
Stelah menginjak tubuh Torax ,langit hanya tersenyum memandang torax yang tengah menahan sakit karena injakan itu
Torax sangat malu, dengan keadaan itu tapi dia hanya bisa mengutuk dirinya sendiri kenapa bisa bertemu orang sekejam dan se menakutkan seperti pemuda yang ada di atasnya ini
Langit melepaskan injakannys dari tubuh Torax laku berbalik untuk mengahmipiri pasukannya,
"Jangan senang dulu aku belum kalah,"ucap TORAX yang kini mulai bangkit setelah langit melepaskan injakannya pada tubuhnya,
Lalu memnadamg ke sekeliling nya dan menemukan ribuan anak buahnya tengah mengepung tempat ini , lalu muncul seringai kejam di bibirnya karena menurutnya dengan ribuan pasukannya dia bisa menghabisi langit dan 100 anak buahnya,
"Serigala" ucap Torax dengan lantai lalu setelah itu terdengar gemuruh dari tempat itu , dimana itu merupakan suara dari ribuan pasukannya yang telah siap untuk menyerang
"Bunuh"
Stelah kata ini keluar muncul ribuan pasukan mengepung pasukan bayangan yang di pimpin oleh langit tersebut,
Tapi bukannya takut , justru langit tersenyum sambil memandang ke arah pasukannya,
"APakah kalian lapar,"tanya langit melihat ke arah pasukannya yang kini nampak berbinar menyaksikan banyaknya musuh yang akan mereka lawan, sebab mereka sudah menantikan ini semenjak berakhir nya latihan tersebut
"YAAAA"ucapwewla serempak,
"Jika begitu, kalian bisa berburu serigala jadi jadian ini untuk di makan, satu lagi, selesaikan dengan cepat"stelah mengatakan itu langit melompat menjauh dari area pertempuran tersebut karena dia mau melihat sejauh mana kemampuan pasukan bayangan tersebut
Setelah itu pertarungan pun pecah , dimana pertempuran tersebut terkesan tidak adil jika dilihat dari jumlahnya, tapi yang tidak mereka sadari , 100 orang yang akan mereka lawan bukanlah manusia fana lagi, kareana tubuh 100 orang tersebut sudah bisa menyerap Qi dimana tubuh nya bukan lagi seperti manusia biasanya,
Yang berarti , ini bukan lagi peperangan melainkan pembantaian yang sebantar lagi akan terjadi,
Dan benar saja tak membutuhkan waktu lama untuk pasukan bayangan membantai ribuan pasukan serigala tersebut, karena tidak sampai 10 menit kini , jumlah mereka yang awalnya 2000 an kini telah berkurang drastis bahkan lebih dari separuhnya, mereka telah di bantai habis oleh pasukan bayangan yang jumlah nya sedikit tersebut,
Bukan hanya sekedar di lumpuhkan , bahkan rata rata mereka mati dengan keadaan yang sangat mengenaskan, dimana banyak di antara mereka tubuhnya hancur karena besarnya tenaga yang di keluarkan oleh pasukan bayangan saat memukul mereka,
Torax yang melihat ini dari tempat nya saat ini benar benar terpaku dengan keringat dingin membanjiri tubuhnya, bagisman tidak pasukannya yang telah lama bersamanya kini di bantai di depan matanya, dan cara mereka dalam menghabisi anak buahnya sangat cepat dan kejam , yang membuat dirinya ketakutan dan terpaku dengan lutut yang bergetar karena ketakutan
__ADS_1
Sementara langit kini tengah santai duduk di salah satu meja melihat anak buahnya berpesta ,
Setelah 5 menit lagi berlalu, Kini tempat itu mendadak sepi dengan hanya myisahkan bau amis akibat darah berceceran dimana-mana , dan juga banyak tubuh pasukan serigala yang memenuhi tempat itu,
Sementara untuk pasukan bayangan mereka nampak tenang tenang saja setelah melakukan pembantaian barusan, mereka hanya menatap tubuh bersimbah darah tersebut dengan acuh tak acuh ,
Sementara torax sekarang seperti orang gila , dimana keadaannya nya sekarang sangat memprihatinkan , dia selalu linglung seperti orang gila , mungki karena trauma melihat pembantai an barusan ,
Lalu langit memerintahkan Paar pasukan bayangan tersebut untuk menumpuk mayat mayat tersebut di satu tempat , agar bisa membakarnya ,
Dan juga langit memerintahkan untuk mengecek kedalam markas mereka , jika ada yang masih hidup bunuh, dan ambil semua hartanya
Tapi mereka tidak menemukan seksli anggota serigala yang masih hidup didalam sana, kecuali beberapa wanita yang menjadi mainan para anggota serigala tersebut,
Tapi langit memerintahkan mereka untuk segera pergi dari sini dan mengancam para wanita tersebut untuk tutup mulut atas apa yang terjadi saat ini, jika mereka sampai buka saat terkait ini, maka kematian yang akan mereka terima,
Tentunya mereka tidak akan melakukan hal bodoh seperti itu، sekarang saja mereka di lepaskan sudah sangat bersyukur , ditambah dengan kekejaman mereka, mana mungkin para wanita itu melawan , akhir nya para wanita tersebut keluar dari gedung tersebut dan meninggalkan tempat itu
Setelah itu langit menjemput Rein di luar guna menanyakan tentang masalah ini,
Taklama Rein memasuki tempat itu bersama langit, yang disambut dengan giat oleh pasukan bayangan yang telah berjejer rapi di sana,
Lalu Rein melihat sekeliling yang mana sudah ada banyak darah berceceran di sana , dan terdapat tumpukan mayat yang sangat menggunung disana ,
"Bagiamana perasan kalian , apakah kalian menyesal sekarang ?"tanya Rein pada mereka
"Tidak tuan muda, kami sudah menyerahkan hidup hamba pada tuan muda , dan kami juga menikmati apa yang kamu lakukan"ucap mereka serempak ,
"Baguslah jika begitu, kalian urus tempat ini, dan bakar gedung ini beserta mayat mayat ini , jangan sampai menjadi penyakit bagi lingkungan sekitar sini,"ucap Rein memberikan perintah
"Siap tuan muda, lalu bagaimana dengan satu orang tersebut tuan muda.?"ucap mereka seraya menunjuk ke arah torax yang tengah duduk di lantai dengan keadaan linglung
"Kalian urus dia , terserah kalian mau apakan orang itu, dan satu lagi, jangan sampai ada bukti, kerjakan dengan bersih"setalah itu Rein meninggalkan tempat itu bersama langit, meninggalkan pasukan bayangan guna mengurus sisanya
__ADS_1
kemudian mereka membagi tugas, ada yang bertugas menyiramkan bensin ke seluruh bangunan tersebut dan ada juga yang bertugas membawa harta yang ada di sana,
lalu setelah semuanya beres mereka membakar tempat itu dan meninggal kan nya begitu saja, dan membiarkan markas itu terbakar , dengan asap membumbung tinggi kelangit
tapi meski begitu karena posisi tempat itu yang sangat jauh dari pemukiman karena merupakan gedung terbengkalai yang sudah lama di tinggalkan , tidak menimbulkan kehebohan apalagi ke panikan bagi warga sekitar,
kini langit tengah kembali bersama Rein ke markasnya di ikuti dengan iring iringan 10 mobil di belakangnya , yang merupakan para pasukannya
tak sampai setengah jam, mereka sudah berkumpul di markas bayangan tempat pasukan bayangan tinggal,
"baiklah karena kalian sudah menjalankan misi ini dengan baik , maka aku akan memberikan masing masing di antara kalian 1 milyar sebagai bonus,"ucap Rein
yang di tanggapi dengan sorakan kegembiraan oleh mereka , pasalnya Rein tidak pernah pelit untuk berbagi kepada mereka yang membuat mereka sangat menghormati Rein,
"Hidup Tuan Muda Rein"
kata kata itu menggema di tempat itu
.
.
.
..
.
.
.
Bersambung
__ADS_1