SUWAMI KU AGEN NEGARA

SUWAMI KU AGEN NEGARA
BAB 17 DILEMA


__ADS_3

Sore itu Ellang sedang berada di pinggir sungai di tengah hutan untuk menenang kan hati dan pikiran nya dan harus mengambil keputusan seperti apa satu sisi dia sangat menyayangi Eni yang sudah 3 tahun menemani ada canda, tawa, sedih, pertengkaran dan kebahagian namun di sisi lain saat ini Ellang pun mulai merasa nyaman dengan Anggi yang selalu memberi kemesraan dan sentuhan exsotis di setiap detik nya hingga membawa Ellang melambung ke awan - awan menikmati semua pemberian Anggi.


Harus kah semua yang sudah di bina dengan Eni selama 3 tahun hilang begitu saja tanpa memikir kan apa yang akan terjadi bila benar Ellang meninggal kan nya? Lalu bila meninggal kan Anggi dalam kondisi mengandung darah daging nya dan di tambah lagi Ellang belum mendapat kan informasi lengkap tentang bisnis Papa nya Anggi yang memang sudah menjadi target?


Di saat Ellang sedang mempertimbang kan semua sambil melempar - lempar kan batu ke arah sungai.......Ellang mendengar ada suara motor yang mendekati nya yang awal nya Ellang berfikir itu Davit sahabat nya waktu masa pendidikan namun ternyata Eni yang datang sebab Eni pun sebenar nya juga dilema dengan perasaan nya hingga memutus kan datang ke situ untuk menenang kan diri dan bisa berfikir lagi secara rasional, saat itu antara Ellang dan Eni saling memandang dan berfikir sedang apa dia di sini.


"Kok kamu tau aku di sini sayang......?"


Kata Ellang sambil berjalan mendekat ke arah Eni yang baru turun dari sepeda motor matic nya......


"Iya kebetulan saja aku lewat lalu teringat ada sungai di tengah hutan ini yang lumayan buat menenang kan hati dan jiwa jadi aku kemari......"


Kata Eni sambil masih berwajah gugup sebab ternyata Ellang juga sedang di sini.......


Tanpa banyak bicara Ellang memeluk Eni dan mencium bibir Eni dalam - dalam sambil menetes kan air mata di pipi nya dan dalam hati nya menjerit tak mampu berkata - kata sesunguh nya sebab bila Ellang sampai bicara sesungguh nya ke pada Eni pasti akan hancur hati Eni mendengar semua itu.


Sedang kan Eni sangat bingung melihat ulah Ellang yang sangat agresif dan Eni tau betul Ellang tak seperti itu sedari dulu sangat sopan pada wanita sedang kan saat ini Eni seperti menemui sosok asing yang sedang mendekap dan mencium nya.


Beberapa menit kemudian Ellang melepaskan ciuman nya kepada Eni namun masih memeluk tubuh Eni dengan erat dan masih sambil masih menangis dan Eni makin bingung ada apa sebenar nya dengan Ellang kenapa dia seperti ini siapa yang meninggal hingga Ellang seperti ini......


"Lang.......kamu kenapa? Ada masalah apa Lang? Coba kamu cerita pada ku siapa tau aku bisa meringan kan beban di hati mu....."


Kata Eni sambil mengelus punggung Ellang yang masih menangis.....


"Cukup kamu tau bahwa aku sangat menyayangi kamu dan anak - anak dan aku tak mau kehilangan kalian sebab itu sangat menyakit kan ku......"


Kata Ellang dengan suara lirih namun mampu di dengar dengan jelas oleh Eni......


"Lang......aku di sini dalam pelukan mu dan anak - anak baik - baik saja apa yang kamu khawatir kan dan kemana arah pembicaraan mu sayang aku bingung........"


Kata Eni sambil memeluk tubuh Ellang dan mencoba menenangkan Ellang yang seperti nya sangat tertekan....


Kemudian Ellang melepas kan pelukan nya dan merangkul Eni men duduk kan di sebuah batu besar dan Ellang bersimpu di hadapan Eni dan kepala Ellang di letak kan di lutut Eni.


"Haiii........ada apa ini Lang? Kamu kenapa sayang.....?"


Kata Eni yang makin bingung melihat ulah Ellang yang makin aneh di mata nya......


"Sayang.......maafin aku yang selama ini selalu mengacuh kan mu dan tak pernah menganggap mu ada meski kamu sudah banyak berkorban namun aku tak peka atas sikap mu selama ini......"


Kata Ellang sambil memegang tangan Eni dan Ellang memandang ke arah wajah Eni.....


"Sayang......aku tau kamu sibuk bekerja dan selama ini aku juga minta maaf sayang terlalu egois sama kamu sayang......"


Kata Eni yang tanpa terasa menetes kan air mata nya di pipi nya sebab Eni dan Ellang sesungguh nya masih sama - sama menyayangi........


Dan saat itu mereka berdua saling mencoba memahami satu dengan yang lain namun sebenar nya Eni tak pernah faham dengan apa yang sedang terjadi kepada Ellang yang mampu Eni fahami hanya lah kasih sayang Ellang pada nya dan anak - anak nya hingga di temukan kenyamanan yang tak di temukan di laki - laki lain.


Tanpa mereka berdua sadari ada orang yang sedang memperhatikan Ellang dan Eni bukan lain adalah suruan dari Anggi yang di perintah untuk selalu mengawasi Ellang saat jauh dari Anggi dan semua momen itu di abadikan dan di kirim ke pada Anggi bahwa Ellang sedang dengan wanita lain berpelukan dan berciuman.

__ADS_1


Kurang lebih jam 16.45 Ellang dan Eni pulang menggunakan motor masing - masing dalam hati Eni merasakan kebahagian sebab bertemu Ellang orang yang sangat di cintai dan sayangi dan selama 3 tahun berhubungan baru kali ini Ellang mencium bibir Eni dan memeluk nya se erat itu.


Kurang lebih 30 menit kemudian Ellang sudah sampai di discotik lagi namun bagi Ellang ada yang aneh sebab kawan - kawan Anggi ada di situ dan pandangan nya sangat sinis tak seperti biasa nya dan Anggi hanya diam memandang Ellang yang menghampiri nya di meja bar tender sedang meminum whisky breanded dengan es.


"Sayang.......kok kamu minum whisky....? Bukan kah itu bahaya untuk janin mu?"


Kata Ellang sambil membuka botol bir hitam dan menuangkan ke gelas.....


"Lebih bahaya ini untuk janin ku di banding dengan whisky ini......"


Kata Anggi sambil menyodor kan semua foto Ellang saat tadi bersama Eni dan saat itu Anggi sambil menangis.....


Kemudian Ellang mengambil foto - foto itu dan melihat nya dengan seksama sambil senyum dalam hati nya selesai sudah semua nya dan mungkin ini akhir kisah cinta dan hidup ku saat ini sambil meletak kan foto nya Ellang tertawa lepas lalu meminum bir hitam di gelas dan kemudian menyalakan rokok.


"Apa maksud kamu tertawa Tian.....? Siapa wanita itu.....? Apa dia istri mu atau simpanan mu......? Tolong kamu jujur Tian biar aku bisa memikir kan harus bagaimana sikap ku pada mu....?"


Kata Anggi sambil masih menangis dan sesak dada nya melihat semua kejadian itu.......


"Menurut kamu siapa ku wanita itu....? Seharus nya kamu bisa menilai dari foto itu siapa dia dalam hidup ku dan kamu perlu ingat siapa kamu dan untuk apa kamu di sini saat ini......."


Kata Ellang dengan tegas dan penuh kebringasan tanpa memikirkan apa yang akan terjadi......


"Ternyata aku selama ini salah menilai mu yang menganggap mu beda dengan laki - laki lain bahkan kamu lebih brengsek dari mereka dan aku kecewa dengan mu Tian......"


Kata Anggi sambil masih menangis dan tatapan kosong kedepan dengan penuh kekecewaan......


"Silah kan kamu kecewa itu hak kamu tapi ingat kamu sedang mengandung anak ku jadi silahkan kamu pergi yang akan malu kamu kan bukan aku sebab kamu di sini sebab Papa mu bayar hutang pada ku.........cam kan hal itu"


Saat itu yang ada di pikiran Ellang hanya satu perang sebab semua harus segera di akhiri sebab Anggi sudah tau wajah Eni itu sama saja menyeret Eni masuk dalam playning penangkapan Papa nya Anggi dan sangat berbahaya hal itu.


"selangkah lagi kamu melangkah maka timah panas ini akan menembus kepala mu......."


Kata Ellang sambil menodong kan pistol ke arah Anggi yang sudah dekat dengan pintu.......


Saat itu suasana ruangan menjadi sangat tegang sebab semua kawan - kawan Anggi pun menodong kan pistol ke arah Ellang dan saat mendengar kata - kata itu Anggi membalik kan badan nya dan berkata dengan menahan sesak di dada nya....


"Sekarang kamu pilih Tian membunuh ku beserta anak mu yang ada dalam rahim ku atau kamu tinggal kan wanita itu yang di foto.....?"


Kata Anggi sambil berjalan mendekat ke Ellang dan meletak kan ujung pistol Ellang tepat di kening nya.......


"Ok......ok......aku akan meninggal kan wanita itu bahkan saat ini pun sudah aku tinggal kan dan aku bersama mu kan.......?"


Kata Ellang yang harus bersikap tenang meski hati nya gunda dan gelisah memutus kan hal itu.....


Saat itu pistol Ellang di turun kan dari kening Anggi dan Anggi memberi isyarat kepada kawan nya untuk menurun kan pistol mereka juga dan memberi isyarat untuk keluar ruangan an itu, hanya isyarat itu yang di pahami oleh Ellang namun ternyata tak hanya menyuruh keluar kawan - kawan Anggi dari ruangan itu namun ternyata sebelum Ellang datang Anggi sudah merencakan untuk menghabisi Eni dan anak - anak nya agar tak merebut Ellang dari nya.


Saat itu Ellang mencoba mencair kan swasana agar Anggi tak marah - marah lagi pada nya sedang kan di hati terkecil Ellang menangis sebab telah mengatakan meninggal kan Eni orang yang sangat di sayangi dan cintai sedang kan kawan - kawan Anggi sedang berkumpul di parkiran depan discotik untuk merencanakan menculik Eni agar Anggi bisa memberi ancaman pada nya supaya tak mendekati Ellang lagi sebab Anggi merasa Ellang suwami nya Ayah dari anak dalam kandungan nya.


Kurang lebih 1 jam kemudian ada mobil hitam berhenti depan rumah Eni saat itu baru saja Eni selesai menjalan kan shalat isaq mendengar pintu rumah nya di ketuk seseorang dan Eni bergegas membuka kan pintu berharap Ellang yang datang namun itu hanya sekedar expectasi Eni semata sebab yang datang ternyata 2 orang laki - laki yang berbadan tegap dan potongan rambut cepak.

__ADS_1


"Selamat malam Bu.........apa benar anda Ibu Eni.....?"


Kata salah satu laki - laki itu dengan sopan dan tersenyum kepada Eni yang masih bingung siapa mereka.......


"Iya.......benar maaf anda siapa ya dan ada keperluan apa malam - malam bertamu kemari.....?"


Kata Eni sambil berdiri di depan pintu sambil berwajah bingung dan penuh tanda tanya.......


"Iya maaf Bu Eni bila kedatangan saya mengganggu waktu istirahat anda tapi saya kemari hanya memberi tau bahwa suami anda baru saja kecelakaan dan sedang ada di ruang ACU........."


Kata laki - laki itu sambil memasang wajah gelisah.........


"Astowfirullohalazim ya Alloh........di rumah sakit mana suami saya di rawat biar saya kesana sekarang Pak......."


Kata Eni dengan berwajah panik sebab berfikir Ellang benar - benar kecelakaan........


"Bila Ibu tak keberatan mari saya antar ke rumah sakit sebab kebetulan saya juga akan ke sana......."


Kata laki - laki kepada Eni dengan tenang dan datar......


Kurang lebih 45 menit kemudian Eni dan ke dua laki - laki itu pun memasukin mobil dan Eni berfikir Ellang benar - benar kecelakaan dan saat ini sedang di ICU tanpa menaruh curiga sedikit pun bahwa semua itu tipu muslihat dari Anggi dan kawan - kawan nya di sisi lain Ellang sedang bersama Anggi bermesraan di kamar discotik agar Anggi tak marah lagi kepada Ellang.


Namun di hati Ellang merasa ada sesuatu yang terjadi dan di dalam pikiran Ellang terlihat wajah Eni terus meski saat itu Ellang bersama dengan Anggi hingga Ellang menghela nafas sebab terasa sesak dada nya.


"Pak.......rumah sakit sudah kelewat ini kita mau kemana sebenar nya.....?"


Kata Eni dengan panik sebab mobil terus melaju melewati rumah sakit.......


"Siapa juga yang mau ke rumah sakit memang kita mau di imunisasi lagi apa hahahahahaha........."


Kata salah satu dari laki - laki itu sambil merasa puas sebab Eni sudah masuk dalam jebakan nya......


"Lalu.......siapa kalian? Lalu Ellang di mana bukan nya tadi kalian kata kan Ellang kecelakaan dan sedang di ICU.....?"


Kata Eni yang mulai merasa takut dengan kedua laki - laki itu........


"Sudah jangan berisik nanti juga kamu akan tau kita kemana dan sejak kapan suami mu berganti nama Ellang bukan nya nama nya Tian......?"


Kata laki - laki yang tadi berbicara sama Eni di rumah nya.....


"Ohh.......jadi kalian suruan wanita ****** itu agar menculik ku......"


Kata Eni sebab ingat saat Anggi di restoran memanggil Ellang dengan nama Tian.....


"Pintar sekali wanita cantik ini.......hahahahaha"


Kata laki - laki itu sambil membekap kan sapu tangan ke wajah Eni agar Eni pingsan dan tak banyak bicara.....


Wah.......wah........semakin menegang kan saja ya kisah suwami ku agen negara jangan pernah lewat kan setiap bab nya agar ikut merasa kan akhir kebahagian antara Ellang dan Eni saat semua misi - misi Ellang sudah di selesaikan.

__ADS_1


Dan jangan lupa selalu like, komen, rate dan vote agar author semakin semangat melanjut kan story......😊


__ADS_2