SUWAMI KU AGEN NEGARA

SUWAMI KU AGEN NEGARA
BAB 9 PERTEMUAN YANG TIDAK DI SENGAJA


__ADS_3

Matahari telah sampai di peraduan.......udara terasa makin dingin dengan hembusan angin yang menusuk ke tulang deburan ombak yang silih berganti, burung - burung laut yang bertengger di kapal - kapal sambil mem bersih kan bulu dan sesekali memperhatikan ikan di laut.


Malam ini Ellang dan Ahmad menuju lokasi di mana target berada dengan setrategi yang sangat matang, mereka berdua berada di atas motor moge masing - masing dan setelah sampai di dalam kapal penyebrangan mereka berdua naik menuju cafe dalam kapal untuk membeli kopi dan menikmati pemandangan lautan lepas.


"Ahmad ingat jangan panggil saya dengan sebutan Pak Ellang tapi panggil saja Ellang.....paham??"(kata Ellang sambil meniup kopi di gelas)


"Yoi broww.........😉😉"(kata Ahmad sambil membuka bungkus pop mie)


Pandangan Ellang jauh menerawang ke depan mencari tepi lautan luas namun tak dapat terjangkau begitu lah rasa cinta dan sayang Ellang pada Eni yang begitu luas tanpa batas dan tanpa ujung namun sudah hampir 2 Minggu mereka berdua tak saling telefon dan tak saling chat bila mereka di tanya apa mereka tak saling rindu pasti jawab nya pasti rindu namun mereka saling me nyibuk kan diri dan mungkin saling mencoba me layak kan diri di hadapan Alloh atau mereka saling mempertahan kan ego mereka masing - masing??


Di sisi lain Eni sedang bercanda dengan anak - anak nya di ruang tamu dan sesekali melihat hp nya siapa tau Ellang mengirim pesan atau minimal membalas chat story nya begitu namun seperti nya semua itu hanya expectasi Eni saja hingga Eni mulai lelah menanti expectasi nya menjadi nyata.


"Mama.........besok jadi kan kita berenang nya??"(kata putri Eni yang besar sambil mainan boneka)


Namun Eni tak menanggapi pertanyaan putri nya, Eni malah masih sibuk membuka WhatsApp melihat story dengan harapan Ellang membuat story namun ternyata tak ada lalu Eni melihat jam aktif terakhir Ellang ternyata sudah 10 hari yang lalu terakhir aktif nya, makin berkecambuk pikiran dan hati Eni.


"Ma..........Mama.......hemm pasti lagi nyari status story nya jalangkung kalau tak kuntilanak deh mama......."(kata putri Eni sambil melirik sinis pada Eni)


"Apa pula??ngapain coba mama cari status mereka berdua kakak??kenal juga tak mama sama mereka berdua??"(kata Eni dengan sedikit manyun pada putri nya)


"Lalu kenapa mama tak jawab kakak tanya malah sibuk buka hp liat status??"(kata putri Eni dengan sinis)


"Nah.........bukan nya mama sudah mengangguk ya itu tadi kakak??"(kata Eni sambil memandang ke arah putri nya dengan bingung)


"Mana ada mama mengangguk??kalau mama sudah mengangguk tak mungkin kakak panggil mama lagi......"(kata putri Eni sambil masih manyun)


"Upssssss.............maaf sayang mama yang cantik mama gagal fokus, sini sayang mama yang cantik mama cium dulu 😘😘😘 iya sayang besok kita ke kolam renang ya sama dedek juga ok sayang mama yang cantik - cantik 😘😘😘"(kata Eni sambil memeluk dan mencium kedua putri nya agar tak marah lagi)


Di sisi lain kurang lebih sudah 2 jam penyebrangan sampai juga di pulau yang di tuju Ellang dan Ahmad kemudian mereka berdua pun melanjut kan perjalanan menuju lokasi yang lumayan jauh dari pelabuhan kurang lebih butuh waktu 3 hari baru sampai di lokasi tujuan.


Selama itu jarak tempuh yang harus mereka lalui dan sepanjang perjalanan menuju lokasi di hati dan pikiran Ellang hanya ada Eni dan anak - anak nya kerinduan itu sangat susah terbendung hingga Ellang sering terlihat senyum sendiri saat beristirahat di restoran sambil memandang foto Eni dan anak - anak nya di hp.


"Broww........kesambet ya senyum - senyum sendiri??"(kata Ahmad sambil berdiri di samping Ellang)


"Iya......iya.......aku kesambet cinta dan sayang dia dan aku saat ini sangat bahagia dan sangat khawatir"(kata Ellang sambil senyum memandang Ahmad)


"Galau dong.........??"(kata Ahmad sambil menyalakan rokok)


"Bisa di bilang seperti itu, satu sisi aku bahagia andai bisa bertemu dia nanti di sana namun di sisi lain aku khawatir dia sudah mendapat kan pengganti aku??"(kata Ellang sambil senyum namun tatapan mata nya sangat tajam bagai pedang bermata dua)


"Berdoa saja broww....... kenyataan sesuai dengan expectasi mu utama nya yang baik bukan yang buruk??"(kata Ahmad sambil senyum dan sesekali melirik pada Ellang)

__ADS_1


"Yap.........semoga expectasi yang baik - baik yang terjadi bukan kebalikan nya"(kata Ellang sambil menyalakan rokok untuk mengurangi penat)


Kurang lebih satu jam mereka beristirahat kemudian melanjutkan perjalanan yang masih butuh 2 hari lg mencapai lokasi.


Di sisi lain Eni pun merasakan ada yang beda di hati nya sebab hati Eni merasa bahagia dan tenang sedang kan Eni juga tak paham sebenar nya ada apa hingga hati nya merasakan itu semua sedangkan di kenyataan nya tak ada kejadian yang membuat nya bahagia semua biasa - biasa saja.


"Sayang mama yang cantik - cantik ayo lekas bangun nak........sudah pagi jadi tidak kita berenang nya sayang??"(kata Eni sambil membuka kelambu dan membuka cendela kamar putri nya)


Kurang lebih 20 menit kemudian ke dua putri nya Eni bangun dan segera bergegas ke kamar mandi untuk mandi sedangkan Eni beberes tempat tidur putri nya.


Di sisi lain Ellang dan Ahmad menemu kan jalan pintas agar lebih cepat menuju lokasi dan pasti nya mereka berdua sudah sangat letih di perjalanan yang cukup panjang dan me lelah kan.


"Broww........kurang lebih 2 jam lagi kita sampai di lokasi bila kita lewat jalan pintas ini tapi jalan nya lumayan extrim sih......gimana broww??"(kata Ahmad sambil masih duduk di atas motor nya)


"Lebih extrim mana sama kisah cita aku??"(kata Ellang sambil senyum dan mematikan rokok nya)


"Hadehh........iya......iya gini lah kalau lagi kasmaran semua nya di sangkut paut kan deh.......(kata Ahmad sambil menutup helm teropong)


"Hahahaha.......... cussssss menjemput impian"(kata Ellang sambil menutup helm teropong nya dan melanjutkan perjalanan)


Sedang kan Eni dan ke dua putri nya sedang ber siap - siap menuju kolam renang cuaca hari ini pun sangat mendukung sangat cerah secerah hati Ellang dan Eni, kurang lebih 1 jam kemudian Eni dan ke dua putri nya sudah siap berangkat menuju kolam renang yang jarak nya lumayan jauh dari rumah Eni.


"Woyyyyy........hati - hati dong kalau bawa motor.......memang tak lihat apa aku bonceng anak kecil.......!!!!!"(kata Eni di hadapan Ellang yang tak sengaja menabrak Eni sedangkan Ellang hanya senyum dan menyatukan telapak tangan nya di depan dada nya swatu tanda permohonan maaf)


Dalam hati Ellang sangat bahagia bisa melihat Eni dan anak - anak nya meski Eni tak tau bahwa yang menabrak nya itu tadi Ellang kekasih hati nya, sedangkan Ellang tak sempat mengatakan kalau itu diri nya sebab bunyi klakson dari kendaraan belakang nya dan akhirnya Ellang segera berlalu dari hadapan Eni.


Dasar anak baru gede jaman sekarang kalau bawa motor tak pernah kira - kira tak mikir itu orang tua nya beli itu motor mandi keringet cari uang nya giliran sudah di beliin di pakai ugal - ugalan, untung anak ku perempuan coba kalau laki - laki pasti seperti itu juga bisa mati berdiri aku.......


Gumam Eni sepanjang perjalanan hingga sampai di depan kolam renang....


"Memang mama kenal sama orang tadi yang mau menabrak kita sampai tau itu orang tua nya mandi keringet cari uang nya ma??"(kata putri Eni sambil berjalan menuju ruang ganti baju)


"Tak kenal juga sih anak siapa juga itu tadi kak tapi kurang lebih nya pasti seperti itu lah orang tua bekerja demi memenuhi keinginan anak nya"(kata Eni sambil manyun dan mengganti baju anak - anak nya yang mau berenang)


Sedang kan Ellang dan Ahmad akhir nya sampai juga di discotic di mana sudah ada Wahyu dan Lukman yang sudah menanti nya untuk memberi informasi saat ini.


"Hallo........ brother akhirnya sampai juga kalian berdua"(kata Wahyu sambil berjalan menghampiri Ellang dan Ahmad yang sedang duduk di meja bar)


Kemudian mereka berpindah duduk di meja VIP discotic untuk memberikan laporan yang mereka dapat selama Ellang dan Ahmad masih di perjalanan.


"Browww gimana perkembangan nya sampai detik ini??"(kata Ellang sambil membuka botol bir yang ada di hadapan nya lalu menuang kan ke gelas dan meminum nya)

__ADS_1


"Begini brother.......menurut info dari yang lain malam ini tikus - tikus pada kumpul di selokan.......mungkin mau mengadakan reonian"(kata Wahyu dengan menggunakan kata isyarat yang sudah di pahami oleh Ellang dan anggota yang lain)


"Broww malam ini juga Cinderella akan ulang tahun dan tadi sudah membeli gaun di beutiq"(kata Lukman memberi kan informasi pada Ellang)


Sedang kan Ellang dan Ahmad mendengarkan informasi yang terdengar konyol namun mereka berdua faham apa yang mereka maksud, sambil menghisap rokok dan menikmati bir di gelas Ellang masih mengingat wajah Eni yang sedang marah itu tadi sambil sesekali senyum.


"Hemmmm........pasti lagi halu ini brother sudah senyum - senyum sendiri"(kata Wahyu sambil memalingkan wajah nya)


"Browww........Broww......."(kata Lukman sambil memegang paha Ellang untuk menyadarkan Ellang dari halusinasi nya)


"Ha??apa??memang kalian kenapa??memang aku tak boleh apa menikmati halusinasi ku sejenak??"(kata Ellang sambil senyum melihat Wahyu dan Lukman)


"Ya boleh brother cuma kan kita nungguin harus gimana saat hama datang??nah..... brother yang di tungguin malah sibuk nge halusinasi......."(kata Wahyu sambil memasang wajah sedih)


"Hahahaha.........sudah - sudah nanti malam itu tugas aku kalian diam saja jadi penonton yang baik dan di larang protes kalau ada yang protes aku karungin hahahaha......."(kata Ellang sambil menepuk pundak Wahyu yang masih memasang wajah sedih)


Hari mulai menjelang sore Eni dan anak - anak nya pun kembali pulang dengan harapan tak bertemu dengan laki - laki itu tadi yang mau menabrak nya saat mau berangkat, sedangkan Ellang setelah mandi dan setelah menjalan kan shalat ashar berniat ke pasar terdekat untuk membeli buah di saat itu lah Eni melihat Ellang yang sedang berjalan di trotoar pasar sambil menggunakan sarung dan baju koko yang sibuk me main kan hp nya hingga tak memperhatikan bahwa diri nya di perhatikan Eni dari seberang jalan.


Astowfirullohalazim apa itu Ellang benar kah itu Ellang atau mata ku saja yang katarak jadi melihat semua orang jadi seperti dia??


Gumam Eni dalam hati yang ingin menghampiri Ellang namun takut salah orang jadi Eni hanya memperhatikan dari seberang jalan hingga Ellang masuk dalam toko buah.


"Ma........memang mama mau beli sate berhenti di sini??"(kata putri Eni sambil bingung kenapa tiba - tiba berhenti di depan warung sate)


"Iya.......kakak mau sate kan sudah sana pesan buat kita makan malam kan tadi mama tak masak??"(kata Eni pada putri nya sambil bingung memikirkan Ellang sedang apa disini sebab di daerah sini tak ada pembangunan apartemen)


Saat itu Ellang sedang sibuk memilih buah sambil menelfon beberapa rekan nya di daerah tersebut sedang kan Eni masih menunggu di pinggir jalan memastikan benar itu Ellang atau bukan sambil menunggu pesanan sate nya selesai.


Kurang lebih 15 menit kemudian Ellang pun selesai membeli buah dan keluar dari toko buah begitu juga dengan Eni yang pesanan sate nya sudah selesai, sedangkan Ellang berjalan keluar dari toko buah sambil masih menelfon dan Eni saat lewat Ellang pun tak memperhatikan kan bahwa Eni yang lewat di depan nya itu tadi.


Ya Alloh benar itu Ellang kapan sampai nya dia di sini??sedang apa dia disini??lalu bila benar itu tadi dia mengapa tak menyapa ku atau menegur ku??apa dia sudah melupakan aku dan sudah mendapat yang lain??apakah Ellang menganggap benar - benar ajakan putus ku kapan itu??atau kah itu tadi orang lain hanya wajah nya mirip dengan Ellang??


Begitu banyak pertanyaan di pikiran dan hati Eni mengapa Ellang bisa ada di daerah itu??hingga Eni sampai kelewat gang rumah nya sebab tidak fokus.


"Mama.......kita mau kemana lagi kan sudah sore ini kok kita lurus bukan nya belok??"(kata putri Eni sambil bingung melihat ulah Eni yang mulai ling - *lu*ng)


"Astowfirullohalazim ya Alloh........iya sayang maaf mama lagi banyak pikiran jadi nyasar deh hehehe......"(kata Eni sambil memutar balik arah motor nya)


Apakah yang akan di lakukan Eni untuk meyakin kan hati nya bahwa benar itu Ellang??dan apa yang di lakukan Ellang di situ??apakah Ellang akan mengakui sedang apa dia di daerah itu??atau kah Ellang akan menjadi orang lain demi misi nya??


ikuti terus perjalanan tugas dan lika liku kisah cinta Ellang dan Eni 😉😉😉

__ADS_1


__ADS_2