
di tempat duduk para kelompok Rein , kini mereka masih tenang , meski harga lukisan tersebut terus melambung akibat provokasi dari Group matahari,
"Bagaimana tuan muda, apakah kita masih melanjutkan ini.?"tanya Langit pada Rein
"lakukan sekali lagi, setelah itu lepas lukisan itu untuk mereka "ucap Rein tersenyum tipis, yang mana dari awal dia sudah tau jika dirinya sedang di jebak oleh Group matahari
"1,7 Triliun "sebastian kembali menaikkan harganya setelah langit menyebut 1,5 T sebelum nya,
"1,8" Langit dengan tenang sesuai perintah Rein
"Bagus , dia sudah mulai kepancing, lanjutkan Tian"ucap Daniel tersenyum senang
"Tentu ayah, Tian akan menguras harta perusahaan baru tersebut,"ucap Sebastian dengan senang karena ayahnya memujinya
"2 Triliun"kali ini Sebastian mengeraskan suaranya untuk lebih memprovokasi kelompok Rein
Tapi selama lebih dari 5 menit , belum juga ada tanggapan dari kelompok Thunder group, yang membuat Daniel dan Sebastian mulai gugup, pasalnya mereka dari awal melakukan penawaran tersebut bukan serius untuk memiliki lukisan itu, melainkan untuk menguras kekayaan musuh,
tapi kini sepertinya malah berbalik ke arahnya sendiri, dimana pihak lawan tidak lagi menawar , dan otomatis mereka yang harus mengeluarkan uang untuk lukisan tersebut,
"Bagaimana, kenapa mereka diam.?"ucap Daniel dengan gelisah
"aku juga gatau ayah, apa mungkin mereka tau kalau kita hanya ingin mengerjai mereka"ucap Sebastian pada Ayahnya
"Mustahil, mana mungkin mereka Bisa mengetahui rencana itu"ucap Daniel dengan kesal
Hahahaaaa...
sementara di bangku tempat orang orang Dari group elang, kini tengah tertawa lepas , gara gara group matahari terkena permainan liciknya sendiri
"Hei pembawa acara, kanapa tidak segera kau umumkan pemenangnya, bukankah group Matahari sudah berjuang dengan keras untuk memiliki lukisan tersebut"ucap Johan sarkasme dengan senyum yang masih tercetak di bibirnya
"Baiklah , karena Tidak ada penawaran lagi , dengan ini saya ucapkan selamat bagi Matahari Group karena berhasil memenangkan lukisan ini seharga 2 Triliun Rupiah,
Tok. Tok.Tok..
kemudian riuh tepuk tangan karena batang pertama sudah berhasil terjual dengan harga yang sangat fantastis,
sementara Rein dan Johan tersenyum penuh kemenangan ,
di tempat lain Daniel tengah kesal , karena harus membayar mahal lukisan tersebut, yang harusnya musuhnya lah yang membayar harga tersebut, tapi nyatanya malah sebaliknya
__ADS_1
"Kurang ajar mereka, apakah mungkin mereka sengaja melakukan ini pada kita, apakah mereka tidak tau siapa kita"ucap Daniel dengan geram
"seharusnya mereka tau siapa kita , dan untuk sengaja atau tidak mereka melakukan hal tersebut , itu Tidak pasti, soalnya mereka sampai saat ini masih tenang tanpa melakukan hal hal yang mencurigakan"ucap Jhonatan melihat situasi saat ini
"ah sudahlah, kita bisa membalas nya nanti di pelelangan utama , dan juga group elang tadi menertawakan kita, Rupanya mereka juga sudah mulai berani melawan kita"ucap Daniel setelah mendengar Johan tadi menertawakan mereka,
"biarkan saja dulu, nanti setelah selesai acara ini, kita bisa langsung memberi pelajaran pada mereka semua, agar mereka tau siapa yang mereka hadapi, terutama untuk group elang, jangan kira hanya karena Meraka memiliki kekuatan bawah tanah juga sama seperti kita , dia bisa menentang kita semudah itu, apakah dia sudah melupakan ku"ucap Jhonatan dengan seringai kejamnya
"Bagus, sudah di putuskan nanti setelah ini kita beri pelajaran bagi mereka, selama ada kamu aku yakin tidak akan ada yang bisa berbuat banyak di sini"ucap Daniel tersenyum
balik lagi ke acara lelang.
lelang kembali berlanjut dengan dua barang selanjutnya , dimana ada batu permata dan satu mobil antik yang di lelang di sana,
Dimana batang tersebut di dapatkan oleh Rein untuk batu permata nya dengan harga 500 Milyar, karena Rein berencana akan membuat perhiasan untuk Rina nantinya,
sementara mobil antik di menangkan oleh Johan dengan harga yang lumayan mahal untuk ukuran mobil yaitu 700 Milyar,
dan untuk Group matahari mereka masih belum bergerak karena mereka sudah mengeluarkan uang yang lumayan banyak sebelumnya,
dan kini tibalah di puncak pelelangan tersebut,
Dimana kali ini Rendra telah membawa berkas berkas mengenai kepemilikan proyek tersebut ke atas panggung, yang nantinya akan langsung di tanda tangani oleh pihak yang memenangkan lelang tersebut
"16 Triliun"Daniel
"17 Triliun "Johan
"18 Triliun Daniel
"19 "Triliun Johan
kedua perusahaan ini terus bersaing satu sama lain untuk mendapatkan proyek tersebut, bahkan harganya sudah hampir mendekati 100 Triliun, Dimana saat ini tawaran berhenti di
"75 Triliun"Daniel
tapi Rein masih diam tidak ikut dalam perebeutan itu untuk semntara, karena Rein tida mau buang buang waktu untuk meladeni mereka, dia akan menawar nanti saat akhir, agar bisa selesai dengan sekali tawar
"Sialan kau Daniel, rupanya kau memang mau bermain main dengan diriku ya, baiklah mari kita bermain"ucap Johan Tidka mau kalah
"100 Triliun" ucap Johan dengan lantang , dengan langsung menaikkan harganya ke 100 Triliun
__ADS_1
"Kurang ajar,.rupanya dia membawa cukup banyak uang untuk melawanku, baiklah ayo kita bertarung"ucap Daniel yang saat ini dia membawa 200 T di kartunya karena menurutnya paling mahal proyek itu berada di harga begitu, jika lebih dia Tidak mau mengambil , meskipun dia memiliki kekayaan hampir 700 Triliun, jika dia menghabiskan lebih dari 200 T di sini, akan membuat keseimbangan keuangan perusahaan nya akan goyah, belum lagi nanti biaya pembangunan nya,
"120 Triliun" teriak Danil
"150 Triliun" Johan tidak mau kalah
akhir nya tawaran berhenti di 205 Triliun yang mana itu sudah melebihi batas dari uang yang mereka bawa,
dan yang menawar harga tersebut adalah Daniel, yang meminjam uang dari Jhonatan untuk menambah keuangan nya
"sialan ini sudah di luar dana yang kita bawa,"umpat Johan marah
"kamu tenang dulu bos, belum tentu proyek ini akan berjalan lancar , bisa saja proyek tersebut gagal dan malah merugikan perusahaan mereka"ucap Firman menenangkan Johan
" kamu benar, nanti kita bisa susupkan Orang orang kita untuk mengacaukan pembangunan proyek itu"ucap Johan dengan senyum licik nya
"Baiklah 205 Triliun, apakah ada yang mau menawar lagi.?"Tanya Rendra melihat ke arah peserta di depannya
dimana Daniel sudah sangat senang karena dia mengira jika proyek ini akan di menangkan oleh group matahari nya,
tapi di detik detik terkahir.
"215 Triliun...
.
.
...
.
.
..
.
.
.
__ADS_1
Bersambung