SUWAMI KU AGEN NEGARA

SUWAMI KU AGEN NEGARA
BAB 5 BUKTI KASIH


__ADS_3

Siang ini waktu terasa berjalan dengan lamban, jam di dinding sudah menunjuk kan pukul 1 siang namun cuaca masih terasa dingin sebab mendung hitam pekat bergelayut di atas awan.


Saat itu Ellang membuka mata nya dengan perlahan sambil mengernyit kan dahi nya untuk memperjelas pandangan nya, memastikan siapa seorang wanita cantik yang sedang duduk dekat cendela.


Siapa wanita itu seperti nya aku mengenal nya??benar kah itu Eni??atau aku sedang bermimpi??bukan kah dia ada di Mandailing Sumatra Utara??benar aku bermimpi pasti ini..........(gumam Ellang dalam hati sambil mencoba menampar wajah nya sendiri untuk meyakin kan bahwa dia sedang bermimpi)


"Alhamdulillah akhir nya kamu sadar juga sayang....."(kata Eni sambil mendekat pada Ellang yang masih bingung)


"Aku sedang mimpi ya??tak mungkin Eni di sini??dia sedang di Mandailing sedang kerja??kamu siapa??"(kata Ellang sambil berusaha duduk)


"Kamu tak sedang bermimpi sayang.....ini benar aku.....aku Eni apa kamu kena amnesia??sampai lupa sama aku??"(kata Eni meyakin kan Ellang bahwa benar itu diri nya)


"Bila benar ini kamu jawab pertanyaan aku tanggal berapa kita jadian??"(kata Ellang sambil memegang dada nya yang terasa nyeri)


"Kita jadian tanggal 20 Januari 2017 lalu kamu mengajak aku menikah setelah satu Minggu kita berkenalan....."(kata Eni dengan sedikit sebal)


"Ya Alloh benar ini kamu.....aku pikir sedang bermimpi ini tadi.....kok kamu bisa di sini dan kok kamu tau aku sedang sakit??" (kata Ellang sambil mencoba tersenyum meski dada nya masih terasa nyeri )


"Sudah tidak penting siapa yang memberi tau aku siapa sekarang yang terpenting kamu segera sembuh dan bisa beraktivitas lagi"(kata Eni sambil menyodor kan obat dan segelas air minum pada Ellang)


Kemudian Ellang pun meminum obat nya sambil senyum sebab merasa begitu besar perhatian dan kasih sayang Eni pada nya.


Kurang lebih satu jam kemudian hujan turun begitu deras nya, Elang dan Eni melihat deras nya hujan dari balik cendela sambil berpegangan tangan sesekali saling memandang satu dengan yang lain.


"Owh iya bagaimana pekerjaan mu??kok kamu tinggal kemari??bukan kah kamu bekerja di dinas kesehatan Mandailing??"(kata Ellang sambil memandang Eni yang masih sibuk memandang deras nya hujan)


"Dua hari yang lalu aku mendapat kabar dari kawan mu memberi tau bahwa kamu tak sadar kan diri......aku sangat khawatir lalu aku segera membeli tiket pesawat untuk melihat keadaan mu dan ternyata benar kamu sedang tak sadar....."(kata Eni sambil menulis kata I love you di jendela yang berembun)


Kemudian Ellang membaca tulisan Eni di kaca yang berembun sambil senyum.


I LOVE YOU........ 💙💙💙


Eni pun tersenyum sambil mengangguk kan kepala tanpa memandang ke arah Ellang, sedang kan hujan semakin deras di sertai petir menggelegar.


Di sisi lain Ellang berfikir bagaimana tugas - tugas nya bila Eni tidak segera kembali ke Mandailing atau kah Ellang akan mengatakan sejujur nya apa sebenar nya pekerjaan Ellang atau Ellang tetap mempertahan kan sumpah jabatan nya???


Kurang lebih 30 menit mereka berdua terdiam saling berbicara dalam hati masing - masing, kemudian terdengar suara pintu kamar ada yang mengetuk.


Tok........Tok......Tok.......Tok.......


ceklek..........kriyek........


Swara pintu terbuka ternyata dokter dan suster yang akan memeriksa kondisi Ellang apa sudah bisa di ijin kan pulang atau kah masih harus menginap satu hari lagi di rumah sakit.......


"Selamat sore bapak Ellang dan ibu.........


maaf Pak Ellang kami periksa dahulu...."(kata dokter tersebut sambil tersenyum kepada Ellang)

__ADS_1


"Dokter bagaimana kondisi Ellang apa sudah bisa pulang sekarang??"(tanya Eni dengan penuh khawatir)


"Bisa Bu Ellang........kondisi Pak Ellang baik - baik saja tapi harus tetap di minum obat nya dan stop merokok dahulu ya Bu Ellang"(kata dokter sambil tersenyum pada Eni)


Emmmmm............


"Baik Bu Ellang silahkan urus administrasi Pk Ellang agar bisa pulang sekarang"(kata dokter sambil berlalu dari hadapan Ellang dan Eni)


Setelah dokter pergi dari hadapan mereka berdua Ellang dan Eni saling memandang dan tertawa karena Eni di fikir dokter istri Ellang.


Tik......Tok.......Tik........Tok........


Waktu pun terus berjalan tak terasa sudah 2 hari Eni menemani Ellang meski mereka tak tinggal satu rumah namun semua itu membuat Ellang dan Eni bahagia dalam waktu yang sangat singkat.


Saat nya Eni harus kembali ke Mandailing tempat dia bekerja dan keluarga nya, meski rasa hati Eni ingin selama nya di dekat Ellang begitu pun sebalik nya namun keadaan bulum mengizin kan mereka untuk bersatu........


Masih banyak tugas - tugas Ellang yang penuh tantangan yang sedang menunggu di hadapan nya begitu pun dengan Eni yang harus terus berjalan untuk menghadapi rutinitas nya.


"Sayang aku balik ke Mandailing ya kamu hati - hati kalau kerja jangan ceroboh dan ingat jangan lupa makan stop merokok ingat itu awas kalau di langgar marah aku"(kata Eni yang duduk di samping Ellang di bangku ruang tunggu di bandara)


"Sudah itu saja??apa lagi pesan wasiat nya sebelum pesawat nya datang nanti kalau sudah pesawat nya datang ada yang lupa lagi"(kata Ellang sambil senyum memandang Eni yang mulai manyun mendengar jawaban Ellang yang sangat simpel)


"Iiihhhh.........kamu itu ya tak peka sama sekali kamu paham tak sih kalau aku itu mengkhawatirkan kamu.......jawab nya yang bikin aku seneng gitu kek"(kata Eni sambil manyun dan membalik kan badan nya menandakan Eni sebal pada Ellang)


Namun Eni tidak menyadari bahwa Ellang sedang menggoda nya berlagak cuek atas sikap Eni dan harapan Eni di rayu oleh Ellang agar tidak marah lagi namun Eni merasa aneh sebab Ellang tidak melakukan apa - apa hanya diam saja.


Tak begitu lama Ellang datang sambil membawa sebungkus kecil berbentuk love berwarna merah dan mebungkuk di hadapan Eni yang sedang manyun dan berkata......


"What do you merry me........."(kata Ellang sambil senyum di hadapan Eni yang membuat Eni terkejut)


Saat itu juga Eni memerah wajah nya karena malu di lihat banyak orang yang kebetulan berada di ruang tunggu itu juga.


"Apa - apa an sih iseng banget deh malu tau di lihat banyak orang buru berdiri jangan buat ulah"(kata Eni dengan sedikit terkejut dengan ulah Ellang)


"Aku akan berdiri setelah kamu jawab pertanyaan aku barusan dengan jujur"(kata Ellang sambil senyum menatap tajam mata Eni)


"Hemmmm..........iya aku mau menikah dengan mu sayang......."(kata Eni sambil memeluk Ellang dan menetes kan air mata karena bahagia)


Saat itu juga seluruh penumpang di ruang tunggu bertepuk tangan memberikan selamat pada Ellang yang lamaran pribadi nya di terima Eni.


Kurang lebih 10 menit kemudian pesawat yang menuju Medan telah tiba dan saat perpisahan itu akhir nya tiba juga meski dengan berat hati mereka berdua harus ikhlas melepas nya.


Setelah kepergian Eni, Ellang kembali bertugas dan mengganti baju nya di kamar mandi bandara setelah itu Ellang di jemput sebuah mobil kesatuan untuk menuju lokasi yang target nya sudah di incar selama berbulan - bulan.


Kurang lebih 30 menit Ellang dan tim nya tiba di lokasi di situ lah terjadi baku tembak antara target dan tim anggota Ellang, memang Ellang sangat solidaritas dan loyal dalam pekerjaan, Saat genting seperti itu Ellang menghilang dari barisan nya entah kemana dia pergi nya namun yang pasti 15 menit kemudian Ellang memberi kabar kepada anggota tim nya bahwa target sudah di lumpuh kan agar segera masuk ke dalam lokasi.


Saat itu kawan - kawan Ellang saling bertatapan sebab bingung kapan Ellang pergi nya dan lewat mana kok bisa kawan nya tidak ada yang melihat nya, tak butuh waktu lama semua tim anggota Ellang masuk untuk menyergap target dan lagi - lagi tim Ellang sucses dalam penyergapan.

__ADS_1


Sekitar jam 6 sore Ellang sampai di rumah kontrakan nya sambil duduk di bangku panjang dan kelelahan Ellang baru sadar belum membuka hp nya sama sekali dan saat hp di nyalakan begitu banyak chat wa, chat manual dan inbox yang masuk belum lagi panggilan telefon tak terjawab dari Eni berderet.


"Sayang maaf ya aku baru buka hp tadi hp aku lowbet mati sendiri maka nya aku cas dan aku tidur habis minum obat"(kata Ellang di chat wa agar Eni tidak marah pada nya)


Kurang lebih 5 menit kemudian baru di balas oleh Eni sebab Eni sedang shalat itu tadi saat chat Ellang masuk ke hp Eni.


"Oh iya tak apa sayang......kirain kamu kemana kok chat aku tak kamu balas dan aku telefon pun hp mu tak aktif jadi khawatir aku sayang"(kata Eni sambil manyun sebab sangat khawatir dengan kondisi Ellang yang baru sembuh)


"Iya sayang maaf ya sudah buat kamu khawatir itu tadi"(kata Ellang sambil senyum sebab Eni tak marah)


"Ya sudah lekas mandi dan shalat jangan lupa minum obat nya ya sayang jangan kelayapan nongkrong sama teman - teman mu inget stop rokok ok sayang??"(kata Eni melalui chat di wa)


Dan ternyata Ellang tertidur sebab menunggu balasan Eni terlalu lama bagi Ellang di tambah lagi badan Ellang sangat lelah dan letih sebab tugas nya sangat melelahkan hari ini.


"Sayang.........."(chat Eni lagi di wa)


"Kebiasaan deh hufffffffff sabar........ya Alloh tambah kesabaran aku menghadapi Bapak Ellang Maulana yang super aneh kadang ilang kadang datang semua secara tiba - tiba sebenar nya aku ini pacaran sama orang apa sama jalangkung sih jadi bingung aku kan"(gumam Eni sambil mencuci panci bekas memasak sup untuk anak nya)


"Mama........siapa jalangkung??"(tanya putri Eni sambil mendekat ke Eni untuk meletakkan piring setelah makan)


"Kuntilanak main hp...........ahhh kakak kamu bikin Mama kaget deh........"(kata Eni sambil lompat dan terjatuh dari bangku kecil nya)


"Hahahaha...........canggih juga ya mam kuntilanak jaman sekarang bisa main hp berarti bisa main Instagram, WhatsApp, Twitter, Facebook dong mamm??"(kata anak Eni yang melihat ulah Eni yang lucu di mata nya sambil cuci tangan di samping Eni)


"Apa pula malah bahas kuntilanak main Mensos kakak ini, mana tau mama itu hp kuntilanak android apa yang cenitnit kak.......sudah belum cuci tangan nya??mama mau cuci piring lagi"(kata Eni dengan sedikit sewot sebab di ledek anak nya)


"Sudah mam......udah ah mau kerumah asmi aku ya mam......"(kata anak Eni sambil berlalu pergi dari hadapan Eni)


"Kakak.......ngapain malem - malem ke rumah asmi??"(kata Eni sambil melanjut kan mencuci piring sambil pikiran nya masih ke Ellang yang tiba - tiba menghilang)


"Mau nanyain kuntilanak hp nya apa mam....... hahahaha"(kata anak Eni sambil berlari menuju rumah asmi kawan nya)


"Aduh.........malah mau nanya kuntilanak nya??memang ada jaman sekarang kuntilanak pakek hp pula lalu kalau ada pasti insta story nya lagi ketawa.......posting nya lagi gelayutan di pohon........tunggu - tunggu ini kuntilanak apa monyet ya kok gelayutan di pohon??"(gumam Eni sambil cuci piring)


Setelah cuci piring Eni duduk di ruang tamu sambil membuka - buka Instagram untuk melihat berita hari ini dan melihat siapa yang DM sekalian melihat Ellang terakhir ol kapan dan ternyata Ellang sudah seminggu yang lalu ol nya setelah itu tidak pernah ol lagi.


Setelah shalat isaq Eni cek hp lagi ternyata benar Ellang baru membalas chat nya dengan jawaban yang sangat singkat di situ Eni berfikir memang sedang apa ini orang apa jangan - jangan main gila sama cewek - cewek Sampai balas chat aku suka hati.


Tring............Tring.........Tring..........


Hp Ellang berbunyi dan Ellang sedang tertidur sambil tengkurap namun mendengar suara telefon dan di angkat juga dengan Ellang.


"Hallo............ assalamu'alaikum......."(kata Ellang sambil masih memejam kan mata)


"Hallo............ wa'allaikumusallam.......sayang kamu lagi apa sih balas chat aku singakat banget sudah gitu main ngilang gitu aja sedang kan aku nungguin balasan kamu sampai ngantuk - ngantuk berakhir nya aku ngobrol sama kuntilanak yang lagi Selfi di pohon asem hallo.......sayang......"(kata Eni melalui telefon yang ternyata Ellang yang di telefon sedang tertidur pulas)


"La aku ngomong sendiri dipikir nya aku dongeng apa ya??malah tidur ini orang ya sudah selamat istirahat saja ya sayang........tit......tit.....tit.....(kata Eni sambil mematikan hp nya)

__ADS_1


Lalu sampai kapan Eni merasa penasaran atas pekerjaan Ellang dan sampai kapan kah Ellang menyembunyikan pekerjaan nya sesungguh nya??apakah Eni masih bertahan dengan hubungan cinta nya bersama Ellang yang super aneh bagi nya??ikuti terus perjalanan Ellang dan Eni........


__ADS_2