
Tiga hari sebelum di mulai pelelangan Proyek tersebut, di salah satu Mansion besar di daerah Kalimantan,
"Tian, apakah kamu sudah menyelidiki dengan jelas , siapa saja yang akan ikut dalam perebutan proyek tersebut.? Tanya Daniel pada pria berusia 35 tahunan yang ada di depannya
"Sudah ayah, Tian sudah mengecek semuanya, dan yang akan ikut semuanya perusahan yang telah kita kenal , selain Group elang ,sisanya adalah perusahaan kecil"ucap Tian pada ayahnya yang merupakan pemimpin dari group matahari Daniel
"Kamu jangan terlalu santai dalam menangani Maslah ini, kamu tau sendiri bagaimana perjuangan ayah dulu untuk bisa berdiri di posisi sekarang, lebih teliti lagi dalam menangani masalah, agar ayah bisa tenang untuk menyerahkan Group matahari ini padamu, ingat sudah berapa ribu nyawa yang ayah korbankan untuk mencapai titik ini, kamu jangan mengecewakan ayah"ucap Daniel menasehati anaknya
Sebastian yang dapat teguran sekaligus arahan dari ayahnya sama sekali tidak tersinggung, karena dia sangat menghormati ayahnya
"Terimakasih ayah"
"Tapi kamu jangan terlalu percaya diri meskipun kamu adalah pewaris pasti group matahari ini, karena ayah membangun ini bukan hanya dengan keberuntungan tapi dengan nyawa,"ucap Daniel sekali lagi
"Aku paham ayah" Sebastian seperti bocah kecil kalau di depan ayahnya
Hal itu karena dirinya masih mengingat bagaimana kejam dan sadisnya ayahnya dulu saat pertama kali menguasai bawah tanah, dan saat itu sebastianasih belasan tahun tapi sudah di perkenalkan dengan dunia seperti itu yang membuat dia sedikit mewarisi kegilaan sang ayah, dan juga bisa membuat nya lebih menghormati ayahnya sejak saat itu
Dan yang membuat Sebastian cukup kagum dengan sang ayah adalah, meski banyaknya pelanggaran yang ayahnya timbulkan akibat perluasan bisnisnya di Kalimantan , tidak membuat pemerintah atau pihak berwajib bergerak untuk menghentikan nya, karena Daniel sudah menyuap mereka dengan uang tutup mulut yang tidak bisa mereka tolak, sehingga setiap Thender besar yang di adakan pemerintah selelu di menangkan mutlak oleh group matahari , yang membuat perusahan tersebut menjadi satu satunya raja di tanah Kalimantan hingga saat ini
Dengan semua itu Sebastian memiliki pemahaman yang mendalam tentang tekad kuat dan kekejaman ayahnya , yang membuat dia mengagumi ayahnya dan menjadikan sebagai idola
Karena hampir semua daratan Kalimantan adalah proyek milik group matahari , selebihnya hanya proyek proyek kecil yang mereka biarkan untuk di urus oleh perusahaan kecil
Daniel berkata" perusahan kecil tidak akan mempunyai suara untuk berbicara banyak dalam perebutan proyek ini, tapi bukan berarti kita bisa lengah , takutnya tiba tiba muncul salah satu di antara mereka yang bisa mengancam posisi kita "
"Baik ayah aku akan berhati hati" Sebastian
Jam sudah menunjukkan hampir tengah malam , tiba tiba ponsel milik Daniel berdering
'aneh, jam segini siapa yang berani beraninya mengganggu jam istirahatku' umpat Daniel dalam hati
Perlu di ketahui biasanya seluruh keperluan akan di urus semua oleh Sebastian dan hanya berita penting saja yang akan langsung masuk ke Daniel
Setelah membaca apa isi pesan di ponselnya , Daniel tidak bisa untuk tidak mengerutkan keningnya
__ADS_1
"Thunder Group, siapa mereka.?"gumamnya pelan tap masih di dengar oleh Sebastian yang ada di dekatnya
"Thunder group, ada apa dengan perusahaan kecil itu ayah.?"tanya sebagian , pasalnya dia tau jika perusahaan itu hanyalah perusahaan yang baru terbentuk
"Thunder group baru saja mengirimkan dokumennya untuk ikut dalam perburuan proyek ini,"ucap Daniel
"Ayah , itu hanyalah perusahaan kecil yang baru terbentuk, jadi ayah tidak perlu memikirkannya"ucap Sebastian dengan enteng
Mendengar anaknya yang terlalu meremehkan musuhnya sorot mata Daniel langsung berbuah dingin "Tian, kamu terlalu ceroboh, cepat selidiki thunder Group , kalau memang mereka perusahaan baru dan juga kecil , mana mungkin mereka bisa ikut dalam perburuan proyek yang bernilai pulhuna triliun ini"
"Maaf ayah, ayah benar, aku tidak menganggap mereka musuh karena aku hanya mendapatkan informasi jika saja perusahaan itu kurang dari 10 T makanya aku Tidak terlalu menganggap mereka, tapi kenapa sekarang mereka bisa masuk dalam daftar perburuan thender ini"
Sebastian mau tak mau harus mengagumi car pemikiran ayahnya , yang selelu lebih kedepan di bandingkan dirinya
Kemudian sebastian langsung menghubungi bawahannya untuk memeriksa informasi dari thunder group lebih rinci, apakah ada pergerakan bawah tanah yang mereka lakukan atau juga mereka memiliki donatur di belakang nya
Stelah itu
"Ini sudah malam , pulanglah, kau bisa mengurus sisanya besok pagi"ucap Daniel pada Sebastian
"Puluhan tahun Group matahari berjalan lancar tanpa ada halangan yang berarti di setiap perjalanan nya, tapi untuk kali ini aku merasa akan ada pergolakan besar besaran saat Thender tersebut di buka"ucap sebuah suara yang muncul dari kegelapan ruangan tersebut
Dia adalah Jhonatan Ahli beladiri yang di juluki si tangan petir, julukan itu di berikan padanya bukan bualan semata , karena dia mendapatkan julukan tersebut berkat kemampuan membunuhnya , tertutama kecepatan tangannya dalam melumpuhkan lawan nya, dan dia merupakan sahabat sekaligus pelindung Daniel, yang sudah pasti orang yang sangat berjasa bagi berdirinya kerajaan bisnis group matahari
Meskipun umurnya sudah tidak muda lagi, tapi postur tubuhnya tidak menunjukkan itu semua, malahan tubuhnya masih tegap dan masih sangat gagah,
"Jhon, kamu jangan terlalu memanjakan anak nakal itu, aku khawatir jika sifatnya yang selalu meremehkan musuh musuhnya akan berakibat fatal nantinya , dan bagaimana aku bisa tenang menyerahkan kekuasaan ku pada nya , jika dia masih saja ceroboh seperti itu"ucap Daniel pada laki laki itu
Jhonatan hanya tersenyum menanggapi ucapan Daniel,
"Sebastian sudah cukup bisa mengurus semuanya, kamu tidak perlu terlalu khawatir, kamu juga masih memiliki pasukan Api hitam yang akan siap bertarung di bawahnya, dan tentunya jangan lupakan aku" Jhonatan
"Aku harap demikian, agar aku bisa Menikmati masa pensiun ku dengan tenang, apakah kamu juga tidak mau demikian.?"tanya Daniel pada Jhonantan
"Tentu, aku akan selalu ikut kemana kamu akan pergi, tapi aku harus memastikan jika sebastian sudah bisa menjalankan semuanya , baru aku bisa melepaskan tanggung jawab ini"ucap Jhonatan
__ADS_1
"Baiklah , ayo ikut aku untuk jalan jalan mencari udara segar, sekali sekali tidak ada salahnya untuk merasakan kehidupan warga biasa"ucap Daniel pada Jhonantan
"Tentu,"ucap Jhonatan kemudian mengikuti Daniel dari belakang
Sementara di pulau yang berbeda ,
Tepatnya di Medan , ibukota Sumatera Utara
Di ruangan yang sangat megah ...
Terdapat pria paruh baya yang sedang memanggil orang kepercayaan nya untuk mendiskusikan masalah proyek yang akan di lelang sebantar lagi
"Bagiamana? apakah sudah ada pergerakan dari group matahari belakangan ini"tanya Johan yang tak lain adalah pemilik group elang
"Belum ada ketua, tapi ada satu perusahan baru yang akan ikut juga perebutan Thender tersebut,"ucap firman yang menjadi tangan kanan Johan dan sekaligus ketua pasukan elang langit yang di miliki group Elang , yang juga tak kalah menakutkannya dengan kelompok api hitam milik group matahari
"Perusahaan baru, apakah perusahan itu berpotensi mengancam Kita?"tanya Johan
"Kemungkinan tidak ketua , karena menurut informasi yang saya kumpulan , bahwa perusahan itu belum genap sebulan , mana mungkin bisa menantang kita"ucap Firman dengan yakin
"Baiklah kamu tetap awasi perusahan itu, dan juga tetap lantai group matahari karena mereka cukup licik "ucap Jhon setelah itu kelaut dari ruangan itu
Sama seperti Sebastian , firman pun langsung menemui bawahannya untuk mengatur rencana selanjutnya...
.
.
.
.
.
Bersambung
__ADS_1