot dan cctv meski Ellang terlihat biasa - biasa saja dan berlagak tak mengerti apa - apa namun mata Ellang tak bisa di bohongi yang begitu lincah memperhatikan satu persatu rekan kerja nya hingga terkadang kawan - kawan Ellang bingung melihat cara kerja Ellang yang super cepat, rapi dan menghemat kabel.


"Nah........ini ni karyawan favorit nya bos kalau kerja loyal di tambah kagak bikin tekor bos"(kata pengawas proyek sambil duduk di samping Ellang yang sedang minum kopi istirahat sejenak setelah pasang ac)


"Hahahaha.......biasa saja kok kan niat saya berangkat dari rumah tadi niat nya kerja bukan mau nongkrong??"(jawab Ellang sambil berdiri dan memegang kabel ac untuk di gulung agar tak berserak)


Memang sudah terkenal kalau Ellang itu tipe - tipe orang horcaholic parah.


Di sisi lain Eni sedang sholat tahajud dan memohon petunjuk pada Alloh apakah Ellang lah laki - laki yang selama ini Eni damba - dambakan atau kah ada yang lain lagi??bila memang Ellang dekat kan hati kami berdua dan permudah jalan kami menuju ridho mu ya Alloh.........(doa Eni sambil meneteskan air mata melihat anak - anak nya yang sedang tertidur dan tak mengenal kasih sayang dari ayah nya)


Waktu pun tak terasa sudah menunjuk kan jam 3 pagi saat nya semua karyawan yang storing untuk pulang dan di saat itu lah di manfaat kan Ellang untuk selfi dengan kawan - kawan nya dengan dali untuk buat laporan pada pak Taufik bos listrik padahal bukan itu sesungguh nya Ellang melakukan hal itu untuk melihat wajah kawan - kawan nya yang menggunakan doping obat - obat an haram itu siapa saja.


Dan memang betul semenjak Ellang masuk dalam proyek itu sering sekali ada razia namun semua orang tak memahami sedikit pun dan tanpa ada yang curiga sedikit pun dengan Ellang.


Adza subuh pun berkumandang setelah sholat subuh Ellang iseng - iseng buka FB lagi hanya sekedar iseng - iseng ternyata Eni pun sedang ol meski Ellang tau Eni sedang ol tak menyapa nya hanya senyum melihat nya sedangkan Eni yang bingung "ini orang kok belum tidur juga sudah jam segini"(gumam Eni sambil membuka akun Ellang)


Setelah itu Eni pun beraktifitas sedang kan Ellang sempat tertidur sebab seharian harus bekerja dengan mengeluarkan banyak tenaga.


Sebenar nya Eni ingin menceritakan hubungan nya dengan kawan n keluarga nya tapi ada takut terjadi lagi hal seperti dulu akhir nya Eni hanya bisa diam dan memendam semua nya sendiri.


Hubungan mereka berlanjut di FB dan Ellang ada saja akal nya agar dapat no wa Eni dan Eni reflek begitu saja menghubungi Ellang melalui wa dengan alasan Ellang meminta dikirimi lagu yang sudah di shaer Eni di FB bagaikan kerbau di cocok hidung nya Eni menurut begitu saja pada Ellang sedangkan biasa nya Eni sangat waspada dan tak ada kawan - kawan di FB nya yang tau no wa nya.


Saat itu Ellang sedang memecah kan kasus tentang penjualan obat - obatan terlarang dan Eni tak mengetahui hal tersebut yang Eni ketahui Ellang hanya lah kuli bangunan bagian listrik tak lebih.


Dan hari itu Eni di pojok kan habis dengan beberapa wanita di FB yang pernah dekat dengan Ellang begitu banyak kata - kata yang menyesak kan hati Eni saat itu.


Namun Ellang mampu merubah swasana hati Eni dengan lelucon nya hingga Eni kembali tenang tak menghiraukan masalah di FB.


Siang itu Ellang ada miting di kantor pusat hingga harus off data nya dan Eni pun khawatir kenapa dari siang hingga malam Ellang menghilang tanpa kabar Eni pun mencoba mencari tau tapi hasil nya pun nihil tak ada yang tau di mana Ellang berada.

__ADS_1


Di saat itu Eni berfikir mungkin ini jawaban Alloh bahwa dia tak baik untuk urusan agama ku dan keluarga ku meski hati Eni sedih sebab Eni sudah mulai nyaman tapi Ellang menghilang begitu saja entah kemana.


Baru keesokan pagi nya Ellang ol kembali data internet nya di situ lah masuk semua pesan Eni di inbox dan wa entah berapa kali Eni menghubungi melalui telefon manual,WA dan inbox di saat itu lah Ellang senyum melihat nya bahwa ini lah wanita yang harus di pertahan kan.


"Assalamualaikum met pagi......maaf ya baru balas sebab kemarin aku sedikit kena musibah"(kata Ellang melalui wa)


Secepat kilat Eni membalas nya dengan penuh perasaan khawatir,sebal dan gemas dengan ulah Ellang.


"Wa' allaikumusallam.......ya Alloh musibah apa, tapi kamu baik - baik saja kan??kamu tak kenapa - kenapa kan??apa yang luka??"(jawab Eni dengan memberondong pertanyaan pada Ellang dan Ellang membacanya sambil senyum sebab Ellang tak mungkin mengatakan sejujur nya)


"Yang terluka hati ku sebab kemaren tak mendengar suwara dan senyuman mu sayang"(jawab Ellang sambil memberi setriker senyum)


"Ihhhhhh.......orang serius juga malah gitu"(jawab Eni sambil di beri setiker manyun)


"Hahahaha aku tak apa - apa kok kamu tak usah khawatir ya sayang"(kata Ellang menenang kan Eni yang over thingking dengan kondisi Ellang)


"Ya sudah kalau tak mau di khawatir kan"(kata Eni sambil manyun sebal dengan ulah Ellang yang tak peka sama sekali)


"Bukan tak mau di khawatir kan......siapa sih yang tak mau di khawatir kan dengan wanita secantik kamu sayang"(kata Ellang sambil senyum menulis nya)


"Heeemmmm gombal saja terus......seperti nya aku sudah tak mempan dengan gombalan cowok deh??"(jawab Eni sambil di beri setiker berfikir meski sebenar nya Eni senyum - senyum membaca chat dari Ellang)


"Etsssss siapa juga yang gombal??kan aku jujur kalau sayang sama kamu lalu salah gitu kalau aku jujur dan memanggil kamu sayang"(kata Ellang menjelaskan kata - kata nya)


"Tak salah sih hanya saja aku harus masak saat ini dan mengurus anak - anak jadi kita lanjut kan nanti lagi ok sayang hihihihi....."(jawab Eni sambil tersenyum merasa canggung memanggil Ellang dengan sebutan sayang)


"Ok deh aku juga mau siap - siap mau berangkat kerja.........assalamualaikum sayang"(kata Ellang di chat sambil di beri nya stikir senyum)


"Wa'alaikumussalam sayang......."(jawab Eni sambil menghenti kan chat nya dan senyum - senyum mengingat percakapan nya dengan Ellang)


Saat ini hari - hari Eni lebih berwarna tak seperti biasa nya yang selalu tegang dan stress mengurusi urusan kantor dan masalah di rumah nya sebab ada Ellang yang selalu memotifasi Eni saat down.


Lalu apakah Eni puas sampai di situ percaya begitu saja dengan pekerjaan Ellang dan apakah Eni tak cemburu dengan target - target Ellang yang begitu banyak wanita meski ada juga laki - laki nya??apakah Eni akan bertahan dan setia pada Ellang sedang kan mereka LDR terpisahkan oleh selat sunda......

__ADS_1


__ADS_2