SYSTEM JALAN KEKAYAAN

SYSTEM JALAN KEKAYAAN
Menghajar sekumpulan pemuda bodoh..


__ADS_3

Pertarungan antara Rein dan kelompok pemuda yang menghadang Rina dan temannyaasih berikut di tol itu


Dimana saat ini Rein tengah berguling seteleh melancarkan pukulan ke arah beberapa orang disana ,


Di samping tubuhnya terdapat pipa besi yang terjatuh dari genggaman salah satu orang yang di lawannya


Rein mengambil pipa besi tersebut dan melompat setinggi satu meter dan langsung menyerang ke arah ketua kelompok yang tadi ingin melecehkan Rina dan teman temannya


Rein ingin memberikan pelajaran bagi orang ini, karena dia tadi ingin melecehkan wanitanya , maka dia harus menghadapi kemurkaan suaminya , meski ada teman temannya yang akan menolongnya Rein tidak peduli, karena dia tidak keberatan jika harus mematahkan anggota tubuh mereka semua


Tanpa bisa menghindari serangan tiba tiba yang di lancarkan oleh Rein pada nya, akhirnya dia terjatuh kebelakang sambil memegangi lengan kirinya, beruntung dia berhasil menghindar si detik terakhir, jiantidak dia sudah pingsan atau bahkan mati Jiak Samapi pipi besi itu mengenai kepalanya


"Kalian terus serang dia, Biar aku cari cara untuk melumpuhkannya"ucap Ketua kelompok tersebut yang kini masih megangi lengan kirinya


Sepuluh orang langsung menerjang ke arah Rein,


"Tak perlu ragu, musuh kita kali ini sangat kuat, jadi kita langsung serang bersama sama" ucapan salah satu dari sepuluh orang tersebut yang kini bertindak sebagai pemimpin penyerangan


Sepuluh orang tersebut langsung bergerak ke arah Rein , sementara Rein hanya berdiam diri layaknya patung, dengan pipi besi di tangan kanannya, yang membuat pacar pacar temen Rina gugup melihat ini


"Ini tidak adil, ayo kita bantu dia, jangan biarkan penolong kita dikeroyok"ucap Toni pemimpin kelompk yang bersama Rina


rina juga memiliki wajah yang begitu khawatir melihat orang yang di sayangi nya kini tengah melawan begitu banyak musuh seorang diri, dia ingin sekali membantu Rein tapi dia takut hanya menjadi beban buat Rein karean dia tidsk bisa beladiri


Enam orang pacar temen Rina langsung bergerak maju membantu Rein , karena hanya enam orang itu yang laki laki selebihnya perempuan


Mereka langsung mengambil masing masing dari mereka satu pipa besi , dan Toni langsung memberikan perintah


"Dua orang melawan satu orang "ucapnya


Kemudian enam orang tersebut mebuli habis habisan tiga orang dari sepuluh orang yang berniat menyerang Rein


"Ini tidak adil, kenapa dua lawan satu"ucap mereka bertiga yang kini sedang menjadi bulan bulan Toni dan gank nya


"Tidak adil pantatmu, kau lihat saudaraku disana saat ini tengah melawan tujuh orang sendirian, kau dengan tidak tau malu mengatakan tidak adil, hajar"ucap Toni menunjuk ke taha Rein yang kini sedang melawan tujuh orang sendirian

__ADS_1


Ketiga orang itu Tidak bisa membantah lagi apa yang di ucapkan Toni tadi, jadi mereka hanya berusaha menghindari pukulan dari ke enam orang itu


Di sisi lain ,Rein tampak sedang asik mengayun kan pipa besi ditangan nya kesana kemari, setiap satu ayunan pasti ada satu orang yang tumbang, dan ke adaan mereka tidak baik baik saja di mana kaki atau tangan mereka patah akibat serangan tersebut


Tidak berhenti sampai disana Rein dengan kejam mematahkan kaki mereka semua agar mereka tidak lagi bangun untuk melakukan perlawanan, coba ini malam hari, dia tidak akan repot repot untuk melakukan ini, tinggal bunuh selsai


Toni dan ke lima temannya berjalan ke arah pacar mereka masing masing, terlihat ke khawatiran nampak jelas di wajah mereka semua


"Sayang kamu Tidak apa apa kan.?"tanya salah satu wanita temen nya Rina pada Toni,


Begitu juga dengan lima orang lainnya mereka mendapat pertanyaan yang sama dari pasangan nya


Sedangkan satu wanita yang tidak memiliki pasnagan hanya manyun dan memeluk Rina dengan cemberut


Sementara di tempat Rein kini, telah melumpuhkan semua Abah buah orang yang Meu melecehkan rina, tadi, kini hanya tersisa ketua kelompok nya saja yang terlihat marah ,takut dan kesal bercampur satu menatap Rein Karena Rein telah melumpuhkan semua anggotanya


Dengan gerakan cepat Rein langsung mengahantamkan tinjunya pada dada orang tersebut


Bruaaakkk....


"Sialan, aku belum siap"ucapnya


"Bodoh, tidak ada kata siap dalam pertarungan, jadi tidurlah bocah"ucap Rein menghampiri nya dan menendang perutnya dengan keras hingga membuat tubuh orang itu melayang dan menghantam mobil lalu pingsan di sana


Rina yang melihat Rein sudah selsai langsung berlari ke arahnya dan memeluknya dengan erat


"Apakah badan kamu ada yang sakit.?"ucap Rina dengan suara yang serak karena dia menangis dalam pelukan Rein


Rein hanya mengelus punggung wanita kesayangan nya itu dan menatap ke arah beberapa pemuda yang tadi sempat membantunya


"Terimakasih sudah mau menolong Rina, jika kalian perlu jangan sungkan untuk menghubungi aku"ucap Rein tersenyum ke arah mereka dan menyerahkan kartu namanya


Toni menyambut uluran tangan Rein dan juga mengatakan terimakasih juga Karsan telah menolong dirinya dan kelompoknya , Jika tidak mungkin ceritanya tidak akan seperti sekarang


"Kami juga berterimakasih padamu"ucap Toni mewakili teman temannya

__ADS_1


Meski dari segi usia kelihatan Rein di bawah mereka semua, tapi dari segi kekuatan, mereka masih kalah jauh dari Rein ,itu akan menjadi motivasi bagi Toni dan temannya untuk bisa bertambah kuat agar bisa menjaga orang yang disayanginya


"Rin, pacar kamu ganteng banget,"bisik salah satu temen Rina yang tadi memeluk Rina


"Dia bukan pacarku tapi tunanganku"ucap Rina yang membuat para wanita di sana cukup iri pada Rina , Karena mendapatkan cowok tampan ,kaya dan jago berantem seperti Rein,


"Sayang ayo pulang" ucap Rein pada Rina


"En" rina hanya mengangguk dan rein mengahmipiri mobil Rina dan membukakan pintu mobil Ferrari merahnya yang membuat temen temennya iri melihat keromantisan Rein


Setelah itu Rein berjalan ke arah mobil sportnya dan mengikuti Rina dari belakang


"Woaahh, aku tidak menyangka ternyata tunangan Rina mempunyai mobil semewah itu, aku kira mobil Rina sudah sangat keren, ternyata masih ada yang lebih keren dari itu"ucap teman wanita Rina yang satu satunya tidak memiliki pasangan di group itu


"Sudah ayo pulang, takut ada polisi kesini"ucap Toni membuyarkan lamunan Mereka semua


Dan benar saja sepuluh menit dari kepergian mereka semua ,terdapat beberapa mobil polantas yang melintasi tempat itu dan langsung berhenti di sana untuk melihat keadan mereka semua


"Cepat panggil ambulance, kita harus segera menolongnya,"ucap pemimpin polisi disana


Didalam mobil rein mendapatkan telpon dari salah satu pasukan bayangan nya


"Maaf kami terlambat bos, disana sudah ada polisi yang sudah mengamankan tempat kejadian "ucap nya


"Tidak apa, kembalilah, biar bumi yang mengurus sisanya "ucap Rein kemudian mematikan ponselnya dan melanjutkan mengendarai mobilnya mengikuti Rina dari belakang


Rein tadi sempat mengabari Pasukan Bayangan untuk membereskan tempat kejadian ,agar tidak dicium oleh pihak kepolisian , tapi ternyata mereka telat dan keduluan oleh pihak kepolisian


.


.


.


.

__ADS_1


Bersambung.


__ADS_2