SYSTEM JALAN KEKAYAAN

SYSTEM JALAN KEKAYAAN
Keterkejutan Keluarga Rina


__ADS_3

kini di villa telah ramai dengan kehadiran keluarga Rina di pagi itu ,


dimana Doni Hermawan yang merupakan ayah Rina datang pagi pagi sekali dengan membawa banyak makanan ke tempat itu, soalnya semalam istri nya menginap di sini jadi Doni memutuskan untuk berkunjung sekalian makan bersama di sana


seteleh selesai sarapan mereka kini sudah berada di taman untuk bersantai


"Bagaimana Rein, apakah urusan proyek sudah selesai.?"ucap Doni memulai pembicaraan


"sudah pah, kebetulan disana sudah ada paman Zack dan awan yang telah mengurus semuanya dan juga ada Johan dan Daniel yang akan membantu mereka"ucap Rein pada Doni


"Tunggu dulu, siapa itu Johan dan Daniel.?"tanya Doni


"Maaf kalau Rein belum cerita sebelumnya, mereka adalah kedua bos dari dua perusahan besar yang sebelum nya jadi musuh Rein, tapi papa tenang saja , karena mereka sudah menjadi anak buah Rein , lebih tepatnya menjadi perusahan di bawah naungan Thunder group kita"ucap Rein menjelaskan


"Bagaimana mungkin, sedangakn mereka berdua merupakan pemilik matahari group dan Elang group"ucap Doni masih tidak percaya


Rini yang juga mendengar pembicaraan mereka mau tak mau juga terkejut dengan informasi yang disampaikan oleh anak menantunya itu ,


"udah Tidak usah papa pikirin, yang penting semua baik baik saja "ucap rein sekenanya, sebab dia juga bingung harus bagaimana menjelaskan nya


"hah, papa jadi merasa kecil Dimata kamu jika begini"ucap Doni seraya mengembuskan nafasnya secara kasar


"Jangan pernah berfikiran seperti itu pah, kamu adalah keluargaku, semua yang Rein miliki adalah milik keluarga kita , jadi papa Tidak usah merasa tidak enak pada Rein, ijinkan Rein Yeng bekerja untuk kalian semua, karena mulai saat ini biar Rein yang membahagiakan kalian "ucap Rein dengan sungguh sungguh yang membuat Rini dan Rina menangis mendengar nya


"Terimakasih" hanya kata itu yang keluar dari mulut Doni , nampak kedua matanya memerah karena terharu mendengar ucapan menantunya ini


"bagaimana dengan stargroup pah, apakah semuanya lancar.?"ucap Rein mengalihkan pembicaraan


"Semuanya baik baik saja, bahkan lebih baik dari sebelumnya "ucap Doni tersenyum karena dia tau rein segaja mengalihkan pembicaraan sebelumnya


tit. tit.tit..


tiba tiba ponsel Rein berbunyi


"selamat pagi Tuan muda, apakah saya mengganggu tuan muda"ucap suara dari sebrang sana, seteleh Rein mengangkat panggilan tersebut


"Pagi, apakah sudah sampai.?"ucap Rein


"sudah tuan muda, kini saya berada di pos satpam "ucap suara di panggilan tersebut


"katakan pada satpam , bahwa aku memintanya untuk mengantarkan kamu ke taman "ucap Rein setelah itu Rein mematikan telepon nya


"apakah kamu kedatangan tamu.?"tanya Doni

__ADS_1


"benar pah, kebetulan sekarang lagi menuju ke tempat ini"ucap Rein


tak lama kemudian satpam datang untuk melapor


"maaf menggangu tuan muda,"ucap satpam mendekati Rein ,lalu melaporkan jika tamu nya sudah ada di ruang tamu


"suruh dia kesini , terimakasih"ucap Rein


stelah itu satpam menjemput tamu tersebut


muncul seorang pria berusia 40 tahunan bersama satpam yang tadi melapor pada Rein.


"kalau begitu saya permisi betugas kembali tuan muda"ucap satpam kemudian kembali ke pos


"Selamat pagi tuan muda, Nona , Tuan besar dan nyonya"ucap Matias Karena mengira jika Doni dan Rini orang tua dari Rein


"pagi duduklah"ucap Rein menyambut Matias


sementara Doni dan yang lainnya hanya diam tanpa ikut berbicara karena ini memang bukan urusan mereka , jadi mereka memilih diam


"Bagaimana apakah berkas berkas nya sudah ada semua.?"tanya Rein


"sudah tuan muda, anda hanya tinggal menanda tangani semuanya , dan seteleh itu PT.KRISTAL BUMI sudah resmi menjadi milik tuan muda"ucap Matias seraya menyerahkan beberapa berkas yang harus di tanda tangani Rein


"oh iya Matias, kamu urus dulu semuanya , nanti kamu tinggal hubungi Awan agar perusahan tersebut bergabung dengan Thunder group yang aku miliki"ucap Rein menatap Matias


"Anda bisa tenang tuan muda, serahkan semuanya pada saya, saya tidak akan mengecewakan tuan muda"ucap matias percaya diri


"Baiklah terimakasih, kenal kan mereka bertiga adalah keluarga ku,


ini ayahku Doni Hermawan, itu ibuku Rini Hermawan, dan wanita cantik itu adalah tunangan ku Rina Gunawan"ucap Rein mengenalkan keluarganya pada Matias


"Salam kenal, Tuan dan nyonya besar, salam kenal juga nona Muda, perkenalkan nama saya Matias anak buah tuan muda Rein"ucap Matias seraya membungkukkan badannya


"salam kenal juga Matias, terimakasih sudah mau membantu anak kami"ucap Doni tersenyum ke arah Matias


"itu sudah kewajiban saja tuan besar"ucap Matias


"maaf kalau ayah ikut dalam obrolan ini, tapi ayah penasaran dengan nama perusahaan yang kalian sebutan tadi, apakah ayah boleh mengetahui nya ."ucap Doni menatap ke arah Rein dan Matias


Rein sudah menduga jika ayahnya akan menanyakan hal tersebut, dia hanya memandang ke arah Matias supaya menjelaskan pada ayahnya


Matias yang mendapat tatapan dari Rein langsung menjelaskan semuanya pada Doni

__ADS_1


yang membuat Doni dan semua orang yang ada disana kaget kecuali Rein,


bagaimana tidak kaget mendengar harga perusahaan tersebut mencapai ratusan juta dolar,


"Baiklah Matias, terimakasih untuk junjungan nya, apakah kamu akan langsung kembali atau mau menginap disini"ucap Rein membuka obrolan setelah tadi sempat sunyi


"Sama sama tuan muda, saya akan langsung kembali ke perusahaan Tuan muda, karena saat ini perusahaan sedang di pegang oleh asisten saya,"ucap Matias


"Baiklah,"ucap Rein kemudian mengantar Matias ke depan


seteleh itu kembali lagi ke taman menemui keluarganya disana yang masih saja syok dengan berita tersebut,


belum lagi dengan tunduknya kedua perusahaan raksasa matahari group dan elang group, kini mereka di kejutkan dengan Rein yang memiliki perusahan lagi yang bahkan lebih menakutkan dari kedua perusahaan di atas


"ayah"ucap rein membuyarkan lamunan nya


"eh iya Rein ada apa.?"tanya Doni gelagapan


"tidak apa apa , ayah tadi kenapa diem?"ucap Rein


"kamu jangan pura pura Tidak tau kenapa ayah Samapi begitu, bahkan ibu dan tunangan kamu juga sama seperti ayah"ucap Doni mendesah


"Sayang, siapa kamu sebenarnya.?"kali ini Rina yang buka suara seteleh dari tadi hanya mendengar setia


"kenapa kamu bertanya begitu sayang, bukankah kamu yang lebih tau siapa aku"ucap Rein tersenyum


"aku serius" ucap Rina menatap ke arah Rein


"aku Rein , murid Rina Hermawan, dan sekarang menjad bagian dari keluarga Hermawan , setelah guruku berhasil aku taklukkan dan kini menjadi tunanganku"ucap Rein dengan lantang


yang membuat orang tuan Rina langsung tersenyum , sementara Rina langsung memalingkan wajahnya karena pipinya kini merona merah,


.


.


.


..


.


.

__ADS_1


; Bersambung


__ADS_2