Takdir Cinta Kinan

Takdir Cinta Kinan
01. perkenalan


__ADS_3

kinan anindya lesmana adalah seorang gadis yang ceria, setiap hari selalu ada senyum yang mengembang dibibir manisnya, dia memiliki seorang kakak perempuan yang beda 1 tahun darinya bernama kiran anindita lesmana orang tua mereka sangat menyayangi mereka walaupun ada perbedaan dari sang ibu yang lebih menyayangi sang kakak kiran .


suatu hari dipagi yang cerah saat kedua putri lesmana masih berumur 10 dan 9 tahun mereka kedatangan tamu penting yaitu dari kluarga Revano aditama oliver. yap pasalnya kluarga oliver adalah raja bisnis di dalam dan diluar negeri


hans oliver adalah sang kakek dari revano aditama oliver, sedang kan ayah revano bernama david oliver.


" ya ampun tuan dan nyonya oliver sudah datang bahkan tuan besar hans juga bersedia datang " suara wanita yang menyambut tamu didepan pintu, dia adalah mayang lesmana ibu dari kedua putri bagas lesmana


"ya ampun mah masak mama menyambut tamu besar seperti itu dan tidak dipersilahkan masuk " sambung bagas lesmana


"mari tuan besar oliver, tuan dan nyonya oliver silahkan masuk" ajakan dari mayang mempersilahkan masuk


" ya ampun jeng gak usah bicara begitu formal kelak kita juga akan menjadi kluarga kan " sambung nadia oliver


"ngomong-ngomong jeng ini anak saya namanya revano aditama oliver " nadia memperkenalkan sang anak satu-satunya


"waahh ganteng ya jeng anaknya, kira-kira hampir seumuran putri saya " mayang yang menimpali perkenalan dari nadia


"kalau gitu mana putri jeng mayang saya sudah gak sabar pengeng ketemu" rasa penasaran pun mulai tampak di wajah nyonya nadia


"kalian ini para wanita tidak bisa henti-hentinya membahas masa depan yang belum pasti " suara khas dari pria tua bernama hans membuyarkan obrolan seru kedua wanita itu


yap, pasalnya kluarga oliver berkunjung kekediaman lesmana bukan semata-mata hanya untuk bisnis namun juga untuk perjodohan anak-anak mereka


dengan agak kesal nadia menanggapi perkataan sang ayah dengan wajah cemberutnya,


"ayah ini kita kesini memang bukan hanya untuk bisnis tapi juga untuk mrlihat calon anak menantuku dimasa depan, ayah tau sendiri kan aku selalu menyukai anak-anak perempuan " jawab nadia


sang ayah beserta suami nadia hanya terkekeh melihat tingkah wanita yang selalu mendambakan seorang anak perempuan itu, bahkan ada saatnya revano didandani sang mama mirip anak perempuan.


"baiklah jeng saya akan menyuruh asisten rumah tangga untuk memangil kedua putriku " ucap bu mayang kepada nadia


"bik sumi, tolong panggil kedua nona untuk turun menyapa tamu " perintah sang majikan kepada asisten rumah tangganya


"baik nyonya saya akan pangilkan kedua nona untuk turun" kata sang asisten rumah tangga

__ADS_1


tak beberapa lama kemudian sang art memanggil kedua nonanya,


tok,tok,tok,, suara ketukan pintu


"non, ibu nyuruh bik sumi ngasih tau non berdua untuk turun menyapa tamu " ujar sang art


"baik bik kita sudah selesai bersiap dan akan segera turun " jawab kinan dengan senyum manisnya


pada saat kedua putri lesmana menuruni tangga rumah mereka, sontak membuat semua orang yang ada diruang santai menoleh dan mengagumi mereka berdua


"keduanya cantik, tapi aku lebih suka putri kedua dari kluarga lesmana, sepertinya dia mempunyai kepribadian yang lebih baik" batin hans kakek revano


"cantik entah itu putri pertama atau kedua sama saja mereka baik dan cantik, yang penting revano menyukai salah satu dari mereka " batin david ayah revano


"wah,,, mereka berdua cantik-cantik dan kelihatan baik kalau begini aku jadi susah untuk melepas salah satunya, tapi yang penting revano suka " batin nadia ibu revano


sesampainya kinan dan kiran diruang santai mayang langsung menyuruh kedua putrinya untuk membawa revano berkeliling kediaman lesmana.


"sayang, kalian berdua ajak revano berkeliling rumah ya dan ajak ketaman belakang sambil nunggu makan siang" perintah mayang untuk kedua putrinya


setelah kinan dan kiran mengajak revano berkeliling rumah mereka bertiga memutuskan untuk pergi ketaman belakang.


revano yang dari pertama memandang kiran akhirnya berani berkenalan dengan kiran secara resmi,pasalnya dalam hati revano kiranlah gadis yang mampu membuatnya terpesona,


"hai, kamu kiran kan, aku revano kedepanya boleh gak kalau kita berteman " ajak revano sambil mengulurkan tangan kananya.


"hai, juga kak revan kedepanya mari saling berteman bersama" ucap kiran


kinan yang tak dipedulikan oleh keduanya merasa tak enak dan memilih duduk dibawah pohoh kesukaanya.


sampai akhirnya mereka bertiga dipanggil untuk makan siang bersama,


dimeja makan keakraban terlihat diantara revano dan kiran, jadi para orang tua menyimpulkan bahwa revano memilih kiran sebagai tunangan masa depanya.


setelah beberapa minggu dari pertemuan mereka kini revano sering mengunjungi kiran, bahkan revano rela pindah sekolah ditempat kiran pasalnya kini kiran menempati posisi kedua dihati revano setelah mamanya

__ADS_1


"hai, ki nanti aku antar kamu pulang ya sekalian kita main dulu setelah pulang sekolah aku udah izin om bagas tadi " kata revano mengajak kiran


"baiklah, kalau tadi kamu udah izin sama papa" kiran menjawab dengan senyum manisnya yang membuat revano makin suka sama kiran.


kinan yang diabaikan mereka berdua hanya bisa diam dan mengikuti dari belakang, kinan tau bahwa seorang revano aditama oliver hanya bisa hangat dan bersikap manis jika didepan kiran.


setelah pulang sekolah revano dan kiran memasuki mobil yang mengantar jemput revano kesekolah, " aku sama kiran mau pulang berdua karna ada hal yang mau aku tunjukin ke kiran kamu pulang tunggu jemputan dari kluarga lesmana " tanpa basa basi revano mengatakanya pada kinan yang artinya kinan tak diharapkan diantara revano dan kiran.


"siapa juga yang mau ikut satu mobil sama kamu, aku pun juga gak bakalan mau dan aku juga gak berharap pulang bareng kamu " batin kinan dalam hati.


hari demi hari berlalu, bahkan tahun demi tahun berganti, selama itu pun revano masih setia berada disampaing kiran, mengantar jemput kiran, karna pasalnya revano kini sudah menjadi mahasiswa, kini kiran dan kinan mereka berdua sudah menginak kelas 3 sma dan sebentar lagi akan lulus. walaupun kinan beda 1 tahun dengan kiran tapi IQ kinan diatas rata-rata jadi kinan masuk sekolah 1 tahun lebih muda.


"nanti sepulang sekolah kamu hubungi aku ya biar aku yang antar kamu pulang" ucap revano pada kiran.


"emang nanti kak revan gk ada kelas kok mau antar aku pulang" tanya kiran dibalik senyum manisnya.


"aku selalu ada waktu kalau buat kamu ki" jawab revano dengan penuh perhatian.


"oke, nanti aku hubungi kakak kalau udah pulang " jawab kiran mengiyakan.


.


.


.


.


.


.


maaf ya kalo ada salah kata dalam penulisan, 🙏😊😊


disini yg tokoh utamanya kinan ya teman"emg diawal semua tentang kiran sih kalo penasaran tunggu kelanjutanya ya mksih.

__ADS_1


__ADS_2