Takdir Cinta Kinan

Takdir Cinta Kinan
14. rumah tangga atau neraka


__ADS_3

setelah kinan dan revano menyelesaikan serangkaian acara pernikahan mereka. kini revano dan kinan sudah resmi menjadi suami istri.


revano pun berinisiatif mengajak kinan untuk kembali ke rumah baru mereka.


"kek, pa, ma aku melihat kinan sudah terlalu lelah jadi aku memutuskan untuk membawanya pulang kerumah, tapi bukan kerumah utama, melainkan rumah yang sudah aku beli secara pribadi " dalih revano.


"jadi kalian memutuskan untuk tinggal berdua saja" tanya hans.


"iya kek, jadi berhubung semua sudah selesai kami permisi pamit dulu " kata revano sambil menahan amarah yang dari tadi menyelimuti hatinya.


"oh, baiklah kalian pulanglah dan beristirahat " jawab hans, serta kedua orang tua kinan.


dalam perjalanan kinan dan revano didalam mobil hanya ada keheningan, kinan maupun revano masih sibuk dengan fikiran mereka masing-masing, hingga tanpa kinan sadari mereka sudah sampai dikediaman baru mereka berdua.



melihat kinan tak kunjung keluar dari mobil membuat revano sedikit mengerutkan keningnya heran karena dirinya tak mendengar suara langkah kaki lagi, akhirnya revano dengan emosi menarik paksa kinan keluar dari mobil.


"awww, kak revan apa-apaan sih, sakit tau ! kak revan lepasin aku bisa jalan sendiri ! " pekik kinan karena merasa sakit revano dengan kasarnya menarik pergelangan tanganya.


bruk...... suara tubuh kinan yang dilempar revano keatas ranjang.


entah tatapan yang seperti apa yang revano lakukan membuat kinan yang melihatnya sedikit merasa takut.


"em, itu kak revano, sebenarnya aku tidak bermaksud menjadi mempelai wanitamu, namun aku juga bingung harus seperti apa" ucap kinan sedikit ragu.


"bagaimana kalau begini saja, aku tetap akan menjadi istri kak revan sampai kak kiran ditemukan, dan setelah itu kita bisa hidup seperti dulu lagi " tambah kinan.


revano yang masih menahan amarah dalam hatinya tetap diam sampai kinan mengucapkan bahwa dia bersedia menjadi istri revano sampai kiran kembali.


"jadi sampai saat itu tib-- eemm " belum kinan menyelesaikan kalimatnya kini bibir revano sudah mendarat dibibir kinan.


kinan yang terkejut pun langsung memukul-mukul lengan revano, semakin kinan berusaha melepaskan diri revano semakin memperdalam ciumanya.


" sial kenapa cewek murahan seperti dirimu begitu terasa sangat manis, walaupun dirimu sudah tidak vi**in lagi aku akan tetap menyiksamu, karena kamu berani menempati posisi kiran " batin revano dalam hati.


setelah revano mencium kinan, kini tangan revano mulai me**ba paha mulus milik kinan, kinan yang terkejut berinisiatif menggigit bibir revano sehingga revano akan melepaskanya.


"isssh....." desis revano sambil memegang ujung bibirnya.

__ADS_1


"kak, tunggu kita bicarakan dulu jangan seperti ini " ucap kinan sambil memohon.


terlihat senyum smirik dibibir revano seketika membuat kinan semakin takut dan hendak melarikan diri keluar kamar.


namu tanpa disangka tangan kekar revano langsung meraih kinan dan mengunci kedua tangan kinan diatas kepala.


"heh, kamu mau kabur jangan bermimpi, kamu sudah berani masuk kedalam hidupku berarti kamu juga harus menanggung resikonya " ucap revano sambil membelai wajah kinan hingga tangan revano menuruninya sampai kedada kinan.


"kak, revan aku mohon jangan seperti ini kit---" lagi-lagi kinan belum menyelesaikan ucapnya bibir revano sudah mencium bibir kinan.


kinan yang semakin meronta ketika tangan revano mulai melucuti gaun kinan, tangan revano pun dengan cekatan melepas gaun yang membalut tubuh mulus milik kinan.


tangan revano pun dengan bebas menjelajahi tubuh kinan, sampai tangan revano berhenti didua gundukan kenyal milik kinan, revano pun yang dari tadi melu**t bibir kinan kini berganti menjadi fokus melu**t gunung kembar milik kinan,


kinan yang berada dibawah revano pun hanya menangis sambil memohon agar revano menghentikan kegiatanya agar tak semakin jauh,


"hiks, hiks...kak, aku, mohon hentikan , tolong jangan seperti ini hiks, hiks" kata kinan memohon sambil terus menangis.


dirinya yang bahkan pacaran pun tak pernah harus mendapat perlakuan kasar dari seseorang seperti sekarang, membuat kinan hancur.


"ini juga termasuk kewajiban seorang istri apa kamu lupa ? " tanya revano dengan senyum menghina.


setelah puas menjelajahi tubuh kinan, kini revano pun mencium setiap sudut tubuh kinan dan meninggalkan tanda disana, tangan revano kini berhenti di area va*i*a milik kinan .


aksi revano semakin kalap melihat reaksi kinan yang kadang menggigit ujung bibirnya, dan mengluarkan sedikit desahan disela isak tangisnya.


revano yang sudah siap memasukan junior miliknya kemilik kinan pun berbisik


"sudah berapa lelaki yang kamu puaskan dengan pelayananmu, apa kamu juga bisa memuaskanku " ucap revano tepat ditelinga kinan .


belum sempat kinan menjawab, junior milik revano sudah menerobos masuk kedalam milik kinan namun dengan susah payah revano lakukan karena itu pengalaman pertama bagi kinan.


"aww, aarrggh, kak revan kamu brengsek " kata itu keluar dari mulut kinan sambil berderai air mata.


"siiaalll, ternyata ini pengalaman pertamanya, dan itu membuatku merasakan sensasi yang luar biasa, sangat nikmat " batin revano yang masih melakukan kegiatanya.


"ahhh,,, "terdengar desahan kecil dari mulut kinan membuat revano semakin mendekati puncaknya.


dan benar juga tak lama revano mencapai kli**ksnya dan jatuh diatas kinan,

__ADS_1


kinan yang mendapat perlakuan kasar dan kata menyakitkan dari revano, bahwa dirinya sering memuaskan banyak lelaki hanya menangis semalaman.


revano yang sangat ketagihan pun tak hanya melakukan kegiatan panasnya sekali saja, revano mengulang kegiatan panasnya beberapa kali sehingga membuat kinan kelelahan dan tertidur hanya mengenakan selimut tanpa satu pakaian pun yang ada ditubuhnya.


sedangkan revano yang melihat jam diatas nakas samping tempat tidur menunjukan pukul 04.00 langsung bangun dan membersihan diri dikamar mandinya.


"jadi selama ini aku salah, aku kira kinan sudah sering melakukannya dengan banyak lelaki, tapi ini yang pertama untuknya, ya ampun...." gumam revano yang sedang membersihkan dirinya.


kini waktu sudah menunjukan pukul 7 pagi, dan revano pun bersiap kekantor, melihat kinan yang tak kunjung bangun dia mengerti karena revano sudah mengajaknya bertempur sampai pagi.


"dia pasti sangat lelah, melihatnya menangis semalaman sampai air matanya kering " gumam revano sambil memakai dasi didepan cermin.


****


dilantai bawah sudah ada pembantu yang menyiapkan sarapan untuk revan.


" bik ana, nanti tolong cek keadaan kinan dan juga siapkan makanan untuknya" ucap revano sebelum berangkat kekantor.


"baik, tuan nanti setelah nyonya bangun akan saya siap kan makanan " jawab bik ana.


waktu menunjukan pukul 1 siang, sedangkan kinan tak kunjung keluar fikir bik ana mungkin nyonya nya masih tertidur karna lelah habis malam pertama.l


sedangkan didalam kamar kinan yang sudah bangun sejak jam 10 pagi merasa tidak bisa bangun bahkan untuk kekamar mandi, kinan denga berjalan tetatih berusaha sampai dikamar mandi.


setelah tiba dikamar mandi dirinya melihat dari pantulan cermin ada banyak bekas kissmark yang ditinggalkan revano, membuatnya mengingat bahwa tadi malam adalah neraka baginya.


pasalnya kinan memohon dengan sangat tulus kepada revano agar revano menghentikan aksi brutalnya, bahkan dirinya memberi saran untuk menunggu kiran kembali, namun tak dihiraukan revano, bahkan kata-kata yang paling menyakitkan baginya terdengar dari mulut revano.


"hah, apa sejak dulu baginya aku hanya wanita murahan, yang sering memuaskan lelaki " gumam kinan sambil terduduk dan menangis tak berdaya.


.


.


.


.


.

__ADS_1


maaf ya kakak"jika adegan ranj**gnya cuma sprti itu, karena mungkin msih butuh bnyak bljar mohon dimaklumi ya 🙏🙏😊😊


like, coment sangat membantu, klo mw vote aq juga sngat bertrimaksih bnyak.


__ADS_2