
setelah selesai Rein pun berdiri dari tempat duduknya dan menuju ke tempat mobilnya di parkir, Karena dia berencana akan langsung pulang ke villanya untuk makan malam
sepanjang perjalanan Rein masih tidak menyangkan dengan kehidupan nya yang tiba tiba berubah seperti ini, bukan hanya dalam hal kekayaan bahkan didiknya juga mengalami perubahan yang sangat drastis...
.
.
.
.
Saat ini Rein telah berada di villa nya dan kebetulan saat ia memasuki ruangan makan ada Rina di sana yang sedang makan
Rina yang mendengar langkah kaki mendekat ke arahnya langsung menoleh untuk melihat siapa yang datang
Tapi alangkah terkejutnya dia saat matanya menangkap se sosok pria tampan dengan postur tubuh yang sangat tinggi dan tegap, layaknya pria berumur 22 tahun , sedang tersenyum ke arahnya,
Rina tidak bisa menyembunyikan kekaguman nya pada sosok tersebut yang ini tengah berjalan ke arahnya ,
"Apakah sudah selesai makannya?"tanya Rein setelah sampai di sana
"Apakah ini kamu Rein"ucap Rina dengan gugup, bukannya menjawab malah memberikan pertanyaan lagi pada rein
"Tentu saja , siapa lagi kalau bukan calon suamimu "ucap Rein yang kini mulai membuka pembicaraan ke arah sana , Karena dirinya sudah sangat yakin bisa membahagiakan wanita di depan nya ini
"Apa sih kamu Rein,"ucap Rina dengan tertunduk malu
"Apakah masih ada makanan di sini, ke betulan aku belum makan malam "ucap Rein menatap Rina
__ADS_1
"Maaf Rein , makanan nya tinggal ini saja, tadi hanya ini yang tersisa"ucap Rina merasa bersalah
"Hey tidak apa apa, aku bisa memesan makanan delivery nanti nya, kamu makan saja oke"ucap Rein
"Jangan ,tidak usah memesan makanan lagi, bagaimana kalau kita makan ini berdua saja, aku rasa ini cukup kalau hanya untuk kita berdua"ucap Rina dengan malu malu, entah kenapa dia bisa mengatakan hal itu
"Baiklah , tunggu sebentar aku ambil sendok dulu"lalu Rein mengambil sendok dan duduk di sebelah Rina
"Ayo mulai, apa mau aku suapin?'goda Rein karena melihat Rina masih menatapnya
"Ehh, tidak usah, aku bisa makan sendiri"lalu setelah itu mereka makan dengan sangat romantis, layaknya pasangan suami istri
Setelah makanan itu habis, rein ngajak Rina untuk mengobrol di taman sambil melihat bintang bintang,
Sesampai nya di taman lalu Rein menuntun Rina pada bangku yang ada di taman tersebut,
"Duduk lah, aku yakin kamu banyak hal yang ingin kamu tanyakan padaku kan.?"ucap Rein pada Rina
"Silahkan tanyakan apa yang akan kau tanyakan"ucap Rein
"Sebenarnya aku bingung dengan semua ini Rein , jujur saja aku masih belum percaya jika saat ini orang yang ada di depanku adalah muridku yang dulu polos dan sering di tindas itu, tapi sekarang semuanya berubah 180° , dan puncaknya adalah hari ini, dimana postur tubuh kamu bukan lagi seperti muridku waktu itu, melainkan sudah seperti pemuda tampan yang memiliki usia sama bahkan lebih tua dariku, ditambah wajah dan badan kamu sangat sempurna "ucap Rina menjelaskan apa yang menjadi ganjalan di pikirannya
"Untuk saat ini aku belum tau harus memulai menceritakan nya dari mana, yang jelas perubahan ku kali ini Karena aku olahraga dan bekerja keras untuk bisa membahagiakan orang yang sangat aku sayangi dan orang yang berjasa untuk hidupku, jadi kamu tidak perlu khawatir tentang tubuhku, Karena ini murni karena kerja kerasku bukan karena. Hal hal yang berbau obat obatan terlarang"ucap Rein menjelaskan , ya meski harus berbohong , karena tidak mungkin jika dirinya bilang bahwa yang membuat dirinya berubah adalah system'
"Apakah aku termasuk kedalam orang orang itu"tanya Rina sambil menundukkan kepalanya
Rein yang mendapatkan pertanyaan itu langsung tersenyum dan mendekat ke arah Rina lalu membawa kepala gadis itu kedalam pelukannya
"Sejak pertama kamu menolongku dan memberikan motivasi untuk ku agar terus semangat waktu itu, aku selalu berdoa pada Tuhan semoga kelak aku bisa membahagiakan kamu orang selalu membantuku dan juga orang yang paling aku kagumi , tapi sekarang Tuhan menjawab semua doa doa ku, dan aku bisa mewujudkan semua itu sekarang, jadi aku akan bertanya dengan serius sama kamu kali ini, maukah kau berbagi kebahagiaan bersamaku, temani setiap langkahku dan jadilah satu satunya orang yang tersenyum ketika orang lain memandangku dengan hina, dan izinkan aku untuk menanggung semua bebanmu kali ini, biarkan aku yang akan bertanggung jawab atas kebahagiaan mu mulai sekarang, apakah kamu menerimaku Bu Rina Hermawan"ucap Rein sambil mengangkat wajah cantik yang kini sudah menangis itu
__ADS_1
"Aku mau , aku mau,"hanya kata itu yang keluar dari mulut Rina dan langsung menjatuhkan kepalanya kedalam pelukan Rein sekali lagi
"Terimakasih , mulai sekarang apapun keadaan nya , katakanlah padaku, Karena mulai saat ini kamu adalah wanitaku, apakah kamu bisa melakukan itu"ucap Rein sambil mengelus punggung kekasihnya itu
"Iya, terimakasih"lalu Rina mengangkat wajahnya dan menatap wajah lelaki tampan di depannya itu dengan membawa senyum manis di bibirnya
Rein yang melihat senyum manis di bibir kekasihnya itu langsung mencium kening Rina dengan lembut,
"Terimakasih, mulai sekarang dan selamanya kita akan selalu bersama"ucap Rein dengan bahagia
Semntara Rina hanya tersenyum karena saat ini kebahagiaan yang dia tunggu tunggu selama ini telah hadir di hidupnya...
"Sebaiknya sekarang kamu istirahatlah dulu, Karena besok aku akan membawamu menmui orang tuamu dan aku akan meminta izin langsung dari mereka untuk memilikimu seutuhnya, agar tidak ada lagi orang yang bisa menyentuhmu"ucap Rein sambil mengelus kepala Rina
"Apakah kamu yakin akan menemui orang tuaku besok, bukannya aku tidak mempercayai mu, tapi aku takut keluargaku tidak menerimamu Karena kamu tidak mereka kenal"ucap Rina
"Kamu tenang saja sayang, besok aku akan membawa Zack bersamaku, dan kamu bisa menunjukkan aset perumahan yang aku berikan padamu sebelumnya sebagai bukti keseriusan ku pada Orang tuamu, dan juga dengan adanya Zack, aku yakin orang tuamu akan menerima ku tanpa syarat"ucap Rein dengan lembut,
"Jika begitu aku tidur dulu ,sampai bertemu besok,"setelah mengatakan itu Rina mencium pipi Rein kemudian berlari menuju kamarnya
Setelah di tinggal Rina sendirian , Rein kemudian memberi kabar pada Zack agar besok pagi ke villanya, lalu Rein masukkan kembali ponselnya kedalam saku nya , dan
Kini dia tengah memandang langit malam yang dipenuhi bintang sambil melamun membayangkan ayah dan ibunya,
Setelah itu Rein beegegas kembali ke villanya untuk beristirahat, agar besok dalam keadaan vit saat bertamu ke rumah Orangtuanya Rina,..
.
.
__ADS_1
.
Bersambung