
menjelang malam Rein dan langit sudah tiba di markas pasukan bayangan yang ada di ibukota
kemudian Rein mengeluarkan lima Pasukan bayangan yang ada di tubuhnya , dan meninggalkan nya di sana, langit juga tinggal di markas pasukan bayangan,
kemudian Rein meninggalkan markas tersebut menuju manusia keluarga Hermawan
Susana di jalanan ibukota sangat ramai dengan lalu lalang kendaraan , Rein sengaja memelankan mobilnya untuk menikmati suasana malam ibukota, yang membuat Rein tiba di mansion keluarga Hermawan sudah lumayan malam, dimana saat ini di dalam Mansion sudah bersiap siap untuk makan malam,
tapi kegiatan makan malam itu harus terhenti saat Mereke mendengar suara mobil di depan mansion dan mereka bertiga memutuskan untuk melihat siapa malam malam yang berkunjung ke kediaman mereka,
sesampainya di luar mereka melihat mobil yang sangat ia kenali, ternyata tamu yang datang tersebut adalah pemuda yang sangat di tunggu tunggu oleh ketiganya beberapa hari ini,
Rina langusng lari meninggalkan kedua orangtuanya dan langsung memeluk pemuda tampan yang berjalan ke arah nya
sementara' Doni dan Rini hanya tersenyum melihat kelakuan anaknya itu,
"ayo masuk dulu sayang, kita bicarakan nanti , kita makan malam dulu di dalam"ucap Rini pada Kedua pemuda pemudi yang tengah berpelukan tersebut
kemudian mereka berempat memasuki mansion dan melanjutkan makan malam yang sempat tertunda sebelum nya
dua puluh menit kemudian mereka sudah menyelesaikan makan malam mereka, dan kini sudah berada di ruang keluarga ,
"Bagiamana urusan perusahaan mu sayang, apakah berjalan lancar.?"tanya Rini basa basi, meski ia sudah tau dari pemberitaan yang sudah menyebar di seluruh media massa
"lancar semuanya mah, tinggal pengumuman resmi dari perusahaan aja yang belum, sedangkan untuk yang lainnya sudah semua"ucap Rein menjelaskan pada Rini
"jadi kapan kamu akan mengumumkan itu secara langsung.?"tanya Rini penasaran
"mungkin sebulan lagi mah, karena Rein akan mengundang semua media untuk menghadiri acara peresmian tersebut , dan rencana nya akan rein adakan di pulau yang Rein kelola, kemungkinan bulan depan sudah selesai semuanya, hitung hitung untuk mempromosikan tempat itu"ucap Rein menjelaskan Rencananya
"kamu sangat pintar sayang, dengan begitu kamu Tidak perlu capek capek mengiklankan pulau wisata tersebut, dengan adanya media tersebut, akan dengan sendiri tersebar luas,"ucap Rini bangga,
"Betul apa yang di katakan mama, rencana kamu ini memang sangat brilian , dan papa sangat setuju dengan rencana ini"ucap Doni juga setuju dengan ucapan sang istri
"terimakasih pah ,mah, Rein juga nantinya akan mengundang seluruh petinggi kelima perusahan yang Rein miliki untuk hadir juga di sana, dan aku ingin memberikan kejutan untuk papah dan mamah saat kita tiba disana nanti"ucap Rein tersenyum pada kedua nya
__ADS_1
"kejutan apa sayang, apakah Rina tau kejutan seperti apa yang di maksud oleh mu.?"tanya Rini pada Rein
"Tentu saja Rina tau mah, karena dia sudah melihat seperti apa kejutan yang aku siapkan buat mamah Dan papah''ucap Rein tersenyum
"lebih tepat nya untuk keluarga kita"ucap Rina menambahkan ,yang membuat mereka berdua bertambah penasaran
kemudian mereka semua melanjutkan obrolan nya sampai tengah malam dan berpisah menunuju kamar nya masing-masing
di dalam kamar
[Ding]
Misi Selesai :
[Kuasai Bisnis Di Indonesia, Jadikan Thunder group penguasa satu satunya di dalam Negeri
Hadiah:
•Skil gift : skil ini bisa tuan berikan pada seseorang untuk system' pasangkan keahlian tertentu sesuai keinginan Tuan
•Jet pribadi
Tak terasa sebulan sudah berlalu
pembangunan proyek di pulau tersebut sudah selesai semuanya, dan acara yang di tunggu tunggu akhirnya tiba,
di salah satu hotel termewah yang ada di pulau tersebut, acara pengumuman yang akan di lakukan thunder group akan di diadakan di sana, disana sudah tertata rapi meja tempat duduk para tamu undangan dan para media yang akan meliput acara tersebut, semua sudah siap , tinggal menunggu semua tamu undangan hadir
dan semua petinggi kelima perusahaan sudah di undang untuk menghadiri acara tersebut dan mereka sudah dalam perjalan menuju pulau tempat acara tersebut akan di adakan
sementara di mansion Hermawan
kini Rein beserta keluarga Hermawan akan berangkat menuju pulau tersebut ,Karena malam nanti acaranya akan di mulai, disana juga ada langit dan puluhan pasukan bayangan yang akan mengawal mereka hingga tiba di sana
"Baiklah agar mempersingkat perjalan an kita , kita Tidak akan menggunakan jalan darat ke sana, kita akan menggunakan pesawat pribadi yang aku miliki, ayo kita berangkat menuju Airport, karena pesawat itu ada disana"ucap rein yang sambut oleh kekaguman dari keluarga Rina, mereka tidak menyangka jika menantu nya ini juga memiliki pesawat pribadi
__ADS_1
"ayo mah, Pah , kita berangkat biar langit yang mengemudikan mobil papa dan mama"ucap Rein pada kedua orang tua Rina
kemudian Rein masuki mobil nya disana juga Rein menugaskan salah satu pasukan bayangan nya ingin mengemudi kan mobilnya, karena dirinya menggunakan mobil keluraga yang memuat banyak penumpang
iring iringan mobil tersebut perlahan keluar dari mansion , dan terus bergerak menuju bandara Soekarno Hatta, karena disana pesawat Rein berada
tak butuh waktu lama untuk mereka tiba disana , dan langsung menuju pesawat pribadi berwarna biru yang terparkir di sana, kebetulan pesawat tersebut sudah ada pilot dan pramugari nya , jadi mereka tinggal duduk tenang msnikamati perjalan an mereka
Rina dan Rein duduk di kursi bagian depan sementara' yang lain duduk di belakang,
"sayang ,kapan kamu membeli pesawat ini.?"tanya Rina pada Rein , seteleh duduk di kursi pesawat bersama Rein, lebih tepatnya sofa karena didalam sana lebih mirip dengan ruang tamu dari pada kursi pesawat pada umumnya
"tidak terlalu lama sayang, kenapa.?"tanya rein
"Tidak apa apa , aku tidak menyangka jika kamu akan sekaya ini''ucao Rina mendesah lalu menunduk kan kepalanya karena dia merasa hanya menjadi beban untuk Rein
sementara Rein yang melihat rina bersedih langsung memeluk nya dan mengecup keningnya , tak lupa Rein memerintah kan system' untuk mentransfer skil yang di dapat dari misi sbelumnya nya pada Rina
Rina yang di peluk Rein merasakan badannya sedikit hangat dan banyak pengetahuan tentang beladiri memasuki pikiran nya , sehingga membuat Rina cukup kesakitan menerima banyaknya informasi yang tiba tiba memenuhi kepala nya,
"tahan lah sebentar lagi sayang, setelah ini kamu akan menjadi wanita kuat dan bisa terus bersama ku , bertarung bersama melawan musuh
musuhku"ucap Rein memotivasi Tina agar bertahan
Rina yang mendengar suara Rein ,langsung menguatkan tekadnya dan berjuang menahan rasa sakitnya untuk bisa berjalan berdampingan dengan orang yang di cintai nya kedepan nya
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
Bersambung