SYSTEM JALAN KEKAYAAN

SYSTEM JALAN KEKAYAAN
meminta Restu 2


__ADS_3

dengan perasan bingung dan kaget kedua orang tua Rina kini memandang anaknya untuk meminta konfirmasi tentang masalah ini,


sementara Rina yang di tatap ayah dan ibunya langsung melihat ke arah Rein dan di angguki oleh Rein


setelah mendapat persetujuan dari Rein , Rina mulai menjelaskan pada ibu dan ayahnya


"ayah dan ibu jangan gugup seperti itu, paman Zack dan juga Rein memang datang kesini untuk melamar ku , dan apakah ibu tau siapa orang ada di sampingku ini ?"tanya Rina pada ayah dan ibunya


ayah dan ibu Rina yang mendapat pertanyaan tentang pemuda tampan itu hanya tersenyum canggung pasalnya mereka tidak tau siapa dia, tapi dari tingkah Zack yang sangat sopan pada Rein, ayah dan ibu Rina menebak jika pemuda tampan itu bukan orang sembarangan


"bisa kamu jelaskan pada ayah dan ibu, siapa anak muda itu"tanya ayah Rina yang di angguki oleh ibu nya Rina


"Baiklah ibu, dia adalah Rein ,muridku di SMA tempatku mengajar, dan untuk identitas lainnya dia adalah bos besar dari Star Group yang menaungi perusahan besar di ibukota ini, dan juga dia yang membantu Rina untuk menghancurkan Pratama group sebelumnya"ucap Rina dengan sedikit pamer tentang calon nya


sementara Rein hanya geleng geleng kepala menyaksikan kekasih nya itu,


beda lagi dengan pasangan suami istri itu, dimana mereka di buat syok dengan informasi yang terlalu mendadak ini, bagaimana mungkin pemuda tampan yang menjadi murid anaknya ini merupakan sosok yang bahkan membuat Zack tunduk padanya, yang notabene nya orang terkaya di posisi pertama di ibukota ini,


"apakah kamu tidak bercanda nak.?"tanya ayahnya Rina dengan gugup


"tentu saja tidak ayah, dan apakah ayah melihat mobil merah yang Rina basa kesini, itu adalah hadiah dari Rein kemarin , bukan hanya itu saja , Rein memberikan aset senilai 1 triliun atas namaku, yang mana itu adalah satu komplek perumahan yang sangat mewah di daerah selatan"ucap Rina dengan bahagia


semenatra keadaan ayah dan ibu Rina bagaikan terkena petir di siang bolong, bagaimana mungkin ada orang se kaya itu, Yang memberikan aset 1 triliun layaknya membelikan permen, dan juga mobil sport yang tadi, pikiran kedua orang tua Rina kini tengah berkecamuk memikirkan calon menantunya yang sangat menakutkan itu,


"bagaiman tuan Tuan dan nyonya Hermawan, apakah lamaran ini kalian terima atau tidak.?"ucap Zack menengahi , Karena Zack melihat pasangan suami istri itu hanya bengong saja


"kami selaku orang tua, hanya bisa menyerahkan semua keputusan pada anak kami tuan Zack, karena kami sudah berjanji pada Rina untuk tidak lagi ikut campur untuk masalah pribadinya,"ucap ibu Rina yang kini membuka suara


"jadi bagaimana nona, apakah menerima tuan muda atau...


"saya menerimanya"ucap Rina memotong ucapan Zack dengan menunduk malu dengan pipi memerah


yang di ikuti gelak tawa oleh ayah dan ibunya karena tidak biasanya melihat anaknya yang dingin pada lelaki itu malu begini,


"syukurlah kalau begitu, sebaiknya kita sarapan bersama dulu , karena kita sudah menjadi keluarga sekarang, ayo kita mulai dengan makan bersama , menandakan menyatunya keluarga ini"ucap Ayah Rina yang di angguki oleh Zack dan Rein

__ADS_1


setelah ini mereka makan bersama dengan bahagia , apalagi bagi Rina yang saat ini bisa bersama laki lagi yang di cinta nya, begitupun dengan Rein yang sekarang tersenyum dan tak terasa matanya mulai basah karena mengingat ayah dan ibunya yang sudah tiada,


ibu Rina yang melihat menantunya menangis langsung menghampirinya dan memeluk nya dengan erat,


"kamu jangan sedih sayang, mulai sekarang kamu bisa menganggap kami sebagai orang tuamu, mulai sekarang panggil kami dengan sebutan yang sama dengan Rina memanggil kami, "ucap Ibu Rina yang masih memeluk Rein,


bukannya berhenti justru Rein makin menangis di pelukan ibunya Rina ,


setelah lumayan lama Rein melepaskan pelukannya


"Terimakasih ibu"ucap Rein dengan senyum yang kini mulai muncul di bibir nya


"sama sama sayang, tidak usah banyak berfikir, kamu masih memiliki kami sebagai keluargamu,"ucap Ibu Rina pada Rein


suasana makan yang tadinya bahagia sekarang tiba tuan menjadi sunyi ,bahkan Zack yang baru tau jika Tuan mudanya sudah di tinggal oleh kedua orang tuanya dibuat ikutan sedih setelah Rina menjelaskan nya padanya,


setelah selesai acara makannya , kini mereka semua sudah berada di dekat kolam renang agar bisa sedikit berantai,


setelah mereka semua berkumpul


"bisakah ayah dan ibu mengetahui bagaimana kisah kalian hingga memutuskan untuk menjalin hubungan seperti sekarang"ucap ibunya Rina,


Rina yang tidak menyangka akan mendapat pertanyaan sepeti itu dari ibunya hanya menunduk malu, karena di sana ada Zack yang memperhatikan dirinya


Rein yang melihat Rina menunduk akhirnya mulai bercerita bagaimana kehidupannya dulu tapi dia tidak menceritakan bagaimana dirinya mendapatkan system ,


stelah kira kira 1 jam akhirnya mereka tau bagaimana kisah antara dua pasangan tersebut dan yang membuat mereka kagum adalah, sosok Rein yang hanya sebatang kara bisa sukses di usia nya yang sangat muda,


"jadi apa yang akan kalian lakukan setelah ini, bukankah kalian masih harus sekolah dan juga Rina harus mengajar lagi,"ucap ayah Rina


"sebenarnya untuk masalah itu sudah Rein tangani ayah, Rein sudah mengutus anak buahnya untuk membebaskan Rein dan Rina untuk bisa bebas kapanpun untuk masuk ke sekolah, karena Rein harus mengurus perusahaan ya"ucap Rina menjelaskan


"jadi seperti itu, lalu untuk mu Nak Rein, apa yang akan kau kerjakan setelah ini?"tanya ayahnya Rina


"untuk sekarang mungkin Rein akan fokus dulu ke sekolah rein yang beberapa bulan lagi akan selesai, setalah itu Rein berencana membuat satu perusahaan Induk untuk menaungi perusahan Rein yang lainnya, agar Rein bisa mengontrol samuanya dibawah kendali Rein"ucap Rein yang menjelaskan Rencananya yang membuat kedua pasangan suami istri itu kaget, mendengar kata beberapa perusahaan ,dari mulut Rein

__ADS_1


"sebenarnya jika ayah boleh tau, saat ini berapa usaha yang kini kamu kelola?" tanya ayahnya Rina dengan penasaran


Rein yang di tanya itu langusng menggaruk kepalanya karena canggung , tapi dia tetap


menjawabnya


"sebenarnya hanya dua ayah, karena setelah ini Rein berencana akan membuat beberapa usaha lagi seperti di bidang elektronik dan lain nya, untuk usaha yang Rein kelola sekarang adalah stargroup dan juga ada Centrall mall yang kamarin tidak sengaja Rein akuisisi"ucap Rein dengan canggung


'tidak sengaja'


kata ini terus terngiang di kepala orang yang ada disana , termasuk Zack , bagaimana tidak central mall merupakan pusat perbelanjaan terbesar dan termewah di Indonesia dengan harga triliunan dan dengan entengnya Rein mengatakan tidak sengaja, apa apaan itu


"baiklah nak, lalu apakah kamu yang memerintahkan Tuan Zack untuk mengambil alih semua aset pratam group,"tanya Doni pada Rein


"Benar ayah karena Rein menyatukan semua perusahan yang Rein kelola nanti nya si bawah satu perusahan induk yang akan Rein buat nanti,


dan untuk stargroup , kalau ayah mau , ayah bisa menggantikan Zack disana, karena nanti Zack akan rein pindahkan ke perusahan induk yang Rein akan bangun,


Duaaarr....


bagaikan petir di siang bolong , menghantam mereka semua ,terutama Doni Hermawan yang tidak pernah bermimpi akan datangnya hari dimana keluarga terbawah di ibukota , akan memimpin para keluarga lainnya,


"apakah kamu serius nak.?"tanya Doni pada Rein, bukan hanya doni, istrinya dan Rina sekalipun ikut mantap Rein sekarang , hanya Zack yang tenang karena dia sudah berpengalaman dengan ini,.meskipun sedikit kaget dengan ambisi tuan mudanya itu, tapi itu hanya sebentar karena dia tau bagaimana sifat dan jalan pikiran orang seperti Rein ini


"tentu saja ayah, dan untuk Rina Rein akan meminta dia agar berhenti menjadi guru di sana, karena Rein akan mengajak Rina untuk menemani Rein dalam mengurus perusahaan kedepannya, bagaimana menurutmu?"tanya Rein pada Rina


"terserah kamu saja"ucap Rina dengan malu malu ,padahal dalam hatinya dia tengah bersorak bahagia sekarang


"baiklah , ayah jadi pusing memikirkan ini semua , tapi bagaiman dengan kalian, apakah akan bertunangan dahulu atau langsung menikah,"? tanya Ayah nya yang membuat Rina dan Rein menunduk malu karena sia tau ayahnya kini sedang menggodanya


.


.


.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2