SYSTEM JALAN KEKAYAAN

SYSTEM JALAN KEKAYAAN
Rencana Perjalanan


__ADS_3

siang harinya


Langit sudah tiba di ibukota setelah Melakukan perjalanan lumayan jauh dari pulau pariwisata , saat ini langit tengah menunggu Rein di ruang tamu villa


sepuluh menit kemudian Rein dan Rina turun dari lantai dua dan bergabung dengan langit di sana


"Bagiamana, apakah mereka berdua mau kamu tinggalkan disana.?"tanya Rein pada langit


"Tentu tuan muda, meski awalnya mereka juga ingin ikut, tapi akhirnya mereka memilih untuk tinggal disana"ucap langit, yang mereka maksud adalah Johan dan Daniel


"sayang, siapa yang kalian bicarakan.?"tanya Rina penasaran


"oh itu, Johan dan Daniel, katanya mereka juga ingin ikut ke ibukota, tapi aku tugaskan mereka untuk menjaga proyek pembangunan di pulau,"ucap rein menjelaskan


"jadi , urusan apa yang membuat langit kembali ke sini, pasti ada urusan penting kan.?"tanya Rina lagi


"seperti biasanya, istriku sangat cerdas"ucap Rein tersenyum


blusss...


pipi Rina langusng merah merona saat Rein memanggil nya istri


"siapa yang kamu sebut istri, kita belum nikah tau"ucap Rina pura pura nolak , padahal hatinya bersorak


"hahahaa, maaf maaf , kebetulan aku dan langit ingin melakukan perjalanan ke Sulawesi"ucap Rein menjelaskan


"apakah masalah pekerjaan, atau ada hal lain yang ingin kalian kerjakan.?"tanya Rina menyelidik, takut Rein Melakukan hal hal yang berbahaya di luar sana


"Tentu saja pekerjaan sayang, aku dan langit ke sana karena ingin menjadikan Lotus Corp sebagai bagian dari thunder group kita, karena hanya perusahaan itu yang belum bergabung dengan kita"ucap Rein menjelaskan


"Tunggu dulu, bukankah perusahaan yang menguasai negara ini ada 5, memang thunder group sudah mengakuisisi berapa perusahaan.?"tanya Rina heran sekaligus kaget dengan pengakuan Rein tadi


"Thunder group sudah menjadikan empat perusahaan lainnya sebagai bagian dari perusahaan, hanya sisa lotus Corp saja,"ucap Rein


"emang perusahan apa saja uang sudah kamu akuisisi.?"tanya Rina lagi


"sebentar aku ingat ingat ingat dulu,"ucap Rein sambil pura pura mikir padahal ngecek system'


"ke empat perusahaan itu adalah, Group matahari, Group Elang, Pt.ktistal Bumi, Sky Corp"ucap Rein seteleh beberapa waktu mikir


Rina yang mendengar itu hanya tertegun , memikirkan apa yang sudah Rein lakukan benar benar di luar nalar, dan juga Rina juga berfikir, kapan Rein melakukan hal itu, tapi dia memutuskan untuk tidak bertanya lebih lanjut

__ADS_1


"baiklah , tapi kapan kalian akan berangkat ke sana.?"tanya Rina


"mungkin nanti sore atau besok pagi, menurut kamu bagaimana.?"tanya Rein pada Rina


"Besok aja , malam ini kamu temenin aku nginep di rumah mama ya"ucap Rina menampilkan wajah memohon yang sangat imut


"Baiklah, kamu siap siapa sana, setelah ini kita akan menuju ke rumah "ucap Rein


setelah itu Rina naik ke lantai dua untuk siap siap


"Besok kita akan berangkat ke sana, hari ini kamu tinggal di villa ini, karena aku dan Rina akan nginep di rumah Rina"ucap Rein pada langit


"dan satu lagi, panggil 10 pasukan bayangan untuk datang ke tempat ini, ingat yang di panggil dari anggota yang 1000 , Karena mereka yang asli merupakan pasukan bayangan ku, sementara yang 100 mereka hanya manusia fana"ucap rein mengingat kan


"mengerti tuan muda"ucap langit paham, karena dirinya juga di panggil dari system'


seteleh itu Rein naik ke lantai dua menuju kamarnya untuk ganti baju karena mau berangkat ke rumah Rina


lima belas menit kemudian Rina dan Rein sudah selesai siap siap dan kini tengah berada di parkiran Villa


"sayang mau naik mobil yang mana.?"tanya Rein


"hmm, aku mau naik Lamborghini Veneno punyamu aja , tapi aku yang nyetir"ucap Rina


perlahan mobil sport tersebut keluar dari villa dan terus bergerak membelah jalan ibu kota siang itu,


"bagiamana, apakah kamu suka mengendarai mobil ini.?"tanya Rein pada Rina


"Tidak sayang, mobil ini terlalu kencang, aku harus hati hati jika mau menginjak gas,"ucap Rina fokus mengemudi


"Tentu saja , karena ini sangat cepat di bandingkan mobil mu, kamu hanya perlu membiasakan diri dulu agar Tidak kaget"ucap Rein


"Mungkin iya sayang, tapi tetap saja, aku tidak cocok dengan mobil seperti ini, ini terlalu cepat, aku lebih suka mobilku meski sama sama sport , tapi punyaku tidak se cepat ini"ucap Rina


"Baiklah , tapi jika kamu nanti ingin pakek, kamu langsung ambil aja kuncinya di kamarku, tidak usah minta izin, tapi kamu harus di Kawal oleh anak buahku jika nanti ingin keluar jalan jalan"ucap rein


"iya sayang "


setelah itu tidak ada lagi percakapan antara keduanya , Hingga mobil sport Tersebut tiba di depan gerbang mansion yang sangat mewah , dan di cegatt oleh penjaga gerbang disana,


tapi setelah melihat siapa yang ada di balik kemudi mobil tersebut , tanpa banyak tanya panjaga gebang tersebut langsung mempersilahkan Rina memasuki gerbang Tersebut

__ADS_1


setelah memarkirkan mobil nya , Rein dan Rina langsung menuju pintu mansion tersebut' dan mengetuk pintu itu


"Mamah aku pulang "ucap Rina sedikit berteriak agar di dengar mamanya , sembari mengetuk pintu


tak lama setelah itu pintupun di buka dan menampilkan wanita yang lumayan berumur tapi sayang cantik menyambut mereka berdua


"Anak mama pulang rupanya, ayo masuk mama sudah sangat rindu pada kalian "ucap Rini mengajak Rina dan Rein masuk ke dalam


sesampainya di dalam Rini langsung memberondong mereka berdua dengan berbagai macam pertanyaan, karena mereka sudah mau dua Minggu tidak memberi kabar


"Baiklah , anak mama pasti Tidak datang ke sini jika tidak ada keperluan kan.?"tanya Rini seteleh tadi mencecar mereka dengan berbagai pertanyaan


"Benar ma, karena besok Rein ingin melakukan perjalanan bisnis nya ke Sulawesi"ucap rina menjelaskan maksud ke datangannya


"Begitu, apakah malam ini kalian akan menginap di sini.?"tanya Rini antusias


"iya ma, malam ini kita akan nginep disini, oh iya ma, papa kira kira kapan pulangnya.?"tanya Rina


"papa kamu nanti jam 5 sore atau bahkan malem baru pulang, kamu kan tau sendiri dengan posisi papa kamu yang sekarang , pasti banyak tanggung jawab pekerjaan yang harus papamu kerjakan"ucap Rini menjelaskan


"Apakah Rein harus mengirimkan orang kepercayaan Rein ke sana untuk menggantikan tugas papa ma, agar papa tidak terlalu capek.?"ucap Rein yang kini mulai ikut kedalam obrolan


"jangan sayang, papamu nampak sangat senang dengan pekerjaan nya sekarang, kamu tidak perlu khawatir dengan papamu"ucap Rini tersenyum ke arah menantunya itu


.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


Bersambung


__ADS_2