
Sekitar jam 3 sore Ellang masih berdiri di tengah hutan sambil ber teriak se jadi - jadi nya untuk menghilang kan sesak di dada nya tanpa henti Ellang menangis menyesali yang baru saja terjadi antara diri nya dan Eni.
Ingin rasa nya Ellang mengatakan sesungguh nya apa yang ter jadi namun semua itu tidak lah mungkin sebab semua itu sangan ber berbahaya apa lagi posisi Ellang saat ini sedang menjadi kekasih Anggi anak dari bos motor liar banyak ke mungkinan yang akan ter jadi di saat Ellang tak ada di dekat Eni dan anak - anak nya di tambah lagi dengan sumpah jabatan yang di emban nya, begitu banyak pertanyan dan ke mungkinan yang akan ter jadi andai kan Ellang mengata kan sebenar nya.
Kini yang mampu Ellang laku kan hanya diam sambil menangis sambil memandang langit.
Ya Alloh.........Engkau yang memiliki hamba Ya Alloh.........Engkau juga yang memiliki rencana terbaik untuk masa sekarang dan esok Ya Alloh........
Hamba serah kan semua hidup dan mati hamba di tangan Mu Ya Alloh........
Hamba sudah tidak mampu lagi hadapi semua ini Ya Alloh..........
Gumam Ellang sambil menodong kan pistol tepat di pelipis kepala nya dengan harapan dia mati saat itu sebab dalam pikiran Ellang hanya itu jalan satu - satu nya untuk menyudahi semua masalah ini.
Namun saat pelatuk pistol itu akan di tarik tiba - tiba ter dengar suara motor trel dari arah belakang Ellang yang berhenti tepat di punggung Ellang.
"Haiii............anak muda kenapa kamu mau bunuh diri?? lalu siapa kamu bisa memiliki pistol?? apa kamu seorang anggota kesatuan??"
Kata seorang laki - laki yang ber badan tegap sambil masih duduk di atas motor trel nya......
Saat itu Ellang masih diam dan menurun kan pistol nya sebab mendengar ada yang menegur nya dari arah belakang dan Ellang tidak mengenali suara itu pasti nya bukan kawan - kawan nya, kemudian Ellang mencoba berdiri dan meng hadap pada orang yang menegur nya untuk memastikan siapa yang menegur nya.
Sambil air mata masih berlinang Ellang menghadap ke laki - laki yang sedang memperhati kan nya dan laki - laki itu sangat terkejut ternyata Ellang yang di tegur nya itu tadi, laki - laki itu adalah kawan Ellang semasa masih pendidikan di akademi kemiliteran dan memiliki pekerjaan yang sama dengan Ellang hanya saja laki - laki tersebut beda daerah tugas nya.
"Ellang........kamu ada masalah apa Lang sampai senekat itu......??"
Kata David sambil turun dari motor trel nya dan meng hampiri Ellang yang masih menangis.......
"Aku bingung harus bagaimana satu sisi aku sayang sekali dengan dia tapi di sisi lain pekerjaan ku seperti ini yang sangat membahayakan nyawa mereka, aku bingung harus bagaimana........"
Kata Ellang sambil masih menangis dan merangkul David menanda kan kondisi Ellang sedang benar - benar drop saat ini........
"Iya.......iya aku faham dengan kondisi mu saat ini Lang dan aku pun pernah merasa kan ada di posisi mu........"
Kata David sambil menepuk punggung Ellang untuk menenang kan Ellang yang sedang kalut.........
"Apa yang kamu perbuat saat kamu di posisi aku Vid.........APA VID.......KATA KAN APA VID YANG KAMU LAKU KAN VID.........!!!!!!!"
Kata Ellang sambil masih menangis dan berteriak sambil memegang lengan David...........
"Aku memilih menjalan kan tugas dan aku tinggal kan semua rasa cinta dan sayang semua aku kubur dalam - dalam Lang..........lebih baik aku sakit sendiri dan melihat orang yang aku cintai dan sayangi bahagia dengan laki - laki lain dari pada aku paksa kan cinta dan sayang ku pada nya tapi akan mati mengenas kan mereka......."
Kata David sambil mata nya juga berkaca - kaca terkenang semua ke jadian yang menimpa nya...........
"Benar kata mu Vid lebih baik kita ikhlas kan meski hal itu sangat menyakit kan melihat orang yang kita sayang bahagia dengan orang lain tapi orang yang kita sayang itu masih hidup dari pada kita paksa menikah dengan kita namun tak bertahan lama......."
__ADS_1
Kata Ellang sambil membasuh air mata nya dan mencoba tersenyum kepada David........
"Yap..........betul sobat kita tidak boleh egois demi kesenangan kita bangsa ini hancur.........bisa jadi nanti anak cucu kita yang akan menerima imbas ke egoisan kita terhadap bangsa ini......."
Kata Davit sambil tersenyum dan sesekali melirik ke Ellang yang terlihat mulai tenang.....
Kemudian mereka duduk di tepian sungai dan Ellang menceritakan semua apa tujuan nya datang ke daerah tersebut dan ada masalah pribadi apa hingga Ellang senekat tadi, kurang lebih 2 jam Ellang dan David berbincang - bincang dan matahari pun sudah hampir tenggelam saat itu David dan Ellang harus berpisah mereka harus kembali ke tempat dan tugas masing - masing.
Setelah itu Ellang memacu motor sport nya untuk menuju discotik tempat dia tidur selama di daerah itu dan ternyata sejak siang Anggi menunggu Ellang di temani dengan beberapa kawan nya agar tidak jenuh dan bosan, sekitar jam 8 malam Ellang baru sampai di discotik lagi.
Saat sampai Ellang langsung masuk dan meletak kan helm di atas meja bartender dan saat itu Anggi melihat nya.
"Tian...........kamu dari mana sih dari siang aku nunggu kamu kata Bang Wahyu kamu jalan - jalan.......??"
Kata Anggi sambil memeluk Ellang dari belakang sedang kan Ellang sedang membuka botol bir hitam di hadapan nya......
"Maaf ya sayang aku tadi tidak bisa memberi kabar ke kamu sebab hp lowbet lalu sampai rumah kawan aku segera chas tau nya di sana tidak ada sinyal internet......."
Kata Ellang sambil menuangkan bir hitam ke dalam gelas yang berisi es batu.........
"Oh..........gitu kirain kamu kemana habis nya aku telfon - telfon malah off hp kamu sayang, kan aku jadi khawatir......."
Kata Anggi sambil mencium pipi kanan Ellang dan memeluk Ellang sedang kan Ellang cuek saja no respon dengan ulah Anggi........
"Hemmm...........hemmmm.........bikin ngiri saja ya pasangan romantis ini........."
"Abang Wahyu yang tampan itu kawan - kawan ku pada jomblo sana dekati siapa tau nyangkut satu biar tidak ngiri sama kita berdua...........iya kan sayang......??"
Kata Anggi sambil mencium Ellang lagi dan menyandar kan kepala nya di pundak Ellang.........
"Aku sih mau nah........itu kawan - kawan kamu mau tidak sama aku??"
Kata Wahyu sambil melihat ke meja di mana kawan - kawan Anggi duduk........
"Sudah sana brooowww gas pol jangan kasih kendor...........hahahahaha......."
Kata Ellang sambil tertawa lepas dan memeluk Anggi yang sedari tadi memeluk tubuh Ellang..........
"Oh........iya brother di atas ada email tu tadi aku letak kan di meja kamar mu........"
Kata Wahyu kepada Ellang yang sedang menyalakan rokok..........dan Ellang hanya membalas dengan anggukan menandakan Ellang faham dengan maksud wahyu.......
"Sayang sebentar ya aku ke atas dulu mau lihat ada email dari siapa........"
Kata Ellang sambil berdiri dari duduk nya dan berjalan menuju tangga ke kamar nya......
__ADS_1
"Sayang........minuman kamu......??"
Kata Anggi kepada Ellang yang akan naik ke kamar nya.........
"Bawakan nanti kalau kamu akan ke atas ya sayang.........maaf sayang merepot kan kata Ellang......"
Kata Ellang pada Anggi sambil senyum dan mengedip kan satu mata.........
Kemudian Ellang melanjut kan ke atas menuju kamar nya dan setelah sampai kamar nya Ellang membuka jaket nya dan melepas kaos nya sebab merasa gerah sambil menyalakan laptop dan melihat semua email yang masuk kurang lebih 30 menit kemudian Anggi naik ke atas di kamar Ellang sambil membawa bir hitam.
"Hemmmm........sibuk banget deh sampai - sampai aku di cuekin........"
Kata Anggi sambil meletak kan minuman bir hitam di meja dan memeluk Ellang dari belakang sambil melihat Ellang sedang mengerjakan apa di leptop.......
"Tak sibuk kok sayang cuma iseng aja desain kamar kalau - kalau aku bisa membuat rumah........"
Kata Ellang sambil senyum dan memegang lengan Anggi yang sedang memeluk nya.......
"Wahhhhh........bagus banget sayang kamar nya aku mau kamar kita nanti seperti itu ya sayang......."
Kata Anggi sambil mencium pipi Ellang dan Ellang hanya tersenyum simpul lalu Ellang meminum bir hitam yang di bawakan Anggi itu tadi.......
Kira - kira 5 menit kemudian mata Ellang mulai buram dan kepala Ellang terasa sangat sakit hingga Ellang memijit - mijit kening nya.......
"Sayang.........kamu kenapa?? kamu sakit ya?? muka mu pucat sekali sayang......??
Kata Anggi sambil meletak kan tangan Ellang di pundak nya dan membantu Ellang untuk berebah di tempat tidur........
"Iya sayang kepala ku sakit sekali dan pening entah kenapa padahal tadi aku baik - baik saja........"
Kata Ellang sambil memejam kan mata nya dan memijit kening nya namun tak butuh waktu lama Ellang pun sudah tak sadar kan diri lagi dan sangat lelap tidur nya.......
Saat itu adalah saat yang tepat bagi Anggi untuk menjebak Ellang agar mau menikahi nya dengan sengaja Anggi tidur di samping Ellang dan mengabadikan nya di foto dan Anggi sengaja tidur satu ranjang bersama Ellang hingga pagi hari.
Dan pada pagi hari nya Ellang sangat terkejut melihat Anggi tidur bersama nya dalam posisi setengah telanjang begitu pun diri nya.
"Astowfirullohalazim......... Ya Alloh kenapa kamu tidur di kamar ku dan apa yang sudah kamu perbuat dangan ku........"
Kata Ellang dengan panik melihat posisi nya yang sangat memalukan seperti orang yang tak ber iman sama sekali.......
"Sudah deh tak usah munafik deh..........semalam juga kamu menikmati kan?? kayak anak kecil aja kamu itu sayang........"
Kata Anggi dengan santai nya dan masih memejam kan mata nya sambil memeluk guling sedang kan Ellang sangat panik sebab Ellang tidak merasa melakukan apa pun dengan Anggi...........
Lalu apa yang akan Anggi laku kan kepada Ellang?? harus kah Ellang menikah dengan Anggi dan menghapus nama Eni dari hati dan pikiran nya?? lalu bagaimana misi Ellang bila sampai menikah dengan Anggi.......??
__ADS_1
Ikuti terus perjalanan Ellang dengan misi - misi nya dan tentang masalah hati dan cinta nya..........
jangan lupa like, komen, reat dan vote untuk selalu dukung author......... :)