SYSTEM JALAN KEKAYAAN

SYSTEM JALAN KEKAYAAN
kekesalan Daniel pada Johan


__ADS_3

pagi harinya di kota Medan tepat nya di sebuah mansion besar telah berkumpul 19 orang, yang merupakan Rein dan kelompok nya,


mereka berkumpul untuk membahas Rencana Pengembangan pulau yang didapat Rein sebelum nya di lelang,


"Karena kalian berdua adalah orang orang ku, maka aku tidak akan menyembunyikan lagi bisnis apa yang akan aku jalankan kedepannya, karena aku membutuhkan kalian berdua dalam hal ini"ucap Rein membuka pembicaraan lalu menatap Johan dan Daniel secara bergantian


"Tentu saja tuan muda, mulai saat ini dan seterusnya anda bisa mengandalkan kami"ucap mereka berdua


"Baiklah , aku akan mulai dari pulau yang sudah aku dapatkan sebelum nya, Rencananya aku akan memulai pembangunan di pulau itu secepat nya, namun aku tidak begitu mengetahui perusahan konstruksi yang kompeten di bidang pembangunan, apakah kalian berdua ada saran.?"tanya Rein pada Johan dan Daniel


"itu masalah mudah tuan muda, anda bisa mempercayakan urusan kecil ini pada kami, tuan muda tinggal kirim desain bangunan apa yang akan tuan muda buat di sana, nanti saya dan saudara Daniel yang akan mengurusnya, tentu juga di bantu oleh saudara Zack dan orang orang tuan muda yang lain"ucap Johan


"Baguslah kalau begitu, dan satu lagi, aku ingin masing masing dari kalian mengirimkan 100 orang dari pasukan kalian untuk mengawal pembangunan proyek di pulau itu, agar semuanya berjalan lancar,"ucap Rein


"baik tuan muda" ucap mereka serempak


"Tapi sebelum itu, seperti rencana sebelumnya, aku akan mengetes kemampuan pasukan api hitam dulu seperti kemarin pasukan elang langit, agar aku bisa melihat sejauh mana kedua pasukan kalian berkembang"ucap Rein


"hahahaha tentu saja tuan muda, aku sudah tidak sabar untuk mengajar pasukan milik saudara Daniel "ucap Johan cengengesan, Karena dia juga mau mencoba kekuatan barunya


"sialan kau saudara Johan, bilang saja kau hanya ingin balas dendam karena aku kemarin mengajar pasukan mu kan.?"ucap Daniel dengan kesal


"hahaha , itu juga salah satunya"ucap Johan cengar cengir


sementara Jhonatan dan firman hanya menggeleng gelengkan kepala melihat tingkah kedua orang itu, pasalnya sejak menjadi bawahan Rein mereka berdua sudah sangat berubah, dari yang dingin dan kejam , sekarang malah berubah konyol dan banyak bicara


"sudah kalian tidak usah ribut, setelah kedua pasukan ini aku tes, kita bisa memulai melatih mereka selama 1 bulan paling lama, setelah itu baru kita akan mulai pembangunan proyek di pulau itu, dan terus melebarkan sayap kita hingga ke seluruh negeri "ucap Rein dengan tatapan penuh semangat


"Tentu saja tuan muda, aku sudah tidak sabar menunggu waktu itu tiba"ucap Daniel yang di angguki oleh semua bawahannya yang lain


"Baiklah ayo kita bergerak ke Kalimantan untuk mengunjungi pasukan mu, sepertinya Johan sudah sangat tidak sabar"ucap Rein memandang Johan yang terus memandangi nya se akan mengatakan segeralah berangkat tuan muda


kemudian Daniel memandu mereka semua untuk ke tempat nya,


.

__ADS_1


.


..


..


Menjelang malam Rein dan rombongan nya sudah tiba di Kalimantan dan terus bergerak hingga cukup dekat dengan markas pasukan Api hitam milik Daniel,


"Kita sudah sampai tuan muda, dan untuk kau saudara Johan, jangan sampai berlebihan, awas saja kau jika Anak buahku ada yang mati"ucap Daniel memandangi johan


"hahaha bisa di atur itu saudara Daniel, bukankah kau lebih baik peringatkan 10 saudara kita itu"ucap Johan menoleh ke arah pasukan bayangan yang dari tadi hanya diam melihat perdebatan mereka


"cih, mereka bisa menahan kekuatan mereka , berbeda denganmu yang bar bar itu"ucap Daniel


"sudah sudah , cepat kau masuk bersama 10 pasukan bayangan ku, aku tunggu di sini, dan ingat jangan berlebihan"ucap Rein pada Johan


"hahaha akhirnya , ayo saudaraku"ucap Johan bersemangat kemudian mengajak pasukan bayangan untuk masuk


sama seperti sebelumnya Rein hanya melihat pertarungan tersebut dari luar


markas tersebut


"sialan saudara Johan tidak mendengar kan perkataan ku tadi, bisa bisa anak buahku tewas jika di hajar seperti itu"gerutu Daniel


semenatra Firman dan Jhonantan yang melihat Daniel kesal hanya terkekeh pelan , karena dia mereka tau Johan pasti bisa menahan kekuatan nya,


"Yausdah , kamu hentikan saja Mereka, dan bilang pada pasukanmu , mulai besok akan ada pelatih yang akan melatih mereka dengan keras"ucap Rein pada Daniel


kemudian Daniel langusng beegegas masuk kedalam , karena jika dia terlalu lama membiarkan Johan bermain dengan pasukannya , makan akan banyak lagi yang terluka


setelah Sampai disana Daniel langsung meminta Johan dan pasukan bayangan untuk kembali ke Rein, dan dia menyampaikan apa yang di perintahkan Rein sbelumnya


setelah semuanya selesai Daniel kembali keluar untuk menemui Rein dan Yang lain


setelah Sampai di luar

__ADS_1


"sialan kau saudara Johan, bagaimana bisa kau begitu kejam pada pasukanku, bahkan Banyak di antara mereka yang pingsan di tempat, "ucap Daniel dengan kesal pada Johan, sementara Johan hanya tersenyum canggung karena dia tadi terlalu semangat


"maaf saudara Daniel , aku terlalu semangat tadi,"ucap Johan dengan tanpa bersalah sedikitpun


"Baiklah , ayo tuan muda kita menuju mansion ku yang tak jauh dari sini, biar aku bisa menjamu kalian semua sesuai janjiku kemarin"ucap Daniel


"Baiklah , silahkan kau tuntun jalannya"ucap Rein


kemudian rombongan mobil tersebut mulai bergerak meninggalkan tempat itu menuju mansion Matahari milik Daniel


Dimana mansion itu lebih megah dari pada mansion milik Johan yang ada di Medan , lebih luas dan lebih megah


kemudian Daniel memerintahkan Sebastian untuk menyiapkan jamuan pada para pelayan yang ada di mansion itu, sementara yang lain Daniel mengajak mereka semua ke arah kolam renang , disnaa terdapat taman yang indah , lengkap dengan meja dan kursi untuk bersantai dan berbincang


"silahkan duduk tuan muda, dan saudara sekalian, aku mau melihat kedalam dulu, untuk melihat para pelayan dan juga ingin mengambil beberapa anggur untuk kita berpesta malam ini"ucap Daniel kemudian pergi dari sana


"aku tidak menyangka jika saudara Daniel akan memiliki mansion sebesar ini, apakah ini sudah lama di bangunnya saudara Jhonatan.?"tanya Johan pada Jhonantan yang merupakan orang kepercayaan Daniel


"mungkin sekitar 5 tahun yang lalu saudara Johan , dan juga tidak pernah ada orang yang pernah masuk ke tempat ini selain tuan muda dan saudara Johan , soalnya Daniel terlalu dingin dan tidak terlalu mempercayai orang lain , selain orang orang kepercayaan nya"ucap Jhonantan


"jadi begitu, pantas saja, di mansion sebesar ini cukup sepi"ucap Johan


sementara saat ini Rein agak menjauh dari mereka, karena saat ini sedang memandangi ponselnya karena saat ini tengah melakukan panggilan video bersama Rina


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


Bersambung


__ADS_2