SUWAMI KU AGEN NEGARA

SUWAMI KU AGEN NEGARA
BAB 24 PARTY GARDEN


__ADS_3

Sejak pagi di aparten Ellang sudah di penuhi oleh sanak saudara dari kedua belah pihak sedang kan di taman apartemen sudah mulai mempersiap kan dan memasang berbagai ornamen dari lampu, saund sistem, dan beberapa persiapan dari IO terkenal.


Bagaikan bermimpi Eni melihat semua itu kasih sayang dan perhatian Ellang pada nya dan anak - anak nya membuat banyak mata iri dan sirik utama nya para kaum hawa yang mendambakan mendapat kan pasangan hidup seperti Ellang namun bagaimana pun juga Ellang juga manusia yang memiliki titik lemah.


Saat itu Ellang dan ke tiga anak nya sedang di taman yang akan di buat acara party nanti malam bersama sanak saudara nya, semua tertata rapi sesuai keinginan Ellang namun ada sesuatu yang Ellang tak mampu kata kan suatu perasaan yang hampa, khawatir, resah dan gelisah sebab mengingat hari itu juga Anggi lepas dari penjara dan Ellang sangat mengkhawatir kan keselamatan istri dan anak - anak nya.


"Ayah.......kakak mau pulang dulu ke apartemen sama dedek ya.....?"


Kata anak Ellang yang besar sambil menggandeng anak Ellang yang ke dua........


"Jangan kak........nanti sama Ayah saja"


Kata Ellang dengan pandangan kosong menerawang memandang anak pertama nya.......


"Memang kenapa Yah.......? Kenapa harus bersama Ayah?Sedang kan kakak kan sudah besar dan lagi tempat tinggal kita kan dekat Ayah......?"


Kata anak pertama Ellang sambil bingung dengan sikap Ellang yang sedari pagi aneh bagi anak - anak nya.......


"Kata Ayah tak boleh ya tak boleh.......!!! Jangan banyak tanya kakak.......!!!"


Kata Ellang sambil meninggi kan suwara nya hingga banyak mata yang memandang ke arah Ellang........


"Iya Yah........kakak tak tanya lagi"


Kata anak pertama Ellang sambil menunduk sedih sebab baru kali ini Ayah nya membentak nya di depan umum.......


Saat itu emosi Ellang benar - benar tak setabil hingga lepas kontrol dan membuat putri pertama nya bersedih hati dan tak lama kemudian ada salah satu sanak saudara Ellang duduk mendekati Ellang dan mencoba bertanya ada masalah apa Ellang sebenar nya hingga terlihat sesetres itu apakah hanya masalah party itu atau kah ada masalah lain yang mengganggu pikiran nya hingga berkata keras kepada putri nya.......?


"Ada masalah apa kawan.......? Cerita lah pada ku siapa tau aku bisa membantu mu.....?"


Kata Ulum saudara sepupu Ellang sambil senyum duduk di samping Ellang......

__ADS_1


"Tak ada masalah kok Lum semua baik - baik saja hanya aku capek saja jadi sedikit setres........."


Kata Ellang sambil menyalakan rokok nya dan menutupi perasaan sesungguh nya yang sedang Ellang rasa kan.......


"Baik lah bila begitu beristirahat lah dan biar anak - anak aku yang jaga.......tenang kan pikiran dan hati mu, ingat Alloh selalu melihat umat nya........"


Kata Ulum sambil merangkul Ellang dan mencoba menguat kan hati Ellang yang sedang gelisah........


Saat itu Ellang hanya mengangguk dan mencoba senyum kepada Ulum sepupu nya dan mencoba tegar dan Ulum mengajak ke tiga anak Ellang untuk kembali ke apartemen sedang kan Ellang ber jalan menuju kolam ikan dan duduk di sebuah bangku kayu di bawah pohon besar saat itu lah Ellang menjadi mahkluk Alloh yang sangat lemah dan di situ juga Ellang menangis sejadi - jadi nya sebab tak akan rela kehilangan orang - orang yang di sayangi nya.


Ya Alloh...........bila memang hari ini Kau takdir kan aku kembali pada Mu hamba ikhlas ya Alloh asal jangan pernah sakiti anak dan istri hamba ya Alloh.......hamba yang membuat kesalahan hukum hamba ya Alloh.......hukum hamba ya Allohhhhh............


Triakan Ellang sambil ber diri, menangis dan ber teriak sambil menatap langit yang luas dan akhir nya jatuh bersimpu di sisi kolam sambil masih menangis, di saat seperti itu tiba - tiba Ellang merasa kan ada yang memeluk nya dari belakang dengan lembut dan suara itu sangat Ellang kenali.........


"Kamu tak sendiri.......ada aku di sini yang akan selalu menemani mu hingga ajal memisah kan kita........"


Kata Anggi sambil memeluk Ellang dari belakang dan mencium lembut kepala Ellang.........


Kata Ellang sambil melepas kan pelukan Anggi dari tubuh nya dan berdiri menjauh........


"Tenang Tuan Tian.......tak perlu sepanik itu......kan saya sudah kata kan keputusan ada di tangan anda bukan.....?"


Kata Daniar sambil duduk di bangku kayu sambil menyilang kan kaki nya dengan santai dan ter senyum ke arah Ellang........


"Apa yang kalian ingin kan dari ku.......? kata kan asal satu jangan pernah kalian sakiti anak dan istri ku........"


Kata Ellang sambil masih menetes kan air mata nya dan sesekali memandang ke arah Daniar dan Anggi.......


"Tinggal kan istri dan anak mu datang lah ke alamat yang saya beri kemaren ke pada anda bila anda ingin anak dan istri anda selamat.......?"


Kata Daniar sambil senyum sinis memandang Ellang dan Anggi tersenyum puas melihat sebentar lagi Ellang akan kembali ke pelukan nya......

__ADS_1


"Tak hanya itu satu lagi ceraikan istri mu dan menikah lah dengan ku di Toronto......."


Kata Anggi sambil berpangku tangan duduk di samping Daniar........


"Kalian benar - benar gila tak berperasaan.......apa salah anak dan istri ku pada kalian......hingga harus menanggung semua beban itu......?"


Kata Ellang sambil terbawa emosi mendengar semua permintaan Daniar dan Anggi........


"Aku tak mau adu argumen dengan mu Tian dan ingat aku beri kesempatan terakhir malam ini kamu berkumpul dengan mereka dan besok pagi tepat jam 3 pagi aku tunggu kamu di bandara pintu 2 dan bila kamu tak datang maka kamu akan lihat sendiri apa yang akan aku laku kan kepada mereka........"


Kata Anggi sambil berdiri dan pergi dari hadapan Ellang dan di ikuti oleh Daniar di belakang nya.......


Saat itu Ellang benar - benar bingung apa yang harus dia laku kan untuk menyelamat kan anak dan istri nya sedang kan saat ini jam sudah menunjuk kan pukul 4 sore dan Ellang segera berjalan ke apartemen nya sebab belum melaksana kan shalat ashar.


Waktu terus berjalan dan waktu yang sudah di tetap kan pun tiba acara party garden untuk merayakan ke 5 tahun pernikahan Ellang dan Eni dan pasti nya semua sanak saudar merasa kan kebahagian yang sama seperti yang di rasa kan Ellang dan Eni namun di posisi seperti ini Ellang sedang berpura - pura bahagia di hadapan semua sanak saudara nya terutama di hadapan Eni istri nya.


Sebenar nya Eni sudah merasakan perubahan Ellang sejak satu minggu yang lalu namun Ellang tak pernah mau berbicara ada masalah apa sebenar nya yang sedang dia hadapi dengan siapa pun, sebab Ellang memiliki prinsip tak ada orang yang bisa membantu menyelesai kan masalah nya dan orang lain hanya ingin tau tentang hidup nya bukan ingin membatu memecah kan masalah yang sedang dia hadapi.


Bagi orang yang senang dan respec dengan nya akan turut prihatin bila mengetahui masalah yang sedang di hadapi Ellang namun bagi orang yang tak suka kepada Ellang akan bertepuk tangan, tertawa puas melihat kehancuran rumah tangga nya.


Maka dari itu Ellang memilih diam dan berdoa kepada Alloh yang maha pemberi dan maha pengampun, akhir nya momen di mana Ellang harus mengatakan sesuatu kepada Eni istri nya di depan sanak saudara nya tiba, semua tentang perasaan Ellang ke pada Eni yang selama ini di pendam dalam hati.


Sayang.........hari ini malam ini kita sudah 5 tahun melalui bersama ada suka, duka, pertengkaran, tangis dan tawa canda.......malam ini aku kata kan sangat - sangat berterimakasih pada mu bidadari surga ku yang sudah merawat ku dan anak ku yang cantik - cantik dan yang ganteng.........maaf kan aku yang selama ini belum bisa membimbing mu dan masih banyak kekurangan - kurangan ku yang lain mungkin membuat mu kecewa selama ini dan aku hanya mampu berkata I LOVE YOU..........


Kata Ellang di depan podium sambil menetes kan air mata kemudia Ellang memeluk erat istri nya dan dalam hati nya saat ini lah aku terakhir memeluk mu dan mencium mu dan semua ini aku laku kan demi keselamatan kalian orang - orang yang aku sayang maaf kan aku..........


Dan semua sanak saudara bersorak sorai memberi uplous yang sangat meria dan sebagian kaum hawa ikut metes kan air mata mendengar kata - kata Ellang ke pada istri nya begitu pun dengan Eni ikut menetes kan air mata dan memeluk erat tubuh Ellang seakan Eni tau bahwa itu lah pelukan terakhir yang di beri kan oleh Ellang suwami nya ke pada nya.


Astowfirullohalazim.............sungguh berat ternyata beban hati dan pikiran yang harus Ellang tanggung sedang kan Eni yang tak tau menau masalah itu harus ikut menanggung beban derita demi agar semua berjalan baik - baik saja meski nyata nya hancur berserakan.


Benar kah Ellang akan meninggal kan Eni dan anak - anak nya selama nya dan hidup dengan Anggi di toronto? Lalu bagaimana dengan pekerjaan Ellang itu sendiri? Lalu sanggup kah Eni menjalani hidup tanpa ada Ellang di sisi nya? Bagaimana dengan anak - anak Ellang yang masih kecil - kecil?

__ADS_1


Ikuti terus perjalanan Ellang dan Eni jangan lupa like, komen, rate dan vote untuk selalu dukung author lebih sengat crezy up 😊🙏


__ADS_2