
Semua terasa indah bahkan cuaca pun mendukung hari ini tak begitu panas namun tak mendung juga seperti nya cuca menggambar kan isi hati Ellang yang sedang berbunga - bunga bagai merasa kan cinta pertama lagi kepada pasangan yang sama dan semakin romantis meski saat itu Eni belum keluar dari rumah sakit.
Sekitar jam 9 pagi Ellang datang ke rumah sakit untuk menjenguk Eni dan anak - anak nya yang lumayan trauma dengan kejadian beberapa hari yang lalu dan semoga saja Eni dan anak - anak nya masih menerima Ellang setelah kasus itu dan bagaimana cara Ellang menjelas kan kepada Eni masalah tersebut.
"Assallamuallaikum........selamat pagi sayang........"
Kata Ellang sambil senyum berjalan mendekat pada bad Eni dan Eni hanya melihat dengan tatapan yang datar......
"Wa'allaikumusallam......pagi juga Lang......"
Kata Eni lalu memaling kan wajah nya ke arah cendela yang sudah terbuka......
"Sayang aku tau kamu marah pada ku atas kejadian kemaren bahkan anak - anak juga pasti sudah membenci ku....."
Kata Ellang sambil memegang telapak tangan Eni dan Eni pun menetes kan air mata di pipi nya........
"Aku masih tak habis pikir Lang......apa pekerjaan mu sebenar nya sampai - sampai hal itu terjadi bahkan kamu tak berfikir panjang masalah keselamatan anak - anak cuma demi ego mu......"
Kata Eni sambil menahan sesak di dada nya mengingat semua yang terjadi......
"Aku minta maaf sayang......memang aku salah membawa kamu ke masalah pekerjaan ku yang seharus nya kamu dan anak - anak tak perlu tau semua itu....."
Kata Ellang sambil menunduk dan mencium tangan Eni agar lebih tenang.....
"Bukan masalah itu Lang.......sebenar nya kamu anggap aku dan anak - anak apa dalam hidup mu hingga kamu semudah itu mempertaruh kan nyawa kita.......?"
Kata Eni sambil masih menangis menahan sakit hati nya dengan perlakuan Ellang pada nya beberapa hari yang lalu.....
"Aku menganggap kalian keluarga ku, sebagian dari hidup ku maka nya aku datang kemari untuk membawa mu ke pelaminan bukan untuk mengajak mu adu argumen........"
Kata Ellang sambil senyum dan mencium mesra kening Eni.......
"Kamu bicara mau membawa ku ke pelaminan sejak tahun berapa Lang.....? Dan setelah semua itu terjadi kamu bicara seperti itu lagi lalu bagaimana dengan anak kamu dengan perempuan itu?"
Kata Eni sambil membasuh air mata nya di pipi nya.......
__ADS_1
"Perempuan yang mana lagi sih sayang......cuma kamu dan hanya kamu sayang dalam hidup ku......pleas deh izin kan aku membuktikan kasih sayang ku pada mu dan anak - anak sayang...."
Kata Ellang sambil memandang tajam pada Eni yang masih terlihat menangis merasa kan sesak di dada nya......
"Ok.........aku beri kesempatan satu kali lagi asal ingat jangan pernah bawa aku dan anak - anak dalam pekerjaan mu lagi......."
Kata Eni sambil memegang tangan Ellang yang sedang memegang telapak tangan nya.......
Saat itu Ellang sangat bahagia sebab ternyata diri nya akhir nya bisa meminang Eni secara sah di mata negara sedang kan keluarga Eni tak tau menau kejadian yang menimpa Eni dan anak - anak nya sebab rumah Eni berjauhan dengan saudar - saudara nya dan orang tua nya jadi keluarga nya berfikir Eni dan anak - anak nya baik - baik saja, tak begitu lama kedua putri Eni pun masuk ke ruang rawat inap di mana Eni sedang di rawat.
Saat itu momen yang sangat membahagia kan sebab Ellang sangat bahagia memeluk kedua putri nya dan memeluk Eni sampai menitik kan air mata kebahagiaan sambil bergumam dalam hati Ellang.
Trimakasih ya Alloh.........masih Kau beri kesempatan aku untuk memeluk mereka orang - orang yang aku sayangi......
Gumam Ellang dalam hati dan Eni pun sangat bahagia melihat Ellang sangat menyayangi diri nya dan anak - anak nya seperti anak nya sendiri, kemudian beberapa menit kemudian Ellang memohon izin untuk mengurus administrasi rumah sakit agar mereka bisa di bawa pulang.
Kurang lebih 40 menit Ellang mengurus administrasi rumah sakit kemudian mengantar Eni dan anak - anak nya pulang ke rumah nya dan saat sampai di rumah Eni sambil duduk di teras rumah Eni.........Ellang berpamitan akan pulang ke Jakarta untuk memberi tau keluarga nya dan secepat nya akan membawa keluarga nya untuk meminang Eni.
"Sayang.........nanti malam aku kembali ke Jakarta dulu ya....? Untuk memberi tau keluarga ku biar bisa segera kembali ke sini secepat nya....."
Kata Ellang sambil memeluk Eni yang menyandar di pundak Ellang dengan manja.......
Kata Eni sambil mencium pipi kanan Ellang dengan mesra nya......
"Secepat nya sayang agar kita bisa lekas serumah tak seperti ini terus capek aku sayang......"
Kata Ellang sambil mencium kening Eni dengan lembut......
"Sayang.......kita ke rumah mama ku dulu yok buat kasih tau ke keluarga ku kalau keluarga mu akan datang......"
Kata Eni sambil melihat wajah Ellang dan Ellang mengangguk kan kepala sambil senyum ke arah Eni tanda setuju........
Kemudian beberapa menit kemudian Ellang dan Eni telah sampai di rumah Mama nya Eni dan saat itu lah Ellang mengutara kan maksud dan tujuan nya datang ke situ ternyata keluarga Eni pun merespon dengan baik terutama Mama nya sebab Eni akan segera ada yang meminang dan Ellang di pandang keluarga Eni pantas menjadi pendamping Eni sebab keluarga Eni melihat dari sisi agama nya bukan dari materi nya.
Kemudian Ellang pun izin pamit kepada keluarga Eni sebab harus bersiap - siap akan kembali ke Jakarta malam itu sedang kan Eni masih tinggal di rumah Mama nya.
__ADS_1
Tanpa di sadari waktu pun berjalan sangat cepat dan Ellang mengambil cuti tahunan sebab selama setahun Ellang tak pernah libur sibuk dengan urusan kantor dan semua itu di selesaikan dengan hasil yang sangat memuas kan.
Setelah Ellang mengambil cuti kemudian Ellang segera bergegas ke Jogja tempat tinggal Mama dan keluarga nya yang lain untuk menyampaikan niat nya ingin melamar Eni wanita dambaan hati nya dan keluarga Ellang pun mendukung nya tanpa banyak pertanyaan dan tuntutan asal calon Ellang faham tentang agama islam dan bisa mengaji sudah cukup sebab keluarga Ellang juga lumayan fanatik tentang agama islam.
Kurang lebih 2 minggu sudah ber lalu saat nya keluarga Ellang datang ke keluarga Eni untuk meminang nya dan saat itu sangat susah di lukis kan bagaimana bahagia nya Ellang dan Eni dan semua berjalan lancar tanpa ada aral melintang, dan satu minggu kemudian di tetap kan hari pernikahan Ellang dan Eni.
Selama Satu minggu keluarga Ellang tinggal di hotel dan mempersiap kan semua keperluan pernikahan bersama keluarga Eni dan semua terlihat sangat bahagia ke dua keluarga.
Waktu yang di tetap kan untuk Ellang dan Eni mengucap janji setia ijab qobul yang suci pun telah tiba dengan sederhana di hadiri kedua belah pihak dan beberapa kawan Ellang dan Eni, semua berjalan lacar.
Tiga hari setelah ijab qobul Eni dan anak - anak nya di bawa ke Jakarta oleh Ellang dan dalam pikiran Eni pasti tinggal di kontrakan tempat tinggal Ellang dahulu waktu Eni datang menemani Ellang sedang sakit namun ternyata pikiran Eni salah besar sebab Ellang membawa nya tinggal di apartemen yang lumayan elit dan semua barang - barang yang luxs dan nyaman.
"Sayang.......ini kita ke rumah siapa.....?"
Kata Eni masih bingung saat di dalam lift menuju lantai di mana unit Ellang.....
"Rumah kita lah sayang mau rumah siapa lagi coba......"
Kata Ellang sambil senyum sambil melihat ke arah tanda sudah sampai di lantai berapa......
Tak begitu lama sampai lah Ellang, Eni dan ke dua putri nya di unit apartemen milik Ellang dan Eni masih tak habis pikir ini semua pasti mahal lalu Ellang bagaimana membeli nya dalam waktu singkat sebab kawan - kawan Eni pun banyak yang suwami nya kerja proyek jangan kan membeli tempat semewah ini untuk makan sehari - hari saja mereka kadang kekurangan.
"Sayang.......kok malah bengong sih.....? Ayo sini masuk dan bantu aku menata kamar kita......."
Kata Ellang sambil senyum ke arah Eni yang terlihat masih bingung melihat semua isi apartemen.......
"Oh.......iya sayang........"
Kata Eni sambil membawa koper nya masuk ke dalam kamar nya sambil masih bingung......
Sedang kan kedua putri Eni sedang menonton film kartu di tv yang lumayan lebar dan suara nya masuk dalam salon super bass jadi sudah seperti di bioskop saja di sisi lain Ellang dan Eni sedang di kamar nya menata baju - baju ke dalam almari baju.
Wah.......wah........seperti nya benar ya kata sebuah pepatah pelangi sehabis hujan bagi hubungan Ellang dan Eni.....?
Lalu bagaimana kah nasib Anggi di dalam penjara apakah dengan di penjara Anggi melupakan dendam nya kepada Eni dan mengikhlas kan semua nya atau kah Anggi akan merebut Ellang lagi dari Eni.....?
__ADS_1
Ikuti kelanjutan kisah SUWAMI KU AGEN NEGARA di setiap bab nya agar ikut merasa kan kebahagiaan mereka.
Jangan lupa untuk like, komen, rate dan vote untuk selalu dukung author 😊🙏