SYSTEM JALAN KEKAYAAN

SYSTEM JALAN KEKAYAAN
Lelang Di Mulai


__ADS_3

Malam Harinya tepat pada jam 19:00 semua Perseta yang akan mengikuti pelelangan proyek sudah berkumpul di depan panggung yang di siapkan oleh perusahaan pembangunan yang akan melelang proyek tersebut


Dimana Setiap perusahaan akan memiliki tempat duduk masing masing dengan kapasitas kursi sama yaitu 3 orang, dan mereka berada di depan panggung tempat pembawa acara akan melakukan lelang tersebut,.


dan kebetulan posisi Thunder group berada di pojok depan paling kanan ,


sementara dua perusahan raksasa lainnya yaitu Matahari group dan Elang group , berada di area tengah dan samping kiri, dan untuk perusahaan menengah berada di area belakang


tapi anehnya , justru perusahaan Thunder group bisa duduk di area depan ,meskipun perusahan itu hanya perusahan pendatang baru,


yang membuat dua perusahan besar bingung sekaligus , khawatir dengan itu , terutama Matahari Group yang sebelumnya sudah menyelidiki perusahaan tersebut,


sementara untuk 10 anak buah Rein yang merupakan pasukan bayangan, kini mereka telah berada di posisi strategis, mengelilingi tempat itu, sesuai dengan perintah rein،. dan Rein juga memerintahkan jika mereka dilarang keluar kecuali rein memberi kode pada mereka, walaupun ada Kekacauan disana, selama Rein tidak memberi perintah, mereka di larang untuk bergerak


tepat pukul 19 lewat 15 menit, pembawa acara menaiki panggung untuk memulai pelelangan proyek tersebut,


"Selamat malam semua, selamat datang di pelelangan proyek Akbar kali ini, saya disini selaku pembawa acara akan memandu para peserta sekalian dalam pelelangan ini, dan perkenalkan Nama saya adalah Rendra, mohon kerja sama nya," Ucap pria berusia 35 tahunan itu


"Dan saya juga akan menjelaskan peraturan yang harus kalian semua taati di pelelangan kali ini, Pertama kalian dilarang membuat kerusuhan selama pelanggan berlangsung, kedua, dilarang menindas lawan dengan nama besar perusahan , Karena di sini , uang lah yang akan berbicara, baiklah saya rasa kalian semua sudah cukup paham dengan peraturan tersebut, kalau begitu mari kita mulai acaranya" lanjutnya, yang di sambut oleh riuh tepuk tangan dari para peserta lelang yang hadir disana


sementara di kursi peserta...


Baris pertama paling kiri, ada orang orang perwakilan Matahari Group, Dimana mereka adalah, Daniel, Jhonatan dan Sebastian


dan untuk pasukan Api hitam yang di miliki perusahaan tersebut berada di sekitar tempat itu , sama seperti pasukan bayangan, mereka mengintai dari luar


Di baris kedua tepatnya posisi tengah , ada Group elang yang di pimpin langsung oleh Johan dan di dampingi oleh Firman dan satu lagi orang dari Pasukan elang langit,


dan di baris belakang ada beberapa petusahaan menengah yang juga hadir disana , tapi karena mereka sudah melihat siapa yang akan mereka lawan , pada akhirnya mereka akan menjadi penonton disana tanpa berani melawan , bukan hanya kalah dalam segi kekayaan tapi juga takut akan kekuatan kedua perusahan besar tersebut, tapi tidak satupun dari mereka yang memperhitungkan Thunder Group, yang menurut mereka hanya perusahan baru yang tidak tau kejamnya dunia bisnis,


Back To Panggung


"Di pelelangan kali ini, selain akan ada pelelangan proyek tersebut, kita juga mempunyai Beberapa koleksi barang yang mungkin para peserta sekalian tertarik dengan barang tersebut, baiklah sebelum ke acara puncak, mari kita mulai dengan melelang barang barang ini terlebih dahulu" ucap Rendra , kemudian dari belakang panggung muncul pria dengan membawa lukisan seorang pria gagah tengah menunggangi kuda dengan pakai an yang nampak jelas jika itu merupakan pakaian jaman dulu , tapi bisa di pastikan jika itu seseorang yang sangat luar biasa,


"Baiklah ini adalah lukisan sudah sangat langka disini, dimana lukisan ini di buat pada tahun 1530 an dan pembuatnya adalah pelukis terkenal dari Belanda, menjadi incaran bagi setiap kolektor yang menyukai barang barang antik dan bersejarah seperti lukisan ini, lukisan ini dibawa oleh orang orang Belanda ke Indonesia pada tahun 1600'an dan ditempatkan di salah satu kantor yang ada di sini, setelah mereka meninggalkan Indonesia, lukisan ini masih disimpan hingga saat ini, dan kini kami memutuskan untuk melelang lukisan ini dengan Harga 100 Milyar," setelah harga di buka


langusng banyak papan harga yang di angkat untuk mengajukan harga untuk lukisan tersebut,

__ADS_1


perlahan lukisan tersebut naik hingga 500 Milyar, dan masih terus naik


dan berbentuk pada angka 750 Milyar, yang kali ini Daniel dari Group matahari yang mulai ikut menyebutkan harga,


para peserta dari perusahan yang lebih kecil hanya bisa menyaksikan itu dengan diam, pasalnya siapa yang berani bersaing dengan kekuatan mengerikan itu,


"800 Milyar" tiba tiba muncul suara dari kursi yang di tempati oleh Group Elang berada, yang membuat udara di sana menjadi sedikit memanas


"Baiklah 800 milyar, apakah ada lagi.?"tanya Rendra


"850 Milyar"Daniel


"Sialan tua Bangka itu benar benar ingin bermain main dengan kita"umpat Johan


"900 Milyar,"Johan menaikkan lagi tawarannya


tapi tidak berselang lama muncul lagi suara..


"1 Triliun" dan itu adalah suara Langit yang Rein suruh untuk ikut ke dalam erang kekayaan tersebut


'sial siapa lagi yang gila yang berani melawan kedua perusahan tersebut' ucap para peserta dari bangku belakang


kedua perusahaan besar itupun langsung mengalihkan pandangan nya pada kursi tempat Rein dan kelompoknya duduk,


"Rupanya benar mereka tidak sesederhana kelihatannya, tapi siapa yang menjadi pendukung mereka sehingga perusahaan batu tersebut bisa memiliki harta yang sangat banyak, meski perusahaan nya batu saja berdiri"ucap Daniel dengan heran


"kamu jangan meremehkan mereka Daniel, bisa saja Meraka merupakan anak Cabang dari perusahan raksasa dari luar negeri, intinya kali ini kita bertambah lagi musuh selain group elang itu"ucap Jhonatan berbicara pada Daniel


"ayah bagiamana jika kita pancing Thunder group untuk mengeluarkan dana besar pada lukisan tersebut , agar dana untuk mendapatkan proyek nantinya terkuras"ucap Sebastian mengusulkan idenya pada Daniel


"Bagaiman caranya.?"tanya Daniel yang mulai tertarik dengan trik licik anaknya itu


"itu gampang ayah, kita tinggal pura pura bersaing dengan dia, setelah dia masuk kedalam jebakan kita barulah kita berhenti menawar , dan pastikan jika thunder group membeli lukisan itu dengan harga yang sangat mahal"ucap Sebastian dengan semangat karena melihat ayahnya nampak tertarik dengan Ide nya


"cukup menarik, bagaimana menurutmu Jhon.?"tanya Daniel pada Jhonantan


"Bukan ide yang buruk, hitung hitung kita bisa mengukur kekuatan dari musuh kita, "ucap Jhonatan setuju

__ADS_1


setelah itu Daniel pun memulai aksinya....


"1,2 Triliun" Daniel


1,5 Triliun "langit


sementara di meja bagian tengah , Johan nampak bingung dengan kedua perusahan tersebut kenapa mau menawar lukisan Samapi segitu nya


tapi setelah di pikir pikir , Johan jadi semakin benci dengan group matahari,


karena dia tau maksud dari ini, dimana Daniel akan memainkan kelicikan nya lagi untuk merugikan lawannya agar keuangan musuhnya jatuh sebelum perang sesungguhnya di mulai


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Bersambung


Note:


Maaf jika di dalam cerita ini saya menyebutkan berbagai harta langka seperti lukisan dan juga kekayaan suatu tokoh agak berlebihan dan juga untuk tahun yang ada di dalam cerita ini semuanya murni karangan author tanpa mengangkat sejarah yang sesungguhnya, hanya saja seting lokasinya di Indonesia, meskipun begitu, tidak ada sangkut pautnya dengan kehidupan asli di real life, karena ini hanya murni imajinasi saya pribadi,


saya hanya menggunakan seting lokasi nya di Indonesia dan untuk cerita dan lainnya semuanya hanya murni hasil imajinasi Author pribadi

__ADS_1


Terimakasih,


__ADS_2