Takdir Cinta Kinan

Takdir Cinta Kinan
08. pendekatan


__ADS_3

tiga bulan setelah pesta pertunangan kiran dan revano, tak terasa waktu berlalu begitu cepat, kini revano sudah menyelesaikan kuliahnya dan sepenuhnya mengambil alih perusahaan milik kakek revano.


setelah acara pesta waktu itu rendi dan kinan sudah mulai cukup dekat berkat kakek revano yang waktu itu mengajak rendi bergabung dalam obrolanya dengan kinan, mereka saling tukar menukar kontak masing-masing.


karena rendi dan revano adalah teman dekat dari kecil sekaligus partner dalam bisnis, rendi sering bolak balik ke kantor revano entah itu meminta tanda tangan persetujuan bisnis ataupun hanya sekedar untuk makan siang saja.


"wooyy, tumben akhir-akhir ini kamu jarang kesini " gerutu revano sambil mengagetkan rendi yang sedang asyik dengan gawainya.


"ehem, aku sedang sibuk akhir-akhir ini makanya jarang bisa datang, tapi walaupun begitu aku masih profesional kan "jawab rendi disertai deheman sambil menetralkan kekagetanya.


"iya, profesional yang mengirim sekertaris untuk meminta tanda tangan dan juga menanyakan makan siang " kesal revano kepada sang sahabat.


"ya, maklum lah namanya juga usaha biar cepet-cepet nyamain setatus kayak kamu " pembelaan dari rendi yang membuat revano bingun.


revano yang terlihat bingung mengerutkan kedua alisnya dan bertanya, "emang lagi usaha apaan, dan nyamain setatus itu maksudnya apa " tanya revano agak serius.


"ya,setatus kamu yang sudah bertunangan "jawab rendi santai.


revano heran pasalnya rendi adalan pria yang tak pernan serius kepada seseorang, apa lagi menjalani hubungan sangat tidak mungkin pikir revano.


"jadi, kamu lagi usaha deketin cewek " tanya revano.


"iya"


"emang kamu serius" revano kembali bertanya.


"iya"


"terus, cewek itu mau sama kamu " revano tambah penasaran.


"mungkin "


"emang itu cewek siapa ? apa aku mengenalnya " tanya revano yang tak ada hentinya.


" iya, kamu mengenalnya ! dia adalah kinan adik ipar kamu " jawab rendi yang akhirnya memberitahu revano,


entah apa yang dirasakan revano, seketika dia menjadi kesal hatinya dipenuhi dengan amarah. " kamu yakin beneran suka sama tuh cewek" tanya revano memastikan perasaan rendi.


"ya, iyalah serius, sejak pesta pertunangan kamu dan kiran waktu itu aku udah mulai ada rasa sama dia, apa lagi waktu kakek hans menyuruh aku dan kinan bertukar kontak agar bisa lebih dekat " rendi memberi jawaban yang tak kalah meyakinkan untuk revano.


"kamu sadar nggak dia itu cewek seperti apa, aku nggak mau sebagai sahabat kamu tersakiti gara-gara cewek kayak kinan" revano pun mengeluarkan amararahnya sehingga membuat kaget rendi.

__ADS_1


"wooy, santai aja kali bro, aku udah mulai pendekatan sama kinan lebih dari dua bulan, jadi aku sudah tau, dan aku kira dia cewek yang baik kok, lagi pula dia kan adik ipar kamu kenapa kamu harus kesel kayak gitu sih " jawab rendi yang berusaha menenangkan revano.


"siiall kenapa juga aku harus marah-marah nggak jelas kayak tadi ya, mungkin karena aku nggak tega kalau rendi tau bahwa kinan itu cewek penggoda, aahh lupakan saja urusan mereka nggak penting juga buat aku " batin revano sambil memijat keningnya yang terasa sedikit pusing.


****


sore hari dikampus kinan dan kiran.


" dek, tunggu ! " terdengar suara kiran yang memanggil kinan.


"oh, kakak ! ada apa kak " jawab kinan sambil menoleh mencari sosok kiran.


"yuk kita pulang bareng ya " pinta kiran sambil menggandeng lengan kinan dengan manja.


"eemm, gimana ya kak tadi aku sudah janji sama feby mau menemaninya kerumah sakit " jawab kinan sambil merasa tak enak kepada kiran karena dia sudah berjanji kepada feby.


"emang nggak bisa diundur ya dek, kamu pulang sama kakak dulu besok baru kerumah sakit temani feby "


" feby, mau menjenguk adiknya yang sakit kak, kalau besok nggak bisa, karena feby sama aku ada ulangan, emang kak revano kemana gak jemput kakak " tanya kinan karena tumben sekali kiran mengajaknya pulang bersama, pasalnya kedekatan revano dan kiran sudah mengalahkan ikatan persaudaraan kiran dan kinan.


"kamu tau nggak, kak revano itu sekarang mulai sibuk banget dikantornya, sejam kak revano lulus kuliah dan mengambil alih oliver construction, dia jarang banget ada waktu buat aku " kesal kiran disertai dengusan.


"namanya juga kerja cari uang buat kakak dimasa depan juga kan wajar kalau sibuk, gimana kalau gini aja, kakak ikut kerumah sakit baru setelah itu kita pulang bersama " jawab kinan disertai senyum dan anggukkan kepala.


****


kiran terpaksa ikut feby dan kinan kerumah sakit, setibanya disana kiran hanya berada diluar ruang rawat dan tak berniat ikut masuk.


setelah beberapa saat kinan dan feby keluar ruangan mereka mengajak kiran untuk pulang karena waktu sudah semakin sore,


"yuk, kita pulang sekarang kak, waktu besuknya juga sudah selesai " ucap kinan mengajak sang kakak pulang.


"tunggu ! kita cari makan dulu ya aku lapar dari tadi nunggu kalian " pinta kiran manja kepada sang adik.


"baiklah kita cari makan dulu" jawab kinan yang disertai anggukan dari feby.


setelah kiran,kinan dan feby melajukan kendaraanya kini mereka berhenti disebuah restoran prancis yang ada dipinggir sebuah taman kecil.


tak sengaja sepasang mata memastikan bahwa yang dilihatnya benar-benar kinan.


sambil menunggu makananya tiba ketiga cewek tersebut terhanyut dalam sebuah obrolan yang menyenangkan sampai-sampai langkah kaki yang berhenti disamping kinan tak mereka sadari.

__ADS_1


"hai, kinan kita bertemu lagi " sapa seorang pria yang terlihat hangat kepada kinan.


" eh, kak daniel, kakak juga ada disini sama siapa " jawab kinan dengan sebuah pertanyaan kepada daniel.


daniel yang melihat kinan bertanya kepadanya hanya menahan tawa dengan kepalan tangan menutup mulutnya, daniel merasa kinan sangat lucu dengan exspresi wajahnya seperti itu.


"tadi aku sedang bertemu klien bisnis disini" jawab daniel sambil menetralkan tawanya.


"oohh" jawaban kinan yang pendek membuat daniel ingin tertawa lagi namun daniel menahanya.


sepasang mata yang dari tadi mengawasi daniel dan kinan akhirnya membuka suara.


"dia siapa dek " tanya kiran penasaran.


"oh, kakak kenalin dulu ini kak daniel dan ini kakak aku namanya kiran " ucap kinan yang memperkenalkan kiran dan daniel.


"hai, aku daniel teman kiran "


"hai ,juga aku kiran kakaknya kinan " jawab kiran sambil menjabat tangan daniel.


"ya ampun ini cowok tampan juga, sikapnya hangat dan ceria, dimana kinan bertemu sama dia, kalau dipikir-pikir kinan terkenal juga ya " batin kiran dalam hati.


feby yang melihat kiran dan daniel berjabat tangan memandang bergantian kekiri dan kekanan sambil menyesap minumanya.


"oh ya dek, kamu kenal sama tuan daniel dimana " tanya kiran dengan ragu.


"pefff,, kamu yang santai saja, panggilnya gak usah pakai tuan segala, cukup daniel atau kak daniel " kata daniel sambil menahan tawa.


"kak daniel dulu guru magang disekolah kak, terus kak daniel juga senior dikampus " jawab kinan.


daniel pun bergabung dengan kiran,kinan dan feby disatu meja, mereka menikmati makananya sambil mengobol.


.


.


.


.


.

__ADS_1


like n coment sangat membantu kakak"😊😊 kalau juga mw vote sya sngat berterima kasih


__ADS_2