SUWAMI KU AGEN NEGARA

SUWAMI KU AGEN NEGARA
BAB 15 HARAPAN BARU


__ADS_3

"Sayang.......... Ayah datang nak........"


Kata Ellang sambil duduk di bad rumah sakit sambil memegang tangan anak Eni yang sedang sakit.........


Saat itu Ellang sungguh sedih melihat kondisi anak Eni yang ter baring lemas, kurang lebih Ellang 15 menit di situ menemani anak Eni tanpa ada tegur sapa atau senyuman kepada Eni meski demi kian Eni sudah senang sebab bisa melihat Ellang dan mendengar suara nya lagi padahal 2 minggu yang lalu Eni sudah tidak memiliki harapan lagi dan seakan semua nya berakhir dan mereka berdua hanya mampu ber pura - pura bahagia meski sebenar nya hancur hati mereka ber dua merasakan kisah cinta nya yang sangat menguras tenaga.


Kemudian Ellang berpamitan kepada anak Eni yang sedang sakit untuk kembali bekerja sambil memberi pemahaman pada anak nya Eni agar tidak menangis lagi.


"Kakak..........Ayah kerja dulu ya sayang......."


Kata Ellang sambil mengelus kepala putri Eni yang mulai tenang........


"Besok Ayah temani kakak lagi kan......??"


Kata anak Eni sambil memandang ke wajah Ellang.......


"Iya sayang Ayah yang cantik.........Ayah besok pulang kerja pasti kawani kakak........"


Kata Ellang sambil mengusap - usap kepala anak Eni dan mencium kening anak Eni.......


Kemudian Ellang beranjak dari tempat duduk nya dan berjalan keluar ruangan tanpa menatap atau pun menegur kepada Eni saat itu meski sakit hati Eni namun minimal sudah terobati dengan melihat wajah nya dan mendengar suara Ellang.


Namun Eni melihat kunci kontak motor Ellang terjatuh di bad rumah sakit dan Eni segera mengejar Ellang untuk memberikan kunci kontak motor nya, saat Eni mengejar Ellang........saat itu Ellang sedang berjalan menyusuri lorong - lorong rumah sakit sambil merasakan perih di hati nya sebab bersama dengan orang yang dia sayangi namun tanpa ada tegur sapa dan saling memaling kan muka seakan tidak ada lagi kasih sayang antara mereka berdua.


"Laaaannngggg.............Ellangggggg........."


Kata Eni sambil mencoba mengejar langkah Ellang yang lumayan cepat bagi seorang perempuan......


Saat itu Ellang benar - benar tidak mendengar teriakan Eni memanggil nya sebab Ellang sibuk memain kan hp sedang membalas chat dari Anggi yang sedang mengkhawatir kan keadaan Ellang, hingga sampai lah Ellang di tempat parkir motor dan Eni masih mengikuti nya untuk memberi kan kunci kontak motor Ellang.


"Lang..........."


Kata Eni sambil nafas nya ter engah - engah menyerah kan kunci motor kepada Ellang yang sudah duduk di mator nya dan akan menggunakan helm.........


Saat itu Ellang lumayan bingung melihat Eni di hadapan nya sambil menyodor kan kunci kontak motor nya lalu Ellang pun memegang saku jeket nya dan memang kunci kontak nya tidak ada.


"Ok.........terima kasih......."


Kata Ellang sambil mengambil kunci kontak di tangan Eni dengan wajah datar.......


Kemudian Ellang akan mengenakan helm nya namun di hentikan Eni sambil memegang lengan Ellang seakan mengatakan sesuatu tentang perasaan nya kepada Ellang dan saat itu respon Ellang hanya melihat tangan Eni yang memegang lengan Ellang dengan pandangan datar.


"Lang.......kita bisa bicara sebentar itu pun bila kamu ada waktu......"

__ADS_1


Kata Eni dengan wajah mengibah dan penuh harap kepada Ellang......


"Memang masih ada yang perlu kita bicara kan.......??"


Kata Ellang dengan tatapan lurus ke depan tanpa melihat wajah Eni........


"Masalah anak - anak dan masalah perasaan ku pada mu......."


Kata Eni sambil sedikit bernada menekan nada suara nya yang sebenar nya ingin jatuh air mata nya......


"Ada apa dengan perasaan mu pada ku.....?? bukan kah sedari dulu kamu seperti itu dan tidak pernah akan berubah......??"


Kata Ellang dengan wajah datar meski sebenar nya hati nya ingin menjerit mengatakan bahwa Ellang sangat mencintai Eni........


"Lang......tolong dengar kan sebentar ini demi anak - anak.......kakak sakit seperti itu sebab dia rindu pada mu dan tidak hanya kakak yang merasakan sakit tapi aku pun sakit dengan semua ini tapi tolong kesamping kan dulu ego kita Lang......."


Kata Eni sambil mulai metes air mata nya di pipi sebab sudah tidak mampu lagi menahan sesak di dada nya........


"Lalu aku kamu suruh seperti apa lagi......?? selama 3 tahun aku menunggu kamu berubah bahkan aku menegur mu dari cara pelan penuh kasih sayang sampai yang keras tapi apa hasil nya........NOL tidak ada perubahan......tolong kamu cam kan hal itu!!!!"


Kata Ellang sambil meninggi kan suara nya sebab emosi Ellang mulai terpancing........


"Aku tau.......aku tau bahwa selama ini aku egois aku selalu menutup hati ku sebab aku trauma Lang........aku trauma dengan masa lalu ku yang hancur hingga anak - anak menjadi korban saat ini dan kamu tau kan anak - anak tau nya kamu lah Ayah nya......."


Kata Eni sambil memegang setang motor sport Ellang........


Kata Ellang yang terlihat makin emosi dengan sikap Eni yang selalu seperti itu di saat ada permasalah di antara mereka berdua........


"Lang aku dan anak - anak butuh kamu........apa yang akan aku kata kan kepada anak - anak bila kamu pergi dari kehidupan kami.......?? aku masih menyayangi mu dan selalu merindu kan mu Lang......."


Kata Eni dengan nada rendah sebab Eni sudah bingung harus berkata - kata apa lagi dengan Ellang yang seperti nya sudah benar - benar menutup hati nya........


"Baik........aku beri satu kali kesempatan lagi untuk kamu berubah dan menyadari bahwa aku sebenar nya siapa kamu dan bila kamu tidak berubah juga masih seperti itu.......kamu akan aku tinggal menikah dengan wanita lain.........faham kamu??"


Kata Ellang sambil melirik ke arah Eni yang masih menangis.......


"Iya aku faham Lang.......jadi sekarang sudah ada wanita lain yang mengisi hati mu Lang........biar aku yang mundur bila benar seperti itu sebab pasti nya aku tidak bisa bila ada wanita lain di hati mu........."


Kata Eni sambil memandang wajah Ellang yang masih memerah sebab menahan emosi........


"Banyak wanita yang mau aku nikain bila aku mau sebab mereka melihat aku beda dengan laki - laki lain........namun sayang orang yang aku sayangi dan cintai tidak pernah melihat hal itu di diri ku selalu menyama kan ku dengan mantan mu dan laki - laki lain......"


Kata Ellang sambil menahan sesak di dada nya mengingat semua nya.......

__ADS_1


"Maaf kan aku Lang.......aku akan berusaha semampu ku untuk berubah namun bila hasil nya tetap tidak sesuai dengan keinginan mu, aku akan menerima semua keputusan mu meski aku harus hancur........"


Kata Eni sambil memandang kedua mata Ellang yang memerah........


"Ok........keputusan ada di tangan kamu apa kah kita akan melanjut kan hubungan kita yang selama 3 tahun ini kita bina atau akan kamu hancur kan sebab aku sudah membuktikan semua kata - kata ku ke kamu dan aku saat ini lelah mengetuk pintu hati mu, tinggal sekarang aku menunggu kesadaran mu saja....."


Kata Ellang sambil melihat wajah Eni dangan sinis dan sebal........


"Makasih Lang........kamu masih mau memberi ku kesempatan......"


Kata Eni sambil tersenyum dan menyeka air mata nya di pipi nya.......


Ellang hanya mengangguk dan mengenakan helm nya dan menyalakan motor sport nya berlalu dari hadapan Eni dan memacu motor nya dengan sangat kencang menuju kembali ke discotik.


Di sisi lain dalam hati Eni sangat senang dan lega mendengar keputusan Ellang bahwa diri nya masih memiliki satu kesempatan lagi untuk mempertahan kan hubungan yang selama ini sudah terbina dengan baik dan terjadi suatu ke ajaiban saat Eni kembali ke ruangan di mana anak nya sedang di rawat sebab anak Eni paling besar demam nya sudah turun dan putri nya sudah bisa duduk dan tersenyum kembali dengan ceria.


Subhanalloh........... sungguh begitu kuat nya kekuatan cinta semua bisa di kalah kan bahkan hanya dengan kedatangan Ellang mampu menyembuh kan sakit putri anak Eni yang bisa di bilang parah sebab demam nya tinggi sekali namun dengan melihat Ellang datang hilang lah demam nya.


Di sisi lain ada Anggi yang merasa cemas dan khawatir sebab sudah satu jam lebih Ellang belum kembali berkecambuk lah hati dan pikiran Anggi memikir kan Ellang yang tau nya Anggi bernama Septian.


Kemana lah Tian ini pergi nya.........tadi hanya balas chat singkat sekali bilang kalau diri nya baik - baik saja tapi di tanya sedang di mana posisi nya tidak di jawab juga.........pleas jangan buat aku khawatir sayang........


Gumam Anggi sambil mondar - mandir di depan discotik dan sesekali melihat ke arah jalan siapa tau Ellang datang dan saat itu Wahyu melihat nya dari kaca pintu discotik dan Wahyu bergumam dalam hati nya.


Cantik nya kamu Anggi bagaikan jelmaan bidadari yang turun ke bumi dan seperti nya kamu sudah masuk dalam jebakan Ellang sedang kan kamu tulus mencintai Ellang sungguh kasian kamu Anggi orang yang kamu cintai tidak bisa membalas cinta mu sebab cinta Ellang hanya untuk Eni.......


Gumam Wahyu sambil senyum sinis ke arah Anggi yang membelakangi Wahyu, tidak begitu lama datang lah Ellang dengan motor sport nya dan berhenti tepat di depan Anggi yang sedang gelisah memikir kan nya.


"Sayang.......kamu dari mana saja aku khawatir banget tau, takut kamu kenapa - kenapa mana aku tlf tidak kamu angkat malah yang jawab operator saluran yang anda tuju sedang sibuk.....aku chat pun kamu balas nya singkat banget......."


Kata Anggi sambil memeluk pinggang Ellang dengan manja dan menempel kan kepala nya di dada Ellang......


"Maaf ya sayang itu tadi aku ada urusan sedikit dengan kawan ku yang sedang masuk rumah sakit......."


Kata Ellang sambil merangkul pundak Anggi dan mencium kening Anggi dengan penuh kasih sayang dan kenyamanan.....


"Jahat.......sudah bikin aku khawatir saja kamu sayang......"


Kata Anggi sambil mencium bibir Ellang penuh cinta.......


Sedang kan saat itu dalam hati n pikiran Ellang yang ada di hati dan pikiran nya Eni lah yang melaku kan itu bukan lah Anggi yang sedang ada dalam dekapan nya saat itu.


Wah........wah semakin membingung kan saja jalan percintaan antara Eni, Ellang dan Anggi, apakah Anggi mampu menyingkirkan Eni dari hati dan pikiran Ellang dengan semua cinta dan kasih sayang serta sentuhan kelembutan yang tulus kepada Ellang atau kah semua itu tidak mampu mengalah kan kesetian Eni selama 3 tahun menemani Ellang dalam suka mau pun duka??

__ADS_1


Jatuh kepada siapa kah pilihan Ellang nanti nya........kepada Eni kah sebab mempertimbang kan anak - anak nya dan kesetian Eni selama ini atau kah jatuh kepada Anggi yang mampu memanja kan Ellang di setiap saat??


Ikuti terus perjalanan Ellang dalam cinta nya dan misi - misi tugas nya agar tau ending nya dan jangan lupa like, komen, rate n vote untuk selalu dukung author 😊🙏


__ADS_2